
Aether menjadi pendengar yang sangat baik dengan mendengarkan dua orang perempuan yang saling bercerita satu sama lainnya.
Saat seperti ini Aether mulai meratapi betapa menyesal ia yang tidak mendapatkan pertarungan yang diharapkan akan terjadi.
Setelah Berbicara cukup lama, barang yang dicari oleh lilith akhirnya muncul dan diberikan langsung oleh monster yang sepertinya telah menjadi temannya.
“Aku harap kau dengan cepat menyelesaikan misimu, dan menjemputku di tempat yang sangat membosankan ini,” ucapnya sambil memberikan beberapa Buku skil yang sepertinya merupakan incaran dari lilith.
“Tentu, dan Semoga itu tidak lama hingga kita bisa berpetualang bersama,” balas lilit dan menerimah beberapa skil itu.
“Jadi apa yang laki-laki itu harapkan, dengan masih berada di tempat ini.”
Karena telah Selesai dengan masalah para gadis, pembicara Sepertinya di alihkan menuju Aether, yang memang dari tadi telah diam.
Aether menjelaskan maksud dari kedatangan nya terutama ia merupakan perwakilan dari Gereja Of Gaia, yang bertugas untuk mencari beberapa pusaka.
“Oh, kau dari gereja Of Gaia, di masalah lalu aku memang pernah berhubungan baik dengan mereka, karena satu satunya gereja yang memberikan pengampunan kepada keluarga kami Setelah mereka mengatuhi kalau kami adalah mantan keluarga witch,”
“Jadi keluarga ini memiliki hubungan yang sangat baik walaupun dengan kondisi kami yang merupakan mantan witch, jadinya saat mereka meminta kami untuk menyimpang salah satu hartanya kami melakukan itu dengan sangat baik ,” lanjutnya dengan sangat panjang kali lebar.
Aether juga tidak menghentikan cerita darinya, tapi ia Sepertinya bisa menebak kalau Benda yang ia cari sedang tidak ada disini, dan memang benar setelah cerita yang agak panjang akhirnya mereka berada dititik kesimpulan kalau benda yang Aether cari tidak ada di sini.
“sepertinya mereka mendapatkan masalah saat pergi dari tempat ini.” Lanjutnya kepada Aether.
Sebelum Aether ternyata ada orang yang lain yang bertugas untuk mencari harta itu, dan jika mereka tidak kembali lagi bisa dipastikan tim itu mendapat masalah dalam perjalanan.
“Setidaknya bisakah aku mendapatkan sedikit petunjuk tentang keberadaan harta itu?” tanya Aether.
Ia tidak ingin perjalan ini Sia-sia, ia memang tidak terlalu berharap kalau mendapatkan Benda itu dengan mudah karena misi ini merupakan tingkat A yang membutuhkan ekstra tenaga untuk menyelesaikan masalah ini.
Setelah diam beberapa saat akhirnya Aether mendapatkan Beberapa petunjuk tentang lokasi yang seharusnya menjadi tempat lokasi item dari Gereja OF IA berada , sehingga setelah mereka berbicara banyak hal Aether dan Lilith mulai berpamitan.
“Jangan lupakan untuk segera datang setelah kau selesai dengan misimu.”
“Tenang saja aku tidak akan melupakanmu,” balas lilith.
Mereka mendapatkan apa yang mereka cari disini, Sehingga mereka keluar dari tempat ini dengan Senyum, setelah sampai di luar rumah mereka akhirnya berpisah karena Aether juga harus logout.
“Di pertemuan selanjutnya akan kubuktikan kalau aku bisa lebih berguna,” ucap lilith dengan tersenyum.
“sebaiknya, kau jangan sering-sering tersenyum.”
“Kenapa?” balasnya.
“Soalnya senyummu itu terlalu manis bisa-bisa membuat diabetes,” ucap Aether Setelah itu langsung Logout tanpa mendengar balasan dari Lilith.
Mendengar Ucapan hanya tersenyum, dan lebih memilih melanjutkan perjalannya meninggalakn tempat ini,.
Saat Aether kembali masuk ia begitu terkejut saat melihat lilit yang masih di tempat yang sama, dengan ekspresi hampir menangis karena beberapa kali ia mencoba untuk keluar dari tempat itu.
“Jadi ini, Sisi terkuat kamu miliki?” ejek Aether.
Lilith hanya bisa menahan malu dan meminta Aether untuk mengantar keluar dari hutan ini, hutan ini memiliki kabut yang sangat tebal Sehingga untuk orang seperti Lilith mungkin Sudah menjadi keajaiban untuk sampai mansion.
