Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 180: Milikku!!



...Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi yang melaksanakan!!...


"Kak Lee.... " Lirih Shuwan membuat pemuda di hadapan nya tersenyum. Senyum yang selalu Shuwan rindu kan, tetapi kali ini senyum itu terlihat tidak selembut dulu.


......................


Chen yang mendengar ucapan Shuwan pun segera menoleh, entah mengapa Chen merasakan nada penuh kesedihan di sana.


"Kamu tidak ingin memeluk ku Lin Lin? " Tanya pemuda di hadapan Shuwan dan Chen yang ternyata adalah Fu Lee.


"Tidak mungkin! " Pekik Shuwan yang tersadar dari lamunan nya, dia menatap Fu Lee dengan tidak percaya.


"Lin Lin... aku tidak pernah mati! Saat itu aku sedang menjalankan tugas Kekaisaran dan membuat bayangan untuk menjemput mu" Ucap Fu Lee maju satu langkah mendekati Shuwan.


"Jadi... Maksud mu? " Shuwan menutup mulut nya tidak percaya dengan mata berkaca-kaca. Dan.......


Grebb


Chen membelalakan mata nya merasa terkejut sekaligus tidak percaya. Dia semakin penasaran dengan identitas pemuda di hadapan nya.


Karena saat Shuwan bertemu dengan sepupu nya, Hua Feiye saja Shuwan tidak sampai seperti ini. Dan Chen merasa ada yang terbakar di hati nya.


"Ekhem" Chen berdeheh membuat Shuwan dan Fu Lee menoleh dan menyadari bahwa ada orang lain di antara mereka.


Segera Shuwan dan Fu Lee melepaskan pelukan mereka lalu menoleh ke arah Chen secara bersamaan.


"Ah pangeran? Kenal kan ini adalah Kekasih ku, Fu Lee" Ucap Shuwan dengan senyum merekah, dia tanpa ragu menyebut Fu Lee sebagai kekasih nya.


"Kekasih? Bukan kah.... " Chen menatap Fu Lee yang tersenyum dengan ragu.


"Aku juga tidak mengerti" Balas Shuwan masih tidak melunturkan senyum nya, Shuwan melirik Chen dengan senyuman yang begitu manis.


'Apa maksud nya? 'Batin Chen masih tidak mengerti.


Namun Shuwan hanya menanggapi nya dengan senyuman. Dia kemudian menoleh ke arah Fu Lee dengan tatapan rumit nya.


"Lin Lin, ada yang ingin aku ucap kan pada mu. Tapi tidak di sini" Ucap Fu Lee seraya menatap sinis Chen, membuat pemuda itu mendelik.


'Aku semakin yakin dengan dugaan ku' Gumam Shuwan dalam hati kemudian memberikan senyum kepada Chen.


***


Shuwan dan Fu Lee duduk di atas atap salah satu paviliun di istana Kekaisaran Zhao setelah tadi kembali bersama dengan Chen.


Kedua nya sama-sama diam dan larut dalam pikiran masing-masing. Dan Shuwan saat ini menyenderkan kepala nya di bahu Fu Lee.


Sementara Fu Lee tetap diam, merasa hangat dalam dada ketika melihat Shuwan yang memejamkan mata nya dengan nyaman.


'Si*l! Kenapa aku menyukai saat-saat seperti ini? Ingat lah untuk melakukan tugas mu dengan benar!!! 'Teriak Fu Lee dalam hati seraya mengeraskan rahang nya.


"Ada apa? " Tanya Shuwan dengan lembut ketika merasakan urat-urat menonjol di sekitar leher Fu Lee.


"Ah tidak apa-apa... Apa kamu lapar? "Tanya Fu Lee mengalihkan pembicaraan.


" Aku lapar. Ayo pergi mencari kedai" Shuwan segera bangkit dan berkata dengan semangat.


'Sampai kapan? 'Batin Shuwan jenuh dengan sikap nya sendiri, namun tetap mempertahankan senyum meski pipi nya mulai lelah.


