
Ddduuuaaaakkkkhhh
Xiu Min terpental begitu jauh, dan Shuwan tidak yakin Xiu Min selamat setelah Shuwan berhasil mematahkan beberapa tulang rusuk nya.
Bahkan tulang tengkorak Xiu Min patah karena ledakan tadi, dan di perparah dengan tulang rusuk juga tulang punggung yang pasti nya patah atau mungkin hancur.
......................
Begitu menyelesaikan Xiu Min, kedua nya segera kembali turun ke tanah yang berlapis Es. Dan serentak menatap ke arah Spirit Beast mereka.
Terlihat Shan Lan dan Shan Lin yang sedang saling kejar mengejar. Juga Naga hitam Xiu Min yang sudah tergeletak tanpa nyawa.
Pada awal nya Shuwan merasa aneh dengan kedekatan Shan Lan dan Shan Lin yang sedang dalam wujud manusia itu.
"Mereka kakak adik" Namun perkataan Luan ini membuat nya mengangguk paham.
"Ternyata begitu" Gumam Shuwan pelan kemudian melirik ke arah Li Chen dan pasukan nya.
Terlihat mereka sedang berganti Sip karena pasukan Iblis tidak berhenti menyerang dan pasukan pertama sudah banyak yang terluka.
Hingga.....
Syuuuttt
Bughh
Duuuaaarrrrr
Shuwan dan Luan segera melompat pergi ketika sesuatu menghantam tanah berlapis Es dengan dahsyat nya.
Shuwan mendarat di sisi berlawanan dari Luan, dan Shuwan segera menyipitkan mata nya ketika merasakan energi yang familiar.
"Lama tidak bertemu.... Gadis kecil!! " Sapa orang itu saat uap dan debu yang beterbangan mulai menyebar.
"Wei Tianzi! " Ucap Shuwan terkejut karena seharusnya Wei Tianzi tidak datang sekarang!
"Kekuatan mu meningkat dengan begitu hebat, tak ku sangka bahkan kamu berhasil mengalahkan para Iblis tingkat teratas" Ujar Wei Tianzi setelah uap dan debu itu menyebar sepenuhnya.
Dan kini Wei Tianzi terlihat sedang berdiri kokoh dengan pedang besar yang dia sender kan ke bahu nya sendiri.
Dan yang paling penting terdapat sosok lain yang berdiri di belakang Wei Tianzi. Tak lain dan tak bukan Ialah Yun Xie.
"Haish.... Sudah ku duga akan seperti ini " Shuwan menghela nafas setelah mendengus.
"Tapi.... Sayang sekali kamu tidak sempat melepaskan dia, dan dia ingin membalas kematian kakak nya.... Yun Xi" Ucap Wei Tianzi melirik ke arah Yun Xie yang memasang wajah dingin.
"Yun Xi? " Tanya Shuwan lebih pada diri nya sendiri.
Syuuuttt
Li Chen dan De Lu mendarat tepat di sisi Shuwan, Li Chen terlihat khawatir dengan Shuwan saat melihat sosok yang telah datang.
"Dia lagi" Ucap Li Chen menatap Wei Tianzi yang sedang menatap Shuwan.
"Hemmm Dia akan sulit untuk di kalah kan" Ucap Shuwan pelan namun mereka berdua masih dapat mendengar nya. Hal ini membuat De Lu mengernyit kan dahi nya.
"Memang nya siapa dia? " Tanya De Lu membuat Li Chen melirik nya kemudian kembali acuh.
"Kaisar Iblis"
De Lu terpaku mendengar ucapan singkat Li Chen, bukan! Bukan karena tidak menyangka dengan Li Chen yang berkata singkat! Melainkan dia tidak menyangka akan bertemu Kaisar Iblis sekarang.
'Kekuatan nya sangat mengerikan' Ucap De Lu dalam hati dengan bergidik ngeri hingga tanpa sadar memundurkan langkah nya satu kali ke belakang.
"Bersiap lah untuk kalah Wei Tianzi!!! " Ucap Shuwan dengan tatapan dingin dan tajam menghunus.
