VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
akhir



 Saat Aether sedang serius bertarung, ia hampir mati karena dikagetkan oleh ucapan dari Rose yang tiba tiba ada di sampingnya.


“Aku termasuk orang yang akan menjadi Saudaramu tidak?” 


mendapatkan Pertanyaan tiba-tiba seperti itu, tentu membuatnya kaget, apalagi perkataan ini keluar dari mulut rose yang notabene merupakan musuh bebuyutan dari Aether saat ini bersama dengan guildnya. 


“Mari bicarakan itu lain kali,” balas Aether


 Dan berusaha meninggalkan Rose, sampai saat ini ia masih berharap untuk rose cepat mati di hadapan para Goblin ini.  Tapi walaupun itu yang diharapkan beberapa kali rose berada di dalam bahaya ia masih berusaha untuk memberikan bantuan, entah itu karena rasa lama yang masih ada atau memang cuma ingin berusaha membunuh lebih banyak goblin lagi.


Hingga terakhir hanya mereka berdua yang dapat bertahan, bahkan di titik itu mereka harus saling menjaga satu sama lain.


“Kau benar-benar, tidak ingin mempertimbangkan untuk masuk di storm hunter.” 


Di waktu yang singkat itu Rose masih berusaha mengambil kesempatan untuk membuka pembicaraan dengan Aether, ucapan dari Rose yang seperti itu membuat Aether hampir mengutuknya.


Mereka saat ini masih dalam pertarungan, ia sama sekali tidak habis pikir bagaimana Rose masih sempat melobinya untuk bergabung di guildnya di saat seperti ini.


“Aku akan hadir di pertemuan para pemain yang ada di Makassar, dan jika kau bertemu denganku disana aku jamin akan menerima tawaranmu jika memang kau masih bersikeras untuk merekrut ku! Jadi fokuslah dan mati lah dengan cepat.” 


Walaupun ia tidak mengerti apa yang sebenarnya Aether maksudkan, tapi ia cukup senang pasalnya ia memiliki kesempatan untuk bertemu dengan  Aether di kehidupan nyata, dan baginya jika ia bisa bertemu di kehidupan nyata ia lebih yakin untuk merekrut Aether.


Setelah itu ia bahkan tidak peduli lagi untuk melanjutkan pertarungan ini, ia saat ada serangan mengarah kepadanya ia tidak melawan lagi sehingga Hanya menyisakan Aether yang berada di sana, di kepung goblin.


“Sudah kuduga akan berakhir, tapi tidak kuduga ia akan sejelas itu.”


Bagi Aether ia sudah tahu kalau salah niatan rose untuk bertarung dengannya hanya untuk menarik perhatian sehingga ia dengan mudah merekrutnya. 


Tapi pada dasarnya ia tidak terlalu peduli, saat itu ia tidak bisa mengalihkan fokusnya untuk bertahan, tapi hingga saat ini ia masih bisa diselamatkan oleh Skil regenerasi yang ia miliki, tapi skil itu ia sudah menggunakannya selama beberapa kali, karena memang ini masih Skill awal sehingga masih ada beberapa keterbatasan yang harus Segera ia tingkatkan.


Ia hanya bisa dikalahkan saat ia sudah kehabisan tenaga, saat itu tenaganya  benar-benar terkuras. Bahkan untuk berdiri saja ia sudah tidak sanggup lagi, walaupun dengan keadaan Seperti ia masih berusaha bertahan  melancarkan beberapa skillnya.


“Sepertinya  hanya sampai disini,” ucapnya dengan terduduk lesu ia sudah tidak lagi memiliki kekuatan untuk mengangkat tangannya lagi.


“Di pertemuan selanjutnya ku pastikan aku tidak akan kalah dari goblin lagi!” gumamnya, melihat bagaimana Sebuah pedang yang memotong lehernya dan pada saat itu ia mati.


Tentu ia tidak terlalu khawatir dengan peralatannya yang akan jatuh karena mati, karena  beberapa peralatan penting ia telah amankan menggunakan Item khusus yang telah ia minta dari Yuno.


“Saya sudah Selesai, silahkan lanjutkan.” 


