Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 30 : Masa Lalu Para Kaisar 3



...[~PENTING DAN WAJIB BACA!!!~]...


Sebelum lanjut, author ingatkan lagi untuk terus mendukung author lewat....


Like


Vote


Rate


Komen


Favorit


Jangan lah lupa, hargai usaha author ini. Thanks atas perhatian nya...


...****************...


"Terimakasih! Terimakasih" Haifeng terus berterima kasih sambil mengecup puncak kepala Wen. Lalu Haifeng mengangkat dagu Wen dengan lembut dan menci*um bibir nya. Haifeng menahan tengkuk Wen untuk memperdalam ci*man mereka. Setelah itu mereka berjalan jalan dengan penuh keromantisan, Saat malam semakin larut Haifeng pun mengantar Wen kembali ke kediaman nya.


......................


Keesokan harinya putra mahkota Fu menemui ayahnya yaitu sang kaisar Fu Hailong. Pagi pagi sekali ia bergegas menuju ruang kerja ayah nya, sesuai dugaan ayah nya pasti sudah berada di sana memeriksa dokumen yang ada di atas meja.


"Salam Yang Mulia kaisar! Semoga di berikan umur panjang" Sapa Haifeng pada Ayah nya, mendengar suara anak nya sang kaisar pun mengangkat kepala nya untuk menatap putra nya.


"Bangunlah putra ku, ada apa? " Tanya kaisar Fu dengan nada tegas yang sudah hafal akan kelakuan putra nya yang pasti akan meminta sesuatu hal yang sulit. Mendengar itu raut wajah Haifeng yang mula nya datar kini di hiasi senyuman canggung.


"Enn.... Putra ini memiliki suatu permintaan untuk ayahanda lakukan" Jawab Haifeng di sertai senyuman tak enak hati.


"Permintaan apa? " Kaisar Fu mengerutkan alis nya seraya menatap sang putra.


"Putra ini ingin ayahanda menurunkan dekrit pernikahan" Pernyataan Haifeng sukses membuat raut wajah Kaisar sedikit memancarkan kegembiraan. Bukan tanpa alasan! Pasalnya putra nya itu sudah waktu nya menikah, jangan kan menikah, di sentuh wanita pun putra nya itu enggan.


"Jadi, siapa gadis yang beruntung itu? "


"Gadis itu ialah Wen, Ayah" Wajah Kaisar menjadi lebih serius karena Wen itu tak di ketahui asal usul nya.


"Tapi.... Kau tahu kan dia itu adalah gadis yang kau temui di hutan? "


"Aku tahu, Tapi.... Aku sudah terlanjur mencintai nya" Kalau sudah begini, kaisar Fu hanya bisa menghela nafas dan mengikuti kemauan putra nya. Setelah itu kaisar Fu segera menurunkan dekrit, Wen yang mendengar itu merasa bahagia karena Haifeng tidak mengingkari janji nya. Namun, di antara kebahagiaan mereka berdua ada yang terluka, siapa lagi kalau bukan Xiu Min.


Pernikahan mereka akan di lakukan minggu depan, mereka tak ingin menunda waktu lebih lama lagi. Namun sebuah kejadian menggemparkan mereka, yaitu Raja iblis di katakan meninggal tepat sehari sebelum pernikahan mereka. Mereka tak ada yang tahu alasan di balik kematian raja iblis adalah anak nya sendiri yakni Xiu Min.


Akhirnya pernikahan mereka tak di hadiri oleh Xiu Min, tapi Haifeng memaklumi nya karena pikiran nya adalah Xiu Min masih berduka. Sayang sungguh sayang, kenyataan tak sesuai dengan apa yang dia pikirkan, tepat setelah 3(tiga) hari mereka menikah, mereka segera pergi ke kerajaan iblis untuk menjenguk Xiu Min bersama dengan putra mahkota yang lainnya.


Kini mereka sudah berada di depan gerbang istana kerajaan iblis, tak seperti biasanya yang nampak cerah. Kini istana kerajaan iblis di penuhi aura kesuraman dan di kelilingi aura kegelapan. Matahari pun tak berani menampakkan sinar nya, petir petir saling bersahutan seolah ada sesuatu yang di incar nya, bahkan para rakyat iblis pun tak ada yang berani keluar rumah.


"Ada urusan apa kalian kemari? " Tanya penjaga gerbang menghilangkan sikap sopan yang biasanya dia tunjukkan.


"Kami ingin menemui Putra Mahkota Xiu, ada apa dengan kalian? " Tanya Haifeng dengan alis mengernyit, begitu pula dengan Wen dan para calon kaisar yang lain.


"Sebaiknya kalian jangan menemui yang mulia dulu, atau aku tak dapat memastikan apa yang akan terjadi" Usir penjaga tersebut.


