VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
jerry



[King aura]


Skill unique


Selain bisa digunakan untuk melapisi senjata yang dimiliki, kita bisa membuat sebuah ledakan jarak jauh dengan melepaskan aura. Jangkauan kekuatan akan meningkat semakin tinggi level dan skill.


(Syarat penggunaan penguasaan fighting spirit dan weapon aura mencapai  tingkat lanjut,)


“Maaf kau hanya sampai disini,” ucap pria besar yang menggunakan tameng.


Ia sepertinya berusaha menghentikan Aether, “Maaf tapi targetmu bukanlah kau,” balas Aether yang segera mengaktifkan salah satu skillnya.


Dengan menggunakan death steap ia segera menghilang dari hadangan sang tank dan kali ini sudah berada di belakang pengguna tombak.


“Aku tidak akan kalah oleh seorang pengguna Tombak,”  ucap target Aether yang berhasil menangkis  serangan pertama dari Aether yang sudah menyerang dari titik butanya.


“Sangat disayangkan, tapi memang bukan aku yang berniat untuk mengalahkanmu,” balas Aether sambil tersenyum.


Dengan Aether mengatakan itu lawannya segera mengalihkan pandangannya kepada sandra, jika ada orang yang mungkin bisa menyerangnya saat orang  itu tidak lain adalah sandra. lagian dia juga sudah mendengar perintah dari Aether tadi sehingga ia segera waspada takutnya ada serangan dari Sandra.


Namun ia harus terkejut melihat Sandra  saat itu hanya tersenyum dan tidak melakukan apa-apa kepadanya, “aku tidak menyangka orang yang mengatakan dirinya sudah setara dengan para pemain profesional akan kalah dengan sebuah terik kecil seperti ini, (Asura slash)” balas Aether mengaktifkan skil lain yang dia miliki.


Satu tebasan itu menghasilkan sebuah kritikal yang sangat luar biasa sehingga hanya dengan dua kali serangan skill dari Aether sudah dapat membunuh sang pengguna Tombak.


“dasar tercela, menggunakan trik curang untuk membunuh lawan mu, apa kau tidak malu mengatakan dirimu sebagai legenda,” terlihat amarah dari sang tank yang melihat Kekalahan temannya yang menyedihkan.


Terlihat ia juga mengarahkan sebuah serangan jarak jauh kepada Aether karena jarak mereka sedikit jauh,  tapi serangan itu dengan mudah dihindari Aether.


“jangan mengajariku apa itu baik dan buruk, sialan!”  ucap Aether yang saat ini sudah bergerak ke arah nya, tugas dari Pemimpin mereka adalah berusaha menahan aether dan kelompoknya hingga mereka datanguntuk terus berada disini sampai mereka datang.


Sekaligus mereka akan berusaha membuat mereka kehabisan stamina sehingga bisa ditangkap oleh mereka. “Sepertinya menahan beberapa serangan panahmu, membuatmu beranggapan aku tidak perlu diperhatikannya!” ucap sandara dengan dingin.


[prison break]


Dengan satu anak panah yang terlihat kemerahan segera melesat ke arah sang tank yang terlihat dari tadi tidak mempedulikannya.


Walaupun serangan panah itu tidak menghasilkan kerusakan yang berarti kepada lawan tapi itu sudah sangat membantu karena tugas dari panah tadi memang bukanlah untuk melukai tapi menghancurkan pertahanan apapun yang dimiliki lawan saat itu.


“kerja bagus Seperti biasanya.”


Tentu Aether memberikan pujian kepada Sandra karena berhasil mendukungnya tepat waktu.


[asura dance]


Dengan asura dance yang Aether Miliki sudah cukup membunuh sang tank, untuk saat ini beberapa skillnya memiliki daya hancur yang sangat dhyat adalah asura dance, tentu itu setelah Asura berak yang memang daya hancur lebih mengarah ke serangan area.


Tapi walaupun telah mati lawan Aether terlihat tidak kecewa melainkan tersenyum, “walaupun kalah dengan memalukan, tapi setidaknya aku masih bisa melakukan tugas dengan baik.”


Perkataan itu seolah menjadi sebuah pertanda, dan pada saat itu juga mereka segera di kelingi berbagai pasukan baru yang siap melawan mereka.


Jerry pemimpin dari Rainbow warrior, memberikan sebuah sapaan hangat kepada kelompok dari Aether.


