
Perayaan besar dilakukan oleh para Lizardman, setelah berita kekalahan sang ratu laba-laba, semua orang yang terlibat dalam eksekusi tersebut diajak untuk ikut merasakannya, termasuk kelompok dari Sasha yang juga telah kembali dari kematiannya.
Saat itu mereka terlalu ceroboh mereka telah diingatkan oleh salah satu jenderal yang bersama mereka untuk menunggu perintah, tapi mereka menolak untuk ikut dan lebih memilih menerobos masuk kedalam sana dan hasilnya mereka yang tidak Siap diserang oleh kumpulan laba- laba dan beberapa Monster hantu.
Yang membunuh mereka satu persatu, saat mereka datang mereka hanya melihat para Lizardman yang ada disana menangis bahagia, setelah mereka bertanya akhirnya mereka mengetahui kalau Aether dan yang lainya telah berhasil mengalahkan bos monster dari pihak lawan.
Acara itu tidak langsung dilakukan, mereka menunggu Aether, north dan piko yang terlalu kelelahan yang memutuskan untuk logout. Yang kemungkinan terbesar mereka yang terlalu lama masuk dalam game.
Tidak terlalu lama Sebelum mereka kembali, apalagi memang mereka yang telah dijanjikan oleh North jika para lizaman yang kemungkinan akan melakukan perayaan yang sangat besar.
Mereka disambut bagaikan tamu kehormatan, oleh para lizardman disana, bahkan disambut secara langsung oleh ketua tertinggi dari desa ini.
Ia bernama Lawalata, seorang ksatria yang sangat kuat dari pihak mereka, dengan tombak trisulanya ia berdiri sangagah untuk menyambut Aether dan mempersilahkan Aether dan evan untuk duduk disampingnya dan merayakan kemenangan ini.
Untuk acara pembuka, Aether melakukan Sebuah latihan atau lebih tepatnya Sebuah simulasi pertarungan melawan Lawalata, ini adalah sebuah pertarungan antara pengguna tombak Semata, yang tidak terduga Aether dapat menandingi lawata yang pada Akhirnya Aether mengakui kekalahan nya kepada pemimpin dari lizardman itu.
Setelah pertarungan itu, kedekatan mereka terus berjalan dengan baik. Evan juga melakukan gerakan yang tidak terduga dengan melakukan Sebuah perjanjian damai dengan para lizardman karena menemukan Sebuah peluang besar di tambang laba-laba tersebut.
Dan disetujui dengan mudah oleh lawalata, karena dengan adanya perjanjian Seperti adanya sebuah harapan tidak perlu perang dengan berbagai pihak yang mengganggu rumah mereka lagi.
Walaupun piko tidak bergabung dengan kelompok Aether, karena saat ini ia Sedang di introgasi oleh teman-temanya tentang apa yang ia alami di dalam sana, beberapa dari mereka Sudah berpikir dulan tentang Piko yang bisa saja di tutup mulutnya.
Tapi Semua tuduhan tersebut, langsung diam saat Piko memperlihat video aksinya bersama dengan Aether dan North, tidak satupun orang dari teman-teman piko yang tidak menganggap kalau piko saat itu terlalu beruntung.
Karena mendapatkan berbagai hal, Seperti itu di waktu yang cukup cepat, terutama peningkatan levelnya, yang meningkat Sekitar 5 level.
Ada beberapa rasa iri disana, tapi mereka tidak bisa Apa-apa karena memang itu adalah rezeki dari Piko atau memang adalah takdirnya.
Apalagi saat Piko memang bahkan beberapa skil yang didapatkan dari Aether kepada teman-temannya, ia yang selama ini dibantu saat memberikan Sesuatu kepada temannya merasa sangat bangga.
Pembicaraan Aether dan lawalata Semakin dalam, bahkan sampai di titik di mana mereka saling membicarakan tentang kekuatan masing masing.
“Aku sedikit penasaran, kenapa kau terlihat sangat memilih skil yang akan kau gunakan nantinya?”
Pertanyaan Ini mungkin adalah Sebuah pertanyaan yang semua orang yang mengenal Aether ingin menanyakannya.
“Itu sangat simple, tentu karena aku tidak perlu Skil yang bisa kulakukan dengan kemampuan pribadiku bukan?”
