VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
aiko dengan caranya



Sesuai dengan apa yang dia harapkan disana  leon bertemu dengan para petinggi dari takkalasi, yang kurang disana hanya bruce yang sepertinya masih sibuk mengurus masalah senjata para knight yang mereka miliki.


Tapi kedatangan leon kesana terlihat sangat disambut dengan baik, orang yang menyebutnya langsung adalah north sendiri, karena saat itu nomos sedang melakukan beberapa penelitian bersama dengan para dwarf.


“Sebenarnya jika kau ingin meminjam pasukan untuk melawan sebuah kerajaan, pasukan para vampire adalah yang terbaik, lawan kami disini hanya para mahluk kegelapan Sehingga kekuatan mereka sangat berkurang banyak sedangkan jika yang mereka lawan adalah para ras manusia atau sejenisnya tentu kekuatan mereka bisa menjadi lebih baik lagi.”


“aku tidak masalah akan hal itu, kami sudah sangat bersyukur jika takkalasi memang benar akan meminjamkan kami beberapa pasukan,” balasnya


“Kau rekan dari Aether, dan marintangae adalah Negara kami juga jadi saat berada dalam kesusahan tentu kami akan memberikan bantuan sebanyak mungkin.”


“tapi apa semua pergerakan ini karena salah satu kekaisaran barat sudah hancur?” Tanya north.


“sebenarnya semua yang terjadi saat ini sudah sesuai dengan apa yang aether ferekdisi,  dan kami juga telah siap dengan segalam situasi yang ada, yang menjadi masalah adalah  kami tidak akan menyangka bukannya mendapatkan serangan dari para orc yang sudah kami tunggu, malah terlihat kalau gereja freya malah menarget kami,”


Sebisa mungkin leon menjelaskan kepada north tentang situasi yang terjadi di marintagae, “Baik lah aku mengerti, aku akan mengatur agar kau bisa bertemu dengan Debora, dan jika kau bisa menyakinkannya untuk memijamkanmu pasukan maka aku tidak masalah akan hal itu, dan sepertinya aether juga tidak masalah akan hal ini.”


“ngomong ngomong soal aether, bukankah seharusnya ia sudah berada disini, tapi kenapa ia masih belum login semenjak ia menyelesaikan dungeon?” Tanya  leoan.


“orang tua itu akan kembali kuliah, jadi aka nada beberapa persiapan yang harus dia lakukan,” jawab north sedikit singkat.


Leon Sedikit terkejut mendengar jawaban dari north, tapi ia sudah tidak memiliki kesempatan untuk melajutkan pembicaraan karena saat ini mereka sudah sampai di ruangan atau rumah dari Debora.


Disana terlihat ada seorang pria sedikit tua yang sedang bermain bersama dengan seorang anak kecil berusia kurang lima tahun, dan leon tahu kalau ini sang raja  vampire yang sebenarnya.


Ini pertama kali Leon bertemu denganya, ia hanya pernah melihatnya saat tampilan siaran lasung pertarungan yang ada di desa.


Walaupun leon ini bukan pertama kalinya ia bertemu dengan npc berlevel tinggi, tetap saja ada aura tersendiri yang membuat orang ini terlihat sangat menakutkan,


Di tempat yang sama dimana  Aiko juga saat ini berusaha membentuk sebuah pembicaraan dengan salah satu elit suci yang menjadi perwakilan dari gereja freya, ia santa Luciana seorang santa tertinggi, dan satu satunya perempuan yang berhasil mendapatkan posisi setinggi itu di gereja.


Dan salah satu orang yang dikatakan membuat gereja freja sampai sebesar ini saat ini. Mereka melakukan sebuah pembicaraan panjang namun mengalami Sebuah jalan buntu, tapi tidak berada di titik dimana mereka bisa berkomplik dengan gereja freya.


Luciana masih berpendapat kalau mereka hanya bisa berkompromi dengan gereja freya maka  mereka harus memutus kerja sama kerajaan maritange dengan gereja gaia.


