
setelah membunuh red knight, aether dan yang lainnya dengan mudah membunuh semua pasukan yang tersisa.
hingga meninggalkan hanya ana ya dari tadi meringis ketakutan tanpa yang berani untuk membantu nya, yang membuat aether terkejut adalah dari tadi benda sebuah relik yang jika digunakan akan menjadi sebuah tato.
yang sampai sekarang masih sangat dicari oleh para pemain, yang lebih hebatnya lagi relik ini akan memberikan berbagai skil yang berhubungan dengan elemental. dimana saat digunakan akan memberikan si pengguna resistensi terhadap serangan fisik biasa, sehingga itu membuat nilai jual nya menjadi lebih tinggi.
beberapa saat lalu setelah aether berhasil membunuh sang read knight Ana berusaha menggunakan relik tersebut kepada dirinya sendiri ,namun aether bergerak cepat dan memotong tangan dari ana Sehingga ia bisa merebut relik itu.
“dalam kehidupan selanjutnya jangan terlalu sombong dimana pun kamu berada,” ucap Aeter yang langsung membunuh oAna disana.
“kau yang diatas kapan turun,”ucap Aether melemparkan tombaknya.
“Tenang aku adalah orang yang diutus lilith untuk menyelamatkan kalian walaupun sepertinya kalian tidak perlu diselamatkan,” ucapnya sambil melirik mayat dari Ana yang sudah terpisah dari kepalanya.
orang yang datang adalah sosok assasin yang sepertinya memiliki level yang cukup tinggi, hingga dia bisa menghindari serangan dari Aether dengan cukup mudah.
Aether langsung menyuruhnya untuk memimpin jalan, karena mereka tahu kalau sebentar lagi akan ada pasukan bantuan yang akan semakin banyak, untuk membuat langkah mereka menjadi lebih cepat cobra akan menggendong aiko yang masih terpukul dengan kejadian yang seperti ini.
kelompok dari Aether adalah bukanlah kelompok sembarang, cleo dan cobra bukanlah assasin biasa sedangkan aether memiliki kecepatan diatas rata-rata dalam job spearman sehingga walaupun sang assasin ini bergerak cukup cepat aether dengan rombongannya masih terus bisa mengikuti dengan sanga baiknya.
sehingga aether dan yang lainnya dengan cepat bertemu dengan anggota lain dari kelompok lilith yang memang sudah menunggu mereka, sebenarnya lilith dan yang lainnya habis melakukan sebuah penyelamatan di rumah salah satu bangsaawan.
sehingga kebanyakan dari mereka merasa berat hati untuk membawa serta kelompok dari aether, karena merasa mereka nantinya hanya akan menjadi beban semata, apalagi dalam kelompok ini tidak ada kelompok yang memilih ras manusia Sehingga melihat Aether dan kelompoknya didominasi oleh ras manusia membuat mereka semakin tidak nyaman.
mereka masih sedikit mentorir saat melihat Aether sepertinya merupakan seorang ELf yang cukup tampan, apalagi mereka tahu kalau elf itu adalah kenalan dari ketua guild mereka membuat mereka tidak berani untuk bersuara.
semua orang yang ada disana bisa melihat kalau lilit sebagai ketua guild sangat senang bertemu lagi dengan orang ini, orang yang sangat terkenal akan keganasannya saat bertarung menjadi orang seperti ini tentu membuat mereka diam sekaligus penasaran bagaimana orang penampilan dari orang itu.
tapi ada salah satu orang yang berusaha mengolok ngolok kelompok dari Aether, ia terlihat langsung mendapatkan teguran keras dari lilith.
sehingga sepanjang perjalan mereka tidak lagi memikirkan bagaimana untuk membatah orang orang itu, apalag isetelah melihat sepanjang perjalan mereka bisamelihat bagaimana kekuatan dari orang-orang ini.
terutama sang pengguna tombak, yang terlihat levelnya masih tidak sebanding dengan para pemain yang sudah memiliki nama, tapi kemampuannya sudah bisa disejajarkan dengan mereka semua.
