
"Hentikan omong kosong mu itu Br*ngsek!!! " Ujar Shuwan dengan sebelah mata berwarna merah, mata kiri nya berubah warna menjadi merah darah.
Perubahan Shuwan ini membuat seluruh pasukan Kekaisaran Alam Baka waspada karena mereka jelas tahu mata merah adalah milik Iblis.
......................
Swooosshh
Boommm
Shuwan asli dan palsu saling menerjang, namun Shuwan asli jelas lebih unggul meski tidak mengeluarkan seluruh kekuatan nya.
"Tunjukkan wujud asli mu! " Ucap Shuwan dingin dengan pedang yang di selimuti petir.
"Kalau aku tidak mau? " Tanya Shuwan palsu seraya tersenyum miring memegang bahu kanan nya yang mendapat luka tebasan dari Shuwan.
Luka itu terus mengeluarkan darah lantaran cukup dalam dan panjang. Namun Shuwan asli masih belum juga mengeluarkan seluruh kekuatan nya.
Sringgg
Shuwan asli kembali menyarungkan pedang nya, kemudian berjalan lambat ke arah Shuwan palsu.
Perlahan manik mata merah di mata kiri Shuwan kembali seperti awal, yaitu kembali menjadi kuning keemasan.
Setidak nya saat ini Shuwan sudah dapat mengendalikan kekuatan nya! Ya... Meski tidak sepenuh nya!
"Kalau begitu.... Jangan salah kan aku! " Ucap Shuwan seraya memejamkan mata nya. Tiba-tiba....
Sreeettt
Buugghhh...!
Braakkhh
Shuwan asli tiba-tiba muncul di hadapan Shuwan palsu dan meninju dada Shuwan palsu hingga peniru itu jatuh tersungkur.
Lalu Shuwan asli kembali diam di tempat seraya melirik sekitar, dimana para prajurit terlihat waspada dengan nya. Dan Li Chen yang memegang gagang pedang nya dengan erat.
Ddzzzrrrrttt
Di tangan kanan Shuwan muncul gumpalan petir yang berwarna biru tua dengan campuran gradasi hitam.
Shuwan meluruskan kelima jari nya, di rapat kan dan kemudian menekuk ibu jari nya. Kemudian dia melesat ke arah Shuwan palsu.
Wooosshhh
Siapa sangka kalau Shuwan palsu berhasil menghindari nya, kemudian menyerang Shuwan asli dengan tembakkan duri-duri.
Namun Shuwan asli justru menyebarkan Qi nya ke udara, lalu mematik api melalui petir di tangan nya.
Alhasil duri-duri yang Shuwan palsu tembakkan pun terbakar dan tiba-tiba Shuwan asli muncul di antara asal seraya mengarahkan tangan nya yang di selimuti gumpalan petir.
"Teknik Halilintar-Sambaran Mega Halilintar!! " Ujar Shuwan asli mengarahkan tangan nya dengan gerakan menusuk.
Dddrrrzzztthhh...!!!
Petir menyambar lurus dari tangan kanan Shuwan lalu menghunus ke arah Shuwan palsu dan menyambar nya.
Shuwan palsu jatuh ke tanah setelah sayap kiri nya tersambar petir milik Shuwan asli. Lalu kemudian manik mata Shuwan palsu berubah merah kedua nya.
Dua tanduk di kedua sisi kepala Shuwan palsu pun menyusut, namun muncul satu tanduk di tengah dahi. Rambut putih nya berubah menjadi hitam dan sedikit memendek.
Kemudian fitur wajah serta pakaian nya berubah menjadi seorang laki-laki yang asing. Dan Shuwan menyadari kalau tahap pelatihan Laki-laki asing itu cukup rendah.
"Siapa kau sebenar nya!? " Tanya Shuwan masih dengan tatapan dingin nya.
"Aku? Aku adalah pilar ke-Tiga dari Tiga Pilar Istana Neraka! Perkenalkan.... Aku adalah Yingwu!" Ucap Laki-laki asing itu mengaku sebagai Yingwu.
