Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 239: Aku Tidak Akan Meninggalkanmu!



Duugg


Syuutt


Brakkk


Wei Tianzi menekuk tangan kanan nya, kemudian dia tiba-tiba melesat maju dan menekan tangan nya pada leher Li Chen dan mendorong nya sehingga Li Chen kehilangan keseimbangan dan jatuh terhempas menghantam tanah berlapis Es dengan keras.


......................


Li Chen segera bangkit dan berdiri untuk tidak memberikan Wei Tianzi kesempatan menyerang lebih banyak.


Mata nya melirik Shuwan dengan kekhawatiran yang terlihat jelas. Tapi dia masih menggenggam pedang nya untuk kembali melesat ke arah Wei Tianzi.


Trangg


Terdengar suara dentingan ketika Wei Tianzi menahan pedang Li Chen menggunakan kuku-kuku tangan nya.


"Menyerah saja" Ucap Wei Tianzi mencoba mempengaruhi pikiran Li Chen.


Namun jangan kira kalau Li Chen akan dengan mudah terpengaruh dengan hasutan Iblis. Dia tentu saja menolak ucapan Wei Tianzi mentah-mentah.


"Dalam mimpi mu! " Ucap Li Chen seraya melompat mundur ke belakang lalu menyiapkan teknik.


Namun sebelum itu dia menoleh saat mendengar suara sorakan. Wei Tianzi juga ikut menoleh, dan melihat begitu banyak pasukan yang datang mengepung dari berbagai arah.


Di lihat dari seseorang yang memimpin di garis depan. Terlihat Pangeran Tian Wu bersama Pangeran Xuan yang memimpin Kekaisaran Dunia Atas dari arah Timur.


Lalu dari arah selatan terdapat pasukan Kekaisaran Dunia Bumi yang di pimpin oleh Pangeran Mahkota Fei bersama Putri Fei Lin.


Lain sisi dengan arah berlawanan dari Timur, Dari arah Barat terdapat Pasukan Kedua Kekaisaran Alam Baka yang di pimpin oleh Pangeran Kang De An.


"Merepotkan" Ucap Wei Tianzi mendesis sinis, kemudian dia mengangkat tangan kanan nya ke atas.


Swooshh


Di tangan kanan Wei Tianzi muncul sebuah benda panjang seperti tombak. Dan dari dua sisi benda itu muncul mata pisau setelah Wei Tianzi sedikit menggoyang kan nya.


Ilustrasi Wei Tianzi dan Senjata nya.



Notes: Anggap seperti itu ya Reader! Author juga sudah memiliki gambaran untuk wujud Leluhur Iblis.


Lalu kemudian Wei Tianzi mendongak kan kepala nya ke atas. Dia mengeluarkan bunyi melengking yang begitu memekakkan telinga.


Bahkan semua yang mendengar nya segera menutup telinga, begitu juga dengan kedua telinga Shuwan yang di tutup oleh Luan.


"Kau tidak perlu repot" Ucap Shuwan melirik wajah Luan yang pucat karena suara lengkingan itu.


"Tidak! Aku sudah berjanji pada diri ku sendiri untuk melindungi mu!! " Bantah Luan dengan raut wajah tegas, dan Shuwan hanya membalas nya dengan senyum tipis.


Beberapa saat setelah Wei Tianzi selesai melengking, terlihat dari arah Menara Sān gè shìjiè liánjiē qì muncul begitu banyak pasukan Iblis yang juga siap mengepung mereka semua.


Bentrok dua sisi itu menyebabkan pertarungan yang tidak bisa terelakkan. Para pemimpin Pasukan terlihat mendekat ke arah inti pertarungan.


"Shuwan!! " Pemilik nama menoleh ke arah panggilan ketika nama nya di sebut.


Terlihat Yixuan dan Junsi yang menuju ke arah nya seraya melambaikan tangan. Shuwan menyunggingkan senyum tipis dan mengangkat tangan kiri nya.


