
" Aaaarrrggghhhh!!! "Teriak Shuwan keras dengan nada frustasi lalu gelap.
........................
" Kau!? "Ucap nya melayangkan tatapan rumit pada nenek di hadapan nya.
" Ingat lah untuk tidak memilih jalan yang salah"
Shuwan berkedip dua kali saat melihat nenek tua itu menghilang begitu saja seolah tidak pernah ada.
Lantas ia mengedarkan pandangan dan mendapati banyak orang yang berlalu lalang tanpa memedulikan hal ini seolah tak menyadari.
Dengan perasaan campur aduk ia kembali melangkah mencari penginapan untuk bermalam sekali lagi.
Ia berniat memastikan iblis yang di rumor kan orang-orang desa. Dan jika ia bisa, ia akan mencari tahu keberadaan Xiu Min melalui memori ingatan iblis itu.
Selama perjalanan ia terus memikirkan perkataan sang nenek tadi. Dalam pikiran nya, ia mempertimbangkan resiko yang akan ia Terima jika melanjutkan rencana.
Namun ia kembali berpikir, jika ia berhati-hati mungkin hal itu tak akan terjadi! Jika ia lebih kuat, mungkin ia bisa melanjutkan semua nya.
Ya! Ia sudah memutuskan untuk melanjutkan namun dengan meningkatkan kewaspadaan dan ke hati-hatian.
Ia berhenti sesaat kala atensi melihat penginapan yang ia singgahi kemarin malam. Tanpa banyak berpikir ia kembali memasuki penginapan itu.
Segera pelayan yang ia kenal kembali mengantar nya tanpa banyak bicara. Dan dengan acuh, Shuwan mengikuti pelayan tersebut.
Swooossshh
"Sebaiknya kau membantu warga desa di sini dari para Iblis" Tiba-tiba Jiancheng berada di hadapan Shuwan, namun tak mampu membuat Shuwan terkejut.
"Aku sudah merencanakan nya" Balas Shuwan seraya membalik lembaran buku yang ia baca.
"Jadi... apakah kau sudah menguasai teknik penghancur yang aku berikan? " Tanya Jiancheng yang di balas anggukan oleh Shuwan.
"Ah aku ingin bertanya. Apa kau sudah membaca buku yang aku berikan? " Lanjut Jiancheng membuat fokus Shuwan teralihkan.
"Cih! Buku itu memerlukan kontrak darah untuk di gunakan, merepotkan sekali! " Tutur Shuwan dengan wajah datar nya, Jiancheng tersenyum kecil lalu berkata...
"Namun buku itu bisa memberikan informasi apa pun, dan di sana terdapat berbagai macam teknik. Selain itu kau dapat mengetahui rahasia tubuh mu dengan buku itu" Jiancheng tersenyum tipis melihat kerutan di dahi Shuwan.
Namun sesaat kemudian ekspresi mereka berubah serius saat merasakan energi negatif yang menguar di luar penginapan.
"Mereka datang" Gumam Shuwan menghilang dari tempat nya berada.
Mereka? Shuwan merasakan energi negatif yang begitu besar. Hanya ada dua kemungkinan atas hal ini.
Yang pertama adalah iblis yang menyerang termasuk petinggi, seperti Jendral atau yang lebih tinggi.
***
Di sisi lain terdapat seorang pemuda dengan mata hitam serta bola mata yang sedikit memerah. Tampak pemuda itu sedang duduk bercerita pada pemuda lain yang sedang terbaring dengan tubuh dingin.
"Kau tahu kak? Dia sangat cantik, tapi dia sangat dingin! Entah lah ku rasa dia sangat menarik" Tutur Shen dengan wajah murung nya.
Tentu saja ia murung! Dulu saat kakak nya masih baik-baik saja, ia selalu bercerita banyak hal pada kakak nya.
Zhao Li Shen adalah putra ke dua dari Kaisar Zhao Li Xian dan permaisuri Yu Ran Yuan. Shen memiliki seorang kakak yang bernama Zhao Li Chen.
Sang kakak memiliki sifat yang pendiam, tenang, dan datar. Tapi di sisi lain sang kakak sangat penyayang dan perhatian.
