
...ATTENTION PLEASE!!!! ...
...Untuk beberapa hari ke depan Author akan Slow Update karena beberapa masalah pribadi yang harus di selesaikan terlebih dahulu....
...Do'akan saja agar masalah author cepat terselesaikan! ...
...****************...
Mengikuti pose Luan, Shuwan merentangkan tangan kiri nya ke samping sehingga pedang yang berada di tangan kiri nya itu lurus ke samping kiri.
Manik mata kedua nya yang berwarna Kuning keemasan terlihat berkilat tajam. Bersamaan dengan terlukis nya seringai lebar di bibir kedua nya. Pasangan kembar yang serasi!
......................
Li Chen yang sedang bertarung melawan Jendral Iblis bersama De Lu menoleh ke arah Shuwan untuk memastikan keadaan nya.
Dia tahu kalau Shuwan mampu, jadi dia tidak begitu khawatir. Tapi tetap saja dia cemas saat melihat Shuwan terluka.
Hampir saja dia menghampiri sebelum akhirnya menghentikan langkah saat melihat luka Shuwan kembali beregenerasi.
"Wajah mereka mirip... Ada hubungan apa kedua nya? " Gumam Li Chen merasa sesuatu terbakar di dada nya.
Namun juga sedikit berterimakasih karena membantu Shuwan saat dirinya sibuk. Meski sebenarnya dia bisa saja meninggalkan pasukan dan melesat ke arah Shuwan.
Tapi Li Chen tidak melakukan itu karena ini adalah permintaan Shuwan. Dia harus terlebih dahulu menyelesaikan tugas nya sebagai seorang pangeran, sebelum nanti melepas posisi itu.
Jadi Li Chen pun kembali fokus dengan pasukan nya karena rasa khawatir yang dia miliki telah berkurang setidaknya setelah melihat Shuwan di bantu seseorang.
***
Swoooosshh
Sementara itu Shuwan dan Luan melesat secara bersamaan ke arah Xiu Min. Dan Xiu Min dengan segera terbang ke atas untuk menghancurkan perisai Air yang Luan ciptakan.
Trakk
Praaanggg
Perisai Air itu pecah dan berhamburan layaknya kaca setelah di tinju oleh Xiu Min dengan kekuatan yang tidak sedikit.
Luan dan Shuwan juga segera melompat dengan peringan tubuh untuk mengejar Xiu Min.
Namun Raja Iblis itu berhasil menaiki punggung Naga nya yang kini sedang mengaum ke langit.
Rrrooaaaarrr
Mereka kembali turun ke tanah karena jangkauan lompatan yang terlalu tinggi dan tidak dapat di capai.
Menyadari situasi sulit itu, Luan mulai merapal kan mantra dengan darah yang keluar dari jari nya. Tentu saja dia sempat menggoreskan jari nya itu pada pedang.
Swooshh
Seketika udara sekitar menjadi semakin panas, namun tidak berhasil melelehkan Es yang melapisi tanah ciptaan Shuwan.
Shuwan terkejut saat merasa pijakan nya berbeda saat ini. Seperti bulu yang begitu lembut, tapi terasa panas.
Koooaakkk
"Phoenix!?" Beast kontrak yang Luan panggil ternyata adalah seekor Phoenix berwarna oranye dengan sedikit warna kuning dan merah.
"Hanguskan Dunia Dengan Api Abadi, Maju Dan Keluarkan Api Yang Dapat Menghanguskan Jiwa Semua Orang... Shan Lin!! " Ujar Luan yang berdiri tepat di atas punggung Phoenix itu seraya menghunus kan pedang nya ke depan.
Koooaaaakkk
Phoenix itu kembali mengeluarkan suara pekikan yang memekakkan telinga. Dan Beast kontrak milik Luan ini membuat Xiu Min berdecak kagum.
"Yang satu nya Es, satu lagi ternyata Api... Tidak ku sangka kalian menakjubkan" Ucap Xiu Min dengan seringai lebar milik nya.
