VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
sang witch



Setelah berkeliling , lilith mulai ragu tentang aether yang mengetahui jalanan yang mereka lewati karena beberapa kali ia akan mendapati tempat yang sama, tapi ia juga tidak berani untuk mengatakan hal tersebut kepada Aether.


Karena memang ada kemunkinan kalau ia melakukan perjalan sendirian, bisa jadi itu malah memperparah keadaan dan bisa-bisa ia butuh waktu dua kali lebih banyak dari pada bersama dengan Aether.


Apalagi ia masih berharap jarahan skill yang akan jatuh dari membunuh para hantu, sehingga ia hanya bisa bergantung kepada laki laki yang ada di depannya itu.


Namun ia hanya bisa merasa iri saat melihat adanya perubahan ekspresi dari Aether setelah bertarung cukup banyak melawan para hantu,  ia tidak tahu apa itu tapi yang jelas IA bisa menebak kalau itu adalah hal yang luar biasa.


Lilith sudah melihat berbagai pemain yang ada dalam game ini, dari tipe petarung jarak dekat atau tipe petarung jarak jauh, ia telah melihat bagaiamana cara mereka mengembakan karakter gamenya masing masing.


Tapi ia tidak pernah melihat Seseorang seperti Aether baik itu cara bertarungnya ataupun karakter yang terlihat sangat hebat untuk ukuran levelnya saat ini.


Apalagi kombinasi dari Skillnya menurutnya sangat menarik, apalagi skil yang membuatnya dapat membunuh para hantu itu.


“Apa kau yakin kalau Skill yang kau maksud akan jatuh dari mengalahkan para hantu ini?” tanya Aether.


Sesudah membunuh  ratusan hantu dalam tempat dan tidak menjatuhkan apapun, tentu Aether mulai mempertanyakan tentang Skill yang dimaksudkan oleh Lilith.


 “Aku setidaknya yakin dengan informan yang aku miliki,” balasnya dengan sedikit ragu, karena ia juga merasakan sedikit gugup dengan keadaan yang seperti ini.


“Mungkin kita harus mengalahkan bosnya, tapi untuk sekarang mari kita mencoba melawan beberapa hantu lagi,” ucap Aether setelah itu mereka kembali bertarung.


Mereka telah mengetahui tempat di mana bos  berada tapi untuk sekarang mereka masih menghindarinya karena masih sedikit ragu kalau mereka bisa menang melawan  bos yang ada di dalam sana.


“Apa kau sama sekali tidak terganggu dengan penampilanku yang seperti ini?” sebuah pertanyaan tiba-tiba dilontarkan oleh lilith.


“Tidak.” Jawab Aether singkat.


“Kenapa,  yang kulihat akan ada banyak orang yang sangat tidak nyaman dengan penampilanku seperti ini.”  


Entah karena lilith yang penasaran tentang sikap dari Aether yang dari beberapa hari yang lalu terlihat sangat santai kepadanya dan tidak menunjukan tanda-tanda merasa tidak nyaman dengan penampilannya Seperti ini.


Atau memang ia mulai nyaman dengan Sikap dari Aether yang seperti itu Sehingga ia mulai terbuka dalam berbicara dengan laki-laki itu.


“Itu sebuah pertanyaan yang lumayan sulit untuk Dijawab namun jika mau yang singkat, aku hanya bisa bilang kalau aku bahkan pernah melihat yang lebih buruk dari itu,” balas Aether yang menggugat muka muka Seperti Joker yang pernah ia ajak minum bersama.


Dan ia merasa jika dibandingkan dengan penampilan dari Joker  dalam hiasan Mukanya penampilan Dari lilit bisa dikatakan biasa-biasa saja atau bahkan ia bisa kalau Lilith masih dikatakan cantik.


Lilith sebenarnya Ingin bertanya lebih jauh tapi sepertinya Aether tidak ingin membahas tersebut dan lebih memilih untuk memintanya berfokus untuk bertarung dengan  apa yang ada di depan mereka.


Setelah berkeliling dengan lumayan lama akhir mereka memutuskan untuk  memasuki ruangan bos, karena memang ia tidak mendapatkan apa-apa dengan membunuh para  hantu tersebut.


Tapi Sebelum mereka memasuki area bos mereka harus bersiap-siap karena  mereka yang tidak mengetahui tentang  apa yang mereka akan hadapi.


 Setelah mereka mengambil nafas dan mempersiapkan beberapa hal yang seharusnya dipersiapkan sebelum bertarung, mereka mulai memasuki tempat di mana bos  berada,  belum beberapa langkah mereka memasuki tempat itu mereka telah disambut dengan Aura yang sangat mengerikan dari bos itu.


“Akhirnya kalian masuk  para pengacau,” ucapnya.


