
Setelah perdebatan singkat itu sekaran yang ada hanya dua orang laki laki ini terlihat berusaha menikmati waktunya, hari itu mereka berdua mematikan hpnya, sehingga hari itu dilewati sebagai sebuah dua laki yang berusaha melupakan masalah dunia.
Sampai mereka benar benar melupakan kalau saat ini baik itu Vanessa bersama dengan ibunya sudah khawatir reyhan dan ayahnya akan bertengkar.
“Kak, kak, kak, kak vanessa dan ibu kenapa si kenapa terlihat seperti orang khawatir menunggu kak reyhan, bukankah ia sedang bersama dengan ayah, jadi kenapa harus khawatir?” ucap Mila kepada rachel yang sedang menemaninya bermain.
“Itu masalah orang besar, kamu tidak perlu memikirkannya,” balas Rachel sedikit terseyum, ia sebenarnya tahu kalau masalah ini cukup ribet Sehinga ia menduga walaupun ia menjelaskannya Mila tidak akan mengerti.
“Issh kakak ma, Mila Kan udah gede,” balasnya dengan sedikit cemberut.
Rachel yang tidak mau membalas masalah reyhan berusaha mengalihkan perhatian Mila dengan bermain. Tapi saat itu ia mendengar suara Mobil yang dia kenal Sehingga ia langsung berlari keluar untuk menyambut orang orang itu.
“Selamat datang kakak,” ucapnya berlari kepada Reyhan yang saat itu duluan keluar dari Mobil.
Sebenarnya ia keluar lebih dulu untuk membukakan Pintu kepada ayah dari Mila tapi karena milla sudah datang lebih ia terpaksa mengalihkan perhatian kepada Mila karena ia takut Mila jatuh karena berlari.
“Sungguh sangat sedih melihat anak ayah yang memilih laki laki lain daripada ayahnya Sendiri,” ucap Ayah vanesa yang keluar dari Mobil.
“Biarin,” jawab Mila Singkat.
“Kalian kemana sih di hubungi tidak ada yang aktif,” Tanya Vanesa, terlihat Ibunya juga mengangguk tanda menanyakan pertanyaan yang sama.
“Jangan lihat aku, Om yang ngajak,” balas reyhan yang merasa terpojokkan oleh Vanessa bersama dengan Ibunya.
“itu waktu laki laki bersenang-senang, jadi bukan urusan kalian,” balas ayah Vanesa yang terlihat santai, sambil terus menggoda Mila yang berada dalam gendongan reyhan
Beberapa orang terlihat merinding mendengar jawaban tersebut termasuk reyhan yang tidak menyangka orang tua ini sangat berani kepada keluarganya.
“Jangan- jangan kalian datang ke panti pijat nya.”
Karena jawaban yang terdengar ambigu itu membuat mereka semakin melayang kemana-mana, “sayangnya pemuda itu menolak, padahal aku sempat bertanya kepada beberapa klienku tentang tempat pijat paling bagus,” balasnya terdengar sangat bercanda.
“Oh gitunya Pa.....” belum selesai omongan ibu Vanesa, terlihat ayahnya Sudah memotong lebih dulu.
“Terlepas dari apa itu, dia sudah setuju untuk kembali kuliah,” ucapnya membuat semua orang yang ada disana senang akan berita itu.
Semua orang yang ada disana segera melihat Reyhan untuk mengkompilasi masalah ini, dan mendapatkan agukan .
Semua orang yang ada disana cukup senang terutama orang yang bertugas dalam bidang produksi apalagi yang bertugas untuk mengedit video, karena mereka yakin jika reyhan sekola lagi maka jadwal mereka untuk mengedit akan berkurang karena kesibukannya akan terbagi untuk sekolah dan bermain game.
“Kalian senang itu seolah olah kalian sudah menyelesaikan semua proses editan terhadap konten terbaru kita ,” Ucap Nas kepada anak anak editan.
“Setidaknya kita sekarang bisa lebih bisa bersantai kan Bos,” balas vincent sambil tersenyum
“Aku harap begitu, karena terkadang direktur kita ini memiliki caranya tersendiri untuk membuat kita memiliki pekerjaan untuk dikerjakan,” balas Nas.