Sementara Shuwan hanya bisa menelan kekesalan karena dia tidak bisa mengeluarkan Shan Lan yang masih dalam tahap pemulihan untuk keluar melawan Xiu Min bersama Shan Lin.
Tunggu!
"Shan? Shan Lin.... Shan Lan.... Bagaimana bisa? " Gumam Shuwan heran dan bingung, dia menatap lurus ke depan dan mendengus saat melihat berapa keren nya Luan beserta Phoenix nya itu.
Luan yang berdiri di atas punggung Phoenix pun melirik Shuwan yang tadi sempat menatap nya dengan penuh kekaguman sebelum akhirnya mendengus kesal.
Luan terkekeh kecil lalu mulai memerintahkan Phoenix nya untuk maju melalui Telepati. Dan segera di laksanakan oleh Shan Lin.
Swoooosshh
Shan Lin mulai menyemburkan Api nya yang berwarna kemerahan. Serta cakar nya siap mengoyak tubuh sang Naga.
Swoooosshh
Seolah tak ingin kalah, Naga hitam itu ikut mengeluarkan api dari mulut nya. Kemudian dia melemparkan api itu ke arah Shan Lin.
Swuuuushhh
Dua energi yang sama itu saling berbenturan dan menabrak. Karena kedua nya sama-sama elemen api, api yang bertabrakan pun menyebar karena tidak ada yang kalah atau menang.
Menyadari hal itu, Luan bergegas melompat menuju arah Xiu Min berada untuk menerjang nya.
Xiu Min mengelak ke belakang ketika Luan hendak menebas leher nya. Lalu menggeser tubuh ke samping saat pedang Luan bergerak terayun.
Trangg
Xiu Min menangkis pedang Luan yang siap memotong kepala nya jika saja dia tidak berhasil menghalau serangan tersebut.
Sedang kan Naga dan Phoenix tidak berhenti bertarung, saling melemparkan api dan saling mencakar. Naga itu sempat menggigit leher Shan Lin, namun Phoenix itu berhasil melepaskan nya.
Sementara Shuwan terlihat sedang tersenyum lebar tanpa alasan yang jelas. Alih-alih senyum yang nampak anggun, senyum itu justru terlihat mengerikan.
"Bekukan Lautan! Dunia Yang Beku Bersama Dengan Es Abadi! Shan Lan!!! " Ujar Shuwan seraya mengarahkan telapak tangan ke tangan.
Swoooosshh
Asap kebiruan yang mengembun terlihat seperti kabut itu menutupi sekitar Shuwan. Lalu sesaat kemudian asap atau kabut itu hilang.
Dari sana terlihat lah Shuwan yang berdiri tegak di atas punggung sebuah Beast kontrak. Tak lain dan tak bukan ialah Shan Lan sangat Phoenix Es.
Udara dingin yang mencekam segera di sadari oleh semua orang. Mereka serempak menoleh ke arah asal udara dingin itu.
Li Chen tertegun dengan tunggangan Shuwan itu, dia sedikit tak percaya kalau Shuwan memang berhasil membangkitkan Phoenix nya.
"Kau bilang kita hadapi bersama, tapi kau malah asyik bermain sendiri, Luan! " Ucap Shuwan mendengus lalu melempar tatapan ke arah Shan Lan.
Trangg
Shuwan memutar pedang nya dan menarik secara paksa, sehingga pedang Xiu Min ikut berputar sebelum akhirnya terlempar cukup jauh dari tempat nya berada.
Kemudian Luan melompat ke arah sisi yang berlawanan. Kedua saudara itu saling melempar tatapan sebelum akhirnya....
......................
...Bonus Foto...
-Shan Lan (Mode Beast)
-Shan Lan (Spirit Mode)
-Shan Lin
Pedang Raja Kegelapan
Pedang Shรจng yinshi
Pedang Luan
Pedang Li Chen
Ilustrasi Menara Penghubung Tiga Dunia
Notes: Anggap saja itu menara, author tidak memiliki foto yang serupa dengan deskripsi.
