VOF (The Legend of Spear Master)

VOF (The Legend of Spear Master)
petunjuk



Dengan bergabungnya mereka dengan para Paladin dari Gereja Freya, mereka dengan mudah sampai di puncak bukit yang ada di tempat ini. Namun mereka Sedikit kecewa Setelah sampai disana dan tidak menemukan apa-apapun.


Kecuali beberapa kerangka yang Sepertinya merupakan para perwakilan dari Gereja Gala, bahkan  ia bisa menemukan sebuah kerangka yang sepertinya Merupakan Bishop dari gereja Gaia.


Setelah sampai disana para paladin itu terlihat mencari beberapa barang sedangkan Aether dan North sudah bersiap jika memang mereka menemukan barang tersebut,  mereka akan membunuh semua paladin yang ada di sana sesuai dengan apa yang telah mereka rencanakan.


Jika mereka menemukan barang tersebut Aether dan North akan menjadi penjahat dan membunuh mereka semua untuk merebut hal tersebut. Tapi Setelah menunggu beberapa saat tidak ada apapun yang terjadi karena para paladin itu tidak menemukan apapun.


 “Sepertinya yang kami cari tidak ada  di tempat ini, jadi kami akan Segera pergi.” Ucap Charlie yang merupakan pemimpin dari kelompok ini.


Ia mengatakan itu sekaligus menanyakan kepada Aether apakah ingin pergi bersama atau Masih ingin tinggal. Aether Sempat melirik North  yang memberinya kode untuk tetap tinggal.


“Aku dan temanku masih ingin berburu di daerah ini sebentar lagi,” balas Aether.


“Kalau begitu kami duluan, Dan aku mengucapkan terima kasih telah membantu kami untuk sampai di tempat ini,” ucap Charlie setelah itu meninggalkan Aether dan North yang masih berada di atas bukit


Aether dan North hanya beristirahat dan memakan beberapa makan masakan dari Aether, ia saat itu menunggu kepergian dari para paladin meninggalkan bukit.


“Sepertinya mereka telah meninggalkan bukit,” ucap  Aether, dengan menggunakan Rangga ia telah memasang beberapa Mata-mata Sehingga mereka Mengetahui pergerakan dari Charlie dan kelompok paladinya.


“Sebelum aku pergi dari desa, lawalata memberiku Sebuah Skil yang lumayan berguna untuk keadaan Seperti ini,” ucap North.


Ia Segera melakukan Semua yang ingin dia lakukan, ia Segera mendekati kerangka yang sepertinya Merupakan bishop gereja Gaia.


Beberapa Kata aneh terdengar oleh Aether namun Segera Sebuah cahaya berkilauan keluar di tangan  north, cahaya kehitaman itu segera menutupi kerangka dari Kerangka sanga bishop.


“Dasar kadal Sialan berani kau mengunakan Sebuah sihir kegelapan kepadaku,........” ucap roh yang keluar dari tubuh dari kerangka itu, ia terus mengeluarkan kata kata makian kepada North dan Aether yang saat itu berada  disana.


Butuh waktu yang cukup lama Sehingga mereka bisa menenangkan Roh yang ada disana, Yang sepertinya merupakan roh yang lumayan cerewet.


“Aku tidak menduga Kalau Gereja Gaia akan menurun sejauh itu, sampai harus bekerja sama dgn mahluk terkutuk seperti ini,” selanjutnya Setelah Sedikit tenang  Aether juga telah menceritakan kalau ia  berasal dari Gereja Gaia.


“Dengernya pak tua aku tidak ingin kau terus mengoceh karena kami Sedang terburu-buru, untuk ia adalah temanku yang sedang membantu, jadi ceritakan saja apa yang kau tau tentang pusaka gereja  gaia Sebelum aku menyuruh temanku untuk membunuh kembali.” Ucap Aether yang sedikit mulai kesal dengan Ocehan orang tua itu.


“Baik, baik, seperti yang kau tahu kami disini juga merupakan untusana untuk mengumpulkan Pusaka tersebut, tapi saat kami  berhasil mendapatkannya kami tiba-tiba, disergap oleh Sekelompok orang yang memiliki kemampuan yang sangat besar, orang-orang dengan mudah membunuh kami,” jelasnya yang terlihat sedih mengingat kejadian bagaimana mereka mati.