"Kalian lama sekali" Ucap Shuwan ketika mereka berdua sudah berhenti di dekat nya.


Luan masih berdiri di sisi Shuwan dengan agak sedikit ke belakang. Mata nya menelisik ke arah dua orang yang baru saja datang.


"Aku akan membantu yang lain saja Lin Lin" Tiba-tiba terdengar suara An Ri di benak Shuwan yang menggunakan telepati untuk saling terhubung.


'Ya. Cobalah untuk mengurangi korban yang berjatuhan, aku percayakan itu pada mu Rin An' Balas Shuwan dengan suara rendah meski melalui telepati.


"Aku akan berusaha" Setelah nya telepati mereka terputus ketika Yixuan dan Junsi berada di samping nya.


"Hei! Kenapa kau tidak ikut bertarung? " Tanya Yixuan seraya menunjuk Li Chen yang sedang melawan Wei Tianzi. Dan heran nya mereka terlihat imbang.


"Tangan ini mengganggu" Ucap Shuwan seraya melirik tangan nya yang terdapat lebam berwarna merah kebiru-biruan.


"Kenapa dengan tangan mu? " Tanya Junsi pelan kemudian meraih tangan kanan Shuwan dengan begitu lembut.


"Hemmm seperti nya patah atau mungkin hancur" Jawab Shuwan membuat Junsi meringis melihat tangan nya sendiri.


"Pangeran Zhao yang itu ternyata cukup hebat" Ucapan Yixuan yang ini membuat mereka segera mengalihkan pandangan pada Li Chen yang sedang bertarung dengan Wei Tianzi.


Baik Li Chen mau pun Wei Tianzi sama-sama menggunakan kecepatan di luar nalar. Terlihat Li Chen yang menghunus kan pedang nya.


Wei Tianzi menggeser tubuh nya ketika pedang Li Chen memanjang dengan ujung berwarna hijau.


"Teknik Raja Kristal-Cermin Bulan Kristal! " Ujar Li Chen kemudian menarik pedang nya.


Syuutt


Kretaakk


Seketika di udara sana Wei Tianzi di kelilingi Cermin Kristal yang membentuk pola lingkaran. Wei Tianzi melirik sekitar.


Terlihat di setiap Cermin itu terdapat bayangan Li Chen yang Wei Tianzi tidak tahu, mana yang asli!?


Trangg


Wei Tianzi segera menangkis dengan pedang nya ketika merasakan serangan dadakan dari Li Chen yang kemudian menghilang begitu saja.


Swooshh


Wei Tianzi geram, dia maju dan menghancurkan salah satu cermin kristal yang ada. Namun kristal itu kembali utuh seolah tidak terjadi apa-apa.


Lalu setelah nya Wei Tianzi terus di serang sehingga tanpa sadar telah kembali berada di tengah-tengah cermin kristal itu.


"Si*l! " Umpat Wei Tianzi seraya memutar senjata nya.


Syyuuutttt


Ddduuuaaarrr


"Li Chen!! " Panggil Shuwan melesat pergi begitu saja ketika Wei Tianzi meledakkan sekitar nya, sehingga cermin kristal itu ikut meledak dan hancur.


Sreett


Grebb


"Sstttsh!" Shuwan menoleh ketika seseorang mendekap nya dengan erat, dia tak lain adalah Li Chen yang menyadari ketakutan Shuwan.


"Tenang lah.... Aku baik-baik saja" Ucap Li Chen ketika merasakan bahu Shuwan yang bergetar.


"Jangan pergi! " Lirih Shuwan dengan suara rendah, dia menyadari kalau Li Chen memeluk nya dengan berhati-hati hingga tangan Shuwan yang patah itu tidak terjepit.


"Tidak akan... Aku di sini" Ucap Li Chen semakin mengerat kan pelukan nya untuk memenangkan Shuwan.


