
...Selamat Hari Kebangkitan Nasional!!!...
"Aku tahu! Karena itu lah aku membutuhkan bantuan mu, Rin An" Mendengar panggilan Shuwan, An Ri terkesiap kemudian menatap Shuwan dengan serius.
"Pergi dan susul Pasukan Kekaisaran Langit, arahkan mereka ke Menara Penghubung Tiga Dunia. Kemudian Cari kembaran ku... Selama ini aku baru mengetahui Bahwa dia.... "
......................
"Xio Xan!" Ucap Chen dan De Lu bersamaan tidak menyangka dengan sosok pemuda bermata merah di hadapan mereka.
"Bukan kah...? " Chen dengan bingung memandang De Lu dengan kernyitan di dahi, begitu pun dengan De Lu.
"Kau masih hidup? " Tanya De Lu kepada sosok pemuda yang mereka panggil, Xio Xan.
"Sejak awal aku tidak pernah mati. Kalian ingin tahu sebuah rahasia? " Ucap Xio Xan seraya menyeringai, Chen segera mengerti maksud nya membuat Chen memegang gagang pedang nya dengan erat.
"Kau menipu kami? " Tanya Chen dengan rahang mengeras namun membuat Xio Xan tergelak.
"Hahahaha!!! Sesuai dengan sebutan nya, Putra Mahkota Zhao adalah orang yang jenius meski sedikit gegabah" Xio Xan melompat dan berdiri tepat di hadapan kuda Chen.
Sreettt
Dengan segera Chen turun dari kuda nya, masih dengan tangan yang menggenggam erat gagang pedang. De Lu pun ikut turun untuk berjaga-jaga.
"Jadi selama ini kamu lah yang sudah-"
"Membuat kalian terjebak salah paham" Dengan segera Xio Xan memotong ucapan De Lu yang terdengar marah, selama ini De Lu selalu mendengar ucapan sahabat nya yang menurut nya sedikit lugu.
Chen, De Lu, dan Xio Xan dulu nya adalah sahabat yang menyembunyikan identitas masing-masing. Di antara ke-tiga nya hanya Xio Xan lah yang paling lugu dan jujur. Setidak nya itu menurut mereka.
Namun mereka tidak menyangka bahwa ternyata Xio Xan adalah yang paling licik. Dan rupa nya semua kejadian yang menimpa mereka adalah rencana dari para Iblis.
Sreettt
"Menjijikkan! " Ucap Chen dengan tajam seraya mengayunkan pedang nya yang entah kapan di tarik dari sarung nya.
"Menyerang secara tiba-tiba memang menjadi kebiasaan mu ya, Li Chen" Xio Xan berdecak dengan kelakuan Chen yang tidak berubah.
Melihat sang pimpinan yang maju menyerang, para prajurit dan lain nya pun berinisiatif untuk ikut menyerang. Hingga pertempuran tidak terbantahkan lagi.
Chen melompat dengan pedang nya memberi tebasan kepada Xio Xan, De Lu segera membantu Chen karena dia sendiri mengenal Xio Xan dengan cukup baik.
"Kau pergi lah bantu pasukan! " Ucap Chen seraya memberi tendangan pada Xio Xan, namun di tangkis dengan mudah.
"Aku juga akan menghabisi Rubah ini! Kau tidak perlu mengkhawatirkan pasukan, para pangeran dapat mengatasi nya" Balas De Lu kemudian ikut menarik pedang dan mengayunkan nya.
Sreettt
Tringg
Xio Xan menangkis pedang De Lu dengan pedang nya, kemudian tangan satu nya menangkis serangan Chen dari sisi berlawanan.
"Teknik Angin Hitam-Hempasan Angin Hitam! " Ujar nya kemudian energi berkumpul di tangan nya, lalu di tembakkan ke Chen dan De Lu membuat kedua nya terhempas sedikit jauh.
Sreettt
Namun Chen tidak terjatuh karena tangan dan kaki nya di hentakkan agar menjadi penahanan. Sementara De Lu menancap kan pedang nya di tanah sehingga pedang itu terseret dan menahan tubuh nya.
