VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
mengurus masalah Vampir



Aldo juga bertugas untuk mendampingi Hilal untuk setuju membujuk mereka, karena bagi Aether untuk orang -orang seperti ini terkadang memang diperlukan beberapa perlakukan kasar untuk membuat mereka menurut.


Sehingga ia memberikan arahan kepada Aldo jika mereka nantinya tidak mau mendengarkan Hilal maka Aldo diijinkan untuk memberikan mereka beberapa pelajaran yang berarti.


Dan sepertinya cara itu berjalan dengan baik dengan Aldo menemani Hilal mereka semua mendengarkan apa yang Hilal ingin jelaskan kepada mereka Sehingga Semua pembicaraan tersebut berjalan dengan baik .


Saat melihat Aldo yang terlihat sangat kuat mereka semua bahkan tidak berani menengok ke atas karena takut Aldo akan marah, tapi dengan Aldo yang mengaku sebagai bawahan dari Aether membuat mereka segera bersumpah menjadi pengikut dari Aether.


Setelah mendapatkan pesan seperti itu dari renata Aether segera mendekat, dari tadi, ia mengirimkan pesan kepada salah satu prajurit yang berjaga disini untuk melaporkan kejadian ini kepada orang orang yang berada di dalam ibukota.


Walaupun ia mengirimkan beberapa pesan kepada joker dan yuno ada baiknya ia mengirimkan tersebut juga secara manual, Sehingga alurnya terjaga dengan baik.


Saat sampai disana Aether bisa melihat kalau para Elf yang ada disana sudah bersujud dan meminta Aether sekarang adalah pemimpin dalam suku ini, “Aku tidak terlalu suka yang berlebihan kemasi barang kalian, kita akan segera pindah jika kalian sebuah sudah selesai.”


Aether menghentikan mereka melakukan hal- hal aneh, jadi Aether memberitahukan kepada mereka untuk segera bersiap siap meninggalkan desa yang telah ia tempati.


Beberapa Elf terlihat berusaha menutupi kalau mereka sedih harus meninggalkan tempat ini, tapi karena keadaan mereka terpaksa untuk melakukannya, tujuan Aether adalah menuju kota terdekat yang dimana disana ada Gereja Gaia yang memiliki gerbang teleportasi.


Di kerajaan maritangae, Gereja Gaia berkembang sangat cepat itu disebabkan karena mereka memang mendapatkan dukungan penuh dari kerajaan sehingga pembangunan mereka terlihat seperti tidak terhentikan.


Walaupn masayarakat terlihat terkejut dengan kedatangan rombongan Elf, tapi saat melihat rombongan itu di pimpin oleh Aether mereka semua langsung tenang.


“Aku ingin menggunakan gerbang teleportasi,” ucap Aether kepada orang -orang yang ada di gereja.


Tapi ia menemukan ekspresi mereka sedikit berubah, “Maaf tapi jika untuk menggunakan gerbang teleportasi dan mengirim orang sebanyak itu, hal itu masih mustahil untuk kami,” ucap mereka dengan sedikit bersalah.


“Tunggu, tenang aku tidak masalah akan hal itu,” balas Aether, ia mengerti kalau memang ia yang terlalu berlebihan meminta sesuatu kepada sesuatu yang baru di bangun.


Ia mengirimkan pesan kepada beberapa orang, setelah beberapa saat menunggu Akhirnya gerbang teleportasi itu terbuka, dan orang yang keluar adalah Nomos orang yang paling dihormati di gereja Gaia saat ini.


“Biarkan aku yang membukakan gerbang untuk pahlawan kita, jika dibanding apa yang dia lakukan kepada gereja Gaia membuka gerbang seperti ini bukanlah masalah apa- apa untuk ku,” ucap Nomos yang mulai membuka gerbang teleportasi.


 Melihat itu Aether segera memberikan arahan untuk para Elf ini masuk ke dalam sana, dan mereka lasung terkerin di desa takkalasi di mana mereka akan tnggal selanjutnya.


Beberapa dari mereka langsung terkejut sekaligus senang ternyata bukan hanya mereka yang merupakan Seorang Elf Sehingga ketakutan mereka yang akan mendapatkan diskriminasi sudah pudar.