Sehingga malam hari itu ia lasung login untuk mengecek keadaan, sehingga saat ia login reyhan langsung menanyakan keadaan yang ada disana disana ada North yang terlihat berjaga.
“Ia memang ada salah satu utusan dari kerajaan yang meminta bantuan ke sini untuk menyelesaikan serangan yang mengarah tidak jauh dari sini,” balas North.
Aether tidak menyangka siapa yang bergerak untuk melihat siapa yang bertugas mengurusnya, tapi melihat keadaan yang sepi ia sudah menebak siapa orang yang bergerak kesana.
“Yang pergi hanya ada Aldo, Debora, Dan Nomos, Debora memohon untuk membiarkan ia mengurus masalah ini supaya ia bisa memulihkan kekuatannya secepat mungkin, karena Nomos dan Aldo menyetujuinya, aku juga tidak memiliki pilihan untuk setuju juga.”
North menjelaskan kalau Debora terlihat ingin segera memulihkan kekuatannya ia juga berniat membuat pasukannya Vampirnya sendiri Sehingga ia bisa lingkungan yang lebih baik untuknya di desa.
“Sepertinya aku mulai kasihan dengan orang orang yang datang kesana, “ gumam aether karena sudah di pastikan mereka hanya akan menjadi korban dari debora yang ingin membuat pasukan vampirnya kembali.
“Aku sudah mendapatkan pesan dari Joker sepertinya mereka juga memerlukan bantuan,” ucap aether.
“Ya memang sebaiknya kau kesana, dan maaf aku tidak bisa kesana karena aku mulai menemukan beberapa mata- mata yang berusaha mencari tahu desa ini,” balas North.
“Tidak apa- apa aku juga suda cukup senang kau bisa tinggal,” Aether Juga senang kalau North bisa tinggal.
Untuk orang orang yang tinggal di desa sebenarnya mereka tidak perlu takut ketinggalan levelnya kerena memang area Sekitar masih sangat cocok untuk meningkat level mereka yang berada dibawah 400 ratusan.
Aether segera pergi menuju gereja gaia yang ada di desa Sehingga ia bisa mengirimnya menuju ibu kota dan mengecek keadaan yang ada disana.
Saat sampai di gereja yang ada di ibu kota ia tidak menemukan enzy ada disana, dan dari apa yang ia dengar bersama dengan Kumara ia sudah berusaha untuk menghentikan sisi berbeda dari serangan kerajaan lawan.
Sisi itu memang menjadi jatah dari pasukan gereja gaia, mereka sepertinya penasaran dengan perkembangan pelatihan yang selama ini mereka berusaha buat Sehingga saat merasakan ada saat yang tepat mereka berusaha untuk menggunakannya.
Jika mereka sangat percaya diri Seperti itu Aether tidak perlu khawatir, jadinya ia langsung bergerak menuju tempat istana untuk melihat apakah mereka akan bergerak.
Tapi belum sampai ia di istana ia sudah bertemu dengar joker bersama dengan pasukan khususnya, yang sepertinya mereka akan berangkat menuju medan pertempuran.
“Jelaskan secara singkat bagaimana perkembangan medan perang saat ini,” ucapnya kepada Joker.
“pihak musuh sudah ada di perbatasan tapi Sepertinya kita cukup diremehkan dengan mereka yang bersedia untuk kita bisa bersiap siap untuk menghadapi pertempuran,” jelasnya.
Bagaimana masalah perbandingan kekuatan tempur?” tanya aether.
“5 ribu banding 13 ribu, tapi jika masalah kekuatan individu sepertinya prajurit yang kita miliki jauh lebih tangguh, sehingga peluang kita untuk kalah tidak terlalu besar.”
Dengan penjelasan itu aether langsung tahu alasan kenapa ini seperti pertarungan yang sangat berat tapi Seperti apa yang Joeker katakan peluang kemenangan mereka juga tidak kecil Sehingga mereka masih yakin untuk bertahan.
Setelah mengatakan itu Aether juga langsung ikut dengan joker ia hanya tinggal mengirimkan pesan kepada Yuno kalau ia sudah bergabung dengan pasukan.
Dari perkataan dari joker, Yuno akan bergerak belakangan untuk membuat efek kejut kepada musuh supaya mereka bisa memenangkan pertarungan.