VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
mengatasi masalah



Sebelum memasuki pertarungan, Aether melihat Statistik dari perkembangan karakternya  yang sudah lama  ia tidak perhatikan.


[ NAMA : Aether ]


[ JOB: Asura ]


[ TITLE:  9 ]


[ Level: 35 ]


[ HP: 30. 231 ]


[ MP: 9. 112 ]


[STATUS]


STR: 213


VIT:  180


DEX: 195


INT: 175


Walaupun ia telah mendapatkan lumayan banyak Judul  perkembangan statusnya masih terlihat lumayan Seimbang, tentu Sebagai Seorang Petarung statusnya masih akan berat di Str, dan itu  ia memang tidak bisa sangkal.


Berbagai skil yang ia miliki juga telah berkembang banyak setelah ia terus melatihnya di dalam hutan saat melawan para bandit.


Terutama Dead Weapon miliknya yang tingkat penguasaan sudah lumayan tinggi. Karena terus ia gunakan Jika memang memiliki kesempatan.


 Tidak berselang mereka akhirnya bertemu dengan Monster yang mereka akan hadapi, monster itu berwujud Tikus  yang ukurannya Sudah Seperti gajah. Dilihat dari tubuhnya saja mereka bisa dilihat kalau tubuh dari tikus yang terlihat bersisik, dan terlihat kalau selain yang disiapkan kalau Serangannya berbasis racun, ekor yang dimiliki tikus tersebut sangat kuat, dan terlihat sangat berbahaya jika terkena cambukannya.


Catastrophic Poison Rat


Tipe: bos monster


Level: 40


Kesehatan: 14.000


Mana: 2.500


Menyerang: 200


Pertahanan: 900


[Keterampilan pasif]


poison fog


setiap 10% kesehatan yang berkurang, itu akan melepaskan Sebuah sebuah kabut beracun di sekitar tubuh, racun yang dihasilkan merupakan racun tingkat dua, yang bisa menghasilkan Sebuah keracunan atau beberapa efek tambahan Seperti stun, silence, blind atau Slow


[skil aktif]


Shockwave


 


Melihat Status dari sang monster saja Aether sudah yakin kalau pertarungan ini tidak akan berlasung baik, baik keterampilan bertahan atau menyerangnya memang pantas kalau ia disebut sebagai Bos monster.


Mungkin yang patut mereka Syukuri, walaupun itu tidak terlalu penting, Setidaknya untuk saat ini mereka tidak harus bertarung melawan para kroco kroco dari tikus ini, sebelum mereka bertarung melawan bosnya.


“Enzy kau fokus saja untuk menyembuhkan dua orang itu,”  Sebuah perintah  cepat ia Berikan kepada Enzy.


Ia ingin Enzy bisa lebih berguna, dengan memberikan arahan untuk berfokus  Fokus kepada para tank yang mereka miliki, sedangkan Ia Sendiri merasa tidak memerlukan sihir penyembuh dari Enzy dan menggantinya dengan potion. dengan harapan kekuatan dari Enzy menjadi Lebih efektif, saat berfokus kepada satu buah objek.


Sesuai dengan rencana, mereka langsung menyerang untuk  mencegah tikus itu lebih maju ke depan, Mereka bahkan berusaha untuk Mengarahkan tikus itu ke tempat terbaik untuk bertarung. Pertarungan menjadi lebih buruk jika mereka bertarung di area terbuka.


Menurut Aether tempat bertarung untuk ukuran monster yang lebih besar adalah mengarahkan mereka ke tempat bertarung yang relatif Sempit, Setidaknya mereka bisa menghindari dari Serangan ayunan ekornya yang lumayan berbahaya.


Aether tetap menjadi aktor utamanya, dengan bertarung di garis depan. Sedangkan kedua orang yang berfungsi sebagai tamen yang  akan mengambil alih jika saja  Aether harus mengisi Hp nya yang berkurang.


Rencana ini memang sederhana, Sedangkan Evelyn memiliki tugas yang sesuai kemampuannya Sendiri dengan menyerang di mana saja, tapi Aether menyerangkan untuk membantu dua orang yang memegang tameng, terutama saat mereka terdesak


Karena bagi Aether serangan –serangan dari Tikus itu tidak berarti apa – apa, memang serangan ekornya lumayan berbahaya, namun itu tidak mengenainya maka itu menjadi tidak berarti.