Walaupun Ia mengajar lilith Seperti biasa Ia tetap terus ngomel sampai ia puas beberapa kali ia akan terus meledek dari Lilit sampai ia puas. Ledekan itu baru bisa berakhir Setelah mereka keluar dari hutan, dan lilith juga memiliki jalannya untuk sampai di tujuannya.
“Jika ada masalah Hubungi saja aku,” ucap Aetehr yang takut kalau Lilith masih Tetap tau jalan.
“Tidak akan!” teriak lilith dari jauh sambil memperlihatkan Senyum yang cantik.
Setelah berpikir sesat berpikir antara ia harus kembali ke gereja untuk melaporkan ini atau melanjutkan perjalan, ia akhirnya memilih untuk melanjutkan perjalanan.
Karena memang tempat yang tuju tidak terlalu jauh dari tempat ini, sehingga bagi Aether jika ia pulang lagi maka ia akan terlalu banyak membuang buang waktu, yang pada akhirnya ia yang akan tetap kesana.
......
Semenjak Renata mendagi yang mendatangkan para Gamers itu, rasa penasaran tumbuh di hatinya apalagi saat mendatangi pesta tersebut ia dapat mendengar bagaimana mereka sangat bahagia saat bermain disana.
Dengan banyak rayuan Seperti itu tentu membuat Renata Sedikit tergoda dengan segera meminta pihak dari manager nya untuk membeli perlekapan drive yang dibutuhkan untuk login.
Sebagai Artis papan atas, sebuah permintaan kecil Seperti itu, dengan mudah diperlukan dan mungkin jika ia meminta langsung dari perusahan ia dapat diberikan Secara gratis dengan mudah.
“wow, Sepertinya aku baru mengerti kenapa Game ini sangat diminati oleh dunia.”
Semua kalimat pertama yang diUcapkan setelah ia masuk di Vof, ia masuk dan mulai Masuk menjadi Ras Elf yang memang terkenal akan kecantikannya.
Entah karena memang ia yang sangat atau memang itu adalah pengarutaran dari Game nya, di status dari Renata terdapat Sebuah status khusus yang diSebut Charam yang membuatnya terlihat sangat cantik.
Pada dasarnya ia tidak tahu bagaimana cara bermain game dengan baik Sehingga Semua apa yang di lakukan di Vof murni atas hanya pandangan orang awam Semata, ia memulai debutnya di dalam kerajaan maritengae.
Yang saat itu sedang dilanda kekacauan karena invasi dari para Goblin, jika Ada yang mengatakan kalau Kecantikan itu adalah Sebuah keuntungan Sejati, itu benar –benar terjadi dengan Renata. Bagaimana tidak dengan bermodalkan kecantikan dan keberuntungan yang ia miliki
ia mendapatkan Sebuah misi dengan sangat lancar, bahkan mendapatkan berhasil menaklukan Sebuah kirin, yang terkenal sangat sulit untuk ditaklukkan hanya bermodalkan dengan kecantikannya Semata.
Dengan ditemani para Seekor kirin disampingnya walaupun Kirini itu harus kembali dalam level rendah namun itu sudah cukup membuat kekuatan tempur dari Renata menjadi sangat tinggi, dan menjadi bantuan hebat bagi pasukan kerajaan Maritengae untuk melawan para Goblin .
Dan itu membuatnya sangat terkenal di antara para prajurit bahkan ia mendapatkan Sebagai Seorang Dewi bagi orang orang yang pernah melihatnya, walaupun awalnya ia masih tidak apa-apa lama kelamaan ia menjadi risih dengan tatapan dari orang orang yang melihatnya.
Sehingga ia mulai mengenakan cadar untuk menutupi muka nya, dan terus berusaha untuk meningkatkan levelnya, walaupun sudah menjadi salah satu petinggi militer yang cukup kuat di sana, tapi Bagi orang-orang yang bermain hanya untuk bersenang-senang membunuh monster yang sama berulang kali tentu membuatnya lama kelamaan akan bosan.
“Mungkin nanti aku bisa bertanya kepada Orang yang akan kutemani makan nantinya,”
Gumamnya Setelah mengingat kalau ia Akan Janji makan bersama dengan Seorang pemain yang berhasil memenangkan undian makan bersama nya.
“Aku ingat Sepertinya ia adalah kenalan Vanessa, mungkin aku bisa minta nomornya Kepadanya,” lanjutnya.
Sebenarnya ia mungkin saja bisa berbicara masalah Game ini kepada Vanesa namun ia Sedikit malu kepada perempuan itu karena memang mereka tidak terlalu dekat Sehingga ia masih ada Rasa sungkan kepada perempuan itu.