
Sebenarnya tidak semua orang senang dengan kabar aether yang berhasil menyelesaikan sebuah dungeon tingkat tinggi seorang diri.
Gading termasuk orang yang tidak senang akan hal ini, sudah beberapa hari setelah reyhan mempermainkannya.
Tapi hingga saat ini ia belum bisa membalas perlakuan reyhan tersebut.
Ia sudah mencoba mengacaukan kantor reyhan dan vanessa dengan menyuruh beberapa preman untuk merusak properti mereka.
Tapi bukannya berhasil, ia malah melihat berbagai preman dan geng geng begis yang ada disana, terlihat ketakutan setelah mengetahui target mereka adalah reyhan dari takkalasi.
Bahkan beberapa dari mereka menasehatinya, dengan ,mengatakan ada baik gading tidak membuat masalah dengan orang itu.
Karena ia tidak bisa membuat masalah dengan reyhan di dunia nyta sehingga ia memutuskan untuk membuat masalah untuk mrpereka di dunia vof.
Hal pertama yang dia lakukan adalah membuat sebuah sayembara di dark web untuk membunuh aether.
Ia tidak tanggung -tanggung, ia memberikan hadiah senilai 10 juta rupiah, kepada orang yang membunuh aether satu kali. Dan sepertinya itu adalah sayembara tertinggi yang berada dark web saat ini.
Beberapa orang merasa kalau apa yang menjadi harga kepala aether memang sewajar itu, bahkan beberapa dari mereka merasa kalau harga itu masih terlalu kecil untuk seorang aether.
Tapi tetap saja masih ada beberapa orang yang penasaran dan tertarik akan jumlah uang yang menggiurkan itu, dan mulai merencanakan untuk mengincar kepala aether.
Sekarang tujuan gading adalah bertemu dengan tentara bayaran paling terkenal saat ini.
Nama mereka rainbow soldier, terdengar aneh memang tapi mereka adalah kumpulan pemain laki laki yang memiliki hubungan khusus yang tentunya mereka memiliki kemampuan diatas rata rata.
Untuk bertemu dengan mereka tentu sangat sulit, karena mereka yang memiliki banyak musuh tentu membuat mereka harus terus berpindah pindah.
Sehingga untuk menemukan lokasi mereka saja gading membutuhkan banyak dana, saat sampai disana gading langsung merinding bukan main.
Jika bukan karena terpaksa ia tidak akan mau bertemu dengan mereka mereka ini.
Saat masuk saja ia sudah disambut berbagai npc laki laki berpakaian wanita, yang tentu sangat mengganggu untuk melihatnya.
Gading terus menahan diri, karena ia adalah orang yang memiliki keperluan ke tempat ini.
Pemimpin mereka bernama cole, seorang berserk walaupun saat ini ia belum memiliki peringkat di situs resmi di vof, tapi banyak pemain profesional yang ,mengakuinya sebagai salah satu pemain terbaik saat ini.
"Jujur saja aku sudah mengetahui apa yang kau inginkan dari kami, tapi kami saat ini tidak bisa menerima permintaanmu," ucap Cole
Dari awal tawarannya sudah di tolak sebelum ia menyelesaikan perkataannya, hal ini tentu membuat gading sedikit terbawah emosi.
"Jangan bilang kau akan takut dengan legenda berkarat seperti itu?" balasnya dengan sedikit penekanan.
"Kau bisa berpikir apapun kepada kami, tapi berapapun uang yang kau keluarkan tidak membuat penilaian kami berubah, jadi jika tidak ada lagi yang ingin kau sampaikan maka tolong keluar dari istana kami."
Cole sama sekali tidak peduli dengan perkataan dari gading, dan lebih menyuruh gading untuk pergi dari tempat nya, ia bahkan mengeluarkan fighting spirit yang dia miliki untuk menunjukkan kalau ia serius akan hal itu.
Terpaksa gading pergi dengan tangan kosong, kareena penganut agama lain ini, menolak untuk membantunya.
Setelah kepergian gading beberapa orang dari tentara bayaran itu protes karena cole menolak tawaran dari gading.
"Jangan hanya karena berhasil menyelesaikan, beberapa misi penting membuat kalian jumawa, walaupun saat ini kita berhasil mengalahkan salah satu orang gila itu, tapi jangan lupa kalau hingga saat ini ia masih mengejar kita, dan jika sampai mereka bekerja sama itu sudah pasti menjadi akhir untuk kita."