"Pilar? " Gumam Li Chen dengan dahi mengernyit, lalu dia menghilang dan muncul di sisi Shuwan.
"Jangan keluarkan seluruh kekuatan mu, jangan ungkap identitas mu.... Itu akan berbahaya untuk mu Wan Wan" Ucap Li Chen membuat Shuwan menoleh dengan tatapan dingin nya.
"Kalau begitu baiklah" Ucap Li Chen dengan suara rendah meski Shuwan dengan jelas dapat mendengar nya.
Kemudian Li Chen maju satu langkah dan menarik pedang nya. Tiba-tiba di tengah Dahi Li Chen muncul tanda Kelopak Bunga Kematian yang berwarna merah.
'Higanbanna? Tanda itu.... ' Batin Yingwu menatap lekat tanda di dahi Li Chen.
"Diam di sini dan serahkan semua nya pada ku" Ucap Li Chen dengan nada memerintah, Shuwan mengedipkan mata nya dua kali.
Tatapan dingin hilang terganti dengan tatapan datar, tanda kalau diri nya sudah tidak lagi merasa kesal.
"De Lu, Mohon bantuan nya" Ucap Li Chen kemudian melesat untuk menyerang Yingwu.
Sementara De Lu segera menghampiri Shuwan yang masih diam, dia berdiri di depan Shuwan seraya merentangkan tangan kanan nya yang memegang pedang.
"Tetap lah di dekat ku Nona" Ucap De Lu tanpa menatap Shuwan, dia jelas tahu maksud perkataan Li Chen tadi.
"Hmm" Shuwan berdeham dan melipat kedua tangan nya di dada seraya memperhatikan Li Chen.
Dia membiarkan Li Chen berbuat karena tahu Li Chen akan baik-baik saja. Jadi dia tidak merasa Khawatir.
Sedangkan Li Chen mulai menyerang Yingwu dengan pedang nya, manik mata hijau milik Li Chen bercahaya dengan terang.
Sringg
Yingwu berhasil menghindar kemudian mengambil belati dari saku nya dan merangsek maju.
Wooosshhh
Pedang di tangan Li Chen mulai di selimuti cahaya kehijauan Bahkan langkah kaki Li Chen pun meninggal kan bekas aura hijau.
Li Chen mengayunkan pedang nya yang di tangkis menggunakan belati oleh Yingwu. Lalu Li Chen menggerakkan kaki nya memutar dan menendang pinggang Yingwu.
Bughh
"Tebasan Pedang Kristal" Ucap Chen lalu pedang nya berubah menjadi berwarna hijau.
Li Chen mundur satu langkah dan menggores tanah berlapis Es dengan pedang nya, seketika tanah Es itu berubah menjadi Kristal.
Li Chen merangsek maju seraya mengayunkan pedang nya. Ketika Yingwu menangis dengan belati, Tiba-tiba belati itu patah dan hancur karena tidak mampu menahan kekuatan pedang Li Chen.
Sreeettt
Li Chen berhasil memberikan luka tebasan pada lengan kanan atas Yingwu. Tak berhenti di sana, Li Chen terus Menorehkan luka di tubuh Yingwu.
Lalu tiba-tiba Shuwan berada di belakang Yingwu seraya memegang bahu Yingwu, membuat kedua nya terkejut.
"Teknik Es-Pembekuan Es Abadi" Ucap Shuwan kemudian Yingwu berubah menjadi Es dari bahu nya.
"Wan Wan....! " Panggil Li Chen dengan penekanan, dia tidak ingin Shuwan terus menguras kekuatan nya.
Lalu Yingwu pun berubah menjadi patung Es sepenuh nya! Hingga....
Bughh
Praannkkk
Shuwan menendang punggung Yingwu yang membeku hingga seluruh tubuh Yingwu pun hancur berkeping-keping.
"Kau pikir ini sudah selesai hah!? "
Degg
...----------------...
Siapa kah itu?
Huft... Jadi Yingwu itu cuma karakter numpang lewat ya.... jangan dianggap serius!
Nantikan kelanjutan cerita nya!!