
"Menjawab yang mulia, Sepuluh Hari dari Sekarang yang mulia" Jawab Mentri pertahanan seraya membungkuk hormat.
"Kirim balasan bahwa Kaisar ini akan datang Delapan hari dari sekarang" Ujar Kaisar seraya menegakkan punggung nya.
......................
Di sebuah ruangan yang berisi kan kursi dan meja-meja yang saling di susun rapi berhadap-hadapan.
Terdapat orang-orang memakai jubah kebesaran serta mahkota Kaisar menandakan jabatan mereka.
Di ruangan itu terdapat Sembilan kaisar yang di pimpin oleh Kaisar langit. Masing-masing kaisar di dampingi oleh kasim pribadi dan jendral tertinggi mereka.
"Para pasukan iblis sudah bergerak cepat, apa yang harus kita lakukan yang mulia? " Tanya Kaisar dari Kekaisaran Du di dunia tengah kepada kaisar langit, Kaisar Tian.
"Bahkan beberapa Desa hancur di serang mereka, para pemuda juga banyak yang menghilang" Timpal Kaisar Han dari dunia atas.
"Seperti nya kita perlu melakukan penyegelan Dunia Neraka lagi, seperti dulu" Ucap Kaisar Qin yang membuat seluruh pasang mata teralih pada nya.
"Dan kembali mengorbankan orang yang memiliki kekuatan Penyegelan itu? Tidak akan! " Bantah Kaisar Fu menatap tajam kaisar Qin, permusuhan mereka seperti nya terbawa ke sini.
"Mau bagaimana pun, selagi para iblis dapat berkeliaran maka dunia tidak akan aman" Kali ini Kaisar Han lah yang berujar dengan tatapan menusuk nya.
"Sosok paling Jahat di dunia ini adalah Manusia bukan Iblis. Bahkan jika itu iblis sekali pun, mereka tidak akan mengingkari janji dan sumpah yang mereka buat. Berbeda dengan manusia" Ucap Kaisar Fu dengan tatapan sinis nya menatap Kaisar Qin yang membuat Kaisar Qin menghela nafas.
"Lalu apa kau memiliki solusi dari masalah ini Kaisar Fu? " Tanya Kaisar Feng dari Dunia Atas membuat Kaisar Fu terdiam sejenak kemudian berkata....
"Satu-satu nya cara adalah menjalin perdamaian seperti yang Kaisar terdahulu lakukan. Namun.... akan sulit menemukan kesepakatan" Ucap Kaisar Fu yang di angguki oleh Kaisar Tian yang memimpin rapat.
"Untuk sementara kita harus menyebarkan Prajurit untuk melindungi setiap sudut wilayah. Pastikan dapat menghambat pergerakan para Iblis" Ucap Kaisar Tian pada akhir nya seraya menarik nafas dan menghembuskan nya dengan berat.
"Benar! Melindungi rakyat dan menghambat pergerakan para iblis adalah yang solusi terbaik untuk saat ini" Timpal Kaisar Gui dari dunia tengah yang di angguki oleh Kaisar yang lain nya.
"Bagaimana keadaan Kekaisaran mu Kaisar Qin? Ku dengar kau mengalami kekalahan saat melawan Kekaisaran Du? " Tanya Kaisar Jing seraya menatap Kaisar Qin dengan tatapan merendahkan.
"Hemm ku dengar Kekaisaran Du mendapat bantuan dari Kekaisaran lain! Siapa yang telah kau singgung Qin Zaoqi? " Tanya Kaisar Fei dari istana Kekaisaran Bumi di dunia tengah yang sejak tadi hanya diam mendengar kan.
"..... " Kaisar Qin hanya mampu tersenyum kaku saat mengingat kondisi Kekaisaran nya yang sangat kacau, lalu tatapan nya teralih pada Kaisar Fu Haifeng yang sedang tersenyum sinis ke arah nya.
'Kematian hanya lah harga yang murah untuk kau bayar setelah membuat putri ku tersiksa. Akan ku pasti kan kau merasa mati itu lebih baik dari hidup. Perset*n dengan persahabatan! 'Ujar Kaisar Fu Haifeng dalam hati seraya melirik sinis ke arah Kaisar Qin.
Lalu tatapan Kaisar Fu teralih pada Kaisar Tian yang juga sedang menatap nya. Mereka saling melempar senyum misterius.
"Kau memang pantas mendapat kan nya Kaisar sombong! "Sarkas Kaisar Gui dengan suara rendah namun tatapan nya menusuk ke arah Kaisar Qin.