Aether  terus berusaha memanfaatkan lokasi bertarung yang mereka pilih yaitu sebuah hutan yang memang tidak jauh dari kemunculan tikus itu, dengan adanya pohon-pohon yang lumayan rindang, mungkin itu tidak bisa menghentikan serangan Ayunan ekornya, tapi Setidaknya itu bisa memperlambatnya.


 Sehingga memberikan Aether waktu untuk menghindar,  dan ini juga membuat pergerakan dari Evelyn menjadi Semakin baik, sedangkan Untuk para Tamen, Aether terus mengatur Timing mereka sehingga mereka bisa bertarung dengan sangat baik dimanapun itu.


Serangan dari Dead weapon dari Aether memang sangat berpengaruh kepada tikus itu, tapi untuk saat ini Aether masih tidak bisa mempertahankannya dengan terlalu lama, Sehingga mereka membutuhkan waktu untuk mengisi cooldown dari skill tersebut.


Walaupun  masih ada beberapa Skil dari Aether, tidak ada yang dapat  terlalu menghasilkan kerusakan seperti saat Ia mengenakan dead weapon. Terlepas dari itu berbagai Skil itu masih sangat berguna karena Aether masih terus berusaha mengarahkan Argonya kepadanya.


Mereka terus berpacu dengan waktu,  Skill Shockwave juga tidak kalah merepotkannya, dua tank yang mereka miliki belum bisa mengatasi masalah itu karena mereka berdua adalah dua tank dadakan.


Aether juga tidak bisa terus menghindari Serangan, ada beberapa kali ia akan terkena  serangan dari Tikus itu, Saat-saat Seperti itu Evelyn akan sangat berguna. Karena Ia harus menjaga Aether untuk tidak mati, sehingga ia menjadikan dirinya Sebagai umpan, untuk Aether Segera menyembuhkan dirinya.


Enzy juga terlihat sangat tenang, walaupun Aether dalam bahaya ia  tidak akan membantu karena sangat percaya kalau Aether masih bisa mengatasi masalah itu, Fokusnya hanya kepada Dua tank milik mereka Supaya mereka bisa bangkit lebih lama lagi.


Ia juga sudah melihat kalau roh milik Evelin tidak hanya berguna untuk bertarung tapi terkadang bisa mengeluarkan Sebuah Skil penyembuh, Sehingga melihat Evelyn yang membantu Aether ia Sudah sangat tenang.


IA sangat yakin kalau Evelyn tidak akan membiarkan Aether untuk mati,dan memang benar setiap Aether terkena Serangan, ia dengan cepat berdiri untuk melanjutkan pertarungan, Sehingga lama kelamaan Hp dari tikus tersebut terus berkurang Hingga Akhirnya tikus itu mati.


Setelah mereka berhasil untuk mengalahkan tius gajah itu, terlihat Kalau Dua orang yang merupakan Tank itu langsung meneteskan Air mata haru  sedangkan Evelyn terlihat sangat bersyukur tentu sebagai kepala desa di tempat ini orang yang pastinya akan paling bahagia jika masalah di desa mereka telah selesai adalah Evelin itu sendiri.


Aether mendapatkan pemberitahuan kalau ia telah berhasil menyelesaikan quest yang diberikan oleh evelyn, ia juga sama sekali tidak ragu untuk Segera melihat barang apa yang akan dijatuhkan oleh tikus besar itu.


Setelah melihatnya ia Sedikit kecewa, pasalnya ia tidak mendapatkan sesuatu yang benar benar berguna kecuali  kulit dari tikus itu, yang memang sangat bagus untuk dijadikan berbagai peralatan terutama pakaian, yang bisa meningkatkan pertahan mereka.


Tentu kulit itu menjadi milik Aether, Sedangkan beberapa barang atau Skil yang dijatuhkan Bos monster itu akan menjadi milik Bruce, tentu ia akan memberikan beberapa uang kepada Warga Desa terutama Evelyn.


Tentu saat mereka kembali di desa mereka disambut dengan sangat antusias, mereka mungkin tidak bisa mengadakan sebuah pesta yang meriah, tapi mereka masih berusaha untuk merayakan kebebasan yang telah mengenakan mereka lumayan lama.