
Aether Dan wico kini sedang berhadap-hadapan, mereka mengabaikan pertempurang yang sedang terjadi di sekitarnya, saat Aether terlihat berhasil memberikan luka kepada wico, para goblin itu t segera mengamuk dan menyerang manusia yang juga ada disana.
“Kau benar benar tangguh elf, tapi pertarungan ini cukup sampai disini,” ucap wico yang berniat untuk mengakhiri pertarungan.
Sebelum wico berhasil mendaratkan sebuah serang kepada Aether, terlihat sebuah Bunyi aneh keluar dari kalungnya, mendengar itu Wico batal untuk menyerang aether dan melihat apa yang terjadi selama beberapa Saat yang aether tidak mengerti, wico terlihat menghentikan pasukannya yang masih bertarung dan memanggil mereka untuk mundur.
“Anggap ini hadiah karena membuatku merasakan perasaan senang dalam bertarung,” Balas Wico yang meninggalkan Aether.
Terlihat luka yang ada dalam tubuh wico perlahan sembuh dan menghilang, begitu pulah Aether walaupun tidak sama dengan Para monster Aether Juga memiliki sebuah skil regenerasi luka sehingga hpnya yang tadi terus menurun kini perlahan lahan mulai bangkit.
“Jangan menyesal telah membiarkanku hidup nantinya,” balas Aether yang menyuruh orang orangnya untuk mundur.
Ada beberapa korban dari mereka termasuk Rangga dan aldo yang kalah tapi tentunya ia masih bisa kembali lagi karena itu bukan tubuh asli melainkan kolon yang hanya berisi rohnya utamanya.
Untuk membuat roh itu kembali, membutuhkan waktu jadi untuk sekarang ia tidak bisa memanggil aldo untuk senetara waktu, Setelah itu IA menyerahkan Potion yang tersisah kepada evan untuk menyembuhkan orang orang itu.
Sedangkan ia mau logout untuk sementara waktu, ini kekalahan kedua nya setelah ia masuk kesini tentu jika aldo di hitung maka ini ketiga kalinya ia timbang oleh Musuh. Ternyata untuk sangat menjengkelkan.
Sehingga Aether berniat untuk sedikit menghibur diri, dengan bermain main dengan Mila yang saat itu masih berada di kantor bersama dengan Vanessa.
“Ada apa sepertinya kau habis Kalah dari seseorang?” Vanessa yang sadar Kalau reyhan sedikit berbeda.
“Bukan orang sih lebih tepatnya Goblin!” balas Reyhan tampah berbalik kepada vanessa ia lebih memilih untuk fokus kepada Mila yang saat itu sedang Asyik menggambar.
“Hai Gaes, Bos kita Kalah sama goblin!!” Vanessa mulai berteriak kepada para pekerja yang masih ada disana untuk memberitahukan kekalahan Aether.
“tenang saja bos, aku tidak akan mengupload video kekalahanmu,” ucap Nasruddin yang merupakan bagian produksi.
“Coba saja upload, dan kau bisa melihat Gaji yang kamu dapatkan Berkurang setengahnya,” balas Reyhan kepada nasruddin.
Sebagai Bagian dari tim produksi ia yang akan mengatur bagaimana video yang akan diupload atau tidak, sehingga ia melontar candaan seperti itu.
“ingat anak-anak sepertinya bos kita otoriter,” Balasnya Vanessa
“Itulah definisi menjadi Bos bukan?”
“jika itu aku, aku tidak akan membiarkan bos dekat dekat adikku bisa jadi bos akan menimbulkan pengaruh buruk,” Kali ini Daniela yang masih memiliki sedikit pekerjaan berkomentar tentang pengaruh yang bisa ditimbulkan reyhan yang terlihat dekat dengan Mila.
Reyhan tidak membalas Ucapan dari Daniela ,ia hanya melihat Mila dan “Dek, masa kakak di ejek mereka bilang aku membawa pengaruh buruk, emang benarnya kakak membawa pengaruh buruk untuk mu?” ucap Aether dengan nada memelas.
Rachel hanya tertawa, nasruddin hanya bisa geleng-geleng melihat tingkah reyhan, “Jangan ganggu kak Reyhan ia adalah pahlawanku,” ucap Mila yang mulai melindungi Reyhan dari Ejekan orang orang yang ada di sekitar.