"Jadi ini kekuatan mu yang sebenar nya" Gumam Chen pelan merasa sedikit tidak menyangka.
***
Di sisi lain Shuwan sedang menunggangi Erlang untuk menghampiri pos-pos Iblis atau tempat para Iblis muncul.
Dia ingin memastikan para Iblis berkurang setidak nya tidak membuat pasukan Kekaisaran kalah jumlah seperti dulu.
Shuwan dengan hanfu putih yang di lalpisi baju besi perak yang di dapat dari ruang dimensi nya. Dia duduk dengan satu kaki di tekuk, dan tangan nya memegang bulu leher Erlang.
"Master, kita akan kemana? " Tanya Erlang melalui telepati nya.
"Arahan ke Portal selatan, di sana adalah daerah perairan. Mungkin seperti pantai, aku sendiri tidak tahu" Jawab Shuwan tanpa telepati karena dia tahu Erlang dapat mendengar nya.
"Aku baru tahu kalau di sana terdapat perairan" Ucap Erlang dengan bingung, dari mana master nya ini tahu?
"Umm aku juga... " Shuwan menggaruk pipi nya dengan ekspresi aneh, dia sendiri tidak tahu dari mana ia mengetahui kalau di sana terdapat pantai.
"Lalu... Dari mana master mengetahui itu? " Tanya Erlang lagi masih dengan kebingungan yang jelas.
"Hanya menebak" Ucap Shuwan singkat seraya menatap ke bawah yang mulai membiru seperti hamparan Es yang dingin.
"Bukan kah seharus nya di sini itu Perairan? Kenapa malah seperti laut beku? " Gumam Shuwan dengan sangat pelan, lalu dia menatap di mana terdapat peperangan antar pasukan kecil.
Dia menyipit kan mata nya untuk melihat pakaian perang yang mereka gunakan. Itu adalah "非" (Fei), melihat hal itu Shuwan segera memegang gagang pedang panjang nya.
"Ke bawah! " Ucap Shuwan kepada Erlang, burung Elang putih itu mengepakkan sayap nya merentang seraya mengeluarkan suara khas.
Koaaakkk
Erlang mulai terbang rendah dan sejajar, segera Shuwan berdiri dan mengangkat pedang nya, kemudian di rentangkan ke samping kiri.
Syuutt
Duaaarrr
Terdengar bunyi ledakan di bawah, Shuwan menoleh namun tidak bergeming. Tatapan nya tertuju pada Putri Fei Lin yang pernah dia lihat saat Pertandingan Musim Gugur dulu.
***
Seorang wanita muda memakai pakaian berwarna hitam dengan motif sulaman benang emas. Tanpa di lalpisi baju besi, hanya pakaian perang saja.
Rambut nya terikat layak nya ekor kuda dan memakai semacam mahkota emas kecil di sana. Dengan tatapan dingin dia menebas setiap Iblis.
"Teknik Raja Angin-Tipuan Mata Angin" Ucap Fei Lin seraya membuat segel dengan sebelah tangan, Tiba-tiba muncul Fei Lin lain nya sebanyak tiga jumlah.
Fei Lin dan ketiga bayangan nya melesat ke sisi berbeda. Kemudian membuat segel tangan seraya mengucapkan mantra.
"Teknik Kombinasi-Ledakan Pusaran Berapi! " Ujar nya kemudian dari tangan muncul cahaya oranye yang terhubung ke diri nya yang lain, membentuk persegi.
Syuuuttt
Angin berputar dalam formasi persegi tadi, membuat para Iblis yang di dalam nya merasa kebingungan. Tiba-tiba...
Duaaarrrr
Seketika pusaran angin di persegi tadi meledak dan menjadi kobaran api yang kemudian berputar membentuk pusaran.
"Konyol! " Fei Lin menoleh pada asal suara yang lantang itu, ternyata ada di atas nya. Seekor Elang putih yang merentangkan sayap sehingga berkibar tepat di atas nya.
