
Bazz-b memang cepat ,semua orang yang ada disana mengakui hal tersebut, bahkan Aether yang terus melihat keadaan dari para pengajar juga berkomentar hal yang sama, kecepatan dari Bazz-b lumayan cepat sehingga ia dapat mengejar kereta yang dimiliki oleh Aether yang rata-rata pemain yang berlevel sama dengannya belum tentu dapat memiliki kecepatan Seperti itu.
“Saat aku menangkap kalian, ini Semua akan berakhir,” ucap Bazz-b dengan percaya diri.
Jaraknya dengan kereta kuda yang ada di depannya Semakin menipis, dan saat Jarak mereka Semakin dekat Bazz-B berusaha melompat ke atas kereta, tujuannya Simpel ia ingin menjatuhkan orang yang ada diatas sana Sekaligus menghancurkan penghalang menggunakan Skillnya.
“Kau memang cepat, tapi Sepertinya tidak cukup pintar,” Ucap Aether saat melihat Bazz-b malah melompat ke arahnya, dan menjadi target yang baik untuk diserang.
“Hahh!” Tentu bazz-b tidak mengerti akan ucapan dari Aether Hingga ia melihat sebuah lemparan tombak yang sedang mengarah ke arahnya.
Serangan tombak itu langsung mengenai kepalanya, walaupun di detik terakhir ia berhasil melindungi kepalanya Sehingga ia tidak terkena Serangan fatal, yang memiliki Potensi memberikannya Sebuah kematian yang instan.
Saat ia bangkit, untuk melihat sejauh apa mereka yang ia lihat hanya semua Senyum mengejek dari orang-orang orang yang ada disana. Termasuk Aether yang baru saja memberikannya serangan tombak yang sangat telak.
Anto yang saat itu ada di sampingnya sangat tidak terima melihat kejadian Seperti ini, tapi ia tidak bisa melakukan apapun termasuk untuk melakukan pengejaran yang hampir mustahil., yang mereka bisa harapkan adalah orang-orang adalah yang memang sudah menunggu di kerjaan.
Di tengah perjalan mereka memutuskan untuk menganti Gerobak mereka dengan Sebuah gerobak sederhana yang ditemukan di pinggir jalan. Ia menurunkannya dengan pedagang lainnya, karena pedagang itu tidak tahu apa-apa jadi dengan Sukarela mereka menukarkan gerobak itu.
Tidak hanya menukarkan Gerobak yang mereka miliki, mereka juga memutuskan untuk mengambil jalan memutar yang lumayan jauh, dari pada biasanya, semua itu dilakukan untuk menghindari para pengejar yang ada di belakangnya .
Dan itu memang terbukti dengan tidak ada satu pengejar dari Storm hunter yang mengira mereka akan mengambil jalan memutar, dengan tidak adanya Joker dan beberapa petinggi dari storm hunter disana.
Aether dari awal Sudah mengira kalau mereka Sudah di tunggu di ibu kota Sehingga mau jalan apapun yang mereka akan ambil tetap sama saja, Sehingga mengambil jalan memutar dan meminimalisir pertarungan adalah pilihan terbaik untuk saat ini.
Untuk kedepannya ia bisa memikirkannya nanti setelah melihat keadaan yang ada disana, walaupun dalam keadaan Seperti ini, pelatihan untuk Bruce masih akan terus berjalan, terkadang mereka akan beristirahat sekaligus memberikan beberapa arahan kepada bruce tentang latihannya.
“Apa di dunia nyata Kau itu Seorang ahli beladiri?” North tidak bisa menahan diri untuk tidak berbicara kepada Aether, pasalnya IA sangat takjub dengan Aether yang dapat mengubah Poster dari Bruce yang awalnya penuh celah kini telah menjadi lebih baik dengan waktu Singkat.
“Tidak juga, itu Semua didapatkan dari pengalaman,” ucapnya santai.
Jawaban dari Aether sangat tidak enak terdengar baik di telinga North yang tidak pernah mengalami yang jalan Kemiskinan.
“Memangnya kau Lahir di wilayah perang?” balas North dengan Sedikit bercanda.
“Mungkin!” Jawab Aether santai.
Saat mereka Sedang bercanda Sepertinya Bruce mendapatkan Berkah dari kesabaran yang lumayan lama.
