
Untuk awal mari kita mulai dengan Bismillahirrahmanirrahim karena seaseon baru dan berdoa mendapatkan banyak pembaca. Dan setidaknya saya bisa mengembankan cerita kerah yang lebih baik
Hari itu akan ada beberapa perayaan yang harus mereka lakukan, setelah Aether melakukan perayaan besar besar dalam game, Ia masih harus merayakan keberhasilan mereka yang telah melakukan stream pertamanya.
“Untuk merayakan keberhasilan live pertama kita kali ini, bos telah memutuskan untuk mentraktir kita makan sepuasnya di salah satu restaurant yang ada di dekat sini!” Teriak Vanessa.
Reyhan yang baru keluar dari Kapsul langsung termenung karena mendengar yang menurutnya, sangat tidak mungkin, sehingga ia berusaha untuk mengonfirmasi kalau hal itu adalah kebohongan.
“Bukankah kau memiliki beberapa voucher dari kementan game di sekolah Vanesa, walaupun kau itu pelit setidaknya buatlah nama sedikit baik di mata para karyawan,” bisik Vanesa yang ada disana.
“Bukan kau ada dua tamu dari luar negeri, jadi tidak masalah mengajak mereka makan makan khas dari indonesia bukan” lanjutnya yang kali ini lebih keras.
“Baik, lakukan semaumu,” balasnya.
“Aku tidak tahu kalau ada orang yang bisa mengendalikan mu seperti ini,” ejek ji sun.
“untuk orang yang memiliki perusahan kencan, kau harus memperhatikan hal seperti ini, kalau memang ada beberapa orang yang tunduk kepada mahluk mahluk seperti perempuan itu,” balas Bruce.
“aku tahu itu, dan salah satu alasan kenapa sampai sekarang aku masih jomblo adalah tidak mau dikendalikan seperti itu.” balas Ji sung dengan sedikit terlihat mencari alasan karena sampai sekarang masih jomblo.
“Sepertinya kalian memang perlu mendapatkan beberapa pukulan,” ucap reyhan terlihat ingin memukul ji sun dan bruce.
Melihat Itu Bruce lasung berlidung di balik, vanesa sedangkan Ji sun pergi untuk menacari beberapa perempuan untuk di tempati berlindung.
“Berhenti bermain, dan segeralah untuk berangkat menuju tempat makan itu,” ucap Vanesa.
“Siap ibu bos,”
“Siab ibu Bos,”
Ucap Bruce dan ji sung bersamaan, sedangkan Reyhan tidak menjawabnya, lebih memilih berjalan untuk pergi ke arah mobil yang memang mereka akan gunakan untuk kesana.
Memang reyhan tidak memiliki mobil pribadi tapi ia sedikit membuat sebuah cicilan dengan mendatangi sebuah minibus yang dapat mengangkut puluhan orang dalam satu jalan, ia merasa suatu saat akan diperlukan tapi sekarang kendaraan seperti ini memang sangat diperlukan.
Karena memang menggunakannya lebih cepat dari seharusnya, beberapa orang berniat untuk menaiki mobil pribadi tapi karena ini cukup jauh, beberapa orang berpikir kalau itu akan sangat menghabiskan bahan bakar.
“Aku tidak memaksa kalian entah itu karena malu atau bagaimana, semua keputusan terserah kepada kalian,” ucap reyhan saat beberapa orang yang meminta izin kepada kalian.
Ucapan Dari reyhan terlihat sangat ketus sehingga beberapa orang beranggapan kalau Reyhan tidak suka kalau mereka naik kendaraan pribadi sehingga mereka semua pada akhirnya naik mobil bersama dengan reyhan.
Yang tidak mereka ketahui kalau Reyhan saat ini sedang jengkel karena harus mengeluarkan uang untuk mentraktir mereka, beberapa kali reyhan tidak ragu untuk mentraktir mereka dalam game karena Reyhan dengan mudah mendapatkan uang disana.
Tapi dalam dunia nyata dimana ia tidak terbiasa mengeluarkan uang orang lain, ia tidak bisa menutupi perasaanya kalau ia sangat tidak nyaman melakukan hal tersebut, apalagi ada puluhan orang yang harus ia bayarkan
“Kau mungkin tidak mengetahuinya tapi saat live tadi, kita mendapatkan beberapa saweran hampir 70 juta rupiah,” sebuah pesan ia terima dari Vanesa beserta dengan gambar seberapa banyak saweran dari hasil live barusan.
