VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
misi baru dan mendatangkan masalah baru



Setelah mengatakan apa yang dia inginkan kepada Bruce, Aether segera pergi ke tempat para wood elf berada, walaupun mereka semua hidup dengan baik di desa ini tapi Semua orang memiliki areanya tersendiri.


Ini bukan bermaksud untuk membuat mereka menjadi rasis tapi terkadang itu memang diperlukan untuk membuat mereka lebih mudah untuk ditemui.


Ia saat ini menuju ke tempat para wood elf ia melihat banyak sekali yang berubah dari mereka, mereka yang awalnya terlihat sangat sombon mulai banyak bergaul dengan lingkungan sekitar bahkan terlihat beberapa dari mereka bergaul dengan ras lain Seperti dark elf dan para Vampir.


Sepanjang perjalan ia melihat berbagai Npc yang mulai bekerja dan anak anak yang sedang bermain dengan cerianya. Tempatnya saat ini sudah terlihat sangat hidup dengan berbagai hal seperti ini.


Setiap Aether lewat para Warga di sana terlihat sangat menghormati Aether, terlihat hanya ada beberapa prajurit dari tempat ini yang sedang melakukan patroli karena kebanyakan dari mereka memang sedang melakukan latihannya bersama dengan aldo.


Itu juga sama dengan para wood elf ada beberapa tentara yang terlihat berjaga di sana, ia langsung bertanya alasan Aether datang kesana, dan menanyakan apa aether membutuhkan bantuannya karena kebanyakan para Wood elf saat ini sedang fokus dalam pembuatan pOtion.


Dalam pembuatan Potion ini mereka sudah sangat berkembang jauh karena juga dibantu oleh para orang -orang dari gereja, “Aku hanya ingin berbicara dengan hilal, ada hal yang ingin aku tanya kepadanya,” ucap Aether sehingga elf tadi segera menyuruh salah satu temannya mengabari  hilal kalau aether ingin bertemu dengannya sedangkan elf yang bertanya tadi memandu Aether menuju tempat para petinggi Elf menyambut tamunya.


Sebagai pemimpin tertinggi di desa ini, Aether mendapatkan pelayanan tertinggi seperti  arak terbaik juga disediakan kepada aether. Karena tahu kalau Aether juga merupakan seorang peminum yang sangat Kuat.


Dengan terlihat terburu- buru hilal datang untuk menemuinya, ia terlihat takut kalau ada masalah sehingga ia tidak ingin membuat Aether Terburu-buru hal ini membuat Aether merasa bersalah.


Sepertinya sebagai perwakilan dari wood elf ini, membuat Hilal menjadi seorang yang memiliki banyak pikiran.


Jadinya ia menenangkan hilal terlebih dahulu, dan menyuruhnya lain kali jika memang ia ada panggilan seperti ini tidak perlu terburu- buru karena kemungkinan kedepannya ia bisa lebih sering ke tempat para wood elf.


Dari pada ke tempat para dark elf yang isinya para pecinta petarung Aether lebih memilih untuk melihat para wood elf ini sehingga nantinya ia bisa mengembangkan kemampuan dalam alkimia Sehingga nantinya ia juga bisa ikut berkembang.


“Hilal, aku tidak tahu kau mengingatnya atau tidak, sebenarnya aku sangat tertarik untuk belajar untuk mempelajari skil pembentukan senjata yang kamu miliki,” ucap Aether jujur apa niatnya ketempat ini.


“Tuan Maaf, tapi aku tahu kalau teknik itu bisa membantumu  dalam mengembakan cara bertarung mu, tapi bagaimana kalau aku mengatakan sebenarnya ada sebuah teknik yang lebih cocok untuk kau gunakan dari pada mempelajari skill dari para Wood elf.” Ucap hilal yang langsung menarik perhatian aether.


Aether adalah seorang elf yang sangat hilal kagumi Sehingga tentunya ia sangat ingin memberikan bantuan terbaik untuk Aethe, sehingga jika Aether mengigikannya ia bisa memberikan teknik itu kepada Aether dengan mudah.


