Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 244: Jangan Cari Mati, Li Yue!



...Attention Please!...


...Author Mohon maaf karena pada chapter ini cerita sedikit di percepat dan di persingkat. Mungkin sedikit membingungkan, bila ada yang ingin di tanyakan silahkan komen di bawah!...


......................


Sudah dapat di pastikan kalau prajurit yang terkena Duri itu tidak selamat. Sangat mustahil kalau mereka masih hidup.


Beberapa prajurit yang memiliki kekuatan lebih mampu membelah Duri-duri itu dengan pedang masing-masing. Namun prajurit bawah tentu nya hanya bisa pasrah.


"Ini mulai Berbahaya" Ucap Shuwan dengan raut wajah serius.


......................


Kemudian Shuwan segera merentang kan tangan nya dengan pedang yang entah sejak kapan telah berada dalam sarung nya kembali.


"Teknik Dewa/Dewi-Pembekuan Es! " Ujar Shuwan mengeluarkan aura dingin nya.


Swoooosshh


Kedua tangan Shuwan mengeluarkan cahaya biru yang kemudian menjalar dan menyelimuti seluruh area sekitar menara.


Srett


Kedua tangan Shuwan bergerak dan seketika cahaya biru itu membeku seperti air yang menjadi Es.


Slapp


Slapp


Slapp


Sehingga duri-duru yang di keluarkan Maque pun menancap di permukaan Es Shuwan yang menyelimuti sekitar.


Shuwan melihat sekitar di mana banyak sekali prajurit Kekaisaran yang mati. Mata Shuwan memanas melihat itu.


Dia menatap Wei Tianzi dan seketika mata nya terbelalak saat Wei Tianzi berada di hadapan nya dengan tangan terarah ke depan.


"Teknik Iblis Terlarang...... " Ucap Wei Tianzi dengan gerakan yang seperti gerakan Slow motion.


"Ledakan Inti Api Kehidupan! " Lanjut Wei Tianzi membuat bola cahaya berwarna kehitaman yang memiliki campuran warna merah dan ungu.


Shuwan membeku merasakan tubuh nya yang tidak dapat di gerakkan. Dia hanya mampu menggerakkan gigi dan mengalirkan Qi ke seluruh tubuh.


Syuuuuutttt


"Shuwan!!! "Yixuan dan yang lain nya seketika berusaha mendekat ke arah Shuwan saat bola itu membesar dan membengkak.


Dddduuuummmmmbbbb


Bola itu pun meledak lurus tanpa efek ledakan ke sekitar. Sehingga ledakan nya hanya terarah pada target saja.


Notes: Ini seperti tembakan di mana Bola tadi menembakkan ledakan. Hingga mengeluarkan cahaya yang melesat lurus menembus target nya.


Mata Shuwan terbelalak dan seketika tubuh nya lemas ketika bola itu meledakkan tembakan. Mulut Shuwan bergetar dengan mata memanas.


"TIDAK!!! " Teriak Shuwan ketika ternyata Li Chen memasang tubuh di hadapan Shuwan dengan membuat perisai untuk Shuwan.


Seketika dunia Shuwan seakan berputar dan hanya berpusat pada satu orang saja. Semua nya seakan berubah hitam dan hampa.


"Uhuk! " Suara Li Chen yang terbatuk memuntahkan seteguk darah membuat Shuwan kembali tersadar dan segera menghancurkan perisai Li Chen.


Syuuuuutttt


"B*doh! " Ucap Shuwan seraya menarik Li Chen dan membawa nya pergipergi menjauh dari Wei Tianzi yang menyeringai menatap nya.


Melihat itu Yixuan dan dua lain nya bergerak untuk mengalihkan perhatian Wei Tianzi terlebih dahulu.


Sreettt


Saat akan menyerang Wei Tianzi, Junsi dan Yixuan terkejut ketika Li Yue menghampiri mereka dan melemparkan beberapa jarum ke arah Wei Tianzi.


"kau! Apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Junsi pada Li Yue.


"Aku tidak mungkin diam saja" Ucap Li Yue dan kembali melompat dengan tangan terkepal.


"Terlalu jauh untuk mengalahkan ku" Ujar Wei Tianzi dan meninju perut Li Yue.


Brukkh


"Uhuk! " Li Yue terbatuk dan terhempas ke belakang.


"Pergi lah! Jangan cari mati! "Ucap Junsi dengan kejam kepada Li Yue.


" Menghindar lah Li Yue" Ucap Yixuan agar Li Yue menjauh karena dia tahu kalau sebenarnya Junsi hanya tak ingin Li Yue terluka.


"Lebih baik aku mati dari pada mundur!!! " Ujar Li Yue dengan tatapan penuh tekad.


Li Yue tahu dia bukan tandingan seorang Wei Tianzi, namun dia tidak ingin diam saja dan membuat peracik racun menjadi terlihat lemah.


Jangan remehkan seorang peracik racun oke!?


Bersamaan dengan itu Luan justru menarik Shan Lin Dan membawa nya menyerang Maque yang hendak menghampiri Wei Tianzi.


Rupa nya Shan Lin telah berhasil mengalahkan Yun Xie bersama dengan Shan Lan dan De Lu tadi. Karena dapat terlihat sebuah patung Es yang sedikit terbakar.


De Lu yang melihat Li Chen tentu nya mematung dan membeku. Tentu tidak menyangka kalau akan terjadi hal seperti itu.


Sementara itu Wei Tianzi terlihat masih berusaha menghindari serangan Yixuan yang entah sejak kapan semakin kuat dengan serangan Cahaya nya.


