Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 126: Aku Tahu!



Sreettt


Shuwan menarik langkah mundur lalu kembali menatap dingin laki-laki di hadapan nya yang memberikan tatapan jahil.


......................


Shuwan melihat sekitar nya yang sama seperti beberapa waktu lalu, saat akan membuka segel kekuatan nya.


Duduk dengan posisi semedi di tengah-tengah lingkaran yang dikelilingi lima pilar tinggi dengan jarak tetap.


Namun dalam sekejap, sekeliling Shuwan berubah menjadi hitam dan gelap. Hanya terlihat tangga yang panjang dan seperti tidak memiliki ujung.


Shuwan memandang tangga itu dengan tatapan rumit nya. Shuwan seperti mengerti dengan langkah yang harus ia ambil selanjut nya.


"Dalam pengujian tahap ke-dua ini kamu harus memperlihatkan seberapa besar tekad dalam dada mu. Guru mu ini merasa kamu sendiri tahu apa yang harus kamu lakukan? " Tiba-tiba muncul seberkas cahaya terang yang mengeluarkan suara Jiancheng, persis seperti saat Shuwan menjalani pengujian pertama.


"Ya... Aku tahu! " Jawab Shuwan singkat, terkesan enggan mengakui.


Tentu saja Shuwan harus menguatkan tekad nya untuk mencapai ujung tangga. Sedikit saja kepercayaan nya goyah, maka Shuwan akan terjatuh dan bahkan mungkin tidak selamat.


Ini sedikit lebih sulit dari sebelum nya. Kesalahan sedikit saja, resiko gagal sangat tinggi!


"Apa pun yang kau dengar nanti, coba lah untuk mengabaikan nya" Ucap Jiancheng sedikit ragu, karena murid nya itu memang memiliki sifat yang acuh.


Jadi seharus nya tanpa di suruh pun, murid nya akan acuh, namun siapa yang tahu bukan?


"Aku mengerti"


"Kalau begitu... Mulai lah!! "


Tapp


Shuwan melangkah kan kaki nya menapaki satu anak tangga tanpa kesulitan sedikit pun. Seperti menaiki tangga pada umum nya.


'Ku rasa ini akan sulit' Batin Shuwan seraya memejamkan mata dan menghela nafas perlahan.


Dia pun melanjutkan langkah nya dengan pelan dan ringan...


Tapp


Pada anak tangga ke-sepuluh Shuwan merasakan tekanan aura. Meski tidak terlalu kuat, tekanan ini mempengaruhi energi nya sehingga jika kehabisan energi Shuwan akan cepat lelah.


Mencoba menahan tekanan tersebut, Shuwan kembali melanjutkan langkah nya. Berusaha agar tidak goyah.


Tapp


Tepat saat menapaki anak tangga ke-tiga puluh Tekanan yang Shuwan dapat kan semakin besar. Seperti tertimpa beban yang cukup berat.


'Seberapa jauh lagi...? 'Batin Shuwan menatap lurus ke depan, merasa tangga itu sangat lah tinggi untuk di daki.


Tapp


Swooossshh


Di anak tangga yang entah ke berapa, asap keunguan mulai muncul. Shuwan segera waspada dan menutup mulut nya dengan lengan hanfu berwarna putih tulang.


Shuwan merasa langkah nya semakin berat dengan kepala seperti berputar. Mungkin dia tanpa sengaja menghirup racun yang tersebar itu.


'Mungkin kah!? 'Shuwan tersentak saat mengetahui jenis racun yang tersebar di udara itu.


Dia tak menyangka kalau ini adalah racun Penghancur Jiwa. Jika Shuwan menghirup lebih banyak, dapat di pastikan kalau dia tidak bisa melihat matahari esok pagi.


Tiba-tiba dalam benak Shuwan terlintas suara Jiancheng yang pernah memperingati nya jika saja dia gagal.