Tapi menurutnya orang terbaik harus mendapatkan Skil terbaik Sehingga hilal mencari tahu asal usul dari skill miliknya yang memang sudah turun temurun dari nenek moyang mereka, dan mendapati kalau itu hanya Sebuah skil turunan yang di tiru dari sebuah skil yang asli yang lebih menakutkan lagi.


“maksudmu ada sebuah misi yang sebenarnya kalian jaga sehingga dulu kalian sangat berusaha untuk tidak ingin meninggalkan tempat itu?” ucap Aether setelah mendengar penjelasan dari hilal ini.


“Ya benar, aku tidak tahu bagaimana jelasnya yang aku tahu kalau di dalam mansion yang ada di salah satu tempat kami dahulu terdapat sebuah  area pengujian dimana semua ras bisa mencoba untuk mendapatkan pengakuan dari makhluk yang ada disana dan menurut rumor yang beredar untuk menjaga tempat tersebut kami di berikan skill ini sebagai imbalan untuk menjangannya.”


Sebuah penjelasan yang sangat panjang Hilal berikan, hal ini tentu sangat menarik perhatian dari Aether, karena area pengujian seperti bahkan untuk orang yang sepertinya yang sudah lebih dulu memainkan game Betanya  tidak mengetahui keberadaannya Sehingga tentu akan sangat menarik untuk mencobanya.


“Terus kenapa kau tidak bilang dari awal, bukankah itu akan sangat berbahaya kalau kalian meninggalkannya?” tanya Aether.


“Hal itu sudah berlangsung selama ribuan tahun yang lalu dan belum pernah ada mahluk lain selain kami para wood elf yang datang untuk menguji diri disana jadi kami berpendapat kalau tempat itu sudah tidak di ketahui oleh orang lain.”


Balasan itu membuat Aether jengkel, karena menurutnya para Wood elf terlalu menyepelekan masalah,  mentang mentang mereka adalah para makhluknya yang hidup paling lama sehingga mereka dengan entengnya berpendapat kalau tempat itu sudah tidak diketahui lagi oleh makhluk lainnya.


“Jika kalian sepercaya itu, sepertinya tempat itu sudah sangat tersembunyi sehingga akan sangat sulit untuk menemukannya bukan?” tanya Aether.


“iya untuk itu aku yang secara pribadi akan membawamu kesana, karena memang tempat itu tersegel dan hanya kami para ketua dari setiap generasi yang bisa membuatkannya.” Balas Hilal.


“Kau tidak kesana hanya terlalu malas untuk mengurus masalah yang ada disini bukan?” balas Aether Sedikit ragu karena melihat Hilal sikit senang bisa membawa Aether kesana.


“HAHaHA tidaklah, lagian untuk mengurus masalah yang ada disini masih ada ayahku yang akan menggantikan aku jika memang aku  sedang bertugas untuk menemani tuan aether,”  terlihat ekspresinya menunjukkan kalau ia sedang berbohong.


Tapi aether tidak mempermasalahkan itu karena itu juga bukan urusannya selama masih ada orang yang ada disini dan mengurus setiap masalah yang ada tentu Aether tidak masalah akan hal itu sehingga ia langsung menyuruh Hilal untuk bersiap karena mereka akan  langsung berangkat.


Saat Hilal sedang bersiap, Aether pergi untuk mencari teman temannya untuk memberitahukan masalah ini, ia mengatakan kalau ia akan pergi untuk mengurus beberapa masalah yang mendesak.


Hilal sangat senang bisa membawa aether, dan memang benar apa yang dikatakan Aether kalau Hilal sebenarnya sangat senang karena kalau ia pergi bersama dengan aether maka ia bisa terbebas dari tugas tugas yang ada di desa.


Walaupun sudah sanat berkurang kebiasan lama dari para wood elf yang sering kali meekpoltasi orang yang lebih mudah masih ada Sehingga berbagai tugas berat yang ada di desa di bebankan kepadanya.


Adiknya sendiri masih lumanyan aman karena ia terpilih menjadi salah satu perwakilan dari wood elf untuk menjadi salah satu archer yang ada di desa.