Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 75: Berkumpulnya Tiga Raja Iblis



Teriakan nya yang nyaring membuat Shuwan menoleh pada nya sejenak lalu dengan panik Shuwan mendekat ke arah Jinsu secepat kilat.


......................


"Kak Jin!? " Panggil Shuwan saat ia sudah berada di sisi Jinsu.


"Lin Lin? " Teriak Fu Lee bermaksud mengingat kan rencana nya. Sedangkan Shuwan segera memberi kode yang di balas anggukan oleh Fu Lee.


"Teknik Medis-Air Penyembuh! " Shuwan mengarahkan tangan nya ke perut Jinsu dan segera menutup luka Jinsu dengan elemen air nya.


Swooosshhhh


Sreeettt


Brukkh


Namun saat sedang mengobati Jinsu, Tiba-tiba semburan api melesat ke arah nya sehingga ia harus menghindar dan melompat.


"Kau! "Shuwan menggeram lalu mengarahkan tangan nya ke penyerang yang tak lain ialah jendral iblis yang melukai Jinsu.


" Teknik Petir-Kecepatan Kilat! "Shuwan melesat mengayunkan tangan nya ke arah jendral itu.


" Teknik Halilintar-Sambaran Seribu Burung! "Tangan kanan Shuwan di lapisi petir biru yang menyala lalu Shuwan dengan cepat mengarahkan nya ke jantung jendral.


Sreettt


Sraattt


Srettt


Ternyata jendral itu bisa menghindar sehingga Shuwan harus berusaha mengukur jarak dan strategi dengan akurat. Hingga saat Jendral itu memiliki celah...


Sreeettt


Happ


Zzrrrrrtttttt


Tangan Shuwan yang di lapisi petir berhasil menembus dan melubangi dada kiri Jendral, tempat jantung nya berada. Mata jendral itu membola lalu Shuwan mengalirkan Qi nya lebih banyak sehingga tangan nya semakin menembus jantung sang Jendral.


" Mati! "Gumam Shuwan pelan seraya mencabut tangan nya lalu kembali menghampiri Jinsu yang menahan sakit.


Happ


Shuwan tidak melesat, melainkan melompat dan mendarat tepat di belakang Jinsu. Kembali Shuwan mengalirkan tangan nya dengan Qi lalu menyentuh punggung Jinsu.


Kali ini ia tidak menggunakan teknik air lagi melainkan langsung mentransfer energi nya ke tubuh Jinsu dalam jumlah yang tak sedikit.


Sreeettt


Perlahan namun pasti luka koyakkan di perut Jinsu itu menutup. Jinsu takjub di buat nya bahkan ia sama sekali tak merasa sakit lagi.


Lama Shuwan mengalirkan energi nya, kini Jinsu sudah sembuh sepenuh nya.


Brukkhh


Shuwan jatuh berlutut karena kehabisan energi dan kelelahan. Ia menahan pening dan sesuatu yang ingin keluar dari tenggorokan.


" Aku ha-rus melanjutkan rencana dulu"Shuwan segera melesat untuk melanjutkan rencana nya.


Terlihat Fu Lee dan Yixuan yang mulai kesulitan menghadapi Xiu Min. Dan kini Shuwan mulai menyerap energi alam untuk menyempurnakan energi nya.


Tangan nya membentuk pola-pola rumit lalu ia mengarahkan ke dua tangan nya ke arah Xiu Min dengan tangan yang bertautan. Ia merapalkan mantra lalu tiba-tiba langit terlihat lebih gelap dari sebelum nya.


Jdaaarrrrrt


Jdaaarrrrrt


Swooooossssshhh


Bdrrrrrrdddtt


Petir-petir saling menyambar bersahutan, angin berhembus bagai badai. Tanah bergejolak dan air hujan mulai turun.


Lalu dari ke dua tangan Shuwan muncul semacam cahaya yang membentuk rantai dan mulai mendekati Xiu Min.


"Eh? " Pekik Xiu Min saat tangan nya terlilit rantai lalu kemudian seluruh tubuh nya terlilit rantai.


"Fiyuuuuhh! " Yixuan menghela nafas lega namun.....


***


"Cepat! " Ujar nya lantang pada para pasukan nya yang di rasa lamban.


Para pasukan bertanduk itu pun mempercepat langkah setelah mendengar teriakan sang pemimpin.


"Xiu Min akan kalah jika kita tidak bergegas! " Ucap seseorang dengan pelan namun masih terdengar oleh seorang yang di sebelah nya.


"Tidak ku sangka Xiu Min kalah oleh anak kecil, namun anak kecil itu tak bisa di remehkan dan kita harus bergegas" Ucap seseorang yang lain.


"Kau benar! Sesuai dengan dugaan ku, keturunan berdarah langsung sangat lah hebat meski dia masih kecil sekali pun" Jawab seseorang yang berteriak tadi.


"Aku penasaran sekuat apa anak kecil itu, bahkan Xiu Min yang sangat kuat pun dapat di kalahkan? "


"Sekuat apa pun dia, kita harus waspada dan bertindak sesuai rencana" Setelah nya mereka bungkam, tak ada yang bersuara dan memilih diam sampai tujuan.


***


"Teknik Iblis-Cakaran Maut! "


Sraattt


Sraakkk


Beruntung Shuwan segera melompat sehingga ia tidak terluka. Namun karena serangan dadakan itu ia gagal menyelesaikan satu segel lagi untuk menyegel Xiu Min.


