Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 64: Aku Tak Ingin Melukaimu



Tak lama setelah itu datang Erlang karena sudah waktu nya berganti tugas, Hu Ren pun kembali ke ruang dimensi karena sekarang adalah bagian milik Erlang.


......................


Kini Shuwan sudah berada di atas arena berhadapan dengan Jieru yang sedang tersenyum manis ke arah nya. Sedangkan Shuwan hanya menatap nya datar tanpa ekspresi.


Gongg


Gongg


Gongg


Wasit menyingkir tanda pertandingan di mulai, namun baik Shuwan maupun Jieru tak ada yang bergerak. Masih saling menatap dan tak ada yang menyerang.


Sampai setelah beberapa menit akhirnya Shuwan melesat ke arah Jieru. Namun saat sudah dekat tiba-tiba Jieru mengangkat satu tangan nya.


"....? " Shuwan tentu berhenti dan mengangkat sebelah alis nya bingung namun Jieru tampak tak melunturkan senyum nya.


"Aku Menyerah" Ucap Jieru membuat seluruh orang yang ada di pertandingan riuh.


"Apa-apaan ini? "


"Kita kesini untuk menonton pertarungan, kenapa malah menyerah? "


Dan banyak lagi teriakan para penonton yang ingin mereka bertarung. Namun mereka berhenti saat kaisar mengangkat tangan nya, lalu wasit pun kembali ke tengah lingkaran.


"Ku rasa tidak mungkin kau takut dengan ku? " Itu adalah pertanyaan bukan pernyataan dari Shuwan justru membuat Jieru terkekeh.


"Tentu, aku menyerah karena Aku tidak ingin Melukai mu" Jawab Jieru santai, mungkin jika orang lain yang berhadapan dengan nya akan merasa di rendahkan. Namun Shuwan tidak! Dia memang waspada dengan Jieru karena banyak hal.


"Oh? Kau fikir bisa melukaiku? " Tanya Shuwan datar.


"Bisa atau pun tidak? Aku tak peduli, yang terpenting adalah aku tak ingin bertarung"


"Tsk" Shuwan berdecih lalu berjalan turun dari panggung arena mengabaikan Protesan para penonton.


Jieru pun ikut turun lalu Wasit segera mengumumkan pemenang nya.


"Untuk nama yang di sebutkan silahkan naik ke atas panggung! Putri Qin Bailin, Putri Jing Xia Lu, Pangeran Fei Long, Putra Mahkota Qin Ruan, Hua Jinsu, Putri Fei Lin, Pangeran Qin Luan, Hua Junsi, Jieru, Putri Qin Shuwan. " Ujar Wasit itu lalu semua yang di panggil pun naik ke atas arena untuk menerima hadiah.


Namun Junsi di wakilkan oleh Hua Zeying karena belum sadar dari pingsan nya, hal itu semakin membuat Shuwan merasa bersalah dan memutuskan untuk menjenguk nya nanti.


Urutan Juara:



Qin Shuwan


Jieru


Hua Junsi


Qin Luan


Fei Lin


Hua Jinsu


Qin Ruan


Fei Long


Jing Xia Lu


Qin Bailin



***


Di sisi lain kini Junsi sudah hampir menguasai teknik Ombak Penghancur Langit. Berkali-kali Du Yuwen memuji kecepatan Junsi dalam berlatih.


"Sekarang kau sudah sampai Dou Saint Bintang 1 dan sedikit lagi menguasai teknik Ombak Penghancur Langit Sepenuh nya. Hanya perlu meningkatkan tahapan saja maka teknik mu akan sempurna" Ucap Du Yuwen seraya tersenyum.


"Terimakasih sudah mau membimbing ku guru" Junsi menundukkan kepala nya seraya ikut tersenyum.


"Ini sudah menjadi tugas ku, sekarang tugas ku sudah selesai dan waktu nya kau kembali"


"Bagaimana cara nya guru? "


"Tutup mata mu" Junsi pun menutup mata nya sesuai intruksi.


"Hidup bagaikan sebuah jalan, terkadang jalan tersebut ber kerikil, kadang juga tidak. Jalani hidup dengan berjalan di jalan yang lurus, jangan tergoda untuk melewati tikungan! Kuatkan tekad mu dan jalani cobaan dengan sabar, Jangan pernah melupakan usaha! " Ujar Du Yuwen, lalu tiba-tiba Junsi merasa tubuh nya berputar.


Setelah di rasa putaran itu berhenti Junsi pun mulai membuka mata nya perlahan. Langit-langit penginapan menjadi pemandangan pertama yang ia lihat.


Lalu ia mengedarkan pandangan nya dan tidak mendapati siapa pun di sana. Ia mencoba untuk mendudukkan diri nya dan mengambil air di nakas.


"Kenapa sepi sekali? Kemana yang lain? " Gumam nya bingung lalu mencoba berjalan keluar.


***


Sementara itu Kaisar Langit dan Kaisar Fu beserta dua putra mahkota kini sedang berbincang tentang kelanjutan rencana mereka.


"Jadi apakah Prajurit Dou Huang sudah berhasil menembus pertahanan? " Tanya Yixuan pada dua Kaisar itu.


"Mereka berhasil karena pengorbanan Jendral Fu Hang beserta 10.000(Sepuluh Ribu) Pasukan nya yang berada di tahap Doy Zhe, jika mereka tidak mengalihkan perhatian mungkin pasukan Dou Huang tidak akan berhasil" Jawab Kaisar Langit.