" Mungkin itu adalah karma dari langit karena kesombongan mu" Timpal Kaisar Jing tak kalah sarkas nya.
Brakkk
"Berani sekali kalian menghina Yang Mulia Kaisar Qin!!! " Ujar Jenderal tinggi yang mendampingi Kaisar Qin seraya menggebrak meja.
"Diam!! Kau hanya seorang Jenderal Rendahan, Berani nya berteriak di hadapan Kaisar Tian!! " Ujar Jenderal tinggi dari Kekaisaran Langit.
"Tidak seharus nya kalian membawa masalah pribadi dalam rapat ini" Ucap Kaisar Bumi dengan raut wajah penuh ketenangan.
"Tapi itu semua adalah kenyataan bahwa Langit memberkati kehancuran Kekaisaran Qin" Balas Kaisar Jing dengan nada tidak suka.
"Anda-"
"Kau tidak bisa mengelak nya Kaisar Qin, Karma memang nyata" Ucapan Kaisar Gui memotong kata-kata Kaisar Qin membuat Kasim pribadi Kaisar Qin mulai geram.
"Tidak bisa kah kita fokus terhadap permasalahan yang sedang kita bahas? " Belum sempat Kasim Kaisar Qin mengutarakan sesuatu, Kaisar Fu terlebih dahulu menyela.
Meski Kaisar Fu bertindak seolah mengakhiri perdebatan, Kata-kata nya mengandung makna sendiri yang berarti para Kaisar yang lain tidak kompeten.
Diam-diam Kaisar Fu tersenyum miring melihat Kaisar Qin terus di pojokan. Dia merasa senang dengan penderitaan Mantan sahabat nya.
"Kami tidak akan membuat keributan jika Para Kaisar sekalian tidak bertindak seolah mengibarkan bendera perang" Ujar Jenderal Tinggi Kekaisaran Qin seraya menatap Kaisar Fu dan yang lain dengan sinis.
"Cukup!! " Ucapan Kaisar langit membuat perhatian mereka kembali teralih pada nya.
"Saat ini ada hal yang jauh lebih penting untuk di bahas" Lanjut Kaisar Langit membuat mereka semua hanya dapat saling melemparkan tatapan sinis.
***
"Apa dia masih belum sadarkan diri? " Tanya Feiye yang sedang duduk memakan makanan yang di pesan nya.
"Belum" Jawab Chen singkat yang duduk di hadapan Feiye. Wajah pemuda bermata hijau itu terus menampakkan gurat kekhawatiran dan kelelahan.
"Atau setidak nya peningkatan? " Tanya Feiye lagi karena ada yang ingin dia utarakan kepada Shuwan.
"Masih sama seperti sebelum nya" Balas Chen tanpa menatap Feiye.
Mendengar hal itu Hua Feiye menghela nafa nya lelah. Dalam hati dia bergumam tanpa ada yang tahu....
'Ini sudah dua hari, cepat lah bangun. Ada yang ingin ku tanya kan pada mu' Gumam Feiye dalam hati seraya terus memakan makanan nya.
'Aku tahu kami baik-baik saja. Cepat lah pulih, ada yang ingin ku pastikan dan ku harap hasil nya memuaskan' Lirih Chen dalam hati dengan pandangan lurus ke depan.
......................
Author mau promosi sebentar.....
Jangan lupa mampir di karya author yang lain, salah satu karya terbaru author adalah
-WEST FRONTIER-CUAN XING VILLAGE
Pada jaman Dinasti, dua orang ini sama-sama menjadi orang yang selalu mengikuti perang. Kedua nya memiliki gelar masing-masing, sang wanita mendapat gelar jendral Wanita pertama. Maka sang pria memiliki Gelar sebagai Raja.
Awal nya sang pria yang memiliki Gelar Raja Li mulai mendekati jendral wanita itu karena memiliki tujuan tersembunyi.
Sedangkan jenderal wanita yang bernama Huang Di Fei itu tidak tertarik sama sekali. Hingga perlahan waktu mulai membawa perubahan.
Kedua nya mulai menyadari perasaan saat sedang menjalankan tugas Di Perbatasan Barat-Desa Cuan Xing.
Namun suatu tragedi terjadi dan merenggut segala nya.
Pemeran Pria- Qin Li Zhen/Raja Li
Pemeran Wanita- Huang Di Fei/Jendral Muda Huang
...----------------...
Hai....!
Apa kabar?
Harus baik dong ya!!!
Jangan lupa LIKE!!
WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)
IG: @lrnrrhmnia1412
Email: rahmanialiranur@gmail.com
Selalu dukung author!!!