Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 119: Aku... Menyerah?



Mengetahui hal itu Jiangxi segera melompat dengan seruling yang tak henti di tiup. Memutar tubuh sehingga menyamping dan membuat pedang Chen membelah udara.


Sringgg


................


Yixuan pada akhir nya memilih menyerah karena energi nya mulai habis. Dia merasa gagal dan frustasi karena tak kunjung menemukan keberadaan sang adik.


Bahkan tak sedikit ia mengelilingi seluruh ibu kota Kekaisaran Zhao, namun tak urung mendapatkan pencerahan.


Sedikit pun tak mendapat titik terang!


"Apa ini? Kenapa sulit sekali mencari mu Shuwan!!?? " Tanya Yixuan frustasi seraya mengacak rambut nya dengan ekspresi putus asa.


Namun dengan rambut yang berantakan, ia justru terlihat lebih tampan dan berkharisma. Meski tampak sedikit aneh dengan ekspresi yang tidak cocok dengan wajah nya.


Karena kesal dan putus asa, Yixuan pun berjalan pelan menyusuri kota yang mulai sepi. Sesekali menendang batu kerikil untuk melampiaskan kekesalan nya.


'Kemana lagi aku harus berkeliling? 'Batin nya berpikir keras, tempat terdekat yang menjadi kemungkinan.


'Aku menyerah! Sebaik nya pencarian ini ku lanjut kan esok hari!! 'Pada akhir nya Yixuan memilih untuk menyerah.


Dia sendiri tak sanggup jika harus berkeliling dengan wajah kusut serta energi yang mulai mencapai batas mengingat dia tak berhenti menggunakan Kemampuan Teleportasi nya.


Ber teleportasi membutuhkan energi yang tidak sedikit, karena itu pula banyak Kultivator yang lebih memilih untuk menggunakan ilmu peringan tubuh di banding kan ber teleportasi.


Terutama sebagian Kultivator hanya bisa beberapa kali menggunakan kemampuan Teleportasi yang cukup terbatas untuk di gunakan.


Seperti hal nya Yixuan yang juga memiliki batasan, hingga energi nya menipis dan terpaksa berjalan saat pulang. Meski sedikit melelahkan!


"Huft! " Yixuan hanya bisa menghela nafas seraya berjalan dan memejamkan mata nya.


Ia berjalan pelan dengan mata tertutup mencoba mencari jejak energi sang adik meski ia tahu itu sia-sia, tapi siapa yang menyangka bukan?


Setidak nya ia memiliki usaha dan ia tak berhenti berusaha meski sudah Sangat lelah. Walau pun ia percaya adik nya baik-baik saja.


Ia pernah melihat dengan jelas kemampuan adik nya jika bertarung, bahkan mengetahui bahwa kemampuan nya masih di bawah sang adik.


Sedikit memalukan, memang!


Akan tetapi mau bagaimana lagi? Setidak nya ia memiliki pengalaman lebih banyak dari sang adik. Kejeniusan nya juga tak perlu di pertanyakan!


Hanya saja Yixuan terlalu tidak peduli dan menanggapi segala hal dengan santai, penting atau pun tidak!? Ia tak peduli!


Mungkin karena itu lah ia terlihat lemah, meski tak sepenuh nya benar!


***


Jiangxi terpental mundur beberapa langkah ke belakang. Ia melepas seruling nya sejenak lalu kembali meniup seruling tersebut dengan Tempo cepat.


Slaasshh


Muncul benang-benang berwarna putih dari tubuh Jiangxi, benang-benang itu melesat dengan cepat ke arah Chen.


'Benang ini....'Chen terkesiap mendapati Jiangxi yang mulai serius melawan nya.


Tranggg


Chen mencoba mengelak dengan pedang nya, lalu ia mundur dan menyiapkan teknik.


"Teknik Kristal-Pembekuan Kristal Abadi! "Dengan terpaksa Chen menggunakan salah satu teknik legendaris milik nya yang cukup menguras energi.


Seluruh benang-benang putih yang berterbangan itu seketika berhenti dan berubah menjadi Kristal. Bahkan area sekitar pun juga menjadi Kristal.


Manik mata hijau Chen bersinar terang dengan cahaya berwarna hijau, seringai halus terlukis di wajah nya yang menawan. Cahaya binar mata Chen masih tak memudar.


Sreettt


Tiba-tiba Chen berada di hadapan Jiangxi seraya menatap nya tajam. Jiangxi pun ikut menatap Chen namun...


Krakkk


'Teknik ini.... Pembekuan Kristal Abadi!? " Batin Jiangxi saat melihat kaki nya mulai menjadi kristal.


Teknik pembekuan ini mempengaruhi tubuh Chen terutama pada bagian mata, menyalurkan efek Teknik dengan mata nya.