"Memang nya ada apa? " Tanya Putra Mahkota Tian yang sedari tadi diam.


"Kamu hanya mengingat kan, kalau kalian tetap ingin masuk, kami tak bertanggung jawab" Setelah mengucapkan itu sang penjaga langsung pergi meninggalkan para putra mahkota di depan yang sedang mencerna situasi saat ini.


"Haish! Sudah lah sebaik nya kita langsung masuk" Ucap Wen yang hanya di angguki oleh yang lainnya. Selama perjalanan menuju kediaman Xiu Min, tak ada satu pun penjaga atau dayang yang biasanya berjaga.


Sesampainya di depan pintu kediaman Xiu Min, mereka di suguhkan pemandangan mengerikan. Terdapat banyak kepala yang di gantung tanpa tubuh, mayat tanpa kepala berserakan di mana-mana. Bau anyir darah menyeruak di indra penciuman, beberapa potong tubuh tergeletak di sana sini. Mereka yang melihat itu pun tak kuasa menahan keterkejutan mereka.


"Apa yang terjadi? " Pekik Haifeng terkejut akan apa yang di tangkap oleh indra penglihatan nya.


"Apakah? "


"Hahahahaha" Terdengar mengerikan memang, tapi terdapat unsur kepiluan di dalam nya.


Tokk


Tokk


Tokk


"Xiu Min, ini kami teman mu" Tian Jun memberanikan diri untuk mengetuk pintu dan bicara.


"Teman? " Lirih Xiu Min di dalam ruangan.


"Xiu Min, jangan seperti ini! Sudah takdir ayah mu untuk pergi begitu cepat" Ucap Wen sambil melangkah bersama Haifeng di ikuti yang lain. Suara Wen membuat kemarahan Xiu Min kembali meningkat.


Braaakkk


"Cih! " Xiu Min menendang pintu dan berdecih.


"Xiu Min apa yang kau lakukan? " Teriak Pangeran Qin.


"Beraninya kau datang setelah menikah dengan nya" Ucap Xiu Min seraya menunjuk Haifeng dengan marah.


"Apa Maksud mu? " Tanya Wen sedikit berteriak pada Xiu Min. Mata Xiu Min kini berwarna merah pekat, Terdapat tanda titik hitam di dahi nya dan tanduk putih panjang yang menghiasi kanan kiri kepalanya.


"Kau tahu? Selama ini aku selalu mencintai mu! Sejak pertama kali bertemu aku sudah mencintai mu! Aku selalu berusaha mendapatkan mu! Tapi lagi lagi, lagi dan lagi usaha ku selalu terdahului oleh B*jingan ini! Kau tahu betapa sakit nya hati ini si*lan! " Sarkas Xiu Min Yang langsung membuat semua nya terdiam. Aura pembunuh milik Xiu Min menyeruak keluar membuat mereka kesulitan bernafas.


"Kenapa? Kenapa selalu dia? Kenapa? " Teriak Xiu Min frustasi.


"Kau! Tak pernah menyadari usaha ku! Kau tak pernah menghargai ku Wen! Apa kurangnya aku hah? " Tiba-tiba saja api hitam terlontar kemana mana, semua tahu jelas api itu adalah milik Xiu Min.


Suhu di sana naik drastis, bahkan semua nya mengaduh kepanasan. Segera Xiu Min menarik pedang nya dan mengarahkan nya ke Wen.


"Kalau aku tak bisa mendapatkan nya, maka tak ada yang boleh! " Teriak Xiu Min menggelegar. Saat tebasan pedang itu akan menganai Wen tiba tiba....


Tranggg


Haifeng segera menangkis pedang Xiu Min.


"Apa yang kau lakukan? Apa kau sudah tidak waras hah? " Tanya Haifeng yang emosi nya sudah tersulut.


"Aku akan membunuhnya! Bukankah itu jelas? " Setelah mengucapkan itu, Xiu Min terus menyerang dan hanya di tangkis oleh Haifeng, lalu Xiu Min membuat bayangan diri nya yang memiliki rupa dan kekuatan yang sama. Bayangan itu menyerang para calon kaisar yang lain nya, tentu saja para putra mahkota itu kalah telak. Bahkan Wen pun kewalahan saat menghadapi bayangan Xiu Min Yang tengah dalam masa penyempurnaan iblis sejati.


...----------------...


Author bingung nih,,,, Bingung gimana caranya agar cerita author tidak membosankan.


Tapi, author sedang berusaha memperbaiki kesalahan author dalam cerita ini.


Mohon dukungannya, akhir-akhir ini seperti nya para readers sibuk sehingga tidak membaca karya author. Tapi, author memaklumi kesibukan kalian, author hanya berharap kalian terus mendukung karya author ini.


LIKE


VOTE


RATE


KOMEN


FAVORIT


I LOVE YOU ALL 😘😘