
Mereka tahu kalau saat ini masing masing dari mereka memiliki pasukan, North dengan pasukannya yang ada di desa, sedangkan Song min dengan Lima Mahkota birunya.
Taruhannya simple mereka akan bertarung, Jika Song min bisa merusak pertahanan desa yang akan di pimpin North maka Son yang akan menang, tapi jika Son tidak bisa menembus pertahanannya maka North yang akan menang.
Bagi North ini adalah saat yang tepat untuk mengetes bagaimana kekuatan desa, jika menghadapi para guild yang berusaha menyerang, mereka akan siap dan tidak ragu lagi karena mereka memiliki gambaran dasar bagaimana kekuatan musuh.
Walaupun ia belum melihat kekuatan penuh dari mereka tapi dengan melihat daftar level yang dia miliki Ji sung masih yakin kalau mereka tidak akan kalah.
Hal ini Juga bisa menjadi peringatan kepada para Guild yang belakangan ini terus mengintai tempat mereka, Jika ada guild yang menjadi Contoh maka seharusnya tempatnya tidak perlu dipusingkan dengan berbagai hal seperti itu.
Aldo sudah meninggalkan salah satu klonnya dan mulai melatih berbagai ras yang terpilih untuk tergabung dalam pasukan khusus yang mereka miliki.
Semua itu diusulkan dari Debora untuk mempercepat pembentukan pasukan, ia juga telah memberikan anak terbaiknya untuk bergabung dalam satu khusus yang akan mereka bentuk.
berbagai pihak segera terkejut dengan apa yang terjadi, pihak lima mahkota tidak mengerti kenapa mereka harus berperang dengan pemilik dari perusahaan yang mendanai mereka sendiri.
Sedangkan di desa takkalasi semua orang terkejut saat North memanggil semua ketua dari berbagai ras untuk menginfokan kalau akan ada serangan yang akan datang dan menyuruh mereka untuk bersiap.
Dalam perjanjian perang ini Song min menginginkan untuk Aether tidak bergabung dalam pertempuran, pasalnya ia tidak ingin direpotkan dengan terlalu banyaknya penurunan level dari setiap anggotanya.
Dan North setuju akan hal itu, karena memang ia juga tidak berencana untuk melibatkan Aether untuk pertarungan seperti ini, “Ada apa, kenapa bisa seperti ini?” tanya bruce.
Orang lain mungkin tidak tahu apa yang terjadi dan siapa yang akan mereka lawan tapi Bruce tahu kalau orang orang itu adalah orang orang dari North sendiri Sehingga bruce mempertanyakan alasan north bisa melakukan sejauh ini.
“Maaf tapi sepertinya aku terlalu bersemangat, tapi ini juga bisa menjadi latihan yang bagus bukan!” balas North santai .
Bruce berusaha berpikir positif dengan membenarkan apa yang dikatakan north, ia berpikir north mungkin memang berencana untuk mengecek kekuatan tempur tempat ini dengan kenalannya sendiri Sehingga ia lebih tahu kelemahan kita.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Di tempat yang berbeda Song memanggil Anto dan Lia, “seharusnya kalian tahu apa yang terjadi bukan, dan ku perjelas saja ini semua dimulai saat sepupuku tahu kalau kalian berada di sini, jadi aku harap kalian bisa membuktikan kalau kalian memang pantas untuk dipertahankan,” ucapnya kepada Anto dan lia.
Saat itu Lia sudah sadar kalau akan ada masalah setelah ia bertemu mata dengan Aether, ia sudah sempat berusaha menghindar saat Aether sudah bertarung dengan Bo Han, tapi sepertinya usahanya sia-sia karena ia meremehkan betapa bencinya ia kepada laki laki yang sangat ia sayangi itu.
Anto seperti biasa hanya bisa mengeram karena merasa terlecehkan dengan masalah seperti ini. Song min sebenarnya merasakan sakit kepala karena sudah menerima taruhan tersebut, bagaimana tidak belakangan ia baru tahu apa yang ada dalam desa itu.
Tapi ia juga tidak bisa menarik perkataannya karena itu akan sangat memalukan, sehingga mereka hanya bisa bertarung secara habis habisan dan berharap kalau mereka tidak memiliki persatuan yang kuat untuk melakukan pertarungan secara bersamaan.
Song min juga berusaha untuk membuat sebuah taktik dimana ia bisa menang melawan pasukan Ji sung tampah harus berpatokan kepada kekuatan yang mereka miliki
. . . . . . . .. ..
Di pihak north tergabung sebuah pasukan yang tiba tiba datang yang tidak lain itu adalah pasukan paladin yang dipimpin oleh Kumara, ia datang kesini untuk bertemu dengan Aldo untuk mendiskusikan beberapa cara bertarung nya.
Tapi mala mendapati kalau tempat ini akan di serang Sehingga mereka akan memberikan bantuan dalam pertarungan yang akan terjadi dan north tentunya tidak melarang akan tersebut dan apalagi itu sudah mendapatkan persetujuan dari klon Aldo.
Perang ini juga akan menjadi debut Hebat dari Fiwi yang secara resmi akan menjadi Komandan tentara dalam pasukan khusus yang dibuat oleh Aldo.
(jika ada yang lupa Fiwi ia adalah Half Orc dengan elf yang mereka selamatkan dari pasukan dark elf, yang membuat fiko sampai sekarang tidak berniat datang menuju desa karena masih takut akan banyang bayangnya.)
Setelah deklarasi Aether memiliki desa ini, Fiwi tidak pernah lepas dari hidupnya untuk terus latihan atau meningkatkan levelnya Setinggi mungkin semua itu untuk membuat semua orang yang ada disana bisa bangga kepadanya.
Segera mereka merapatkan apa yang harus mereka lakukan kedepannya karena ini bisa menjadi masa yang sangat padat Sehingga mereka memutuskan selain pasukan khusus yang dipimpin fiwi yang akan turun dalam pertempuran hanya para Oni, barbarian menjadi pasukan cadangan, sedangkan para dark elf akan memberikan bantuan sebagai para pemanah atau turun langsung dalam medan perang. Di tambah pasukan dari Kumara yang juga telah siap dalam pertempuran.
Hingga saat ini pasukan Takkalasi memang sudah siap untuk berperang melawan orang yang ingin datang.
Membutuhkan waktu untuk bagi orang orang dari Guild lima mahkota untuk sampai ketempat ini sehingga itu dapat mereka gunakan dengan baik untuk bersiap.
Aldo sudah berpesan kepada mereka untuk jangan membiarkan pertempuran itu berlarut- larut ada baiknya mereka segera menyelesaikan mereka secepat mungkin.
Dan north setuju akan hal itu jika mereka bisa menyelesaikan pertarungan itu secepat mungkin makan ia bisa semakin puas untuk meledek sepupunya di pertemuan mereka kedepannya.
Dengan bantuan para Dwarf mereka dapat menyelesaikan beberapa masalah baju sira dan sebagainya Sehingga mereka bisa membangun Sebuah benteng pertahanan yang dapat menghalau lawan lawannya juga.
Walaupun itu membutuhkan dana yang lumayan besar mereka juga tidak ragu untuk melakukannya hampir selama desa ini bergabung orang orang yang dalam sana sama sekali tidak menerima apa- apa mereka hanya terus memutar uang yang mereka terima untuk melakukan pembangunan sebaik mungkin.
Sehingga semua orang yang ada disana dapat senang dengan apa yang di lihat kedepannya, saat rasa puas akan tempat yang mereka tempati meningkat maka tidak akan ada pengkhianat yang akan disana.