"Jangan pergi"


"Tidak akan! "


"Jangan tinggal kan aku"


"Tidak akan pernah! "


"Tetap di sini bersama ku"


"Aku di sini Wan Wan"


Shuwan diam dan mempererat pelukan nya, hati nya merasa jauh lebih tenang saat ini. Setelah sebelum nya tiba-tiba saja sakit dan sesak.


"Aku tidak akan meninggalkan mu... Aku janji"


...----------------...


Hiks! Hiks! Hiks! Kayaknya Shuwan trauma sama ledakan, Ingat kan kalau Fu Lee mati karena ledakan? Dan dia juga dulu mati karena bom yang meledak?


Pasti dua kejadian itu membekas dalam ingatan Shuwan. Kasian sekali ya😢


Author ikut sedih nih jadi nya. Kalian sedih gak? Komen ya.....


......................


...Attention Please!!...


Author ingin memberi tahu kalian kalau baru-baru ini Author sedang membuat cerita di aplikasi lain yaitu W*ttpad. (Mengerti nama aplikasi nya kan?)


Jadi author sudah menetapkan sesuatu! Di aplikasi Novel Toon ini hanya akan ada Cerita Fantasi atau Romansa Istana.


Di Novel Toon hanya ada cerita yang berkaitan dengan Fantasi berlatar belakang Masa Dinasti atau zaman kerajaan.


Untuk cerita "The Female Cold KETOS" itu akan terus di lanjut karena sudah terlanjur kontrak.


Dan di aplikasi W*ttpad sendiri, author sudah merilis sebuah cerita berjudul "The Deepest"


The Deepest artinya adalah Yang Terdalam, cerita ini mengisahkan tentang perjuangan Revan untuk merebut hati Diana, Istri nya.


Pernikahan yang dilandasi perjodohan dan kerjasama membuat Diana semakin tidak menyukai Revan karena Diana telah memiliki kekasih.


Tetapi Revan tidak peduli! Bagi Revan, di dunia ini tak ada yang mustahil! Namun cinta butuh pengorbanan.


Sahabat nya mengajar Revan kalau Cinta itu tak harus memiliki. Sahabat perempuan nya itu mengajarkan Revan kalau Cinta yang suci adalah Cinta yang cukup hanya dengan melihat senyuman nya.


Hingga perlahan masalah yang melanda pun mulai mencapai ******* nya. Revan telah menyadari betapa kokohnya hubungan Diana dengan Digo, kekasih Diana sejak masa SMA.


Dengan hati yang lapang, Revan akhirnya memutuskan untuk melepaskan Diana menuju kebahagiaan. Dia memutuskan untuk berubah haluan, dia mencintai sahabat nya yang selalu membantu dia saat kesulitan.


Namun kenyataan pahit kembali di rasakan oleh Revan. Kenyataan yang bahkan jauh lebih menyakitkan ketika dia melepas seorang Diana.


Sahabat nya.... Lagi-lagi mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan nya. Revan yang saat itu menderita Kanker Hati, mendapatkan donor hati dari sahabat nya.


Dan sahabat perempuan Revan itu tidak dapat di selamat kan karena sebelum ini telah mengalami kecelakaan.


Luka di hati Revan akhirnya tidak dapat di sembuhkan ketika mengetahui perasaan sahabat nya terhadap dia.


Sahabat yang selalu membantunya itu ternyata menyimpan perasaan kepada Revan. Dan Revan menyesal telah menjadi egois dan berkali-kali melukai sahabat nya.


Bisakah.... Bisakah Revan berharap kalau semua itu hanya mimpi?


***


Update nya belum menentu! Tapi Author masih terus menulis hingga beberapa chapter, Bagi kalian yang memiliki aplikasi W*ttpad silahkan mampir ya...


Dijamin tidak mengecewakan karena cerita itu dapat dibaca oleh berbagai kalangan. Meski memiliki unsur pernikahan, cerita itu tidak memiliki satu pun adegan dewasa.


Cerita The Deepest itu lebih fokus pada masalah dan ******* dibandingkan dengan cerita lainnya yang kadang terlalu sering di putar.


Silahkan mampir!!


Dan Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄😄😄