Ilustrasi Shuwan (Goddess Mode)
Ilustrasi Shuwan saat membuat Hujan Es
Ilustrasi Shuwan dan Li Chen di episode selanjutnya
...----------------...
Gimana? Cocok gak?
Pasti ada yang tanya kenapa Shan Lin gak ada foto mode Beast...
Semua itu karena...... Gak ada foto nya hehe
Maafkeun!!
...Attention Please!!...
Author ingin memberi tahu kalian kalau baru-baru ini Author sedang membuat cerita di aplikasi lain yaitu W*ttpad.
Jadi author sudah menetapkan sesuatu! Di aplikasi Novel Toon ini hanya akan ada Cerita Fantasi atau Romansa Istana.
Di Novel Toon hanya ada cerita yang berkaitan dengan Fantasi berlatar belakang Masa Dinasti atau zaman kerajaan.
Untuk cerita "The Female Cold KETOS" itu akan terus di lanjut karena sudah terlanjur kontrak.
Dan di aplikasi W*ttpad sendiri, author sudah merilis sebuah cerita berjudul "The Deepest"
The Deepest artinya adalah Yang Terdalam, cerita ini mengisahkan tentang perjuangan Revan untuk merebut hati Diana, Istri nya.
Pernikahan yang dilandasi perjodohan dan kerjasama membuat Diana semakin tidak menyukai Revan karena Diana telah memiliki kekasih.
Tetapi Revan tidak peduli! Bagi Revan, di dunia ini tak ada yang mustahil! Namun cinta butuh pengorbanan.
Sahabat nya mengajar Revan kalau Cinta itu tak harus memiliki. Sahabat perempuan nya itu mengajarkan Revan kalau Cinta yang suci adalah Cinta yang cukup hanya dengan melihat senyuman nya.
Hingga perlahan masalah yang melanda pun mulai mencapai klimaks nya. Revan telah menyadari betapa kokohnya hubungan Diana dengan Digo, kekasih Diana sejak masa SMA.
Dengan hati yang lapang, Revan akhirnya memutuskan untuk melepaskan Diana menuju kebahagiaan. Dia memutuskan untuk berubah haluan, dia mencintai sahabat nya yang selalu membantu dia saat kesulitan.
Namun kenyataan pahit kembali di rasakan oleh Revan. Kenyataan yang bahkan jauh lebih menyakitkan ketika dia melepas seorang Diana.
Sahabat nya.... Lagi-lagi mengorbankan sesuatu untuk menyelamatkan nya. Revan yang saat itu menderita Kanker Hati, mendapatkan donor hati dari sahabat nya.
Dan sahabat perempuan Revan itu tidak dapat di selamat kan karena sebelum ini telah mengalami kecelakaan.
Luka di hati Revan akhirnya tidak dapat di sembuhkan ketika mengetahui perasaan sahabat nya terhadap dia.
Sahabat yang selalu membantunya itu ternyata menyimpan perasaan kepada Revan. Dan Revan menyesal telah menjadi egois dan berkali-kali melukai sahabat nya.
Bisakah.... Bisakah Revan berharap kalau semua itu hanya mimpi?
***
Update nya belum menentu! Tapi Author masih terus menulis hingga beberapa chapter, Bagi kalian yang memiliki aplikasi W*ttpad silahkan mampir ya...
Dijamin tidak mengecewakan karena cerita itu dapat dibaca oleh berbagai kalangan. Meski memiliki unsur pernikahan, cerita itu tidak memiliki satu pun adegan dewasa.
Cerita The Deepest itu lebih fokus pada masalah dan klimaks dibandingkan dengan cerita lainnya yang kadang terlalu sering di putar.
Silahkan mampir!!
Dan Nantikan kelanjutan cerita nya ya๐๐๐