VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
perang yang cukup mudah



Tidak lama Waktu yang ditunggu pun tiba, kedua pasukan akhirnya berhadapan, terlihat hanya ada North yang menunggu  lima mahkota  didepan gerbang beberapa petinggi Seperti Aldo dan Debora terlihat berada di atas benteng melihat pergerakan mereka  di samping mereka masing masing ada Para Oni yang bersiap dengan Sihir kegelapannya.


Di dalam Game Nama Song menjadi Nosu itu terinspirasi dari salah satu legenda pemanah yang berasal dari Jepang, sesuai dengan nama yang dia ambil Ia memilih menjadi seorang Archer.


Tapi job ia ambil bukanlah pemanah biasa tapi di sebut sebagai salah satu job langkah dimana itu membuatnya dapat menyerap berbagai Hp yang di milik musuh yang sudah terkena dengan serangan anak Panah Dan beberapa skil yang dimiliki berhubungan dengan darah.


“Sepertinya para penduduk yang ada di dalam sana masih belum ingin turun membantu mudahnya,” ucap Nosu sambil tersenyum.


“Jangan banyak bicara mari mulai semua ini,” balas North ia mulai mengeluarkan beberapa mantra sihir  sehingga satu persatu dari pasukan skeleton yang dimilikinya mulai berdatangan.


Para Oni yang ada diatas sana juga mulai mengeluarkan Sihir mereka untuk membuat jumlah pasukan skelton yang dapat di pangil oleh North menjadi lebih banyak.


“Aku setuju dengan usulanmu,” ucapnya yang mengangkat panah yang dia miliki [blood Arrow] ucapnya melepaskan salah satu skill nya yang terlihat seperti sebuah panah darah yang mesesat menargetkan north yang masih dalam proses merupakan matra.


Namun ia merasakan kebingungan saat melihat panah itu di saat terakhir menghilang tanpa jejak,  panah itu terlihat sangat menakutkan karena bisa menjadi sebuah hal yang tidak terjangkau tapi saat itu menghilang begitu saja.


“Maaf mengecewakanmu tapi sepertinya keadaanmu tidak berfungsi padaku,” ucap North tersenyum.


“Serang,” lanjutnya memberikan perintah kepada pasukan tengkoraknya untuk menyerang orang orang yang berasal dari 5 mahkota


“Wahai dewi fereya, bantuh kami memusnahkan para pegikut kegelapan yang ada disana, bress,” para priest yang mereka bawah segera merapalkan mantra untuk memusnakan para skelton yang mendekat.


Tapi jumlah mereka terlalu banyak Sehingga mereka tidak bisa menghancurkan semuanya, mereka tidak menduga kalau jumlah pasukan yang bisa dipanggil oleh North akan sebanyak ini. Sebelum pasukan skelton itu semakin mendekat para penyihir dalam pihak lawan terlihat mulai ikut menyerang berbagai sihir mereka keluarkan untuk menghentikan pergerakan dari para skelton ini.


“Ini baru para skelton yang keluar tapi kau sudah terlihat kerepotan menghadapi mereka,” teriak North kepada Nosu.


“Tapi propoksi itu tidak ia dengarkan, Nosu lebih memilih untuk bertahan  dan mulai mengirimkan pasukan para knight yang mereka miliki untuk segera menghabisi para skelton yang ada dan menyuruh para mage berusaha menawarkan North.


Terlihat berbagai sihir dari yang berelemen api, listrik  dan sebagainya mulai menargetkan North, tapi segera setelah serangan itu cukup dekat semua itu segera di tangkis dengan sihir dari para oni yang menggunakan elemen dark kepada setiap sihir yang ia lepaskan.


Sekarang sudah terbentuk sebuah pasukan khusus baru yang berisi berbagai penyihir hitam di dalamnya, walaupun itu definisi bari tapi orang orang yang ada di dalamnya hanya berisi para Oni dan dark elf yang berfungsi Sebagai penyihir.


Jika di tambarakan dengan sihir biasa tentu sihir hitam akan lebih kuat Sehingga Setiap serangan sihir yang diarahkan kepada North tidak berefek apa-apa.


