Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 71: Kadal Busuk!!



"Baiklah, Semangat! " Ujar mereka bersamaan seraya saling beradu kepalan tangan dan saling menyambut.


......................


"Tcih! Seperti nya mereka sangat menyayangi gadis itu! " Xiu Min berdecih pelan saat merasakan gerbang dunia neraka yang di buka paksa.


"Humph tentu saja, gadis itu adalah putri semata wayah nya" Sahut Xiu Lang menatap ayah nya.


"Apa kau sudah menyiapkan persiapan? " Tanya Xiu Min serius.


"Tenang saja! Aku sudah menyiapkan semua nya, aku sudah menduga hal ini akan terjadi" Jawab nya tenang.


"Bagus! " Puji Xiu Min singkat namun mampu membuat Xiu Lang tersenyum.


"Akh satu lagi, seperti nya kakak angkat gadis itu juga ada di sini! Ku rasa akan sedikit menyenangkan mempermainkan nya" Ucap Xiu Lang karena ia dapat merasakan aura Jinsu yang telah ia hafal.


"Oh? Lakukan lah jika menurut mu akan menarik! "


"Terimakasih ayah! "


Segera setelah nya Xiu Lang menghilang dari pandangan dan menjalankan rencana yang telah di tetap kan.


***


Mereka kini telah tiba di Hutan Sembilan Pilar Neraka dengan peluh membasahi wajah. Raut tegang nan khawatir terpatri di wajah mereka masing-masing.


Tak membutuhkan waktu lama kini mereka sudah berada di sisi barat kerajaan iblis. Dengan mengangkat sebilah pedang nya tinggi-tinggi, ia berseru untuk menang.


"Hancurkan Semua nya!!! Jangan Biarkan Ada Yang Tersisa!!!! " Teriak nya mengebu-gebu.


"Hiyaaaaa!! " Sorakan para pasukan seraya menghunus kan pedang ke leher lawan.


Bentrokan tak dapat di hindari, siapa yang menyangka kalau kerajaan iblis sudah mempersiapkan hal ini.


Jumlah pasukan yang di bawa Kekaisaran langit dan Fu tentu nya kalah telak. Namun tingkatan kekuatan para pasukan Kekaisaran jauh di atas pasukan kerajaan iblis.


Entah apa yang telah di rencanakan oleh Xiu Min. Tak ada yang tahu! Dan semua hanya bisa menunggu waktu memberikan jawaban nya.


***


Sementara itu Shuwan tampak sedang mengelilingi kerajaan iblis. Tak banyak yang dapat ia kagumi sebab kerajaan ini memiliki kesan horor, dan Shuwan tidak suka itu.


Bukan karena takut atau semacam nya, melainkan ia jadi teringat suatu kejadian saat ia menjalankan misi di sebuah Castile kuno.


Lupakan tentang hal itu, kini Shuwan melangkahkan kaki nya semakin jauh dari gerbang Kerajaan Iblis. Entah mengapa seolah ada tarikan kuat yang memaksa nya berjalan ke arah barat.


Ia berjalan seorang diri karena pelayan tadi harus pergi karena suatu urusan yang ia tak tahu dan tak ingin tahu. Ia melangkah kan kaki nya di sebuah hutan yang terlihat mencekam.


'Aura ini!? ' Batin nya memekik terkejut karena merasakan aura yang begitu familiar.


Segera ia melangkah kan kaki mengikuti aura itu. Langkah nya sedikit tergesa-gesa mengingat nama dunia yang ia tempati kala ini.


'Astaga apa yang kak Jinsu lakukan di tempat ini? 'Batin nya bertanya-tanya.


"Semoga kau sedang tidak dalam masalah" Gumam nya pelan seraya terus melangkah dan berdoa agar kakak angkat nya baik-baik saja.


***


Sedangkan di tempat yang berbeda pada waktu bersamaan, Jinsu tidak bisa di katakan baik saat ini. Bagaimana tidak? Terlihat naga hitam itu yang terus mengaum dan menyemburkan api hitam pada nya.


