
Aether harus akui kalau orang ini memiliki kekuatan yang sama dengan aldo, tapi dalam hal pengalaman dan teknik bertarung Aldo jauh lebih unggul, Sehingga semakin lama mereka bertarung semakin Aether merasa kalau Ia masih punya peluang untuk memenangkan pertarungan.
Dalam jual beli Serangan ini, Aether terus berusaha mencari celah, untuk mendapatkan sebuah serangan kepada lawannya yang membuatnya dapat mengambil momentum.
“sepertinya aku masih bisa mendapatkan predikat legenda saat bisa menahan seorang pemain yang perbedaan levelnya lebih dari 30 bukan,” ucap Aether dengan sedikit mengejek.
“Aku tidak bisa membantah itu, aku sudah mengumpulkan puluhan skill pasif yang dapat membuat menambah kekuatan tapi sepertinya itu masih tidak berguna kepada munya,” balas jerry yang sudah mengatakan alasan kenapa kekuatannya bisa sebesar itu.
“kita tidak terlalu jauh berbeda, jika kau berfokus kepada kekuatan aku juga memiliki beberapa skil pasif yang dapat membuat pertahanan tubuhku menjadi lebih kuat dan sebuah sebuah skil pasif yang dapat membuatku bisa terus bertambah cepat semakin lama bertarung berlangsung,” balas Aether yang juga memberikan penjelasan tentang kekuatannya.
IA hampir saja saat itu mendaratkan sebuah serangan, tapi berhasil dihindari oleh Jerry, “itu menjelaskan banyak tentang kecepatannmu yang terus meningkat, Kalau begitu Harus mengakhiri ini lebih cepat,” kini Jerry mulai serius untuk berniat untuk mengakhirinya.
“Lakukan itu jika kau bisa,” balas Aether
Semakin lama mereka bertarung semakin baik Aether merasakan bagaimana cara bertarung mereka sehingga mulai ada beberapa cela yang ia lihat saat Jerry menyerang tanpa menggunakan skill.
Mengetahui Hal itu Aether segera merubah cara bertarungnya menjadi lebih bertahan dan lebih mengarah ke arah menunggu, sebisa mungkin ia terus memancing Jerry untuk menggunakan berbagai skil menyerang nya.
“di saat terdesak cobalah untuk membantu Bos, kita kesini untuk mencari uang bukan untuk melihat kekuatan jerry bertarung melawan Aether,” ucap salah satu orang yang merupakan wakil dari kelompok ini.
“Tapi bukankah itu akan membuat bos marah jika kita sampai mengganggu pertarungan yang sedang ia lakukan.” Balas archer yang diberikan perintah tadi.
“Lakukan saja, kalau ia marah biarkan aku yang bertanggung jawab.”
Ia juga memberikan perintah kepada Beberapa anggota yang memiliki skill serangan jauh untuk menyerang jika ia memberikan tanda.
Tapi rencana itu sepertinya sudah dibaca Oleh Sandra sehingga Sandara juga memberikan peringatan kepada North untuk segera bersiap bertarung jika ia memberikan aba-aba, north juga bukanlah seorang yang tidak mengerti perkataan dari sandra.
Ia tahu kalau walaupun Aether memang dalam pertarungan kali ini tentu lawan tidak akan membiarkan mereka keluar dengan mudah.
Ia hanya berharap kalau batuan yang mereka perlukan segera sampai sehingga mereka tidak perlu bertarung sampai mati untuk melawan pengempung yang ada disana.
Membutuhkan waktu yang cukup lama akhirnya Aether mendapatkan momentum yang dia inginkan Sehingga ia sudah bersiap untuk menyerang, “Kena kau,” ucapnya dengan percaya diri.
Tapi bukannya ia yang mendaratkan serangan malah orang lain yang berhasil membuatnya terpental, Sehingga ia melihat ke arah serangan yang datang kepadanya dan melihat kalau orang yang menyerangnya tadi berasal dari rainbow warrior.
North dan sadra sedikit terlambat untuk bergerak sehingga ia ada sebuah serangan yang berhasil untuk menargenai Aether, yang beruntung masih selamat akan serangan tadi, walaupun hpnya saat ini kurang dari 10 persen.
“siapa yang menyuruh Kalian untuk menyerang sialan!” teriak jerry yang merasa kesal pertarungannya merasa terganggu.
“Kami disini bukan untuk melihatmu bertarung bos! Cepat selesaikan, ini akan merepotkan kalau para klien menunggu terlalu lama,” ucap perempuan yang merupakan wakil dari kelompok pelangi ini.