“Apakau sama Sekali tidak memiliki petunjuk kemana pusaka itu di bawah?” tanya Aether


saat ini mereka sangat kebingungan tentang jejak dari pusaka yang ada  sehingga membuat mereka  setidaknya ingin mendapat  Sedikit petunjuk.


Mendengar penjelasan seperti itu sama Sekali tidak membuat Aether senang pasalnya itu sama Sekali tidak menjelaskan apa-apa tentang  benda yang mereka cari.


“Jujur saja itu sama sekali tidak membantu,” balas Aether.


“Tidak itu sangat membantu,” ucap North yang dari tadi mendengarkan.


Saat North mengucapkan hal tersebut pandangan Aether langsung mengarah kepadanya yang tentunya saat ini berusaha meminta penjelasan tentang madu dari perkataan dari North.


“Kau tahu bukan kalau saat ini aku sedang mendalami sihir hitam, dan jika apa yang akan dia katakan benar, untuk melakukan Sihir pembakitan akan menimbulakan cirikhas yang sangat menonjol, terutama Area dimana sihir hitam Sebesar itu dilakukan, dan jika memang para pemuja iblis itu berusaha membankitkan sesuatu yangsangat kuat, maka kita hanya perlu mencari daerah yang singkatnya mengalami perubahan iklim yang lumayan drastis. Yang kalau bisa memiliki keadaan yang jauh lebih besar dari tempat kita saat ini.”


Jelas north dengan panjang lebar, untuk sampai ketempat ini ia telah meneliti berbagai sihir hitam di beberapa perpustakaan yang ada, Sehingga ia lumayan tahu, tentang sihir –sihir yang akan dilakukan oleh orang yang menyerang para bishop ini.


“Apa kau memiliki petunjuk?” tanya Aether


“Sayang sekali, selain tempat ini, aku sama sekali tidak memiliki petunjuk  tenang area dengan Sihir kegelapan yang lumayan kuat,” ungkap jujur kepada Aether


  “Kalau begitu akhiri saja sihir mu dan mari tinggalkan tempat ini,” balasnya, tentu yang dimaksudkan adalah sang shop yang dari tadi masih mendengarkan.


“jangan lupa untuk mencari mahkota bishop juga direbut oleh mereka,” ucapnya yang tahu kalau ia akan kembali dalam alamnya yang seharusnya.


“Tenang saja aku sudah menemukan mahkota itu, bahkan itu juga dengan bantuan kadal yang dari tadi kau hina,” ucap Aether Setelah itu berbalik dan north pun mengakhiri Skillnya.


Mereka hanya mendengar ucapan  terimakasih dari Binshop itu sebelum mereka menghilang sepenuhnya.


“Jadi apa yang akan kau lakukan selanjutnya.”


“sudah jelas bukan tujuan kita sudah pasti sama, apalagi aku juga belum mendapatkan Skil yang aku inginkan, jadi jika kau tidak keberatan kita bisa membuat party bersama bukan.”


Aether kembali mendapatkan seorang teman seperjalanan, tapi untuk sementara mereka akan kembali untuk melaporkan  masalah ini ke vincent. Karena saat ini juga mereka tidak mengetahui tentang lokasi keberadaan dari pusaka tersebut.


“sepertinya aku juga harus kembali ke desa untuk sementara  waktu, seperti yang kau lihat sepertinya aku juga Sedikit khawatir dengan mereka yang ada disana, sekaligus untuk melihat  apakah ada informasi di desa tentang keberadaan lokasi tempat yang sedang kita cari.”


Saat Aether menjelaskan keinginannya untuk kembali untuk sementara waktu, North Juga sepertinya tiba-tiba merubah pikirannya tentang  tujuan ia Selanjutnya, sehingga juga tidak bisa berbuat apa-  apa tentang masalah itu.


Mereka hanya bisa berjanji untuk saling mengabari jika memang telah mendapatkan lokasi yang mereka tuju, tidak lupa Aether berterima kasih jika bukan karena Skillnya ia tidak mungkin mendapatkan petunjuk tentang lokasi dari keberadaan pusaka yang ia cari.