"Ingat lah...! Jika kau gagal maka jiwa mu akan berada di ruang kekosongan sedangkan tubuh mu terlihat seperti orang tidur namun tidak bernyawa! Dan jiwa mu tidak bisa di bangkit kan atau pergi ke alam baka, kecuali jika ada keajaiban. "


Kata-kata itu terngiang-ngiang dalam benak Shuwan. Dan itu membuat Shuwan bergidik, bagaimana pun Shuwan masih ingin hidup!!


"Teknik Angin-Pusaran Angin Topan! " Ucap Shuwan menciptakan pusaran angin untuk menyingkirkan racun itu.


Swooossshh


Pusaran angin Shuwan menyerap dan membelah kabut beracun sehingga di tangga itu sudah tidak ada racun lagi.


"Huft! " Setelah menghela nafas, Shuwan kembali melanjutkan langkah nya.


Tapp


Sreettt


Kraakkkhh


"Ini! " Shuwan cukup terkejut, namun ia bisa mengendalikan ekspresi nya.


Mungkin kah Shuwan harus mengalahkan semua nya? Namun yang membuat Shuwan ragu adalah para prajurit itu setidak nya berada pada tahap Dou Ancestor Bintang 5.


"Mereka tercipta dari Element apa? " Tanya Shuwan pada diri sendiri seraya memiringkan kepada nya.


Lalu Shuwan melanjutkan langkah nya perlahan mendekati ke-delapan prajurit tersebut.


Sreettt


Sringg


Tiba-tiba satu di antara mereka maju dan menyerang Shuwan menggunakan pedang nya membuat Shuwan melompat ke belakang.


'Kenapa hanya satu yang menyerang? 'Batin Shuwan bingung namun tetap mengangkat pedang di pinggang nya.


Sringg


Tranggg


Shuwan menebas dari kanan ke kiri namun serangan Shuwan berhasil di tangkis. Lalu Shuwan mencoba menusuk dan Lagi-lagi serangan nya berhasil di hindari.


'Hebat sekali' Shuwan kagum dengan kemampuan prajurit itu namun heran karena prajurit yang lain hanya menonton.


Lantas untuk apa ada banyak jika yang menyerang hanya satu?


Shuwan mengarahkan tangan kiri nya untuk memberikan tinju pada prajurit itu namun kepalan tangan Shuwan berhasil di tangkis.


"Si*l! " Umpat Shuwan seraya memberikan tendangan namun lagi-lagi tak berhasil.


Shuwan memejamkan mata nya sejenak mencoba berfikir, lalu ia mengayunkan pedang nya ke arah prajurit yang sedang menonton.


Tranggg


Pedang Shuwan di tangkis oleh prajurit yang sedang bertarung dengan nya, sementara prajurit lain tetap diam membatu memperhatikan gerakan Shuwan.


Bughh


"Uhuk! " Saat sedikit lengah rada Shuwan terkena tinju prajurit tadi, namun Shuwan berhasil menyeimbangkan diri agar tidak terjatuh.


"Gawat" Bisik Shuwan karena jika dia mundur satu langkah maka dapat di pastikan Shuwan akan terjatuh ke dasar yang sangat gelap.


Tak membiarkan Shuwan bernafas, prajurit tadi kembali menghunus kan pedang nya ke arah Shuwan dengan cepat.


'Ada yang salah di sini... 'Gumam Shuwan dalam hati seraya berfikir keras.


Sesaat kemudian Shuwan tersentak mengetahui letak keanehan. Lantas Shuwan menarik nafas dan. membuang nya kasar.


Swooossshh


Swooossshh


Shuwan mengalirkan Qi ke seluruh tubuh nya, lalu menciptakan bayangan menggunakan elemen air nya.


Sreettt


Tujuh bayangan air yang Shuwan ciptakan lengkap dengan pedang masing-masing tampak memasang ekspresi datar seperti yang asli.


Shuwan mendengus pelan lalu melompat kembali menyerang prajurit tadi di ikuti bayangan nya yang menyerang prajurit lain nya.


Sringg


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!