“Bahkan setelah jumlahnya bertambah sepertinya para skelton masih bukan lawan yang akan merepotkan para guild,” gumam North yang melihat pasukan skeleton  dapat dihancurkan dengan mudah.


“Jangan takut pasukan ini hanya pasukan yang lemah dan sangat mudah untuk dikalahkan,” teriak salah satu orang yang sepertinya sadar kalau para Skelton ini hanya Sebuah pasukan lemah dan terlihat kuat hanya karena jumlah yang banyak.


Dengan ucapan tersebut sebuah gerbang teleportasi yang sangat besar muncul di hadapan pasukan Fiwi yang telah menunggu, dengan bersetalan  lengkap dan sangat kuat mereka Segera keluar dan bersiap untuk melakukan pertarungannya.


“Woi kalian Semua, kalian tahu tugas kalian bukan? Ini adalah pertempuran pertama kita, jadi cobalah buktikan kepada tuan kita kalau kita adalah pasukan masa depan yang akan berada dalam barisan terdepan untuk melindungi desa!” teriak Fiwi dengan menggunakan sebuah skil yang mirip dengan Lion Roar milik Aether.


Saat pasukan itu keluar target utama mereka adalah pasukan barisan depan Milik lawan Sehingga bentrokan besar mulai terjadi, sihir teleportasi ini dibuat juga oleh para oni yang lebih tepatnya definisi para peneliti sihir yang ada di desa.


Dengan bantuan dari para potion dari para Wood elf sihir sebesar apapun selama mereka bisa melakukannya makan itu dapat mereka lakukan dengan mudah.


“Sekarang suruh paladin dari Gereja Freya untuk mengincar para petinggi lawan,” ucap Aldo kepada para oni.


 Sehingga sekarang para oni segera membuka gerbang di depan pasukan gereja freya yang juga sudah menunggu.


Tentu mereka sangat mengerti apa yang akan menjadi tugas mereka karena mereka dari awal sudah mendapatkan instruksi dari clon aldo Sehingga saat gerbang terbuka kumara segera bergerak berasam dengan pasukanya untuk melakukan tugasnya.


Kumara di berikan perintah untuk menyerang Nosu,  ini memang seperti sebuah tidankan bodoh dengan berurusan dengan Seorang pemanah dalam pertempuran area terbuka Seperti ini.


Tapi ini sudah menjadi permintaan dari kumara dan mendapatkan persetujuan dari Aldo Sehingga North setuju dengan ide mereka.


Sehingga setelah pasukan depan sudah di urus dengan baik oleh mereka North tingal mengurus pasukan belakang dari lima mahkota.


Ia segera memanggil kembali pasukan terkuatnya dan mulai berusaha mendekat ke arah para  penyihir dan para pemanah yang ada di belakang sana.


Sepertinya mereka tidak memberikan perlawanan yang berarti,” gumam Debora yang melihat pertempuran sepertinya dengan mudah dimenangkan.


“Tapi seperti apa yang di katakan North ini memang pasukan yang lanyak untuk mereka melihat kemampuan pasukan kita,” balas Aldo.


Ia setuju dengan Debora tentang pasukan ini tidak memberikan perlawanan yang berarti tapi ia juga setuju kepada North kalau ini memang pasukan yang layak untuk menjadi lawan pertama mereka.


Aldo juga harus mengakui elemen kejutan juga sangat berpengaruh besar dalam pertempuran ini sangat terlihat pasukan lawan terkejut bukan main melihat adanya Sebuah erbang terleportasi yang mereka gunakan.


Sehingga mereka bisa memanfaatkan momen tersebut dengan cukup baik Sehingga lawan Sangat sulit untuk membalikkan keadaan dan mereka berakhir sepertinya mereka akan menang dengan mudah.


Dari jauh para pemanah dari dark elf juga terus memberikan bantuan jarak jauh kepada mereka Sehingga kemenangan ini sudah berada ditangan mereka.


Karena melihat kemenangan mereka sudah berada di ujung mata satu persatu dari para petinggi dari desa mulai meninggalkan tempat, sehingga satu persatu masyarakat yang ada yang penasaran mulai bisa melihat peperangan termasuk para pemain baru  yang melihat kekuatan dari desa mereka.