Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 251: Ruan Dan Rahasianya...



"Lebih baik kita hancur sama-sama" Ucap Zhang Xueying kemudian memajukan wajah nya dan meletakkan bibir nya di atas bibir Wei Tianzi.


Wei Tianzi sedikit terkejut dengan mata terbelalak, dia diam mematung dan menatap Zhang Xueying dalam diam.


Hingga tanpa sadar kalau sebenarnya pusaran angin itu sudah menjadi bola padat dan kedua nya mungkin tidak bisa keluar lagi.


......................


Sementara kedua nya yang terjebak di dalam pusaran, Huo Shuai masih mengamati keadaan dengan raut wajah acuh nya.


"Padahal aku sangat malas menguras energi lagi huh! " Gumam Huo Shuai kemudian mendengus lirih.


Kemudian Huo Shuai menarik pedang nya, mengangkat nya lurus ke depan dengan tangan kiri memegang bagian mata pedang nya.


Dia usap sedikit dan menggerakkan pedang nya dengan gerakan kecil. Kemudian Huo Shuai memejamkan mata.


"Seperti nya tidak ada cara lain" Ucap Huo Shuai seraya membuka mata nya yang terpejam secara perlahan.


Seketika bebatuan yang berselimut Es di sekitar nya terangkat dan melayang. Rupa nya Sang Anak Terkutuk berniat menunjukkan kekuatan nya secara penuh.


Hnnggg!!!


Tiba-tiba pusaran angin yang mengurung Wei Tianzi dan Zhang Xueying itu hilang menampilkan kedua nya yang masih dalam posisi bibir yang bersentuhan.


Tapi itu tidak lama sebelum akhir nya semua Bebatuan yang melayang itu jatuh menghantam tanah dengan keras nya.


Hingga Wei Tianzi dan Zhang Xueying jatuh berlutut di tanah secara bersamaan dengan wajah terkejut yang terlihat jelas.


Karena kedua nya jatuh, rantai yang Wei Tianzi tusuk kan ke Zhang Xueying secara alami menghilang dan menampilkan lubang besar di tubuh Zhang Xueying.


"Apa ini!? " Pekik Zhang Xueying menatap ke sekitar, tatapan nya berhenti pada Huo Shuai yang menatap mereka dengan pedang teracung.


"Tak ku sangka Huo Shuai Sang Anak Terkutuk akan mengeluarkan kekuatan spesial nya" Ucap Wei Tianzi seraya terkekeh dengan suara rendah nya yang begitu dalam.


"Kekuatan anak terkutuk? " Gumam Zhang Xueying kemudian meringis pelan melihat lubang besar di perut ke dada nya. Tapi... Kenapa dia masih hidup?


Hingga dia menoleh ke belakang karena merasakan pundak nya di pegang oleh seseorang. Ternyata Huo Shuai!


Sementara Wei Tianzi terlihat mencoba bangkit, namun tidak bisa dan seperti nya sangat kesulitan.


"Gravitasi nya kuat sekali" Gumam Wei Tianzi memejamkan mata nya.


Kemudian Wei Tianzi menghilang dan muncul tak jauh dari mereka dengan posisi masih berlutut dengan satu kaki tertekuk.


"Pengendalian Gaya Tarik ya? " Wei Tianzi menyeringai melihat Huo Shuai, kini dia sadar kalau pria itu tidak bisa di remehkan.


Sedangkan Huo Shuai sendiri menatap datar ke arah Wei Tianzi meski tangan nya bertengger di pundak Zhang Xueying.


"Eh!? "Zhang Xueying terpekik saat melihat tubuh nya.


Luka besar di perut nya perlahan sembuh dan kembali bere-generasi hingga membentuk sel-sel baru.


" Bagaimana bisa!? "Ucap Wei Tianzi yang melihat itu, karena bagi nya regenerasi sel Sangat mustahil kalau tidak memiliki kekuatan khusus.


" Bagi ku.... Tak ada yang tak mungkin " Ucap Huo Shuai dengan wajah tenang nya.


"Ah benar juga" Gumam Wei Tianzi lalu bangkit perlahan, dan akhirnya bisa!


"Tapi jangan lupakan kalau aku adalah Kaisar Iblis" Lanjut Wei Tianzi menyeringai dan dia pun menghilang membuat Huo Shuai dan Zhang Xueying harus meningkatkan kewaspadaan.


***


Sementara di sisi lain orang-orang yang berada di luar lingkaran ciptaan Wei Tianzi. Para Iblis masih menyerang prajurit Kekaisaran.