Hingga kejadian beberapa tahun silam membuat sang kakak terbaring di peraduan dengan tubuh sedingin Es.
Hanya inti api yang bisa membuat kakak nya kembali. Namun inti api sangat sulit di cari, bahkan lotus api pun tak dapat melawan tekanan Racun Es.
"Huft! " Li Shen menghela nafas lalu menatap kakak nya sendu.
Li Chen memang tak bisa menggerakkan tubuh nya, tapi mata nya masih sanggup di buka.
"Tenang lah kak! Aku berjanji akan mendapatkan inti api untuk menyembuhkan mu" Tutur Li Shen membuat Chen membuka mata nya.
Bangsa Vampire memiliki ciri khas pada mata nya, yaitu bola mata nya yang merah dan pupil yang hitam.
Sementara Li Chen tidak memiliki bola mata merah karena beberapa hal. Dan kalau saja sang ibu tidak mengetahui alasan nya, mungkin banyak orang meragukan identitas asli nya.
Seulas senyum terukir indah di wajah tampan Li Chen. Tentu hal ini membuat Shen ikut tersenyum meski tak menampik bahwa hati nya tercabik.
***
Mata Shuwan menyipit saat melihat beberapa iblis yang tampak berkeliaran. Tentu saja ia bisa melihat semua nya melalui mata kiri nya.
Mata kiri nya saat ini berubah menjadi mata Iblis membuat ia dapat melihat ke 360°. Ia bisa melihat para iblis itu mulai berani memasuki rumah warga.
Saat ini Shuwan melayang dengan sayap es nya. Menganalisis situasi dan mengamati untuk mengaplikasikan teknik nya dengan benar.
"Teknik Legenda- penghancur Bulan! " Shuwan merapalkan mantra seraya membuat segel tangan.
Sebuah bola hitam keluar dari telapak tangan nya. Lalu Seolah memiliki gravitasi sendiri, bola hitam itu menarik tanah untuk menempel.
"Uhuk! " Shuwan terbatuk karena teknik ini cukup menguras tenaga nya, meski begitu ekspresi yang ia tunjukkan tetap datar dan dingin.
Bbbbrrrrttttttt
Zzzzrrrrrddddd
Orang-orang panik karena tanah yang mereka pijaki tiba-tiba melayang mendekati bola hitam tadi.
Lantas Shuwan mengarahkan tangan nya seraya merapalkan mantra angin agar para warga tidak terluka.
"Hihihi" Shuwan terkekeh melihat kehebohan yang ia ciptakan.
Para iblis itu terlihat linglung dengan yang terjadi saat ini. Setelah memastikan para warga aman, Shuwan melepaskan teknik nya membuat bola Hitam yang padat dengan tanah itu langsung terhempas ke bawah.
Bbrezzzttttrrrrtttt
Blllaaaarrrrr
Ddduaaaarrrr
Daerah sekitar terlihat benar-benar hancur, sedangkan Shuwan terlihat santai dengan apa yang ia perbuat. Membuat sang guru di belakang nya menggeleng kan kepala.
"Daya hancur nya cukup bagus, setidak nya para iblis itu ikut hancur karena ini adalah teknik yang melibatkan teknik Cahaya" Tutur Shuwan sedikit panjang seraya mengangkat sebelah sudut bibir nya.
Mendengar ucapan Shuwan, Jiancheng memandang datar Shuwan lalu berkata dengan nada cibiran.
"Tapi kau menghancurkan satu desa, jika mereka tahu kalau kau yang melakukan nya maka kau akan menjadi buronan"
".... " Cibiran Jiancheng tak di jawab oleh Shuwan.
Namun sesaat kemudian Shuwan berbalik memandang aneh guru nya, lantas ia berkata dengan datar seperti biasa.
"Biarkan saja, sebaiknya aku langsung pergi! " Ucap Shuwan lalu menghilang dalam kekosongan.
Menghilang meninggalkan keadaan Desa yang kacau balau di buat nya. Para warga tampak meratapi rumah mereka yang hancur.
Meski begitu setidaknya mereka tak akan di ganggu iblis lagi. Niat Shuwan memang membantu, namun cara nya terlalu ekstrim.
...----------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')