Jawaban dari Aether sangat realistis, dampak dari pelatihan yang dijalani bersama dengan Baron membuat kemampuan dasar dari Aether sangatlah hebat, Sehingga Skil skil dasar yang seharusnya digunakan oleh para pemula.
Jawaban Seperti itu benar benar menghibur bagi lawalata, ia tidak pernah bertemu dengan orang yang seyakin itu, namun ia tidak membencinya karena Aether bisa membuktikan kalau ia memang tidak perlu membutuhkan Skill yang hanya berupa Serangan dasar.
Hasil dari pembicaraan itu membuat Aether menjadi sahabat Dari para Lizardman, resminya itu diberi tanda kepada Aether. Sebuah tato muncul di bahu Aether.
Tato tersebut menjadi tanda persahabatan dengan para Lizardman.
“Selama tato itu ada, semua lizardman yang bertemu dengan bisa Setuju dengan apa yang kau perintahkan, atau setidaknya menganggapmu adalah seorang teman ”
Ucapan lawalata, menarik perhatian Aether ia tidak pernah mendengar Sesuatu Seperti ini, keterkejutan itu tidak berhenti di situ semata pasalnya, ia mendapatkan beberapa hadiah Seperti barang barang yang diminta Sesuai dengan perjanjian di awal, terutama kulit dari lizardman.
Yang membuatnya sangat terkejut adalah ada beberapa barang yang tidak sesuai dengan apa yang mereka janjikan berada disana. Misalkan sebuah Skil yang cocok untuk seorang pengguna tombak Seperti Aether.
Apalagi yang dia dapatkan bukan Sebuah Skil biasa, tapi tidak lain Sebuah Skil Skil Series, yang biasanya terdapat beberapa Skil yang akan sangat kuat.
“Apa Skil Seperti itu juga termasuk Skil biasa menurutmu?” ucap Lawalata ia tahu kalau saat ini Aether sedang kaget namun Sebagai Seorang yang menarik perhatiannya tentu ini akan menjadi Sesuatu yang layak untuk diperhatikan.
“Itu adalah Sebuah Skil yang seharusnya digunakan untuk para Pejuang sejati Dari para lizardman Semata, tapi karena kau sudah berjasa besar kepada Desa ini Seharusnya para leluhurku tidak akan mempermasalahkannya.”
Lanjutnya kepada Aether, ucapan terima kasih tidak henti hentinya keluar dari Mulut Aether setelah mendapatkan penjelasan Seperti itu. yang ada Di pikiran dari Aether saat ini Apa asal usul dari desa ini hingga ia Bisa memiliki Sebuah Skill Series.
Yang katanya sangat sulit didapatkan, walaupun ada hanya Bisa Didapatkan dari beberapa Npc khusus, North yang ada di dekat sana hanya bisa gigit jari karena ia sebagai Orang yang juga bertarung di sana belum mendapatkan keuntungan Sebesar itu.
Tapi ia mendapatkan Sebuah misi baru yang seharusnya akan membuat perkembanganya menjadi lebih baik nantinya, sedangkan yang lain Seperti kelompok dari Sasha mendapatkan beberapa Imbalan Sesuai dengan kinerja mereka dalam pertempuran tersebut.
Dan Sekali lagi orang yang paling banyak mendapatkan hadiah tetaplah Piko Sebagai orang yang bersama dengan Aether dan North untuk membasmi para ratu laba-laba, mereka juga mendapatkan Sebuah tanda persahabatan dengan Ras lizardman yang ada di tempat itu.
Walaupun evan tidak mendapatkan keuntungan Seperti yang lainnya, ia juga cukup senang pasalnya ia berhasil menjalin Sebuah aliansi perdagangan dengan para lizardmen tersebut, ia membuatnya perjalan menuju tempat itu tidak bisa dikatakan gagal .
Walaupun untuk mencapai Semua itu ia harus mengorbankan beberapa pasukannya dan menyisakan dirinya Seorang. Tapi ia yakin dengan tambang baru yang mereka dapatkan Seharusnya berbagai keuntungan bisa mereka tangani dengan mudah.
Satu-satunya yang terlihat gelisa saat ini hanya Perempuan yang merupakan Priest yang terlihat ingin membicarakan Sesuatu dengan Aether, hingga Akhirnya mereka sampai Di tempat Marintenggae mereka sama Sekali tidak mengucapkan satu katapun.