Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 206: Kita Berbeda



"Emm setelah memulihkan tenaga pasukan, kita akan langsung berangkat" Jelas Fei Lin seolah melupakan hal yang ingin dia tanyakan tadi. Namun ternyata tidak!


"Jadi kau menang? " Shuwan cukup terkejut saat tahu kalau Fei Lin bukan orang yang mudah melupakan sesuatu. Jadi dia pun hanya menjawab dengan singkat....


"Bisa iya, bisa tidak..."


......................


Sementara di sisi lain lebih tepat nya di Menara Penghubung Tiga Dunia tempat Wei Tianzi dan Hu Ren berada.


Wei Tianzi dengan panah hitam besar nya, dan Hu Ren dengan Bunga Kayu Raksasa nya. Mereka saling berhadapan sehingga membuat pemandangan yang menakjubkan.


Wei Tianzi menyeringai kecil lalu tangan nyapa yang menarik busur itu mulai terlepas. Anak panah di lepaskan dan melesat...


Swoooosshh


Swoooosshh


Swoooosshh


Tiga anak panah sekaligus yang Wei Tianzi lepaskan. Seketika membuat Hu Ren menggerakkan Bunga Kayu Raksasa nya.


Syuutt


Duaaaaarrrr


Duaaaaarrrr


Duaaaaarrrr


Kayu-kayu ciptaan Hu Ren saling bertumpuk menahan serangan anak panah Wei Tianzi yang menciptakan ledakan.


Lalu kayu-kayu itu keluar dari asap bekas ledakan dan mulai mendekati Wei Tianzi yang sedang menarik busur nya lagi.


Wei Tianzi menyeringai saat kayu-kayu ciptaan Hu Ren semakin mendekat ke arah nya.


Alih-alih menghindar, Wei Tianzi justru melepaskan jari manis nya yang tadi menarik tapi busur.


Karena perbuatan nya itu Anak Panah yang tadi sempat di tarik pun menghilang dan hanya tersisa satu anak panah saja.


Wei Tianzi semakin menarik tali busur nya, Anak panah yang dia tarik pun menjadi semakin kecil dan sangat tajam.


Swoooosshh


Wei Tianzi melepaskan Busur nya ketika kayu-kayu Hu Ren berada tepat di hadapan nya. Seketika itu anak panah milik Wei Tianzi melesat.


Syuuutt


Melesat cepat hingga membuat gerakan kayu-kayu Hu Ren berhenti seketika. Wei Tianzi menyeringai ketika melihat lubang di tengah-tengah kayu tersebut.


Rupa nya anak panah yang Wei Tianzi lepaskan itu menembus serangan kayu-kayu Hu Ren dan menyerang Hu Ren secara langsung.


Brukhhh


Kayu-kayu Hu Ren berjatuhan ke tanah menciptakan getaran tanah dan debu yang beterbangan.


Di ujung sana terlihat Hu Ren yang jatuh berlutut dengan memegangi dada nya sendiri dan menatap lurus ke arah Wei Tianzi.


"Uhuk! Uhuk! Uhuk! " Hu Ren terbatuk tiga kali dengan terus mengeluarkan darah dari mulut nya.


"Kau tidak cukup kuat untuk mengalahkan ku" Ujar Wei Tianzi terkekeh sinis ke arah Hu Ren.


"Cih! " Namun Hu Ren justru berdecih dan tersenyum puas membuat Wei Tianzi bingung. Hingga tiba-tiba...


"Uhuk" Wei Tianzi terbatuk dan menyentuh dada nya yang sakit secara tiba-tiba.


Lalu mata Wei Tianzi sedikit membola seraya mengalihkan pandangan nya pada Bunga Kayu Raksasa ciptaan Hu Ren.


"Ternyata fungsi bunga kayu itu bukan hanya menjadi induk dari kumpulan kayu-kayu ya? Bunga kayu itu ternyata menyemburkan racun dengan efek lambat dan kecil" Ucap Wei Tianzi memperhatikan Bunga kayu raksasa ciptaan Hu Ren dengan intens.