Sehingga jika menatap langsung mata Chen, Jiangxi berubah menjadi Kristal. Dan hanya Chen yang dapat membebaskan nya.


"Ukh! " Jiangxi sedikit panik saat bagian bawah tubuh nya menjadi Kristal.


Dengan pasrah Jiangxi mengangguk kan kepala nya. Menyerah lebih baik di banding kan harus merasakan rasa nya menjadi Kristal kan?


Perlahan namun pasti, cahaya di mata Chen berubah menjadi ke-kuningan dan area sekitar yang mengkristal pun mulai kembali seperti semula.


Begitu pun dengan tubuh Jiangxi!


Brukkhh


Chen jatuh berlutut dengan nafas tak beraturan dan degup jantung yang terbilang cepat bukan karena jatuh cinta.


Peluh menetes deras dari wajah tampan nya membuat nya semakin terlihat sangat menawan.


Jiangxi yang sudah terlepas dari teknik Chen pun membantu Chen untuk duduk di Gazebo terdekat. Lebih baik dari pada duduk di sana bukan!?


"Seperti nya aku berlebihan! " Ucap Chen yang di balas anggukan oleh Jiangxi.


"Tidak seharus nya Tuan menggunakan Teknik yang membutuhkan Banyak Energi dan mental yang kuat" Ucap Jiangxi menasehati, Chen sendiri mengakui bahwa ia belum sanggup menahan Teknik itu.


Karena Qi milik Chen belum cukup, Teknik itu hanya mempengaruhi mata sebagai penyalur. Jika Qi Chen sudah cukup, seluruh tubuh Chen dapat menjadi penyalur.


Apa pun yang menyentuh bagian tubuh Chen akan berubah menjadi Kristal, atau setiap yang Chen sentuh akan menjadi Kristal.


'Aku saja belum menggunakan Teknik terhebat ku, tapi pertandingan ini sudah berakhir'Batin Jiangxi merasa tidak di untungkan.


Padahal dia berencana merubah wujud nya menjadi Naga jika saja dia tak sanggup melawan Chen. Namun jika Chen menggunakan Teknik ini, itu adalah pengecualian!


Jika Jiangxi memaksa untuk lepas dari Teknik itu, Kaki Jiangxi yang sudah menjadi Kristal akan hancur dan tak bisa di kembali kan.


Karena itu lah Teknik ini menjadi Teknik Legendaris, dan seharus nya Chen tidak terlalu sering menggunakan teknik ini.


***


Setelah pertarungan melelahkan itu, Chen mengistirahatkan tubuh nya dan mengisi energi yang hampir habis.


Menggunakan Teknik memang tidak membuat Tahap pelatihan menurun, hanya saja energi Chen yang sudah terkumpul tadi habis tak tersisa.


Jadi dengan terpaksa Chen kembali bermeditasi di sebuah kolam ber kedalaman sebatas lutut. Chen hanya menggunakan celana nya sehingga dada bidang Chen terekspos.


Beruntung hanya Jiangxi yang berada di sana, itu pun juga sedang Bermeditasi dalam wujud Naga kecil dan berada di bahu kanan milik Chen.


Rupa nya pertarungan tadi membuat cidera ringan di bagian bawah Jiangxi. Dan ia sedang memulihkan nya dengan ikut menyerap energi sang tuan.


Waktu dalam ruang Dimensi Chen berjalan lebih cepat di bandingkan Dunia luar. Jika satu hari di ruang dimensi, maka itu artinya di dunia luar sudah satu tarikan nafas.


Dan Chen biasa nya menghabiskan waktu di ruang dimensi selama berhari-hari. Meski terkadang hanya jiwa nya saja yang berada di ruang dimensi, sementara tubuh nya tetap berada di dunia luar.


...*************...


Pedang Milik Chen



Pedang Milik Shuwan



... ...


Yeahh kita ketemu lagi nih...


Unch jangan lupa ikut Group Attention Please yaa...


Chat di +6282123981798


Apakah ada yang ingin bertanya, kenapa cerita milik author ini sangat berbeda? Kenapa MC nya tidak di tonjolkan? Kenapa pemeran utama nya memiliki mental lemah dan berantakan? Kenapa pemeran utama nya tidak memiliki kekuatan yang spesial?


Kenapa pemeran utama nya tidak memiliki banyak kelebihan? Kenapa Alur cerita nya berbelit-belit? Kenapa cerita nya Loncat- loncat? Kenapa pemeran utama nya lemah?


Kenapa pemeran utama nya jarang muncul? Kenapa cerita nya begini atau begitu, silakan tanya melalui Chat pribadi Author untuk penjelasan lebih lanjut.


WA: +6282123981798


Jangan lupa LIKE!!!


See You~~