Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 121: Kau!!!!



Namun ucapan Shuwan berhasil membuat Mentri Kang terdiam dan menunduk malu karena maksud nya benar-benar terbaca. Para petinggi lain pun menatap Kagum Shuwan yang berhasil memukul mundur Mentri Pertahanan.


......................


Junsi, Yixuan dan Li Yue tampak menatap rumit papan pengumuman yang terpampang. Jadi, mereka harus berada di dalam. ruangan selama seharian?


"Bagaimana kita mencari Shuwan jika seperti ini? " Tanya Junsi dengan raut wajah khawatir.


Li Yue terus memperhatikan dua pemuda di hadapan nya, dia penasaran dengan sosok Shuwan yang mampu membuat Junsi sang gunung Es khawatir.


'Gadis bernama Shuwan itu pasti luar biasa! 'Dalam benal nya, Li Yue benar-benar kagum dengan Sosok Shuwan yang seperti nya sangat berharga bagi Yixuan dan Junsi terutama.


"Tenang lah... Aku yakin dia akan baik-baik saja" Ucap Yixuan dengan raut wajah tenang seperti air, namun lain dengan hati nya yang turut merasakan kerisauan.


"Kita tidak tahu apa yang sedang dia hadapi! Bagaimana mungkin aku bisa tenang di saat adik perempuan ku bisa saja dalam bahaya!!! " Junsi menggeram marah dengan wajah memerah.


Sedangkan Li Yue tampak faham, jadi sosok yang ia kagumi ternyata hanya memiliki hubungan sebatas kakak dan adik saja dengan Junsi.


Entah kenapa dia justru bernafas lega mengetahui hal itu. Bukan kah ini sama sekali tak ada hubungan dengan nya!?


"Jika kau saja khawatir sampai seperti itu, menurut mu bagaimana dengan ku? Aku pun sama khawatir nya, namun aku percaya dengan kemampuan Shuwan yang melebihi ku! " Pekik Yixuan menatap kesal Junsi.


"Hufy! Jadi kita harus bagaimana? " Tanya Junsi mengusap wajah nya kasar.


"Sebaik nya kita kembali ke penginapan lebih dahulu, lalu mencoba mencari jejak Shuwan." Ucap Yixuan menatap jauh ke depan layak nya menerawang.


"Seandai nya aku memiliki mata dewa.... "Lanjut Yixuan bergumam namun sesaat kemudian...


" Benar! Mat Dewa! Teknik itu! "Junsi dan Yixuan terpekik bersamaan saat mendapatkan solusi.


Sedangkan Li Yue nampak memandang mereka dengan ekspresi aneh, dua pemuda tampan di hadapan nya ini sedang tidak normal!


Namun pada akhir nya mereka kembali ke penginapan untuk mencoba solusi yang baru saja terpikirkan.


***


Tess


Tess


Tess


Rintik hujan tak urung membuat Shuwan dan yang lain nya beranjak dari sebuah alun-alun yang berada di kota.


Seluruh rakyat sudah di perintah kan untuk berlindung di sebuah bangunan, atau rumah masing-masing.


Namun para pejabat penting, Kaisar, Para pangeran dan Shuwan tetap berada di alun-alun. Para pejabat membentuk barisan depan Kaisar di tengah-tengah.


Sedangkan Shuwan memisahkan diri dan berada di tengah alun-alun. Dan Chen berada tak jauh dari mereka semua.


Mereka semua hanya menatap rumit Shuwan yang sedang membuat Pola aneh di tanah lapang dengan sebuah cairan. Lebih tepat nya darah.


"Apa ini akan baik-baik saja? " Tanya Shuwan berbisik pada guru nya.


"Tenang saja! Darah itu hanya akan menjadi penghubung yang menghubungkan antara Aray dan diri mu, jadi jika ada yang mencoba menembus Aray, kau akan tahu lebih dulu! " Ucapan Jiancheng terdengar santai namun tersirat keseriusan di dalam nya.


"..... " Shuwan hanya bisa diam mengikuti arahan guru nya, melukis pola rumit dengan darah nya.


Setelah selesai, Shuwan berdiri tegak di tengah-tengah sana. Tanpa ada yang mengetahui, Jiancheng berdiri tepat di belakang Shuwan seraya menyalurkan Energi nya sedikit.