Namun tatapan nya bukan tertuju pada sang Elang, melainkan sosok yang sedang menjulurkan kepala ke bawah dengan posisi berlutut santai.
Mata nya menyipit saat melihat sosok berhanfu putih yang di lapisi pakaian perang berwarna perak. Bukan baju besi, hanya baju pelindung saja.
"Putri Qin!? " Ucap Fei Lin merasa sedikit terkejut karena yang dia tahu, Shuwan menghilang setelah pertandingan selesai.
"Para Iblis di ciptakan dari Elemen Api. Kau harus menyerang nya dengan Elemen yang berlawanan" Ucap Shuwan tanpa memedulikan keterkejutan Fei Lin.
Mendengar ucapan Shuwan, Fei Lin terdiam dan kembali menatap para Iblis yang dia bakar. Dia melihat para Iblis itu masih berdiri walau terlihat melemah.
"Seperti nya yang dia katakan ada benar nya" Gumam Fei Lin dengan murung, tiba-tiba....
"Teknik Kombinasi-Pusaran Badai Es!! "
...----------------...
Ya! Ya! Ya!
Kembali lagi dengan Time Travel The Secret Agent!!
Oke Readers akhir nya selesai juga episode ini. Author bingung buat pertarungan nya, ehehehe...
Pada awal nya author mau buat Flashback tentang masa lalu Chen, De Lu, dan Xio Xan. Tapi nanti nya lama....
Jadi Flashback nya ntar aja yab, berjalan....
Biarin ini tamat dulu hehe...
Jangan lupa mampir di....
Judul: Time Travel The Secret Agent
Genre: Romansa Fantasi (Romansa, Fantasi, Petualangan)
Status: On Going
FL: Fu Shuwan
ML: Zhao Li Chen
Sinopsis: Li Shuwan adalah seorang agent rahasia yang mati dan bereinkarnasi ke tubuh Putri Shuwan. Seiring berjalannya waktu dia mengetahui bahwa Putri Qin Shuwan ternyata adalah putri Fu Shuwan. Perlahan takdir mulai mengungkapkan kebenaran. Kekacauan terjadi dan dia harus menyelesaikan masalah dunia bersama takdirnya.
Judul: The Female Cold Ketos (Deadline)
Genre: Teen (Romansa, Action, Fantasi)
Status: On Going and Slow Update
FL: Daviena Dian Raharsya
ML: Alvaro Christ Elmaraja
Sinopsis: Daviena hidup didalam tekanan, sang ibu memolesnya untuk menjadi sempurna. Namun dia tidak pernah mengeluh, dan berusaha untuk membanggakan keluarganya. Hingga seseorang dari masalalu datang membuat hidupnya berantakan. Mereka mulai dekat tanpa tahu hubungan di masalalu. Ketika itu... Daviena mengetahui hidupnya tidak lama lagi.
Judul: West Frontier- Cuan Xing Village
Genre: Romansa Fantasi (Romansa, Fantasi, Kerajaan)
Status: On Going
FL: Huang Di Fei
ML: Qin Li Zhen
Sinopsis: Huang Di Fei adalah Jendral Pertama Wanita pada Dimensi Kultivator. Dulunya dia bertunangan dengan Pangeran kedua Kekaisaran Qin. Namun pangeran kedua tiada, dan dia mulai dekat dengan Pangeran keempat yang memiliki gelar Raja sejak saat itu. Perlahan dia mengetahui sebuah rahasia bahwa dirinya hanya dimanfaatkan, tetapi dia tidak peduli! Dia hanya akan pergi jika orang yang dia cintai memintanya untuk pergi.
Jangan lupa mampir dan beri like!!!
Jika kalian promosi di sini, author akan mampir saat ada waktu untuk membaca! Jadi para readers juga bisa memperkenalkan karya kalian di kolom komentar.
Tapi jangan lupa untuk beri like karya author ya...!!! Like itu Gratis!!!