VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
bersiap untuk bertarung dengan skala penuh.



Setelah mengetahui kebenaran dari para Dwarf, Aether harus mundur untuk sementara waktu untuk menjemput cleo, North dan Renata untuk bergabung dengan nya dalam perburuan pertarungan ini.


Terlebih dahulu Aether memberikan penjelasan kepada mereka tentang situasi yang ada dalam sana termasuk situasi para dwart, reaksi mereka tergolong bisa ditolerir, mendengar bagaimana para dwarf yang ada disini bisa membuat Relik buatan.


“Aku hanya memberitahukan ini kepada kalian, kalian pasti akan tahu sendiri akibatnya jika berita ini keluar ke khalayak umum bukan?” ucap Aether.


Mereka semua mengangguk setuju tanda mengerti apa yang Aether katakan mungkin yang menjadi pengecualian di sana adalah renata, tapi mereka juga yakin kalau Renata akan menceritakan hal tersebut ke khalayak umum.


Aether mundur karena melihat para ogre ini mulai terlihat mulai  serius, alasan berbagai ogre yang masuk dalam hutan tidak ada yang kembali, dan Jumlah pasukan yang saat ini masuk ke hutan jauh lebih banyak lagi.


Sebenarnya mereka bisa saja menyerang secara pribadi tapi saat ini pasukan utama mereka belum sampai Sehingga mereka masih harus menunggu kedatangan mereka, karena Sedikit khawatir Aether menyuruh Aldo untuk mencari letak keberadaan para teman temannya yang kemudian terjebak masalah hingga terlambat sampai Seperti ini.


Mereka jumlah sambil menunggu kedatangan dari Enzy yang juga masih belm datang bersama dengan pasukan priestnya.


Sebenarnya kedatangan cleo ke tempat ini adalah untuk mengabarkan situasi perang dari kerajaan marintage kepada mereka tapi karena Aether terdengar tidak terlalu peduli akan hal itu membuatnya hanya mehatankannya Secara singkat.


Terutama penfroma kumara yang sangat bagus dalam medan perang, “Jadi selanjutnya apa yang akan mereka lakukan?” tanya Aether menanyakan pergerakkan kerajaan maritengae.


“Sepertinya mereka hanya akan berusaha menstabilkan daerah yang baru saja mereka kuasai, sambil menentukan daerah mana lagi yang akan mereka serang.” Balas Cleo kepada Aether.


“Baguslah sepertinya aku tidak perlu mengkhawatirkan mereka untuk kedepannya,” balas Aether santai.


“Yang sekarang yang harus mereka lakukan adalah membuat gereja gaia berkembang lebih cepat untuk membuat pembangunan alat teleportasi menjadi lebih baik karena itu akan membuat pengiriman pasukan akan menjadi lebih mudah,” ucap Aether.


“Seperti apa yang kau pikirkan sudah mulai dikerjakan terutama Storm hunter yang sepertinya akan berusaha membantu perkembangan gereja gaia Sehingga mereka juga mendapatkan  portal teleportasi tersebut di daerah yang menjadi Area kekuasaannya.”


Sebenarnya ia ingin protes karena Aether yang memberikan bantuan kepada Storm hunter tapi karena sadar namanya saat ini masih kurang untuk melakukan protes karena merasa ini juga belum waktunya untuk melakukannya Sehingga North menahan diri untuk tidak protes.


Ia lebih memilih mengajak mereka semua untuk segera masuk dalam pertempuran karena ia bersama dengan pasukan skeletonnya sudah tidak sabar untuk bertarung.


Singa dari renata juga terlihat sangat bersamagat untuk masuk bertarung, Sehingga Aether memimpin mereka untuk bertarung melawan para ogre.


Karena disana ada north untuk masalah pertarungan jumlah mereka tidak akan kalah lagi, Sehingga mereka tidak perlu takut lagi masalah jumlah para ogre yang meningkat dalam hutan.


Renata juga selama melakukan pengawalan bersama dengan Ras Meona mendapatkan beberapa skil baru yang di pelajari dari ras tersebut Sehingga ia saat ini tidak perlu terlalu bergantung pada singa miliknya.


Walaupun ia masih harus bertarung bersama dengan singganya Sekaligus memberikan Sihir dukungan kepada Aether dan Cleo. Sebagai seorang tamer ia memiliki beberapa skil yang dapat memberikan dukungan.


