Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 255: Ini Waktunya!



"Semoga yang ku lakukan ini sedikit membantu mu" Ucap De Lu yang tentu nya tidak mendapat balasan dari orang yang dia ajak bicara.


De Lu memejamkan mata nya mengalirkan Energi Kehidupan milik nya yang di kombinasi kan dengan Energi Alam milik nya untuk menciptakan Dinding Aray yang kokoh.


Mengingat jarak mereka cukup dekat ke arah ledakan di bandingkan jarak Yixuan dn yang lain nya ke arah ledakan.


......................


Ddduuuaaaaaaarrrddtthhh....!!!


Namun sia-sia...! Perisai itu hancur dan membuat ledakan nya semakin menjadi. Secara alami baik Huo Shuai mau pun Zhang Xueying tidak sempat pergi menghindar.


"Mati! " Ucap Wei Tianzi dengan tatapan datar nya melihat dampak ledakan yang semakin meluas dari atas, bahkan mungkin akan sampai di tempat Yixuan dan yang lain.


***


Shuwan berdiri dengan tangan kanan terulur ke depan menciptakan sebuah perisai tipis yang mampu menahan dampak ledakan yang Wei Tianzi ciptakan.


Yixuan dan yang lain berdiri di belakang Shuwan dengan wajah kelelahan yang kentara jelas. Di samping itu juga terdapat Xiu Min yang terbaring kaku dengan tubuh yang perlahan retak menjadi layak nya patung batu berusia ribuan tahun.


Di sisi juga terdapat Ruan yang sudah tidak bergerak dengan posisi duduk bersila setelah memberikan energi kehidupan nya pada Shuwan.


Shuwan yang menahan perisai tampak mempertahankan wajah datar nya yang kini terlihat semakin tidak memiliki emosi.


Dia sedikit menundukkan kepala dan melirik Yixuan dengan ekor mata nya. Sudut bibir terbuka dan membisikkan sedikit kata yang mampu di dengar samar oleh Yixuan.


"Ini waktu nya... "Bisik Shuwan dengan suara rendah nan dalam. Kemudian melanjutkan kata dalam hati....


'Aku tidak akan mensia-siakan pengorbanan mu, Terima kasih Zhenli...! '


Tepat setelah itu Shuwan menghilang meninggalkan Yixuan dan yang lain dalam perisai pelindung yang sudah dia aplikasikan.


***


Di sisi lain juga terdapat Li Chen yang berada dalam posisi sama seperti Shuwan sebelum nya. Yaitu menciptakan perisai untuk De Lu di belakang nya.


"Li Chen.... " Panggil De Lu lirih membuat Li Chen sedikit menoleh dengan ekspresi yang tidak dapat di tebak.


Hanya terdapat De Lu di sana, sementara Xiao Guang dan Xio Xin yang tak jauh dari De Lu telah mengalami kondisi serupa dengan Xiu Min tadi.


Tergeletak tak berdaya yang entah masih bernyawa atau tidak dengan tubuh yang perlahan retak dan akan hancur kapan saja tanpa ada yang tahu pasti nya.


Li Chen masih diam tidak merespon De Lu, tapi kini dia menurunkan tangan nya dan kemudian mengangkat suara dengan nada rendah.


"Ini waktu nya...! " Ucap Li Chen membuat De Lu memejamkan mata karena sangat paham maksud Li Chen. Kemudian Li Chen bergumam dalam hati....


'Aku berjanji akan menjaga nya, kau tidak perlu khawatir Xiao Guang'


***


Hao Shuai dan Zhang Xueying yang tidak mampu menghindar dari bola besar ciptaan Wei Tianzi pun hanya pasrah ketika api perlahan melahap mereka.


Hao Shuai sendiri tidak takut karena dia yakin tidak akan mati meski nanti akan tertidur selama ribuan tahun seperti dulu.


Sementara Zhang Xueying juga tidak takut karena dia sudah pernah mati dulu, jadi dia tidak takut karena yakin akan kembali bereinkarnasi.


Namun tiba-tiba....


Swoooosshh


Srett


Sesuatu datang membelah ledakan dengan pedang panjang sedikit bengkok yang memiliki warna ber gradasi biru ke biru tua.


Kemudian hal terakhir yang mereka lihat sebelum kegelapan merenggut adalah mata seseorang yang berwarna ungu terang.


Syuuttt


Tercipta retakan di rumah kosong yang menarik kedua nya bersama sosok yang membelah ledakan tadi. Membawa mereka pergi ke tempat yang aman. Setidak nya.... sementara!


***


Swooshh


Dia mengarahkan tangan kanan nya ke depan sehingga di hadapan nya muncul retakan hitam yang kemudian membesar seperti sebuah lubang dimensi.