Dengan keadaan Seperti itu mereka seharusnya tidak masalah sekarang untuk masalah rumah tinggal dengan adanya para dwarf pembangunan rumah mereka menjadi lebih cepat, sehingga seharunsya para elf ini tidak membutuhkan waktu lama hingga mereka bisa memdapatka tempat tingal yang lanyak.


“Maaf merepotkan mu,” ucap Aether singkat kepada Nomos.


“Santai hanya sebuah pekerjaan kecil, tapi seperti apa yang kau katakan dahulu walaupun itu hanya pekerjaan kecil sepertinya itu memiliki efek yang lumayan,” ucap Nomos melirik beberapa masyarakat yang melihat aksi dari Nomos.


Dengan Nomos yang membantu orang Aether secara otomatis para masyarakat yang memuja Aether akan mengikut sehingga pengikut dari gereja gaia pasti makan meningkat pesat.


Salah satunya hari ini ia saat itu berniat untuk mengecek bagaimana perkembangan Gereja yang berada di tempat Aether berada, namun saat ia berada disana ia mendapatkan kabar dari North kalau saat ini aether sedang ingin menggunakan gerbang tapi terbatas karena orang orang yang dibawah terlalu banyak.


“Senang melihatmu senang,” ucap Aether setelah itu ia juga mulai berjalan masuk dalam gerbang.


Setelah itu ia memberikan arahan kepada Hilal untuk mengurus sisahnya ia juga mengenalkannya kepada north dan Bruce yang juga saat itu berada dalam desa,


“Sepertinya kalian sangat serius untuk membuat sebuah kerajaan yang akan sangat besarnya?” ucap Aether.


Aether terlihat terkejut melihat istana paling besar yang ada di tempat ini, arseteknya sangat unik dengan mengambil beberapa konsep bangunan istana yang ada di timur tegah, sehingga itu terlihat sangat mewah.


Saat masuk ke dalam sana Aether melihat beberapa kerajaan yang mulai bertangan, dan juga mengambil pekerjaan di istana ini.


“Bos,ini benar benar tempat yang luar biasa,”


“bOs, ini sangat perfect,”


“Bos,”


Satu persatu dari mereka menyapa Aether, beberapa dari mereka memuji Aether yang bisa kepikiran membuat tempat seperti ini.


“Rachel kan?” ucap Aether setelah melihat seseorang yang terlihat berada dalam ruangan utama dalam tempat ini. Yang tidak Aether sangka Rachel akan menggunakan Ras oni Sebagai pilihan utamanya.


“Ceritanya cukup panjang,” balasnya yang melihat Aether yang sepertinya penasaran kenapa ia bisa menjadi ras oni.


“bos, apa kau tidak mengenalku,” ucap seseorang yang terlihat cukup bawel ingin memperkenalkan dirinya.


Tapi Aether terlihat mengabaikan pemuda tersebut yang walaupun ia tidak melihat mukanya, aether sangat yakin kalau itu Vincent yang bertugas untuk mengerjakan berbagai videonya.


Ia melihat beberapa orang tapi sepertinya hanya itu yang telah hadir di tempat ini, baik itu Nas dan Daniela masih belum datang,hal itu telah dikonfirmasi oleh Rachel dan vincent.


Mereka berbicara banyak hal di ruang utama, tapi Perhatian Aether sempat teralihkan dengan melihat ekspresi dari aldo Sepertinya memandang sesuatu.


“Do apa ada yang ingin kau sampaikan,” ucap Aether kepada Aldo.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu aldo segera menceritakan apa yang telah ia dapatkan dari gowa Vampir itu, hal ini membuat semua orang yang ada disana terkejut bukan main.


“Bukankah kau terlalu mudah percaya?” ucap Aether yang tidak percaya Aldo akan sangat mudah percaya dengan sebuah makhluk yang sudah terkunci selama puluhan atau mungkin ribuan tahun.


“bos, tolong,”ucap Aldo sambil memohon kepada Aether.


Saat sampai di tempat ini Aether sudah berharap Ia akan bisa bersantai untuk sementara ia tidak menyangkan kala Aldo malah membawakannya masalah baru yang malah membuatnya Semakin pusing.