Alhasil rantai yang melilit Xiu Min perlahan lepas dan Xiu Min bebas. Tiba-tiba muncul Dua orang yang lain setelah seseorang muncul dan menyerang Shuwan.


"Gawat! " Gumam Shuwan melihat Fu Lee dan Yixuan yang kini terlihat sibuk menghadapi para jendral iblis berbagai jenis itu.


"Itu tak penting, yang penting saat ini adalah kau pasti kalah! " Ujar seorang pria bertanduk yang di kelilingi Aura hitam.


"Tcih! " Shuwan berdecih mendengar nya. Seseorang yang bertanduk itu menatap Shuwan lekat-lekat.


"Xio Xin? Yun Xie? " Ucap Xiu Min memastikan bahwa sosok yang di tangkap netra nya tidak salah.


"Sudah lama sekali ya, Xiu Min" Seseorang dengan aura merah yang bernama Yun Xie mengulas senyum tipis.


"Akhir nya kita bisa bergandeng bahu seperti dulu" Timpal yang lain dengan aura hitam, Xio Xin nama nya. Xiu Min pun tersenyum tipis lalu kembali fokus pada lawan nya.


"Aura ini... " Gumam Xio Xin menatap Shuwan dengan tatapan sulit di artikan.


"Bagaimana mungkin ia memiliki aura iblis dan Dewa-Dewi sekaligus? " Tanya Yun Xie heran.


"Akan ku cerita-"


"Teknik Halilintar-Sambaran Mega Halilintar! "


Sreeettt


Dzrrrrtttttt


Ucapan Xiu Min terpotong karena tiba-tiba Shuwan berada di hadapan mereka dan mengayunkan pedang nya. Mereka pun akhir nya tak sempat menghindar.


"Uhuk! " Xiu Min memuntahkan seteguk darah segar lalu ia menengadah manatap Shuwan.


"Teknik Petir-Kecepatan Kilat! " Shuwan menghilang dari hadapan mereka dan berada tepat di belakang Xio Xin.


Sreettt


Tranggg


Siapa yang menyangka kalau ternyata Xio Xin berhasil menangkis serangan Shuwan. Namun Shuwan kembali bergerak dengan cepat menghilang dari tempat nya berpijak.


Sreettt


Tringg


Ke dua bilah pedang saling berbenturan antara pedang Shuwan dan Xiu Min. Namun setelah nya lagi dan lagi Shuwan menghilang lalu muncul di tempat lain.


"Teknik Halilintar-Sambaran Mega Halilintar! " Shuwan muncul di hadapan Yun Xie seraya mengayunkan pedang nya, segera Yun Xie melompat ke belakang menghindari serangan Shuwan.


"Teknik Raja Angin-Hempasan Angin Hitam! " Tiba-tiba Xiu Min berada di samping Shuwan dan menghempas kan Shuwan hingga terpelanting cukup jauh.


Swoosshh


"Teknik Raja Api-Semburan Api Hitam! " Xio Xin menyemburkan api hitam dari tempat Shuwan akan mendarat sehingga Shuwan tak sempat menghindar namun...


"Teknik Besi-Perisai Baja! " Entah dari mana asal nya, tiba-tiba saja Fu Lee melindungi Shuwan dan segera menangkap Shuwan.


Srettt


Grepp


Alhasil Shuwan tidak terjatuh ke tanah, sedangkan Yixuan tampak di halangi oleh para jendral iblis.


"Kau baik-baik saja? " Tanya Fu Lee tersenyum lembut.


"Ak- Uhuk! " Shuwan tak dapat meneruskan ucapan nya karena ia memuntahkan seteguk darah membuat Fu Lee khawatir.


"Istirahat lah biar aku yang menghadapi mereka" Ucap Fu Lee lembut seraya tersenyum lemah, segera Shuwan menggelengkan kepala nya cepat.


Tidak! Fu Lee bukan lah tandingan mereka! Melawan mereka seorang diri sama saja mencari mati bagi nya.


"Aku ba... ik saja, mereka cukup hebat! " lirih Shuwan menatap manik mata legam sang kekasih.


Perasaan nya mengatakan bahwa ia akan terpisah dengan sang kekasih. Seolah ia tak akan pernah dapat melihat lagi pemuda di hadapan nya.


"Kalau begitu, kita hadapi bersama" Fu Lee mengulurkan tangan nya dan segera di sambut oleh Shuwan.


Mereka pun berdiri karena sebelum nya Fu Lee berjongkok. Mereka berdiri tegak dengan tangan yang saling berkaitan seolah menyalurkan kekuatan dan keberanian.


"Lin Lin berjanji lah satu hal! Apa pun yang terjadi tetap lah hidup! " Lirih Fu Lee pelan mengelus tangan Shuwan yang berada dalam genggaman nya.


"Aku...... " Entah lah Shuwan sendiri bingung harus menjawab apa sehingga ia tak melanjutkan ucapan nya dan menatap tajam Para raja Iblis.


"Fokus lah pada musuh kita saat ini" Lanjut nya membuat hati Fu Lee bergetar. Ia juga merasakan nya, ia merasa seperti akan pergi jauh dan tak pernah kembali.


Namun ia hanya mampu tersenyum tipis dan berdoa agar semua nya baik-baik saja. Ia hanya berharap agar Shuwan bisa selamat dari tempat ini.


...----------...


Jangan lupa dukung author melalui...


Like


Vote


Rate


Favorit


Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....


Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.


IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)


WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)


FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')