Swooshh


Duarr


Namun meski tidak menghindar, Wei Tianzi dapat membuat perisai sehingga serangan Yixuan seakan tidak memiliki banyak arti.


Dan tentu saja Yixuan di bantu oleh Junsi yang menggunakan elemen Air sebagai reinkarnasi Kaisar Air.


Kedua nya ber kombinasi melawan Wei Tianzi, mengabaikan Li Yue yang memperhatikan pertarungan mereka dengan menyiapkan sesuatu.


Syuuuuutttt


Sllaaassshhh


Yixuan terpental mundur dengan luka tebasan panjang di perut nya saat Wei Tianzi tadi mengayunkan pedang dari arah samping ke perut nya.


Wei Tianzi melirik Junsi kemudian meleset, bukan ke arah Junsi! Melainkan ke arah Li Yue. Hal ini membuat kedua mata Junsi terbelalak kaget.


"Li Yue menyingkir!!! " Teriak Junsi membuat Li Yue terkejut saat tiba-tiba Wei Tianzi berada di hadapan nya sedang mengayunkan pedang besar.


Sreeetttt


Trangg


Krakkhhh


Tidak tinggal diam! Junsi menghalangi serangan Wei Tianzi dengan pedang nya yang menangkis pedang Wei Tianzi. Namun pedang Junsi tidak cukup kuat hingga memiliki retakan yang tidak terlalu besar.


"Sudah ku katakan! Menyingkir dan pergi lah! Kau membebani ku!! " Sarkas Junsi membuat hati Li Yue sakit.


"Jangan cari mati!!" Lanjut Junsi seraya melirik Li Yue dengan ekor mata nya.


Wei Tianzi yang melihat itu semua pun menyeringai dan menepis pedang Junsi dengan sedikit kuat hingga pedang Junsi benar-benar patah.


Tanpa Junsi sadari Wei Tianzi tiba-tiba mengeluarkan sebuah tongkat besi yang kini bergerak hendak menusuk nya.


Srett


Jlebb


Mata Junsi terbelalak saat Tongkat itu menusuk dada Li Yue yang entah sejak kapan telah berada di hadapan nya. Menghalangi serangan Wei Tianzi.


"Apa yang kau lakukan!? "Tanyq Junsi seraya menahan bahu Li Yue yang hendak merosot ke bawah.


" Maaf telah membebani mu selama ini" Ucap Li Yue lirih kemudian....


"Uhuk! Uhuk! " Li Yue terbatuk dengan darah yang tak berhenti keluar dari mulut nya.


Wei Tianzi melompat mundur saat Yixuan tiba-tiba kembali menyerang nya. Tapi Wei Tianzi sempat memberikan kelingan nakal pada Junsi.


Tapi tanpa ada yang menyadari, Li Yue menyeringai lemah ketika menatap Wei Tianzi. Dia telah menjalankan rencana nya dan mungkin akan berhasil.


Setidak nya dia cukup membantu meski harus berkorban nyawa.


"Kenapa kau melakukan ini? " Tanya Junsi dengan suara rendah, dia merasakan sakit yang teramat di dada nya.


"Ka-u su-dah terlalu ba-nyak membantu ku Si-Si Uhuk! " Ucap Li Yue kembali terbatuk.


"Tapi tidak harus seperti ini... " Lirih Junsi lemah membuat Li Yue menggeleng pelan.


"Se-moga perbu-atan ku se-dikit bergu-na" Ucap Li Yue kemudian menutup mata nya.


Junsi pun segera menggendong Li Yue dan membawa nya pergi menuju Hao Piaoliang. Sebelum nya dia melirik ke arah Yixuan yang juga sedang menatap nya untuk memberi tahu.


"Maafkan aku.... Kumohon.... Bertahan lah" Gumam Junsi dengan mempercepat langkah nya.


***


Di tempat Yixuan berada, dia merasa ada yang berbeda dengan Wei Tianzi. Perlahan wujud Wei Tianzi kembali seperti semula dan Kaisar Iblis itu jatuh ke tanah.


"Uhuk! " Wei Tianzi memuntahkan seteguk darah segar.


"Si*lan! Ini racun yang menyerang energi gelap" Gumam Wei Tianzi seraya mengeluarkan racun berupa cairan putih dari telapak tangan kanan nya.


Rupa nya tadi Li Yue melemparkan racun dari udara yang di arahkan langsung ke Wei Tianzi. Sehingga kini Wei Tianzi sedikit melemah.


Tapi dia tidak berhenti, Wei Tianzi kembali melompat dan hendak menyerang Yixuan. Sementara De Lu melesat hendak menghampiri Li Chen dan Shuwan.


...----------------...


Maaf bila agak sedikit membingungkan!


Silahkan bertanya jika ada bagian yang benar-benar tidak dapat di mengerti.


Author mempersingkat jalan nya cerita agar cepat tamat! Mohon dimaafkan!


Jika kalian penasaran apakah Li Chen mati, maka Author akan memberikan cuplikan singkat sebagai berikut....


Grepp


"Jangan mengganggu ku Chen! Aku sedang memasak! " Ucap Shuwan ketika tangan seseorang melingkar di pinggang nya.


"Aku tidak mengganggu mu! Lian bilang kau membutuhkan bantuan ku" Ucap Li Chen seraya mengecup pipi Shuwan dengan sayang.


"Ya! Tolong nyalakan api itu! Aku tidak bisa menggunakan batu" Ucap Shuwan ketus karena merasa tidak senang.


"Baiklah! Apa pun untuk istri ku tercinta! "


.......


.......


.......


...See you next Chapter!...