Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 215: Kekuatan Seorang Piaoliang



Sementara Xiao Guang terlihat sedikit pias ketika melihat betapa hancur nya tanah akibat tinjuan Piaoliang.


"Ukh! Bisa gawat jika aku terkena Dua sampai Lima serangan itu secara langsung" Gumam Xiao Guang menatap ngeri pada Piaoliang.


......................


Setelah melihat keadaan De An yang cukup memungkinkan untuk bertahan lebih lama. Hao Piaoliang pun kembali fokus ke arah Xiao Guang dan menyerang dengan tinju nya.


Tangan Piaoliang terkepal dan di selimuti cahaya kehijauan sehingga tepat saat akan menyentuh Xiao Guang, urat-urat tangan nya menegang.


Notes: Dampak atau Serangan Hao Piaoliang ini serupa dengan Serangan Haruno Sakura dalam Anime Naruto Shippuden.


Bughh


Bruaakkhhh


Xiao Guang menghindar karena kecepatan Hao Piaoliang terbilang lambat sehingga memudahkan nya untuk menghindar.


Alhasil Hao Piaoliang meninju tanah dengan keras sehingga tanah pun kembali hancur akibat ulah nya.


Tidak berhenti sampai di situ, Piaoliang menggertak kan gigi nya kemudian kembali melesat ke arah Xiao Guang.


Lagi dan lagi Xiao Guang berhasil menghindar dari serangan Piaoliang. Dan berhasil membuat Piaoliang marah.


"Rasakan ini!! " Ujar Hao Piaoliang seraya mengayunkan kaki nya seperti palu besar yang siap menghancurkan apa pun di bawah nya.


Xiao Guang tidak menghindar karena serangan kali ini terbilang cepat, alhasil Xiao Guang menyilang kan tangan nya di atas.


Bughh


Bruaakkhhh


Kedua kaki Xiao Guang tertekuk dan tanah di sekitar nya hancur, namun Xiao Guang dapat bertahan karena mengalir kan cukup banyak energi ke tangan nya.


'Energi Qi yang di miliki nya sedikit karena dia adalah seorang Tabib atau Alchemist, karena itu lah dia dapat mengontrol Qi nya dengan sangat baik dan berhasil memanipulasi Qi nya untuk memberikan serangan yang kuat' Batin Xiao Guang cukup kagum.


"Aku belum pernah bertemu dengan Kultivator yang dapat mengendalikan Qi nya sehebat diri mu" Puji Xiao Guang namun dia merasakan tangan nya sudah tidak menahan apa-apa.


"Mati kau!! " Ujar Piaoliang yang tiba-tiba sudah mengayunkan tinju ke rahang tegas Xiao Guang.


Duaakhh


Kali ini Xiao Guang terkena serangan Piaoliang yang menyebabkan bibir nya sobek dan dia meludah kan darah nya.


"Tcih!" Xiao Guang mengusap sudut bibir nya yang berdarah, namun tiba-tiba Piaoliang berada di hadapan nya seraya mengarahkan tinju.


Tetapi kali ini Xiao Guang menangkap tinju Piaoliang dan menyerang dengan tinju balik ke arah Piaoliang.


Namun siapa yang menyangka kalau Piaoliang akan memutar tubuh nya dengan tangan menjadi topangan di bawah dan mengarahkan tendangan ke atas.


Bughhh


Dagu Xiao Guang di tendang oleh Piaoliang dari bawah sehingga Xiao Guang terpental ke belakang sedikit, dan sudut bibir Xiao Guang kembali berdarah.


"Si*l! " Xiao Guang pun merapalkan mantra dan dia menghilang dari pandangan membuat Piaoliang cemas pada diri nya sendiri.


Sring


Tiba-tiba Xiao Guang muncul dia sisi Piaoliang seraya mengayunkan pedang nya yang di selimuti cahaya.


Tangan Piaoliang mendapatkan tebasan besar dari pedang Xiao Guang. Lalu tiba-tiba Xiao Guang muncul di sisi berlawanan dan mengeluarkan bola cahaya dari tangan nya.


Syuuut


Duaaarrrr


Tepat saat Piaoliang akan melesat menghindar, bola tersebut meledak dan membuat Piaoliang terpental.


Piaoliang jatuh tepat bagian kepala terlebih dahulu sehingga kepala nya mengeluarkan darah yang cukup atau terbilang banyak.


"Sekuat apa pun kau! Kau tetap seorang wanita yang harus terus berlindung di belakang punggung seorang laki-laki! " Ujar Xiao Guang kepada Piaoliang dengan tatapan dingin.