Sebuah pesan ia berikan kepada ketiga temannya, pesan itu menjadi  pertanda untuk mereka bersiap untuk bertarung di tempat Selanjutnya.


Dan Sesuai dengan apa yang mereka prediksi setelah kekalahan anggota Aether, para goblin itu melanjutkan pergerakannya menuju desa,  dan memang para goblin ini tidak Sepintar yang mereka pikirkan.


Tidak ada rasa curiga di mereka saat melihat tidak ada satupun penduduk yang ada di sana, mereka hanya terus menghancurkan semua yang ada di depan mereka, sehingga baik itu yuno dan berbagai pasukan yang tersedia dapat melakukan rencananya dengan baik.


Terutama saat para bantuan yang mereka harapkan dapat sampai dengan tepat waktu, membuat yuno sangat percaya diri untuk membunuh Semua goblin yang ada disana,  hal yang pertama mereka lakukan adalah membakar Semua pemukiman penduduk yang ada disana.


Sehingga para goblin yang telah masuk Desa dibuat kebingungan, disini Yuno dan kawan berusaha memanfaatkan kepintaran yang mereka miliki untuk membuat kebingungan di antara para goblin Sehingga mereka dapat diserang dengan mudah.


Di tengah kebisingan Seperti ini para Assasin dapat bereaksi dengan mudah puluhan goblin terus berjatuhan oleh serangan ini, bahkan Sebelum pasukan utama yuno bergerak, setelah para Assassin bertindak pasukan kedua mereka juga mulai bergerak, pasukan ini terdiri dari berbagai para Archer yang berlevel tinggi.


Sebuah panah khusus terus mereka tembakkan Seperti beberapa panah itu mengandung racun, Sehingga membuat mereka Semua menjadi semakin kacau. Kebanyakan dari para pemanah akan menargetkan para Goblin yang berlevel tinggi Sehingga nantinya pasukan kedua akan bertarung ke tingkat Selanjutnya dengan lebih mudah.


 Dan memang benar pasukan ketiga yang terdiri dari para Warior, dan berbagai Job yang dapat bertarung jarak dekat menyelesaikan para Goblin ini dengan mudah, walaupun juga banyak dari para Goblin ini yang masih berhasil kabur.


Sebenarnya para Mage sudah berjaga agar para goblin yang memasuki desa tidak bisa kabur lagi tapi jumlah mereka yang begitu banyak masih bisa menciptakan cela bagi para Goblin sehingga mereka dapat kabur.


Yuno berusaha sangat keras untuk membuat misi ini Sukses, ia telah membuat janji dengan Aether untuk membuat misi ini Sukses sehingga ia  merasa kalau misi ini sampai tidak berhasil maka ia akan pasti  sangat malu untuk bertemu dengan Aether nantinya.


Karena penyerangan mereka berhasil dengan baik, mereka berencana untuk melanjutkan serangan itu ke arah desa goblin yang ada di hutan, dengan jumlah yang sekarang mereka semua percaya diri, mereka tidak ingin para goblin itu membangun kembali kekuatan mereka.


Tapi tentu mereka tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Sehingga mereka mengirim beberapa orang untuk melakukan pengintaian Sebelum mereka mengirim pasukan pembasmi, mereka  bersiap untuk pertempuran  yang keras.


Berbeda dengan apa yang mereka harapkan, saat sampai disana memang masih ada beberapa goblin yang terlihat pasrah  sehingga pasukan yuno dapat membunuh para goblin itu dengan mudah, walaupun mereka menemukan para goblin yang berlevel tinggi.


Bagi orang-orang yang memang dari awal telah berada di perburuan ini tentunya mereka sangat senang setelah menang dalam ekspedisi ini, tapi Yuno tiba-tiba kepikiran ucapan Aether yang memperhatikan para Shaman dari pihak Goblin.


Beberapa Kali ia menyuruh para Assasin , untuk melakukan pencarian tapi bagaimanapun mereka mencari mereka tidak menemukan satu goblin shaman yang ada disana.


Di kejauhan para goblin shaman yang berhasil kabur Sembunyi tengah sembunyi dan bersumpah Suatu saat akan membalas para manusia yang telah membantai para ras mereka.