"Aku akan membawa mu ke tempat yang membuat mu bahagia" Ucap Fu Lee seraya merengkuh pinggang Shuwan dengan penuh kelembutan.


"Benar kah? "


"Ya"


"Jangan berbohong dengan ku, aku tidak akan pernah memaafkan kebohongan"


"Hmm ya" Ucap Fu Lee pelan dengan raut wajah tidak terbaca.


Kemudian dengan ilmu peringan tubuh, Fu Lee membawa Shuwan menembus dingin nya malam. Semakin ia mempererat pelukan nya.


Ada rasa hangat dalam hati Fu Lee, membuat dia menggelengkan kepala nya samar. Lalu Fu Lee mendaratkan kaki nya di dekat kedai makan.


Mereka makan dengan hikmat, sesekali Shuwan meletakkan makanan di mangkuk Fu Lee. Shuwan tersenyum lalu berkata...


"Sudah lama kita tidak seperti ini, aku sangat merindukan masa-masa itu" Ucap Shuwan membuat Fu Lee tersenyum.


"Aku juga merindukan masa-masa itu, tapi kini kita bisa mengulang nya kembali bukan? " Tanya Fu Lee, terdiam sejenak lalu melanjutkan...


"Ak-"


Sreettt


Belum sempat Fu Lee menyelesaikan ucapan nya, Shuwan memasukkan daging ke dalam mulut Fu Lee menggunakan sumpit.


"Jangan berkata-kata lagi, sebaik nya fokus makan saja, nanti kau akan tersedak" Ucap Shuwan lembut membuat Fu Lee tersentuh.


***


Di sisi lain terlihat Chen yang sedang meminum arak nya, dia duduk di atas atap kediaman nya. Sesekali mengacak rambut nya yang tidak terikat.


"Apa ini?? Apa maksud nya!? " Ujar Chen dengan frustasi. Dia benar-benar tidak mengerti!


"Bukan kas kekasih nya sudah meninggal!? Aaaakhhh lalu apa maksud tatapan itu!! " Chen mengacak rambut nya dengan geram.


"Tidak boleh di biar kan!! "


"Kau milik ku! Benar! Kau adalah milik ku! "


"Tidak ada yang boleh memiliki mu selain aku!!"


"Hahaha kau milik ku Shuwan!! Hanya milik ku!!! Orang itu hanya masa lalu mu, dan aku lah masa depan mu!! "


Chen tertawa terbahak-bahak lalu membuat ekspresi seperti menangis, mata nya memerah.


Dan dia benar-benar mabuk sekarang!! Dia tidak ingin melepaskan milik nya!


"Aku tidak akan melepaskan mu kecuali kau sendiri yang membunuh ku Wan Wan.... " Lirih Chen dengan tatapan kosong nya.


Kemudian dia tersenyum sinis, lalu ekspresi nya kembali berubah-ubah seperti orang gila. Kini dia tersenyum miris.


"Pada hal kita baru saja dekat! Tuhan!! Kenapa kau begitu tidak adil kepada ku? " Ujar Chen hampir berteriak, untung nya sudah terdapat barier formasi agar suara nya teredam


" Aku pasti sudah gila" Gumam Chen menengadah kan kepala nya, menatap bulan yang bersinar terang.


Tess


Tanpa sadar air mata mengalir jatuh dari sudut mata nya. Dia pun memejamkan mata nya merasakan sesak di dada yang teramat.


Kemudian dia pun mulai jatuh tidak sadar kan diri di sana. Bersamaan dengan itu muncul seseorang dengan hanfu putih berkibar.


Dia adalah orang yang memasang barier, dia... gadis itu tersenyum dengan tulus. Untuk pertama kali nya!


"Kau benar! Dia hanya masa lalu ku, dan kau adalah masa depan ku. Kau milik ku Zhao Li Chen! " Gumam wanita itu kemudian menghela nafas dan berjalan mendekati Chen.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!