Tapi tentunya ia tidak akan menyerah dengan mudah karena Ia pasti akan berusaha memberikan perlawan berarti kepada bos monster tersebut, ia bahkan mulai menyuruh Lilith untuk pergi lebih dulu sedang ia akan menahan Bos monster ini.


Tapi sesuatu yang tidak terduga terjadi saat monster itu mulai melihat Lilith  awalnya yang wujudnya terlihat sangat menakutkan kini telah berubah menjadi wujud manusia yang terlihat sangat cantik.


“Saudaraku akhirnya kau datang untuk membebaskanku dalam kurungan ini.”


Ucapnya yang saat ini telah berada disamping dari Lilith, pergerakannya sangat cepat, ia melewati Aether dengan mudah, hal itu membuat Aether berkeringat dingin tentang bagaimana kuatnya monster  ini.


Saat  Aether melihat ada celah untuk menyerang monster itu, karena memang monster sangat berfokus  ke arah lilith,  tapi ia mendapatkan larangan dari lilith dengan mengirimkan pesan untuk jangan bertindak gegabah.


Sepertinya lilit memiliki pemikiran yang sama tentang mereka yang tidak bisa mengalahkan monster itu Sehingga lilith mulai merencanakan jalan damai.


Sebenarnya Aether Sedikit kecewa dengan jalan seperti ini karena memang ia telah membayangkan Sebuah pertarungan yang sangat intens dengan bos itu, tapi jika boleh memilih Seperti jalan ini adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah.


Lilith mulai menjelaskan kedatangannya kesini, dan terlihat ia berusaha sebaik mungkin terlihat nyaman berbicara dengan Monster hantu itu, saat mereka berbicara seperti Aether hanya bisa diam karena ia ikut dalam pembicaraan ia pasti akan disemprot oleh mereka.


“Apakah diam temanmu, Kalau bukan ijinkan aku membunuhnya dulu.”


Sebuah reaksi menakutkan hantu itu jika aether ingin masuk dalam pembicaraan mereka, Semua itu karena aether telah mengambil  barang barang, bahkan menghancurkan beberapa tempat dalam rumah ini.


“Jangan, aku mohon maaf jika Ia membuatmu kesal, tapi aku tidak  bisa sampai dalam tempat ini jika bukan karena bantuannya.”


Lilith tentunya berusaha agar Aether tidak mati nya ia berusaha untuk terus menenangkan monster itu, hingga ia mulai menggiringnya tentang bagaimana ia bisa berakhir menjadi seperti ini.


Dan Sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Vincent kepada Aether Sebelum berangkat kalau tempat ini dulunya adalah tempat dari Suatu keluarga bangsawan namun karena suatu alasan tiba-tiba hutan ini menjadi saran para hantu.


Dulu tempat ini menjadi tempat yang aman karena pemerintahan mereka sebagai bangsaawan sangat di sukai oleh para  warga Sekitar, walaupun mereka hanyalah keluarga bangsawan kelas rendah tapi mereka hidup dengan damai hingga Suatu waktu mereka di datagi oleh Seorang bngsawan kelasa atas yang ingin menikahi putri mereka.


Tapi karena bangsawan tersebut telah memiliki terlalu banyak istri, dan bagi mereka bangsawa yang melawar anaknya memiliki umur yang terlalu tua.


Sehingga mereka menolak lamaran tersebut,  yang membuat mereka dalam kondisi yang terpuruk karena bangsawan  yang mereka tolak sangat marah akan penolakan itu, Sehingga mereka mulai menyebarkan berita buruk tentang mereka yang merupakan Keluarga penyihir jahat.


Kabar itu sampai di telinga raja, jadi penyidikan dilakukan kepada keluarga namun yang tidak terduga rumor yang awalnya hanya berita palsu sanyang Sekali Sebenarnya keluarga itu merupakan keluarga penyihir.


Semua itu telah terjadi, Sehingga bentuk perlawan terakhir mereka melakukan Sebuah ritual khusus terjadi, karena mereka tahu kalau mereka sampai di tangkap Sudah pastikan mereka Sekeluarga akan dibunuh.


Sebuah pilihan berat harus mereka jalani dengan sebuah Sihir kutukan kepada Semua orang yang telah berniat jahat kepada mereka, Sihir itu  Dilakukan saat proses penangkapan mereka sehingga Semua orang yang ada disana harus tersiksa sampai mati.


Dan kebanyakan dari mereka tidak terima akan kematian tersebut yang membuatnya banyak prajurit ataupun warga Sekitar yang telah menjadi hati, sedangkan kedua perempuan itu harus mati dan mengorbankan Jiwa mereka untuk keberhasil Sihir itu.


Sedangkan Anaknya sendiri  yang memang Merupakan With Sesungguhnya menjadi tambah kuat, tapi  ia juga terdampak dari Sihir tersebut dengan tidak bisa keluar dari tempat ini.