Roaaaarrrrhhhh


Swooosshhh


Api hitam berkobar di mana-mana, wajah Jinsu terlihat pucat pasi dan berfikir bahwa kematian nya sudah dekat.


Roaaaarrrrhhhh


Sang naga yang gagah perkasa itu kembali mengaum, dan auman nya sungguh memekakkan telinga.


Swooosshhh


"Aaaaaarrrggghhh!! " Teriak Jinsu seraya terus berusaha menghindari semburan api itu.


"Huwaaa aku belum menikah, tolong jangan bakar aku hiks hiks!! " Tangis Jinsu akhir nya pecah. Bagaimana tidak? Ini adalah kali pertama ia melihat naga dan kali pertama ia berada di ujung tanduk.


Roaaaarrrrhhhh


Kreeeaaakk


Naga itu mengaum seraya mencoba menggerakkan tubuh nya, namun semakin ia bergerak, rantai yang melilit tubuh nya akan semakin menegang.


Roaaaarrrrhhhh


Swooosshhh


Swooosshhh


Swooosshhh


Tiga kali semburan api melesat dalam waktu bersamaan, sementara Jinsu yang tidak bisa mengelak hanya bisa menutup mata nya pasrah.


"Teknik Raja Es-Dinding Perisai Es!! "


Swooosshhh


Kraaakkkhhh


Duaaaarrrrrhhh


Terdengar suara ledakan saat dua elemen yang bertentangan itu bersentuhan. Namun perisai es itu sangat kuat hingga dapat menahan api hitam sang naga.


"A-apa yang? Ap-Pakah a-ku sudah ma-mati? "Ujar Jinsu seraya mencubit pipi nya sendiri.


" Aku masih hidup? Aku Hidup!! Syukur lah ya Tuhan hiks aku masih bisa menikah hiks"Jinsu terisak seraya terus mengucapkan syukur, dia pun berjongkok dan menangkup wajah dengan kedua tangan nya.


"Kau baik-baik saja? " Tanya seseorang seraya menyodorkan telapak tangan berniat membantu Jinsu.


Melihat itu Jinsu pun mendongak dan sejenak terpana akan kecantikan sang gadis yang memakai Hanfu putih itu.


"Lin Lin!? " Pekik Jinsu terkejut seraya langsung memeluk gadis yang di panggil dengan nama Lin Lin itu.


"Sudah kak, tenang lah! Aku ada di sini" Ucap Shuwan, ya gadis itu adalah Shuwan.


"Ku fikir, aku hiks akan tamat di hiks sini" Isak Jinsu dengan air mata palsu nya.


"Ini bukan saat nya bersantai! Kakak tunggu lah di sini, aku harus menyingkirkan kadal busuk itu" Ucap Shuwan lalu Jinsu melepaskan pelukan nya dan Shuwan segera melesat ke arah naga itu.


Swooosshhh


Swooosshhh


Traakk


Traakk


Roaaaarrrrhhhh


Dua tonbak itu berhasil menancap di kulit kasar sang naga membuat nya memekik kesakitan. Tak ingin melewatkan kesempatan, Shuwan segera melesat dan berada di atas kepala naga itu.


"Teknik Raja Es-Tebasan Pedang Es! "


Traakk


Shuwan mengayunkan pedang nya dan segera menancap kan nya ke batu permata yang berada di atas kepala naga tersebut.


Roaaaarrrrhhhh


Naga itu mengaum sebelum akhir nya menutup mata dan perlahan tubuh naga itu bercahaya sesaat. Setelah cahaya nya redup Shuwan segera mengambil batu permata tadi dan menghampiri kakak nya.


"Sudah selesai? Bagaimana keadaan mu? Apa kau terluka? Apa naga itu sangat kuat? Bagaimana mungkin kau bisa mengalahkan naga itu? " Jinsu tak berhenti bicara sementara Shuwan menatap dingin Jinsu dengan tatapan menusuk.


