
"Tidak peduli apakah kalian setuju atau tidak! Aku akan tetap melakukan itu... Jika kalian bertanya mengapa, maka Jawaban nya adalah... Zhenli" Ucap Ruan dengan tatapan meyakinkan yang justru membuat semua semakin bingung.
Tapi mereka tidak memiliki pilihan lain bukan? Jika ada yang bersedia untuk berkorban, mengapa tidak?
"Sebaiknya kita lihat situasi selanjut nya dulu. Bagaimana pun.... Kita sebaiknya percaya pada mereka berdua" Tiba-tiba Luan mengangkat suara dengan kata yang merujuk pada Shuwan dan Xiu Min.
......................
Swooshh
Tiba-tiba saja Huo Shuai muncul di hadapan Zhang Xueying seraya merentangkan tangan nya. Berada di antara Bola Hitam Besar dan Zhang Xueying.
Tepat di depan Huo Shuai tercipta dinding halus yang samar terlihat. Wajah pias Huo Shuai menjelaskan kalau Barier itu di ciptakan dengan begitu banyak energi.
"Hangus lah dan membeku bersama takdir yang akan ku patahkan Hahahaa! " Ujar Wei Tianzi sebelum akhirnya tergelak.
Mendengar ucapan Wei Tianzi itu, wajah Huo Shuai kian memutih layak nya kertas. Huo Shuai cukup sadar dengan teknik yang Wei Tianzi gunakan saat ini, dan yang dia khawatir kan adalah wanita di belakang punggung nya.
Mungkin Huo Shuai memang tidak akan mati atau minimal hanya berhibernasi, tapi wanita di belakang nya pasti akan musnah tak tersisa.
"Pergilah.... " Ucap Huo Shuai pelan melirik Zhang Xueying di belakang nya.
"Tapi-"
"Pergilah selagi sempat b*doh! " Ujar Huo Shuai memotong perkataan Zhang Xueying yang hendak membantah.
Melihat Huo Shuai yang terus mengusir nya, Zhang Xueying pun menunduk dan menggelengkan kepala nya perlahan.
Saat ini harapan Zhang Xueying mau pun Huo Shuai hanya satu pada sosok itu...... Jelas siapa sosok yang mereka maksud.
"Aku tahu kau belum mati gadis...." Gumam Wei Tianzi seraya menyeringai keji.
Swoooosshh....!!!!!
Bola hitam besar ciptaan Wei Tianzi melesat cepat ke arah Huo Shuai dan Zhang Xueying yang serempak memejamkan mata mereka, menunggu sosok itu datang.
Bola itu semakin dekat dan dekat.... Hingga suhu Dingin sekaligus Panas dapat jelas kedua nya rasakan hingga seperti menusuk kulit.
Swoooosshh
Syuuutttt
Bbaangg....!!!
Ddduuuaaaaaaarrrddtthhh......!!!!!!
Bola hitam besar itu menghantam Perisai Energi Kehidupan milik Huo Shuai hingga menimbulkan ledakan yang sangat besar.
Huo Shuai terlihat kesulitan menahan tekanan yang secara tiba-tiba menekan nya, terlalu lama hiatus dari Dunia Kultivasi sedikit nya membuat dia tidak bisa mengendalikan kekuatan dengan begitu baik.
Trakk
Hingga retakan halus mulai terlihat muncul dari perisai Ciptaan Huo Shuai, hal ini membuat Huo Shuai dengan segera memulihkan perisai nya.
Kkraaakkhhh
Namun sia-sia...! Perisai itu hancur dan membuat ledakan nya semakin menjadi. Secara alami baik Huo Shuai mau pun Zhang Xueying tidak sempat pergi menghindar.
"Mati! " Ucap Wei Tianzi dengan tatapan datar nya melihat dampak ledakan yang semakin meluas dari atas, bahkan mungkin akan sampai di tempat Yixuan dan yang lain.
***
Sesuai yang Wei Tianzi lihat dan duga tadi, Yixuan dan yang lain terlihat berpegang erat pada tanah berlapis Es karena tubuh mereka masing-masing hampir terhempas akibat ledakan itu.
Yixuan dan Luan terlihat berusaha melindungi Shuwan dan juga Ruan yang duduk di sisi nya. Termasuk Yanlei yang dengan segera memasang perisai energi, meski mungkin tidak sekuat Huo Shuai.
Tapi setidak nya mereka sudah berusaha...
"Apa itu? " Tanya Xuan pelan melirik Yixuan dan Luan.
"Yang Mulia... " Gumam Yanlei memperkuat perisai nya walau perisai ciptaan nya hanya untuk menahan dampak hempasan angin dari ledakan itu.
Firasat nya mengatakan sesuatu yang buruk saat ini, dan hanya dapat berharap agar semua nya berjalan sesuai dengan rencana yang telah di susun bersama sosok itu.
***
Lain hal dengan Yixuan dan yang lain, maka berbeda juga dengan Pangeran Mahkota Kang De Lu yang sedang terpaku menatmenatap sang sahabat yang sedang di tolong oleh dua orang atau lebih tepat nya Iblis.
Sebenernya De Lu merasa tidak berguna sebagai seoransahasahabat, tidak ada yang bisa dia lakukan saat ini selain menatap sang sahabat dengan tatapan dalam nya.
Swooshh...!!
Hingga dia merasakan angin yang berhembus dengan begitu kencang menerpa dan menerpa nya. Hampir membuat dia terpental dari tempat nya berpijak saat ini.
"Apa yang sedang terjadi? Kenapa angin nya sangat besar? " Gumam De Lu pelan menatap ke arah ledakan yang masih di kelilingi asap hitam.
Sedikit nya dia dapat menebak apa yang sedang terjadi, tentu saja tebakan itu tidak salah sama sekali kalau dia menebak telah terjadi ledakan.
"Apa yang harus aku lakukan agar dapat berguna Li Chen? " Tanya De Lu pada sang sahabat yang masih memejamkan mata.
Lantas tanpa pikir panjang De Lu membuat segel tangan dan menciptakan aray tipis di sekeliling mereka saat melihat Sang Sahabat yang mungkin saja akan terbawa angin.
"Semoga yang ku lakukan ini sedikit membantu mu" Ucap De Lu yang tentu nya tidak mendapat balasan dari orang yang dia ajak bicara.
De Lu memejamkan mata nya mengalirkan Energi Kehidupan milik nya yang di kombinasi kan dengan Energi Alam milik nya untuk menciptakan Dinding Aray yang kokoh.
Mengingat jarak mereka cukup dekat ke arah ledakan di bandingkan jarak Yixuan dn yang lain nya ke arah ledakan.
...----------------...
Sungguh author minta maaf karena episode kali ini benar-benar terbilang pendek... Tapi author janji di episode selanjut nya akan sedikit panjang seperti yang biasa nya.
Author tulis ini malam-malam sekitar Jam 2-an, Mata author udah berat banget, padahal nanti kan jam 4 harus udah bangun lagi.
Terimakasih untuk para pembaca setia author!
...I Love You All!!!...