"Lemah tetap lah lemah! " Lanjut Xiao semakin dingin dan berhasil menyulut kemarahan Piaoliang.


"Tcih! Jangan remehkan kekuatan seorang Wanita!!! " Ujar Piaoliang dengan tatapan yang tidak kalah dingin. Ini adalah pertama kalo nya Piaoliang menatap dingin seseorang, berlawanan dengan karakter nya yang selalu lembut dan ramah.


Piaoliang bangkit dan berdiri dengan lutut sedikit menekuk. Kedua tangan nya tertekuk di setiap sisi.


"Aaarrggghhh!!! " Piaoliang berteriak saat cahaya hijau menyelimuti seluruh tubuh nya.


Seketika di dahi Piaoliang muncul tanda seperti bunga yang berwarna merah. Dan mata Piaoliang berkilat tajam.


Seketika seluruh luka di tubuh Piaoliang pulih seperti sebelum nya. Dan kecepatan Piaoliang pun bertambah berkali-kali lipat.


Xiao Guang menembakkan cahaya yang di selimuti bayangan gelap berkali-kali ke arah Piaoliang, namun gadis muda itu berhasil mengelak dengan sangat mulus.


Hal ini membuat Xiao Guang menatap nya tajam dan menghilang dari pandangan. Piaoliang pun menajamkan mata nya.


Hingga tiba-tiba Piaoliang meninju bagian sebelah kanan nya yang ternyata terdapat Xiao Guang. Gerakan cepat Piaoliang ini seolah Piaoliang telah membaca serangan Xiao Guang.


Tinju Piaoliang telak mengenai dada Xiao Guang sehingga Xiao Guang terlempar dan terbatuk darah.


Xiao Guang jatuh berlutut, lalu dia meletakkan tangan kanan nya di tanah seraya memejamkan mata.


"Teknik Iblis-Sembilan Pilar Neraka! " Ucap Xiao Guang pelan.


Seketika di sekitar Piaoliang muncul cahaya yang mencuat keluar dari tanah dan membentuk Pilar yang mengelilingi Piaoliang dalam bentuk lingkaran.


Swingggh


Tiba-tiba ke-sembilan Pilar itu mengeluarkan cahaya yang melesat ke arah Piaoliang dengan sangat cepat.


"Ukh! " Piaoliang panik karena tidak menemukan cara untuk melarikan diri.


Lalu tiba-tiba tepat saat Cahaya yang di keluarkan masing-masing Pilar saling bertabrakan, Piaoliang menghilang dari sana dengan menyisakan bayangan hitam.


Syuutt


Piaoliang muncul di tempat yang tidak jauh dari Pilar-pilar itu berada dengan seseorang yang merengkuh pinggang Piaoliang.


Secara alami Piaoliang tertegun dan segera menatap seseorang yang juga sedang menatap nya itu.


Tatapan mereka bertemu menciptakan lomba pacu jantung untuk kedua nya. Sebuah tangan yang melingkar di pinggang Piaoliang itu sedikit menegang.


"Kau!? " Ucap Piaoliang tidak percaya dengan apa yang di lihat nya itu.


Sementara seseorang yang merengkuh pinggang nya itu hanya memberikan senyum seringan yang biasa Piaoliang lihat.


"Lama tidak bertemu... Nona Tabib! " Sapa seseorang yang tentu nya tidak lain dan tidak bukan adalah Fu Yixuan.


"Jangan membuang-buang Waktu! Kau selalu seperti itu Yi! " Ucap Junsi yang tiba-tiba sudah berada di sisi kedua nya dengan Li Yue dalam gendongan punggung.


"Muncul lagi.... Huft! " Sementara Xiao Guang menarik nafas dan membuang nya dengan panjang.


Sedang kan Piaoliang segera menundukkan kepala nya dengan wajah memerah ketika melihat mata tajam yang menatap nya.


Bukan karena takut! Melainkan karena terpesona dengan pesona itu dan takut terlena sehingga diri nya memilih untuk menghindari tatapan itu.


...----------------...


Akhir nya yang author tunggu-tunggu ini muncul juga!! Akhhh adegan mereka membuat author merasa Dejavu.


Masih ingat kah dengan pertemuan pertama kali mereka ketika Piaoliang sedang di serang oleh seekor Harimau besar di sebuah Hutan ketika Yixuan bosan dan berkeliling?


Yang masih ingat silahkan Komen di bawah dan jangan lupa like!!