“Pertengkaran satu tim kah?” ucap Aether sambil berdiri.
Membutuhkan waktu terlalu lama untuk memulihkan hp nya, walaupun itu ia saat ini sudah mengunakan pasif reqepelry. Sehingga ini mungkin kekalahan kedua untuknya, dalam permainan Vof.
Mendengar itu, aether hanya tersenyum,”simpan saja permintaan maafmu jika memang kau berhasil membuat pertarungan yang secara adil!” balas Aether.
Setelah itu Kali ini pihak dari rainbow warrior yang dikejutkan dengan munculnya luka serius yang terjadi kepada Jerry, serangan itu juga membuat pengaturan skil dari Jerry menjadi batal.
“Maaf mengganggu tapi Sepertinya pertarungan ini sudah menjadi tidak adil lagi bukan!” ucap seorang yang secara perlahan muncul di permukaan.
Itu adalah salah satu wakil kapten dari lilith, yang merupakan seorang Assassin Sehingga ia berhasil tiba tiba lebih cepat dari bantuan yang lainnya.
Ia adalah zonda, “kalian pulanglah lebih dulu untuk masalah orang itu biarkan aku yang mengurusnya, selama orang ini di tahan kalian tidak memiliki masalah untuk membuka jalan bukan!” balas Zonda memberikan arahan kepada kelompok Aether.
Aether hanya memberikan Jempol dan mengajak yang lainnya untuk bersiap untuk membuka Jalan, ia bahkan tidak bertanya bagaimana dengan zonda karena ia tahu orang itu tidak mungkin akan ceroboh untuk menyuruh mereka bergerak namun ia sendiri malah tidak memiliki cara untuk mengatasi Jerry.
“Rangga berubah dalam bentuk slime, dan bela diri sebanyak mungkin.” Perintah Aether.
Sesuai perintah rangga bergerak sesuai perintah, “North!” teriak Aether.
Tugas dari rangga hanya memberikan gangguan kepada musuh yang saat ini mengepung mereka dan tugas dari North bersama pasukannya adalah membunuh musuh musuh dan membuka jalan.
Tentu orang orang dari rainbow warrior tidak membiarkan mereka untuk kabur tapi dengan mudah mereka dihadang oleh Aether dan samudra yang tidak membiarkan mereka mengganggu kerja dari North.
“Maaf aku mengembalikan serangan mu tadi,” ucap Aether memberikan sebuah serangan kepada pemanah yang tadi menargetkannya.
Yang beruntung serangan Aether tadi belum membunuhnya karena jika ia kembali terbunuh itu akan menjadi kedua kalinya ia dibunuh oleh Aether.
Dengan kerjasama yang baik mereka secara perlahan bebas dari kepungan musuh, di tempat lain, jerry saat ini sedang merasa jengkel karena dua kali pertarungannya diganggu oleh Seseorang.
“Kau memang hebat, tapi kecepatanmu itu sama sekali tidak berpengaruh kepadaku,” ucapnya kepada jerry yang dari tadi terus menghindar.
{clon}
Sambil mengaktifkan skil klonnya, “Siapa yang peduli, walaupun aku tidak bisa menembusmu atau mengalahkanmu, tapi setidaknya kau juga tidak bisa mengalahkanku bukan!” balasnya.
Kini satu persatu dari Clon itu maju, total ada lima Klon yang berhasil ia keluarkan. Dan terlihat clon tersebut sangat realistis bahkan bisa menyerang dengan sangat baiknya.
“aku sudah bilang kau tidak akan bisa mengalahkanku bukan?” satu persatu dari Klon tersebut dihancurkan oleh Jerry dengan mudah, hingga tersisa satu orang.
Satu orang itu diyakini adalah tubuh utamanya, Sehingga Jerry berniat untuk mengakhirinya karena memang saat ini zonda memang sudah dalam keadaan terpojok.
Dan dalam satu tebasan ia berhasil membelah zonda menjadi dua, tapi hal ini tidak membuat Jerry senang karena ia tahu ia berhasil di kibuli oleh Zonda, dan tidak berselang lama, tubuh yang berhasil ia belah tadi berbuah menjadi sebuah bongkahan Pohon.
Menandakan itu bukalah tubuh utama dari zonda, melainkan itu hanya sebuah pengalih perhatian dimana saat ini zonda juga sudah kabur entah kemana.