"Kau ingin mengalahkan ku? Hahaha jangan bermimpi!! " Wei Tianzi tergelak hingga suara gelakkan nya terdengar menggelegar.
"Bukan aku yang akan mengalahkan mu" Ucap Shuwan lagi seraya menarik pedang dan menghunus kan nya ke depan.
Syuuuttt
"Tapi Kami Semua! " Ujar mereka semua serempak seraya mengacungkan pedang ke arah Wei Tianzi dengan dagu terangkat dan penuh percaya diri. Seolah melupakan ketakutan tadi.
Mereka itu tentu nya Luan yang kini tiba-tiba berada di sisi kiri Shuwan, Li Chen di sisi kanan nya. De Lu di samping Li Chen, juga Shan Lan dan Shan Lin yang berada di antara mereka.
"Bersiap lah.... Wei Tianzi" Ucap Shuwan seraya menundukkan kepala nya sedikit hingga wajah nya terlihat gelap.
"Hahaha!!!!!! Aku mengagumi tekad kalian! Tapi tekad saja tidak cukup untuk mengalahkan ku wahai manusia!! " Ujar Wei Tianzi dengan seringai yang sangat lebar.
Syuuuttt
Zzzzrrrttt
Shuwan mengambarkan petir ke arah mereka berdua dengan tangan kanan yang di arahkan ke depan.
Namun kedua nya ternyata segera melompat ke dua arah berlawanan, membuat iris keemasan Shuwan melirik teman-teman nya.
"Bagi menjadi dua kelompok" Ucap Shuwan kemudian dia melompat menuju arah Wei Tianzi mendarat.
Melihat itu secara spontan Luan dan Li Chen ikut melompat dan menyusul Shuwan, meninggalkan De Lu bersama dengan Shan Lan dan Shan Lin.
"Itu berarti kita harus mengalahkan Iblis ini! " Ucap Shan Lin kemudian melompat menuju arah Yun Xie berada di ikuti Shan Lan dan De Lu.
***
Sringg
Sreettt
Tapi ternyata Wei Tianzi dapat menghindari serangan itu dengan mudah nya. Hingga mata Ungu itu menyadari sesuatu dan segera melompat.
Di belakang Wei Tianzi berada tadi ternyata ada Luan yang siap menusuk dada Wei Tianzi dengan pedang yang sudah teracung itu.
"Gerakan mu terlalu lambat Luan! " Ucap Shuwan dengan nada ejekan membuat Luan mendengus ketika mendengar nya.
"Teknik Kristal-Tembakan Kristal! " Ucap Li Chen seraya mengibaskan tangan kiri nya.
Seketika dari sela-sela jari nya keluar kristal yang kemudian melesat ke arah Wei Tianzi dengan sangat cepat.
Swoooosshh
Wei Tianzi menyemburkan api dan menghanguskan kristal-kristal yang melesat ke arah nya.
Srrett
Sringg
Namun ternyata itu hanya pengalihan, Li Chen muncul di belakang Wei Tianzi yang sedang menyemburkan api. Seketika.....
Sratt
Zzzzrrrttttt
Li Chen memukul leher Wei Tianzi dengan tangan kanan nya yang di rapatkan dan lurus. Hal ini membuat Wei Tianzi terpental ke sisi berlawanan.
Jika itu adalah Kultivator biasa, mungkin orang itu sudah mati akibat serangan Li Chen ini. Tapi Wei Tianzi tentu nya tidak semudah itu untuk mati.
"Ukh! Cukup sakit, tapi masih belum kalau untuk membunuh ku" Ucap Wei Tianzi yang tentu nya membuat Li Chen sedikit terkejut.
Bagaimana tidak? Teknik bertarung yang Li Chen gunakan adalah teknik turun temurun keluarga Zhao. Dan biasa nya mustahil untuk tetap hidup setelah serangan itu yang harusnya berhasil mematahkan tulang leher.
"Jangan heran! Kaisar Iblis tentu jauh lebih kuat dari yang kau bayangkan" Ucap Shuwan seraya melirik ke arah Li Chen dan berhasil membuat pria itu mengangguk paham.