Sedangkan kelompok dari Aether saat ini sudah mundur dan sekarang sudah berkumpul dan mengambil proses untuk saling melindungi dari serangan dari manapun, karena memang saat ini mereka sedang berada dalam keadaan terkepung dan tidak ada satupun jalan keluar.


“Tidak pernah dalam kehidupan ku aku berpikir akan di pojokkan oleh sekelompok waria seperti ini,” ucap North dengan tersenyum mengejek.


“Bukan sesuatu yang bisa di banggakan, tapi setidaknya aku sudah pernah di kalahkan  oleh Joker, itupun kalau kau menganggap joker waria,” balas Aether santai.


“Jangan, mengatakan seperti itu, karena aku sudah kalah setidak 4 kali dari kelompok mereka!” Balas Sandra dengan ngotot.


walaupun Rangga  berada disana ia hanya bisa mengangguk nganguk tidak Jelas, ia tentu tidak paham dengan apa yang mereka katakan. beberapa perkataan manusia sudah bisa ia pahami tapi pembicaraan tentang waria tentu tidak berada dalam daftarnya


Walaupun saat ini mereka berada dalam keadaan terpojok mereka masih dalam keadaan yang sangat santai. Mereka bahkan tidak memperdulikan ucapan dari Jerry yang sampai sekarang masih terus mengoceh tentang ia yang berhasil memojokkan sandra.


“HY, kau yang ada disana, siapapun namamu! Jika kekuatanmu itu sesuai dengan apa yang terus kau banggakan dari tadi, turun kesini dan lakukan pertarungan satu lawan satu denganku!” balas Aether yang akhirnya menanggapi ucapan dari jerry.


“Itu yang aku tunggu!” balas Jerry yang sepertinya ingin menyetujui permintaan dari Aether.


“Bos....” beberapa anak buahnya berusaha menghentikan Tindakan dari Jerry.


Tapi Nama dan legenda dari Aether sudah sangat terbesar luas di luar sana sehingga sepertinya tidak bisa menahan hasratnya sebagai pemain yang sudah pro untuk melakukan pertarungan secara pribadi dengan Aether.


“Kalau kau takut, aku tidak masalah akan hal itu, pasal nya aku juga mengalahkan salah satu rakanmu dengan menggunakan beberapa trik.” Balas Aether sedikit memang cing karena melihat ada sebuah keraguan di hati Jerry.


“Apa kau yakin bisa menang?” bisik sandara  dengan pelan.


“Tentu tidak, tapi setidaknya bukan hanya mereka yang memiliki bantuan.”


Aether membalas bisikan dari Sadra dengan sebuah pesan, dan Sadra langsung mengerti akan hal itu, ia juga memberitahukannya kepada North, selain itu ia juga telah memberikan beberapa arahan kepada North jika  nantinya ia akan bertarung melawan Jerry.


Dan benar saja setelah sedikit dorongan ejekan dari Aether, jerry langsung melompat dari atas pohon tempat dia berada langsung mengarah kepada aether.


Aether segera bersiap menahan serangan pedang besar dari jerry, setelah bertarung puluhan kali dengan Aldo tentu ia masih memiliki sebuah harapan untuk menang melawan kali ini.


Setidaknya itu yang dia pikirkan sebelum merasakan bagaimana kekuatan, dari Jerry yang seolah olah ia sedang melawan Aldo.


“Apa mungkin kemampuannya sudah setingkat aldo?” pikirnya dalam hati.


“Sepertinya kau terkejut melihat bagaimana kekuatanku bukan? Apa kepercayaan diri tadi masih ada?” ucap Jerry setelah bertarung pertama mereka.


“Apa kau benar benar tidak tertarik menjadi seorang waria di indonesia? Melihatmu yang sangat banyak bicara membuatku mengingat waria waria yang ada di kampungku,” balas Aether.


Hal ini membuat Jerry tersinggung, “Untuk orang terkenal seperti mu mulutmu teryata cukup berancung jugaya?” ucapnya samabil mengerahkan serangan kepada aether.


“Tidak hanya kau yang bisa membuat sesuatu yang mengejutkan,” ucap Aether yang menahan  serangan itu dengan mudah.


Terlihat mereka melakukan jual beli serangan, skil skil serangan mereka dikeluarkan disini, pihak dari Aether terlihat sedikit khawatir karena saat ini aether memang berada dalam posisi terdesak.