Sebenar nya Jiancheng tidak boleh terlalu banyak menggunakan energi milik nya, karena jika energi nya habis Jiancheng akan menghilang sebelum waktu nya tiba.


Tubuh Shuwan yang dingin terasa menghangat saat Qi Jiancheng memasuki tubuh nya. Sesuai intruksi, Shuwan mulai mengubah Qi Jiancheng menjadi milik nya.


"Pasti kan kau tidak melakukan kesalahan! " Ucap Jiancheng di sela-sela proses.


Shuwan hanya mengangguk kan kepala nya, lalu tubuh Shuwan memancarkan Cahaya kebiruan, dan cahaya itu mulai merambat kemudian terhubung dengan Lingkaran pola yang Shuwan buat.


Mereka yang menyaksikan hal itu tampak takjub. Lalu Shuwan membuka mata nya dan menatap Chen setelah itu berbisik tanpa suara.


"Bagian mu... "


Sreettt


Shuwan duduk bersila di ikuti Chen, lalu Chen menempelkan Telapak tangan nya di permukaan punggung Shuwan. Dan mulai menyalurkan Energi.


'Maaf kan guru mu ini Murid ku.... 'Batin Jiancheng yang berada tak jauh dari mereka.


Sebenar nya tak masalah jika Shuwan menggunakan Qi milik nya sendiri, dan juga Jiancheng bisa saja mempercepat Proses pembukaan segel Kekuatan Shuwan.


Hanya saja Jiancheng memiliki tujuan lain, Jiancheng tak ingin keberadaan Shuwan dapat di lacak karena mengeluarkan aura.


Dan lagi Jiancheng ingin murid nya dapat melupakan kenangan masa lalu bersama orang terkasih sehingga membuat murid nya sedikit bergantung kepada orang lain.


Jiancheng sebenar nya sudah tahu kalau jenis Qi milik Chen cocok dengan Shuwan sejak pertama kali bertemu.


Dan dia lah yang menyiapkan rencana sedemikian rupa agar Chen menjadi alasan Shuwan melupakan kekasih nya.


Sebenarnya bisa saja Jiancheng menghapus ingatan Shuwan tentang kekasih nya, namun Jiancheng tak ingin terlalu mencampuri urusan pribadi Shuwan.


"Bersiap lah... " Gumam Shuwan pelan namun terdengar oleh Chen dan di balas anggukan.


Tubuh Chen memancarkan cahaya kehijauan dan tersalur melalui tangan nya yang menempel di punggung Shuwan.


Begitu pun dengan tubuh Shuwan yang memancarkan cahaya kebiruan yang terasa dingin. Cahaya hijau yang masuk ke dalam tubuh Shuwan berubah menjadi biru dengan sendiri nya.


Baik Kaisar mau pun Shen tampak menatap cemas pada Shuwan dan Chen. Bagaimana pun sang Pangeran Mahkota baru saja pulih dari sakit nya.


"Teknik Dimensi-Aray Ilusi Langit! " Ucap Shuwan lalu cahaya biru itu menyebar ke seluruh pola lingkaran yang Shuwan buat.


Syuuttt


Tiba-tiba dari atas muncul seseorang seraya mengayunkan kaki nya seperti palu besar yang siap menghantam dan menghancurkan tanah sekitar.


"Awas! " Teriak Jiancheng yang hanya bisa di dengar oleh Shuwan saja, namun membuat Shuwan segera membuka mata.


Kaisar dan yang lain nya segera berteriak panik dengan serangan tiba-tiba itu. Shuwan yang sudah membuka mata segera berdiri dan menarik tangan Chen lalu ber teleportasi menggunakan Sisa Energi milik Chen yang masih berada di tubuh nya.


Chen tampak terkejut saat Shuwan menarik nya, namun segera mengikuti agar tidak memberat kan Shuwan.


Booommmm


Duaaakkkhhh


Kaki seseorang itu langsung menghantam tanah membuat tanah itu hancur dan membentuk lingkaran yang cukup besar dan dalam.


Tak terbayang jika Shuwan dan Chen masih berada di sana!


Debu beterbangan membuat jarak pandangan menipis. Namun saat debu mulai menghilang, terlihat sosok gagah nan tampan yang berdiri dengan wajah datar nya.


"Kau!!!! " Ujar Shuwan dengan ekspresi rumit nya, namun ucapan Shuwan membuat mereka semua menoleh ke arah nya.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!