Dalam grup ini terlihat ada tiga pengguna Tato Aether akan mengurus dua diantara mereka dan ia ingin north mengurus satu, yang memang jaraknya tidak jauh dari tempat  ia berada saat ini.


 Semenjak ia mengetahui kalau skill [aura weapon] dapat melemahkan para pengguna Tato Aether semakin percaya diri untuk mengalahkan Para ogre yang ada disini.


North juga merasa perasaan yang sama ia sangat ingin melawan seseorang yang merupakan seorang pengguna Tato. Walaupun belakangan ini ia bertarung seperti seorang necromancer karena banyaknnya skelton yang ia panggil


North tetaplah Seorang kadal yang memiliki kemampuan bertarung jarak dekat yang bagus, dengan empat lengannya itu  ia dapat memberikan Sebuah pukulan yang bertubi tubi kepada lawan.


“Mari kita lihat seberapa besar kekuatan dari skil kulit besimu itu, “ ucap north yang mulai memberikan pukulan pukulan kepada ogre yang dia lawan.


Serangan serangan terlihat di tangkis dengan baik oleh sang lawan tapi North tidak menyerah ia terus memukul sang ogre tersebut hingga mundur karena kekuatan dari North yang lambat laun terus meningkat.


Skil yang dapat membuat kekuatan dari north meningkat diSebut [Dragon bust]  ini hampir sama dengan skil dari Aether death tempo tapi ini lebih mengarah peningkatan kekuatan sedangkan [death tempo] Aether yang memang tercipta untuk meningkat kecepatan .


Kalau masalah skil North sama sekali tidak akan pernah kekurangan dengan uang yang berlimpah semua skil yang dia butuhkan dapat dibeli dengan harga berapapun.


“kalau masalah kulit bisa berubah menjadi baja aku juga punya mari kita lihat mana yang lebih kuat,” ucap north, mengaktifkan salah satu skillnya


[steel shot] skill shot ini juga membuat setiap pukulan dari North menjadi lebih kuat dan terlihat keempat tangan dari North berubah warna menjadi Seperti besi yang kokoh dan terus menghantam lawan lawannya.


Dengan kekuatan yang telah meningkat berkali kali lipat tentu membuat North dapat mengalahkan lawannya, pengguna tato tidak menjamin kalau orang itu tidak akan kalah dalam pertarungan, mungkin mereka akan mendapatkan kekuatan berlebih dalam pertarungan tapi selain itu mereka akan tetap kalah jika yang mereka lawan jauh lebih kuat dari mereka.


Mereka terus berada di hutan untuk menunggu para ogre tapi setelah bertarung dengan 3 grup yang dikirim para ogre tidak ada lagi ogre yang muncul. Melihat ini membuat Aether curiga Sehingga ia memangil rangga untuk berubah menjadi Seorang burung kecil untuk terbang di sekitar para ogre  melihat apa yang saat ini mereka sedang lakukan.


Dengan bantuan Rangga Aether akhirnya tahu kalau mereka harus mundur, “Sepertinya mereka menyadari belakangan ini ada beberapa pasukan besar yang datang Sehingga sepertinya mereka bersiap untuk melakukan serangan besar.”


Aether memberitahukan hasil penyelidikannya kepada teman temannya yang ada disana, Sehingga Mereka ada baiknya mundur dalam pertarungan ini dan bergabung bersama dengan pasukan enzy, dan orang orang dari sedap family yang datang bersama dengan Aldo.


“RE, cleo, bisa aku minta tolong ke kalian saat terjadi perang dan kami bertarung melawan para ogre ini kalian pergilah ke istana dwarf untuk menyelamatkan keluarga bangsawan dwarf yang saat ini menjadi tahanan.” Ucap Aether meminta Renata dan Cleo menyusup kesana.


Walaupn Renata bukanlah seorang assasin  setelah bepergian bersama dengan para Meona ia memiliki beberapa ketrampila yang dapat menyembuyikan diri.


Sehingga mereka adalah orang yang cocok untuk menyusup dan menyelamatkan para dwarf walaupun nanti mereka kalah dalam pertempuran tersebut mereka masih bisa berharap akan bantuan para dwarf sebagai cadangan opsi.