"Tapi aku turut bersedih akan gugur nya Jendral Fu Hang, beruntung Jendral Fu Lee berhasil selamat untuk melaporkan hal ini" Ucap Putri Mahkota Langit.


"Huft! Jendral Hang mati di tangan Xiu Min, tidak jauh berbeda dengan istri nya Jendral Lin dulu" Kaisar Fu sungguh merasa tidak berguna saat ini karena kehilangan Jendral kesayangan nya.


"Kita tidak boleh mensia-siakan pengorbanan Jendral Hang, kita harus berhasil kali ini! " Ujar Kaisar Langit dengan tekad membara membuat semangat mereka berapi-api.


"Ayah rasa dia akan marah mungkin akan balas dendam"


"Ku rasa pun begitu, aku akan mendukung nya selagi dia tidak gegabah" Timpal Kaisar Langit.


"Tentu saja tidak! Anak ku tidak mungkin bertindak sebelum berfikir" Kaisar Fu membanggakan anak nya dengan wajah sombong.


"Yahh anak mu menang hebat seperti ibu nya, tidak seperti ayah nya yang payah" Ejek Kaisar Langit membuat senyum Kaisar Fu luntur.


"Kau ini tidak bisa melihat ku bahagia ya?! " Ucap Kaisar Fu dengan kesal.


"Ku rasa tidak! Tapi aku suka melihat mu marah"


"Kau memang teman yang buruk"


"Oh ayolah, kalau aku buruk lantas bagaimana dengan mu? "


Kaisar Fu dan Kaisar Langit terus berdebat, sementara dua putra mahkota saling bertatapan dalam diam. Dari tatapan mereka yang datar seolah sedang terganggu dengan perdebatan dua Kaisar itu.


"Huft! Ku rasa ini akan memakan waktu yang lama" Bisik putra mahkota Langit pada Yixuan.


"Membosankan"


"Apa yang harus kita lakukan? "


"Entah lah"


"Kau ini" Putra mahkota langit geram karena Yixuan sangat sulit di ajak mengobrol.


"Apa? " Tanya Yixuan dengan wajah datar tak bersalah nya.


"Lupakan! " Pada akhir nya putra mahkota langit hanya bisa menghela nafas.


"..... " Yixuan tak lagi membalas, ia hanya menatap datar mereka semua.


***


Sedangkan di Kerajaan iblis terlihat Xiu Min yang sedang bersama para Jendral nya. Mereka tampak marah karena sudah kehilangan banyak Jendral serta gerbang utara sudah hancur.


"Bagaimana bisa kalian sangat ceroboh hah?! " Bentak nya kesal.


"Ampun yang mulia, kami sama sekali tidak menyangka kalau serangan pertama hanya pengalihan" Ucap salah satu Jendral nya.


"B*doh! Sekarang kita kehilangan banyak pasukan, panggil Xiu Lang! Kita ubah rencana awal dan secepat nya tangkap anak itu! " Ujar nya seraya duduk di singgasana nya.


"Baik yang mulia! " Ucap para Jendral serempak.


"Aku tak menyangka kau akan lebih pintar Haifeng" Gumam Xiu Min seraya memejamkan mata nya.


"Salam ayah! " Xiu Lang dengan cepat sudah berada di hadapan Xiu Min seraya berlutut meski ini hanya bayangan nya saja.


"Bangun lah Xiu Lang! "


"Ada apa ayah memanggilku? "


"Cepat bawa anak itu kesini! Kita harus segera melaksanakan ritual nya, gunakan anak itu untuk menghancurkan ayah nya sendiri" Ucap Xiu Min dengan nada tegas.


"Tentu ayah, aku akan membawa nya kesini secepat nya"


"Bagus! Jangan sampai kau melakukan kesalahan, oh satu lagi" Tiba-tiba Xiu Min teringat sesuatu beberapa hari yang lalu.


"Apa itu ayah? " Tanya Xiu Lang bingung.


"Beberapa hari yang lalu aku merasakan energi dari putra pertama Haifeng di sekitar dini, sebaik nya kau selidiki karena peningkatan kekuatan nya sangat besar" Ujar Xiu Min karena kini Fu Yixuan sudah sampai Dou Di Bintang 5.


"Apa? Fu Yixuan berada di dunia tengah? Mustahil! " Pekik Xiu Lang terkejut.


"Karena itu aku ingin kau menyelidiki nya! Aura mereka sama persis namun jauh lebih kuat" Xiu Min tampak sangat waspada terhadap hal-hal baik besar maupun kecil karena ia adalah orang yang berhati-hati.


"Baiklah, percaya kan saja pada ku" Ucap Xiu Lang seraya meletakkan tangan kanan nya di dada kiri lalu sedikit membungkuk.


"Jangan mengecewakan ku! "


"Baik! "


"Pergi lah laksanakan tugas mu" Setelah nya bayangan Xiu Lang pun hilang menyampaikan hal ini pada Xiu Lang yang asli sementara Xiu Min tampak menatap dingin sekeliling nya.


"Akan ku hancurkan hidup mu Haifeng, seperti saat betapa hancur nya hidup ku karena Wen lebih memilih mu" Gumam ny seraya menyeringai menampilkan gigi nya yang membentuk seperti taring.


----------


Jangan lupa dukung author melalui...


Like


Vote


Rate


Favorit


Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....


Author orangnya care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan sedikit blak-blakan.


IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)


WA: +6282123981798(Lira Nur) (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)


FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')