"Kau terlambat mengetahui nya- Uhuk! " Hu Ren masih terus terbatuk namun senyum puas tidak hilang dari bibir nya yang kian memucat.


Mendengar ucapan Hu Ren ini, Wei Tianzi memperhatikan sekeliling nya di mana para pasukan Iblis bahkan termasuk Xiu Min terlihat menahan sakit.


"Ini!? Racun ini hanya berefek pada Iblis? " Tanya Wei Tianzi merasa tidak percaya, tentu karena seharus nya Racun itu juga menyerang udara sekitar.


"Kau salah! Uhuk! Racun itu berefek kepada orang-orang yang menggunakan Qi nya, jadi semakin banyak kau menggunakan Qi makan semakin banyak pula Racun yang bekerja dalam tubuh mu" Hu Ren menyeringai tepat setelah mengatakan hal itu, mengabaikan rasa sakit luar biasa yang menusuk dada nya.


"Kalau begitu.... Sebaik nya kau mati lah!! " Ujar Wei Tianzi seraya kembali menarik busur nya.


Menyadari kalau Wei Tianzi akan kembali menyerang, Hu Ren merentang kan tangan kanan ke depan sehingga berlapis-lapis Kayu mulai membentuk lingkaran yang mengelilingi diri nya.


"Kau pikir kayu rapuh itu dapat menahan Panah Tiāndì zhī yǐng milik ku!? Jangan bermimpi!! Kita memang sama-sama seorang Kaisar, tapi Kita Berbeda! Kau lemah dan aku kuat!!! "Wei Tianzi tergelak dengan menyeramkan dan mulai melepaskan Anak Panah nya.


Anak Panah Wei Tianzi di lepaskan ke atas langit-langit menara, hanya ada satu anak panah yang dia lepaskan. Melesat membelah angin yang berlalu....


Swoooosshh


Seketika saat sampai di atap, anak panah itu menghilang bagai tidak pernah ada Namun secara tiba-tiba....


Srett


Srett


Srett


Tepat di atas Hu Ren yang di kelilingi kayu pelindung, Muncul asap hitam yang kemudian dari sana keluar ribuan panah serupa dengan panah pertama yang kini melesat menuju ke bawah.


Ribuan anak panah menghujani pelindung Kayu Hu Ren. Pelindung yang tidak bisa di remehkan itu seketika terkikis perlahan.


Hu Ren yang berada di dalam nya tidak bisa untuk tidak merasa panik dengan keadaan nya sekarang. Dia pun menutup mata dan mencoba menghubungi Master nya.


'Master! 'Hu Ren terus menghubungi Shuwan melalui telepati meski tidak sekali pun di balas.


'Master! 'Kembali Hu Ren memanggil Shuwan melalui telepati hingga dia samar mendengar gelakan tawa Wei Tianzi lagi.


"Percuma kau berlindung!!! Hahaha!! " Terdengar suara Wei Tianzi yang semakin membuat Hu Ren panik.


Hingga akhir nya Hu Ren melihat kayu-kayu pelindung nya berhasil di tembus oleh ribuan anak panah Wei Tianzi.


'Master.... ' Hu Ren menutup mata nya dengan pasrah seraya menggumamkan panggilan untuk Shuwan dalam hati.


Hal terakhir yang Hu Ren rasa kan adalah tubuh nya yang seperti di sedot sesuatu dan kemudian dia hanya tahu bahwa sekarang dia tidak melihat atau merasakan apa-apa lagi.


...----------------...


Semakin menurun.... Apakah cerita author ini telah menjadi buruk? Apakah cerita author ini sangat membosankan?


Huft! Author lelah....


Kita lihat sikon aja ya... author jadi kurang bersemangat seperti awal-awal.


Like untuk menambah semangat author!! 🔥