bahkan zonda yang merupakan orang terhebat dalam guild ini mengakui kemampuan dari aether yang memang terlihat luar biasa. Zonda adalah assasin yang berusaha untuk menyelamatkan mereka tadi.
zonda jugalah yang pernah membuat guild storm hunter yang menjadi sangat kerepotan, ia saat ini terkenal menjadi assassin terbaik yang ada dalam vof saat ini, bahkan cleo dan Cobra terlihat cukup terkejut setelah mengetahui kalau Orang tadi adalah zonda.
lilith menanyakan alasan kenapa aether dan yang lainnya bisa terlibat dalam masalah ini, terutama ia sangat menanyakan identitas dari Aiko yang terlihat berusaha sangat lengket dengannya.
“seharusnya kau tahu dari North kalau dalam maritage aku mendapatkan misi tingkat A, dan dia terhubung dalam misi tersebut, dan tujuan kami kesini adalah untuk berusaha mendapatkan pinjaman uang dari paman dari Aiko.”
Aether menjelaskan secara singkat tentang tujuan mereka ke tempat ini, dan bagaimana mereka bisa terlibat walaupun aether tidak menjelaskan kalau yang membuat masalah ini menjadi semakin runyam adalah sebuah artefak.
dan sepertinya hal ini juga tidak di sadari Zonda membuatnya semakin nyaman untuk menyembunyikannya, ia dalam hatinya hanya bisa meminta maaf kepada lilith karena berusaha membohonginya.
saat sampai di tempat aman mereka berbincang bincang dalam beberapa hal, terutama lilith yang masih mempermasalahkan, tentang ia yang tidak diundang dalam acara peresmian lakalasi.
“aku dengar dari north kalau kau adalah orang inggris, karena beberapa minggu atau sepertinya bulan depan aku ada acara di inggris aku janji kalau aku sampai disana aku akan mentraktir makan sepuasnya,” ucap Aether yang membuat sebuah janji yang mungkin tidak bisa dipenuhi.
“janjinya?” balas Lilith yang sedikit ragu dengan ucapan Aether.
“ia,” balas aether yang tidak ia tahu kalau saat ini sedang menjanjikan anak dari seorang ratu dalam sebuah negara untuk ditraktir makan.
mereka saat ini menunggu sebuah sihir yang sedang disiapkan lilith, “Aku cukup terkejut melihat kau berhasil membuatnya menjadi familiar,” lanjut Aether mengomentari pet dari lilith dan juga mengalihkan pokok pembicaraan.
“seperti yang kau lihat Tina saat ini telah menjadi temanku yang juga sangat berguna, tapi sepertinya kau juga memiliki hal yang sama,” balas lilith tentu ia juga telah mendengar tentang aether yang juga telah mendapatkan familiar yang sangat bagus bahkan mereka sampai menyiarkannya ke seluruh pemain.
“seperti yang kau tahu, namun temanku sedikit berbeda mereka terlalu sulit untuk dikontrol membuatnya memiliki petualangannya tersendiri,” balas aether.
“mereka ya! ku harap kau akan berhasil dengan setiap rencanamu kedepannya,”
lilith sadar ada maksud tersendiri dari perkataan dari Aether, yang kemungkinan ia belum melihat siaran dari pertempuran para goblin beberapa hari yang lalu sehingga yang ia tahu kalau aether hanya memiliki satu familiar.
Aether sepertinya masih dikenali oleh familiar dari lilith, yang masih mengejeknya dengan sebuah tan bocah yang sudah sedikit lebih besar, dulu saat pertama kali bertemu ia merasakan kalau aether bukan lawannya.
tapi sekarang ia bisa merasakan bagaimana kekuatan aether yang sudah sangat meningkat pesat yang sudah hampir mendekati kekuatannya, dan bahkan mungkin mengimbanginya.
dengan kemampuannya ia bisa mengirim Aether dan yang lainya menuju mansion hantu yang merupakan kediamannya dahulu, Hingga bagi aether untuk saat ini itu adalah keputusan terbaik.
dan tempat itu juga tidak terlalu jauh sehingga menjadi lokasi yang sangat pas untuk mereka, sehingga mereka tidak terlalu jauh lagi jika ingin pergi ke marintagae,