Melihat semua itu, ji sun yang ada di sampingnya memberikan jempol kepada Vanessa, bruce juga merasa hebat karena dapat membuat orang seperti itu bisa dikendalikan cukup Baik.
“Orang itu sudah melihat uang sebagai tuhan, jadi salah sedikit bisa mengamuk jika tidak dilakukan dengan tepat,” balas vanesa kepada mereka.
Bertindak seolah olah kalau ia sudah sangat mengerti reyhan setidaknya untuk masalah moodnya dan cara mengatasinya, bruce dan ji sun mulai meminta saran kepada Vanessa bagaimana membuat reyhan setidaknya diam kalau berurusan dengan yang lain.
“untuk kalian yang ada di depan setidaknya kalau kau berniat untuk bergosip, jangan terlalu keras, karena kami bisa mendengarnya dari sini!” teriak reyhan yang memang ada di belakang, sedangkan Vanessa dan yang lainnya ada di depan.
Sebenarnya seharusnya reyhan berada di depan tapi karena kebiasaan saat menaiki angkutan kota tipe bus seperti ini ia akan terus berada di belakang sehingga saat ia menaiki bus lain ada perasaan ganggu saat ia berada di depan.
“Bos, sepertinya tujuan kita sedikit macet, karena demo kenaikan harga bahan bakar,” lapor boni yang jadi sopir dari mobil ini, setelah bergerak lumayan jauh dari kantor mereka melihat kalau ada beberapa tanda kalau akan ada demo besar besar yang akan mereka lalui.
Jadi untuk mencegah mereka terjebak macet, boni memberikan Saran untuk mengambil jalur yang berbeda atau memilih restoran lain.
“kalau begitu traktirannya tidak j,,,,” ucap reyhan yang terpotong.
“tidak kita masih harus lanjut aku tahu beberapa restoran di dekat sini, kalian semua tidak masalah akan hal itu bukan?” tanya Vanessa kepada orang orang yang ada dalam Mobil.
“Kalian itu tidak berperi kemahasiswaan, mereka sedang berjuang atas nama kita sedangkan kita malah mementingkan makanan,blablabla bla, tapi kau mencari restoran beberapa meter ke depan di sampang pertigaan mol ada sebuah restoran yang menyajikan makanan khas bugis, bebek palekko, kesana saja lagian aku saat ini ingin makan bebek,” ucap reyhan yang nyinyir tidak jelas yang pada akhirnya merekomendasikan makanan layanannya.
Mereka semua hanya tersenyum dan menurut perkataan dari Reyhan, boni pun mengarahkan mobil ke arah sana, dari banyak orang yang berada dalam perusahaan ini hanya ada beberapa orang yang asli dari sulawesi.
Kebanyakan dari mereka adalah orang luar pulau sehingga menjadi pengalaman baru sendiri, saat mencoba makanan dari sulawesi selatan.
“Pada akhirnya kau keluar duit juga bukan?”
“Diam sebelum aku pulang,”
Karena mereka berdua adalah bos dari perusahaan ini, yang memang berbuat untuk mentraktir mereka, sehingga mereka berdua adalah orang yang memesankan makanan kepada karyawan yang ada.
Ejekan vanessa di sebabkan karena dalam resrtaut ini Reyhan tidak memiliki voucher makan sehingga untuk membayar makanan yang ada mereka harus menggunakan uang peribadinya.
“jangan lupa pesan berlebih, karena ayah dan ibu, sedang dalam perjalan menuju kesini,”
“Hah?”
“Aku sudah mengirimkan pesan kepada mereka kalau Live hari ini berlangsung sangat baik, sehingga si pelit akan mengeluarkan uang untuk mentraktir kita semua, jadinya mereka tidak melewatkan untuk datang melihat momen langkah seperti ini katanya.” Ucap Vanessa.
“Kau tidak mengundang orang lain juga kan?” tanya reyhan, melihat hal ini Reyhan tidak lagi terjitu kalau Vanessa mengundang orang orang dari seluruh perusahaan ayahnya untuk membuat Reyhan habis.
“Sudah tidak ada mungkin Cuma renata yang kebetulan berada di bandara, sehingga kemungkinan ia akan mampir sekaligus untuk membicarakan penampilan di acara peresmian minggu depan.
Renata sudah di pastikan akan tampil dalam acara yang akan di adakan oleh perusahaan reyhan, setelah mendapatkan sebuah permintaan dai Vanessa renata sama sekali tidak ragu untuk mengosongkan jadwalnya untuk tampil dalam acara tersebut.