Celo menjelaskan kepada anak anak buahnya, untuk jangan juwa buruan mereka adalah pemain gila yang bisa melakukan apapun seperti apa yang mereka lakukan.
Setelah mendapatkan penjelasan dari cole mereka semua setuju kalau memang ada baiknya mereka menolak untuk menerima permintaan dari gading.
. . . . . . . . . . . .
Kembali ke medan perang, dimana mereka telah berhasil mengalahkan sang lich sehingga sudah dipastikan kalau mereka sudah memenangkan perang.
Dengan lich itu di keroyok debora, nomos, dan aldo. Tentu membuat ia sama sekali tidak bisa melakukan apa- apa. Dan "sang leluhur barak tidak akan pernah mati, ini bukan akhir tunggu saja amukan dari tuang barak yang agung."
"Banyak omong," ucap aldo yang mendaratkan serangan terakhir.
Dengan kekalahan sang lich, secara perlahan para pasukannya segera menjadi debu, dan mereka yang dari tadi sudah bertarung habis barisan segera tertunduk lesu.
Ini bukan karena mereka sedih, melainkan mereka terlalu kelelahan untuk mengekspresikan kegembiraan mereka setelah menang dalam perang.
Beberapa dari mereka dari awal mereka sendiri kurang percaya kalau mereka bisa menang.
Tapi dengan kemenangan ini mereka akan semakin percaya dengan aether, walaupun aether saat ini aether bukalah pemimpin dalam medan perang namun mereka masih percaya kalau semua ini berkat kepala desa mereka.
Sehingga kepercayaan itu mencapai tingkatan dimana mereka tidak mungkin berkhianat dari aether.
"Karena orangnya sudah selesai aku akan ,mengakhirinya sampai disini, dan sampai jumpa dalam event selanjutnya."
Setelah mengatakan itu mereka segera mengakhiri siaran langsung itu, dan sekarang orang orang yang berada dalam kantor yang kegirangan.
Karena dalam siaran ini mereka bahkan mendapatkan hampir 100 juta uang saweran dari para penonton setelah melakukan siaran kurang lebih hampir 10 jam.
Tentu ini sangat hebat bahkan sangat jauh dari siaran sebelumnya yang kurang lebih hanya mendapatkAn 30 jutaan.
"Bos, kita bisa makan makan kan?"
Setelah masalah ini selesai mereka mulai merengek untuk mendapat Kan jatah ditraktir makan oleh reyhan.
"Lakukan semau kalian, selama vanesa mèngijingkan, karena semuanya sudah selesai aku sementara waktu ingin istirahat di ruangan ku," ucapnya kepada anak anak yang ada disana.
Mereka tentunya bersuka cita dengan semua itu, dan membiarkan reyhan untuk beristirahat karena mereka tahu reyhan juga kelelahan, tidak berselang lama vanessa juga muncul.
Ia juga tidak kalah kelelahannya dengan reyhan, "tapi saat pertama kali logout orang pertama dia cari adalah reyhan tentu ia ingin memastikan kalau apa yang dia katakan kepada penonton memang ada benarnya.
"Bos sudah mengkonfirmasi kalau ia ingin membuat sebuah turnamen beladiri, yang akan diadakan di desa takkalasi."
Daniela membaca apa yang dia inginkan vanesa, sehingga ia lasung mengatakannya dan berharap vanesa tidak lasung mengangu reyhan yang baru saja beristirahat.
"Bukan kah itu terlalu berlebihan," balas vanesa.
Yang dia tahu belum pernah ada orang yang berani mengadakan turnamen seperti itu bahkan para gui,d besar tidak ada yang berani mencobanya.
"Itu hanya karena mereka tidak mampu, dan walaupun mereka bisa mungkin mereka tidak berminat untuk melakukannya, karena sulitnya mengurus masalah ini kepada para bangsawan. Sedangkan reyhan tidak perlu mengurus masalah itu karena semua yang dia miliki adalah miliknya dan ia tidak perlu minta ijin kepada orang lain."
Jelas rachel, dan vanessa setuju akan pendapat itu, sehingga vanessa akhirnya tau tugas apa yang nanti ia akan dapatkan, yang kemungkinan besar vanesa kebabian tugas mencari investor dalam acara ini.