Shuwan tidak mengatakan kalau Wei Tianzi itu tidak bisa mati seperti saat itu yang Zhang Yueying katakan. Itu karena dia sudah memiliki rencana sendiri.
...----------------...
Segitu dulu ya.... Jangan ngambek deh, Author kan udah update tiap hari.
BTW..... Rencana apa yang ada di pikiran Shuwan ya? Author penasaran nih, penasaran tingkat dewa!
Kalian masih ingat Huo Shuai? Huo Shuai yang tinggal di istana Shaolin? Masih ingat kan?
Kira-kira Wei Tianzi sama Huo Shuai itu tuaan siapa? Kan Huo Shuai itu makhluk terkutuk yang hidup dalam keabadian, sedangkan Wei Tianzi adalah makhluk yang tidak bisa mati.
...Attention Please!!...
Author ingin memberi tahu kalian kalau baru-baru ini Author sedang membuat cerita di aplikasi lain yaitu W*ttpad.
Jadi author sudah menetapkan sesuatu! Di aplikasi Novel Toon ini hanya akan ada Cerita Fantasi atau Romansa Istana.
Di Novel Toon hanya ada cerita yang berkaitan dengan Fantasi berlatar belakang Masa Dinasti atau zaman kerajaan.
Untuk cerita "The Female Cold KETOS" itu akan terus di lanjut karena sudah terlanjur kontrak.
Dan di aplikasi W*ttpad sendiri, author sudah merilis sebuah cerita berjudul "The Deepest"
The Deepest artinya adalah Yang Terdalam, cerita ini mengisahkan tentang perjuangan Revan untuk merebut hati Diana, Istri nya.
Pernikahan yang dilandasi perjodohan dan kerjasama membuat Diana semakin tidak menyukai Revan karena Diana telah memiliki kekasih.
Tetapi Revan tidak peduli! Bagi Revan, di dunia ini tak ada yang mustahil! Namun cinta butuh pengorbanan.
Sahabat nya mengajar Revan kalau Cinta itu tak harus memiliki. Sahabat perempuan nya itu mengajarkan Revan kalau Cinta yang suci adalah Cinta yang cukup hanya dengan melihat senyuman nya.
Hingga perlahan masalah yang melanda pun mulai mencapai klimaks nya. Revan telah menyadari betapa kokohnya hubungan Diana dengan Digo, kekasih Diana sejak masa SMA.
Dengan hati yang lapang, Revan akhirnya memutuskan untuk melepaskan Diana menuju kebahagiaan. Dia memutuskan untuk berubah haluan, dia mencintai sahabat nya yang selalu membantu dia saat kesulitan.
Namun kenyataan pahit kembali di rasakan oleh Revan. Kenyataan yang bahkan jauh lebih menyakitkan ketika dia melepas seorang Diana.
Sahabat nya.... Lagi-lagi mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan nya. Revan yang saat itu menderita Kanker Hati, mendapatkan donor hati dari sahabat nya.
Dan sahabat perempuan Revan itu tidak dapat di selamat kan karena sebelum ini telah mengalami kecelakaan.
Luka di hati Revan akhirnya tidak dapat di sembuhkan ketika mengetahui perasaan sahabat nya terhadap dia.
Sahabat yang selalu membantunya itu ternyata menyimpan perasaan kepada Revan. Dan Revan menyesal telah menjadi egois dan berkali-kali melukai sahabat nya.
Bisakah.... Bisakah Revan berharap kalau semua itu hanya mimpi?
***
Update nya belum menentu! Tapi Author masih terus menulis hingga beberapa chapter, Bagi kalian yang memiliki aplikasi W*ttpad silahkan mampir ya...
Dijamin tidak mengecewakan karena cerita itu dapat dibaca oleh berbagai kalangan. Meski memiliki unsur pernikahan, cerita itu tidak memiliki satu pun adegan dewasa.
Cerita The Deepest itu lebih fokus pada masalah dan klimaks dibandingkan dengan cerita lainnya yang kadang terlalu sering di putar.
Silahkan mampir!!
Dan Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄😄😄