[selamat karena anda Sebagai dwrat Memahami arti Sebenarnya bertarung para Dirawat, anda berhak mendapatkan Job WAR Hummer.}
Sebuah pemberitahuan tentang apakah ia ingin mengambil Sebuah Job khusus, ia Sempat melihat kedua rekannya, baik itu North dan aether membiarkan Semua itu tergantung kepada pilihannya, setelah merenung Sejenak Bruce akhirnya tetap menerima job tersebut.
Ia telah memimpikan untuk berpetualang Seperti apa yang selama ini Aether lakukan Dan saat ini ia kemungkinan bisa melakukan Semua itu dengan Jobnya yang baru jadi tidak ada alasan untuknya untuk menolak itu.
[Skill hammer mastery didapatkan]
[skill blacksmith di dapatkan]
Jika ada yang bisa Ia Sesalkan dari Jika ia menganti Jobnya adalah ia yang tidak bisa berdagan lagi, tapi setelah ia melihat kalau Kemampuan berdangannya masih digunakan Semua perasaan itu langsung meluap bahkan tanpa ia sadari Sebuah air mata keluar dari pipinya.
“sepertinya buah dari kesabaran itu berbuah sangat manis.”
North tertu ikut bahagia dengan Bruce yang berhasil mendapatkan Sebuah Job yang baik, North juga mengapa kalau Bruce bukanlah tipe orang yang selama ini ia temui di dunia nyata Sehingga ia juga mulai membuka pertemanan dengan laki-laki pendek itu.
“Terima kasih, terima kasih,” hanya itu yang bisa keluar dari Bruce saat ini semua ini tidak bisa didapatkan jika bukan karena mereka berdua.
“Sudah, sudah , ingat kau masih punya hutan banyak denganku,” ucap North santai
“Dengan job ini aku percaya diri untuk mengembalikan uang itu dengan mudah,” jawab Bruce dengan sangat percaya diri.
“ Aku turut senang, dengan itu, itu baru bruce yang aku kenal,” ucap Aether yang dari tadi hanya melihat pembicaraan mereka.
Setelah Sedikit perayaan kecil tentang keberhasilan Bruce mendapatkan Job barunya mereka Segera mendapatkan, north Tahu kalau Ada yang berbeda dari Aether, Sehingga ia menanyakan apa yang terjadi.
“Sepertinya ada yang berhasil mengikuti kita,” ia tidak mendapatkan balasan Secara langsung tapi Aether membalasnya dengan menggunakan pesan.
Mereka terus berkendara Secara Normal Sambil terus waspada jika mereka nantinya bisa di sergap kapanpun, mereka tahu kalau orang orang yang mengejarnya itu adalah para assassin terlatih . sehingga mereka terus menjaga kewaspadaan Sehingga mereka tidak mati konyol oleh para assasin ini.
Setelah jarak mereka Sudah lumayan dekat dengan tujuan sebuah keputusan diambil oleh Aether, ia meminta North dan Bruce untuk menunggunya disini dan membiarkannya Sendiri yang akan menerobos masuk kesana.
“Bukankah itu terlalu ceroboh?” ucap Bruce dan North.
“Tidak, aku bukannya meremehkan kekuatan kalian atau hal yang lainnya tapi Saat ini kemungkinan kalau para anggota dari storm hunter sudah mengepung daerah ibu kota, jadi akan sangat sulit untuk masuk atau keluar dengan rombongan Seperti ini jadi satu satunya pilihan terbaik saat ini yaitu aku yang harus menerobos masuk ke dalam sana.”
Aether menjelaskan tujuannya, dan baik Bruce dan North tentu mengerti tentang yang dimaksudkan oleh Aether, Kekuatan dari Bruce saat ini bisa dikatakan Hanya tikus yang berusaha Yang ingin masuk kedalam singa.
Sedangkan North dengan ukuran dan penampilannya yang terlalu menarik perhatian sangat tidak cocok dengan misi Menyelinap Seperti ini.
“Baik untuk masalah Para Assassin itu Serahkan kepada Kami,” ucap north.
Setidaknya ia berguna dalam pertarungan ini, Sehingga ia melawan para pengajar mereka.
“Kami akan terus menunggu disini Sekaligus Menambah level dari Si kerdil ini,” lanjut North menepuk-nepuk kepala dari Bruce.
Sesuai dengan kesepakatan Aether langsung bergerak untuk menjauh dari mereka dan membiarkan North mengurus para assassin tersebut.