Hal ini tidak membuat aiko putus asa karena ini memang sudah ia tebak kalau akan seperti ini, sekarang mereka akan berangkat untuk bertemu dengan salah satu wakil elit yang sebenarnya akan menjadi lawan mereka dalam pertarungan ini.


Satunya satunya kerajaan yang memiliki laut dalam daerahnya, Sehingga di daerah benua timur ia adalah satunya jalan yang menhubungkan benua timur dengan benua barat yang juga sangat terkenal dengan kelautannya.


Sehingga segala proyek perdangaan besar ada disana, dengan seperti itu mereka memiliki dana yang cukup besar untuk memperkuat ke milteran mereka.


Selain terkenal akan hasil lautnya yang sangat kaya, daerah ini  juga terkanal dengan system pemeritnahan mereka yang di kendalikan oleh para pedangan, dan ini juga menjadi surge bagi para pemain yang ini menjadi pedangan.


Dan di kota ini jugalah bruce memulai perjalannya, sehingga sebelum berangkat kesini yuno sudah meminta beberapa saran kepada bruce, dan setidaknya ia tidak terlalu kosong .


Disini, aiko dating kesini untuk mengajak mereka bekerja sama dan membentuk sebuah alinasi, yang tidak ia duga alinasi itu di terimah dengan baik.


“aku dengar kalau marintange membesarkan sebuah elf yang cukup hebat,” ucap raja dari matirotasi.


“benar ada beberapa ras elf yang yang berada dalam daerah kami,” jawab aiko.


“di masa mudah aku sangat suka untuk menjadikan ras Elf sebagai barang buruan, jadi aku berharap jika kerja sama kami berlasung kalian bisa terus mengirimkan kami beberapa elf yang bisa kami jadikan sebuah target buruan.”


Hal ini membuat Aiko tertegun dan membuat wajahnya menegan, pembehasan ini sangat mengaggunya, “menjadikan mereka sebagai buruan adalah sebuah kepuasan  tersendiri, dan beberapa kali aku akan mengajakmu untuk mencoba berburu mereka.”


Raja dari matiro tasi, terus mengoceh ia bahkan menceritakan beberapa pengalamannya saat memburuh beberapa elf di masa lalu, “Aku masih baru dalam dunia politik seperti ini, bisakah anda Sebagai raja yang berpegalaman memeberikan hampabh ini Sebuah saran tenttang jika kita dalam keadaan bimbang  ada baiknya aku mengambil keputusan secepat mungkin atau aku mengambilnya saat sudah sedikit tenang.”


Sebuah pertayaan aneh  Aiko lontarkan  tapi Sepertinya sang raja kurang mengerti apa yang di maksud dari aiko, “Itu tergantung dalam masalah yang kau hadapi, jika itu bergatung dalam masalah yang mengejarmu, aku berikan Sebuah analogi, jika sebuah leputusan itu menyangkut nyawa seseorang atau berhubungan dengan orang banyak ada baiknya kau memutuskannya secapat mungkin, namun itu berhubungan masalah politik kerajaan ada baiknya kau berpikir sematang mungkin.”


“sebuah analogi yang sangat bagus, sehingga dengan analogi tersebut aku sudah memutuskan bagaimana kerja sama kita kedepannya,” ucap aiko dan terlihat ia memberikan beberapa kode.


Dan Segera dua orang baru muncul dan masing dari mereka mengambil nyawa pegawal raja matirotasi, melihat itu sang raja ini terlihat kebingungan dengan apa yang terjadi, “Sepertinya aku hanya bisa berterimah kasih kepadamu, karena dengan pengalaman ini aku sudah mendapatkan banyak pelajaran.”


Setelah mengatakan itu aiko segera memberikan perintah kepada yuno untuk segera menakhiri nyawa raja ini, “urus para pegawal yang ada di luar,”ucap aiko kepada assassin yang menjagannya .


Setelah itu cleo juga muncul, kalau tugas lain yang sudah di berikan kepadanya sudah di seleisakan dengan baik.


s