Syuutt


Lalu sesaat kemudian keluar lah Hao Shuai dan Zhang Xueying dari lubang retakan itu. Kedua nya jatuh terduduk dengan wajah menahan sakit.


"Akhir nya kau datang" Ucap Hao Shuai mengernyitkan dahi nya dengan bulir keringet menetes membasahi wajah rupawan milik nya.


"Maaf membuat kalian menunggu lama... Sekarang semua nya akan segera berakhir" Ucap seseorang berjubah itu seraya berbalik dan menghadap ke arah ledakan.


"Sebentar lagi kontraksi Qi milik Wei Tianzi akan terjadi dan Leluhur bangkit sepenuh nya. Kau harus berhati-hati, Shuwan... " Ucap Zhang Xueying yang memiliki pengetahuan jauh lebih banyak di banding kemampuan.


"Aku tahu" Ternyata seseorang berjubah dengan iris mata keunguan itu adalah Shuwan.


Qi terang dan gelap milik nya yang bergabung menciptakan aliran Qi baru. Sehingga mata Dewa dan mata Iblis milik nya juga turut bergabung.


Kemampuan mata ungu yang Shuwan miliki berbeda dengan milik Wei Tianzi. Milik Shuwan hanya berguna untuk melihat dengan kemampuan penglihatan yang jauh lebih sempurna di banding manusia mau pun Iblis.


Sementara mata Ungu Wei Tianzi bekerja untuk mengatur pola Qi yang akan dia gunakan sehingga kinerja nya jauh lebih efektif di banding kultivator biasa.


Namun penglihatan Wei Tianzi bukan lah yang terbaik. Dia tidak bisa melihat ketika cahaya benar-benar menembus pertahanan mata nya. Berbeda dengan Shuwan.


Dan kemampuan pengendalian Qi Shuwan sejak dulu juga bukan yang terbaik. Sudah sering Shuwan kehabisan Qi karena ledakan energi yang tidak bisa dia kontrol secara maksimal.


Kedua mata milik mereka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meski terlihat serupa, iris mereka juga tidak sama.


Jika Wei Tianzi memiliki iris dengan garis-garis berjajar berwarna hitam. Maka Shuwan memiliki iris berjajar dengan pola yang terang dan mencolok namun warna ungu nya samar.


Oleh karena itu warna mata nya lebih terlihat seperti abu-abu di bandingkan ungu. Sangat berbeda dengan Wei Tianzi!


"Ingat rencana kita!! " Ucap Shuwan sebelum akhir nya pergi dengan lompatan menuju ke arah Wei Tianzi.


Dia melesat melewati ledakan yang kini hanya menyisakan sedikit efek sehingga kekacauan yang di buat nya mulai terlihat.


Syuutt


Shuwan berhenti dan mendarat tepat di dekat batu besar tempat Wei Tianzi berdiri. Dia diam memandang lurus ke arah Wei Tianzi.


"Sudah saat nya ya? " Tanya Wei Tianzi menyeringai.


"Kau tahu jawaban nya Wei Tianzi! " Ucap Shuwan dengan nada yang seperti biasa, sudah tidak mengherankan lagi bagi Wei Tianzi.


"Kapan dia akan datang? " Tanya Wei Tianzi lagi merujuk pada seseorang yang akan segera tiba. Mungkin!


"Tunggu saja" Jawab Shuwan seraya memejamkan mata nya.


'Dengan perjanjian itu, aku dan dia sudah terikat. Dan aku dapat merasakan hawa nya dengan jelas' Lirih Shuwan dalam hati.


***


Di sisi lain tempat Li Chen dan De Lu berada, kedua nya nampak berhadap-hadapan dengan Li Chen yang mempertahankan wajah datar. Membuat De Lu merasa asing dengan sosok di hadapan nya.


"Kemampuan teleportasi ku terbatas. Ku rasa aku membutuhkan bantuan mu De Lu! " Ucap Li Chen membuat sebelah alis De Lu terangkat.


"Apa yang bisa ku lakukan untuk membantu mu? " Tanya De Lu pada akhir nya.


"Lakukan itu! "


...----------------...


Hayo tebak!


Bagaimana cerita nya hari ini?


Maaf kalau kurang menegangkan. Author masih mencari ide dan inspirasi!!


Maaf juga author mulai jarang balesin komentar kalian, mungkin beberapa pembaca yang berteman dengan author di Whatsapp pasti mengerti kesibukan author. Hehe....


Terimakasih untuk pembaca yang masih setia menunggu update cerita author yang kadang sering bolong ini.


Nantikan kelanjutan cerita nya ya!