Glekk


Jinsu menelan ludah nya kasar melihat tatapan Shuwan lalu ia merubah raut wajah nya bingung.


"Ada apa? " Tanya nya bingung dengan wajah yang sengaja di buat-buat.


"Katakan pada ku!!! Apa Yang Kau Lakukan Di Sini!!?? " Tanya Shuwan dengan tatapan horor nya membuat nyali Jinsu menciut.


"Akh itu anu emm ~~~" Jinsu pun menceritakan awal di mana ia hanya mencari Rui lalu merasakan aura Shuwan dan mengikuti nya hingga berakhir dengan pertemuan nya dengan sang naga.


Pletak


"Kau memang berbakat dalam mencari kematian! Seharusnya kau tak perlu kesini kak! Huh! Untung saja Tuhan masih ingin kau hidup! " Gerutu Shuwan setelah memukul kepala Jinsu pelan.


"Astaga kau ini jahat sekali adik" Jinsu hanya bisa mengerucut kan bibir nya kesal.


"Habis nya kau menyebalkan kak! "


Namun perkataan Shuwan tetap membuat Jinsu tersenyum, adik nya itu mengkhawatirkan nya! Tentu sebagai kakak ia akan senang.


"Kalau begitu sebaik nya kau ikut aku, ku harap kau tak membuat masalah kak! "


Jinsu pun hanya diam di bawa oleh Shuwan ke kerajaan Iblis karena ia masih memiliki banyak urusan di sana.


***


"Wah wah! Setelah kalah beberapa hari yang lalu, kalian masih berani mendatangi kami? " Senyum mengejek dan merendahkan terpatri di bibir tipis Xiu Lang.


"Katakan dimana adik ku?! " Bentak Yixuan tak sabar.


"Ho ho ho rupa nya kalian ingin menjemput gadis itu? Ambil lah kalau kalian bisa! " Ehek Xiu Lang dengan wajah yang sangat menyebalkan.


"Teknik Halilintar-Tebasan Pedang Halilintar! "


Srettt


Jdaaaarrr


Karena tak siap Xiu Lang terpental cukup jauh akibat serangan dadakan yang Fu Lee luncurkan. Segera mereka bertukar pukulan dengan sengit karena kekuatan Fu Lee tak dapat lagi di remehkan.


"Kau!! " Geram Xiu Lang saat melihat banyak nya tetesab darah yang keluar dari lengan nya.


Sringg


Ke dua bilah pedang terus beradu menciptakan bunyi dentingan yang nyaring. Tampak raut lelah terpasang di wajah mereka ber dua.


"Sebaiknya kau menyerah saja! " Ucap Xiu Lang seraya melompat mundur lalu membacakan mantra.


"Teknik Raja Api Hitam-Aumab Naga Api Hitam! "


Swooossshhhh


Tercipta ilustrasi Naga hitam yang tercipta dari api hitam milik Xiu Lang. Naga itu melesat cepat ke arah Fu Lee yang tak bisa menggerakkan tubuh nya.


"Teknik Raja Air-Auman Naga Air! "


Swooossshhhh


Booooommmmm


Duaaarrr


Ke dua teknik yang sama-sama menggunakan wujud Naga itu beradu dan membuat ledakan besar. Lalu Fu Lee menatap intens orang yang menolong nya.


Tak lama kemudian mata nya terbelalak karena terkejut Ekspresi khawatir terlihat jelas di mata nya. Sedangkan orang itu menampilkan senyum manis untuk Fu Lee.


"Kak Lee apa kau baik-baik saja? " Tanya nya dengan kepala yang sedikit di miring kan. Fu Lee segera beranjak hendak memeluk namun......


...----------...


Jangan lupa dukung author melalui...


Like


Vote


Rate


Favorit


Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....


Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.


IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)


WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)


FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')