Ia melihat ada satu orang yang terlihat belum hadir di tempat ini ia adalah editor yang sudah terpilih, “Ada apa bos? sepertinya ini ia tidak hadir karena ada beberapa hal yang harus diselesaikan sebelum ia bisa berfokus di kantor ini, ” jawab Nasruddin.
“Tidak, hanya saja ada beberapa hal yang ingin ku perlihat kepadanya tentang bagaimana yang harus dihilangkan dan bagian mana yang harus ditonjolkan dalam pertarungan tersebut.”
Pertarungan yang reyhan maksud disini adalah saat terjadinya perang ia bersama dengan pasukan Sanggara, saat ini mereka sedang berusaha mengerjakan video itu. sehingga Aether ingin ada beberapa tonjolang di beberapa pertarungan.
“jika seperti itu aku akan menyuruhnya untuk datang sore nanti,” balas Nasruddin, vincent berniat untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan editing di luar sehingga setelah itu selesa ia bisa berfokus kepada kerjaannya di sini.
(Btw Nama dari perusahaan dari reyhan adalah Lakalasi Corp)
“sedangkan Jika kalian bisa mengeditnya sebaik mungkin kalian bisa mengupload video kekalahanku melawan goblin itu.” tutupnya kepada nasruddin.
Nasruddin segera melihat Video pertarungan Aether melawan Wico, “Sial kau bertarung dengan pahlawan Goblin!!” ucapnya terkejut.
Mendengar itu baik itu para petinggi dan orang yang baru bergabung segera pergi untuk melihat Aether yang bertarung melawan pahlawan Goblin, mereka semua beranggapan kalau kekalahan ini adalah hal yang wajar.
Tapi dalam level aether bisa memberikan luka kepada Wico sang pahlawan goblin itu adalah sesuatu yang diberikan Respek, “Sudahlah itu sama sekali tidak bisa di bangkan, kekalahan tetaplah kekalahan, kalian semua kembali ke tempat kalian, rachel apa ada sponsor baru yang masuk?” tanya kepada kepada Rachel.
“Saat ini belum ada yang sesuai dengan standar yang kita pasang, semenjak mereka tahu kalau kita bekerja sama dengan Vanessa beberapa orang merasa tidak enak untuk mengajukan sponsor,” ucap Rachel jujur.
Untuk orang-orang kelas Atas tepatnya ini masih belum ada nama, tapi untuk orang orang yang menjadi langganan Reyhan mereka sedikit minder untuk melakukan kontaknya dengannya karena merasa nama aether saat ini terlalu besar untuk mereka kontrak.
Sebenarnya inilah salah satu ketakutan reyhan dalam menjalin kerja sama dengan Vanesa, “Untuk sekarang biarkan saja, yang pasti jangan menurunkan standar atau meninggikan standar dengan menerima sponsor dari hal yang aneh aneh,” ucap Reyhan.
Seperti apa yang dikatakan Rachel sebenarnya mereka juga tidak kosong orang yang mau menawarkan sponsor, tapi kebanyakan dari itu adalah hal yang aneh misalkan aplikasi judi online ataupun berbagai hal yang menurut Aether bisa merusakan namanya kedepannya.
“Baik Bos,” balas Rachel.
“Dan aku ingatkan walaupun kita saat ini masih miskin, aku tegaskan aku tidak ingin menerima bantuan hanya karena kita belum mendapatkan sponsor, ini adalah perusahaan ku bukan perusahaan dari ayah Vanessa,” Balas Aether tegas.
Tentu IA masih jengkel dengan hadiah dari Ayahnya yang sudah berjanji untuk tidak ikut campur masalahnya, jadi pada akhirnya hadiah tersebut tidak bisa ia tolak. “Ok, ok maaf masalah kemarin itu benar benar yang terakhir,” ucap Vanessa.
“ngomong-ngomong masalah sponsor, aku menemukan beberapa Tv dan perusahaan yang berniat untuk menjalin sebuah kerjasama dengan kita, dan ada beberapa guild yang berniat untuk bekerja sama dalam mengembangkan guild,” lanjut Vanessa.
Walaupun seperti ini Vanesa Juga mencari beberapa sponsor, “sekarang ini kita hanya membutuhkan sponsor dalam pembuatan Video, bukan untuk sponsor pengadaan alat kantor jadi tolak saja itu dulu, sedangkan untuk kerja sama aku punya Partner yang lebih bagus,” balas Aether.
Vanessa sudah menduga Akan mendapatkan Balasan seperti ini sehingga Reyhan mengatakan itu ia tidak terkejut lagi.