"Ini aneh... Bahkan kita tidak bisa memasuki tempat itu seolah ada dinding tak kasat mata yang memisahkan tempat ini dan tempat itu" Ucap Qin Ruan, pangeran mahkota Kekaisaran Qin yang kebetulan berada di samping Fu Xuan yang sedang mengayunkan pedang.


Sringg


"Kau benar! Ini membuat ku khawatir" Ucap Xuan setelah memisahkan kepala seorang Iblis dengan tubuh nya.


"Luan dan Shuwan ya? " Tanya Ruan seraya memandang jauh ke arah Pohon besar yang tidak memiliki daun.


"Hmmm kakak pertama ku juga berada di sana" Balas Xuan dengan wajah datar nya ikut menatap ke arah yang sama dengan arah pandangan Qin Ruan.


"Aku senang keluarga mu kembali utuh Xuan" Ucap Ruan membuat Xuan menoleh ke arah nya.


Ruan mengambil sesuatu yang tergantung di pinggang nya, sebuah seruling giok berwarna Putih dengan ukiran huruf Aksara China kuno 'Bai Ling'


"Seruling itu!? Kau masih menyimpan nya? " Tanya Xuan terkejut saat melihat seruling yang di pegang oleh Ruan.


"Aku tak pernah membenci adik mu..... Tak ada alasan bagi ku untuk membuang seruling pemberian adik mu itu... Xuan" Ucap Ruan dengan wajah datar seraya menatap seruling giok itu. Lantas bibir nya mengulas senyuman.


"Hanya saja aku tidak mungkin menunjukkan kepedulian ku di saat Ayahanda melarang keras kita untuk peduli, bukan? " Tanya Ruan melirik Xuan yang seketika termenung.


Ruan peduli? Jadi selama ini Ruan peduli dengan adik nya? Jadi apa hanya diri nya yang benar-benar b*doh?


"Lupakan itu.... Ayo pikirkan cara untuk menembus ke sana dan membantu. Setidak nya.... Kita berusaha untuk sedikit berguna" Lanjut Ruan kemudian memposisikan seruling giok nya ke mulut.


Dia mulai meniup seruling itu, menciptakan gabungan nada yang terdengar lirih nan sendu. Hingga perlahan nada itu mulai naik dan melengking.


Xuan diam dan memperhatikan Ruan, dia sadar! Bahkan kalau pun tingkatan kultivasi nya di atas Ruan, dia masih tidak bisa mengalahkan Ruan yang memilih untuk menyembunyikan kekuatan nya.


"Sebenarnya..... Kau itu siapa? Dan kenapa selalu mengawasi kami tanpa kami sadari... Ruan? " Tanya Xuan dengan nada lirih.


Namun jelas perkataan Xuan dapat di dengar oleh Ruan, sehingga pangeran mahkota Kekaisaran Qin itu tersenyum di sela-sela kegiatan nya.


Permainan seruling Ruan seolah terbawa angin dan terdengar hingga seluruh medan peperangan. Hal ini karena Ruan menggunakan Qi untuk menyebarkan nya.


Perlahan tapi pasti, satu persatu Iblis tumbang dengan suara pekikan kesakitan setelah mendengar suara permainan seruling Ruan.


Hingga saat itu lah Xuan terkejut, saat mendapati kalau tingkatan kultivasi Qin Ruan terasa semakin naik.


"Apa ini? Kau bahkan menyembunyikan kekuatan mu!? " Pekik Xuan dengan mata terkejut nya. Namun Ruan hanya tersenyum tipis.


Permainan seruling Ruan berhenti, dan saat itulah tahapan Kultivasi Ruan dapat di baca oleh Xuan sepenuh nya. Mungkin!


"Dou Saint Bintang 2!? "


Alih-alih menanggapi reaksi Xuan yang begitu terkejut, Ruan justru masih tersenyum menatap lurus ke depan dengan sorot mata penuh makna.


"Aku rasa cukup sampai di sini saja aku berakting.... Sudah saat nya ikut andil dalam kelanjutan takdir kan? " Ucap Ruan masih dengan senyuman.


Jika saja Shuwan ada di sini, mungkin Shuwan akan tertegun dengan senyuman itu. Senyuman familiar dari sosok berharga nya dulu.


Tentu saja.... Zhenli!


...----------------...


Maaf karena tidak update sejak beberapa hari yang lalu... author benar-benar minta maaf...!


Beberapa masalah yang terjadi kadang bikin author pusing sampai lebih milih buat tidur di bandingkan nulis saat ada waktu luang.


Belakangan ini juga tiba-tiba author kehabisan Ide, tapi Cerita bakal tetap berjalan kok.... Terimakasih untuk yang masih mau bertahan^^


Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄😄