Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 167: Bergerak Cepat



Swooossshh


Chen dapat melihat dari kejauhan, sosok Shuwan dengan tatapan kosong dan pakaian sedikit berantakan. Rasa syukur sekaligus khawatir mulai menyeruak sehingga tanpa pikir panjang dia melesat menyusul Shuwan membuat Feiye tersentak.


......................


Piaoliang dan Li Yue sedang mengumpulkan tanamkan herbal. Entah racun atau bukan, sementara itu hanya memperhatikan.


"Mereka sangat sibuk hingga lupa dunia" Komentar Yixuan sedikit kesal, Namun semakin kesal karena Junsi mengabaikan nya.


"Aku mendapat kabar dari Jinsu bahwa pasukan iblis mulai bergerak cepat" Ucap Junsi seraya menyandarkan tubuh nya di pohon dan memejamkan mata.


"Itu artinya kita harus segera bertemu Shuwan dan memperingati nya lalu kembali ke dunia atas" Ucap Yixuan dengan wajah srius nya, tidak ada lagi ekspresi kesal dalam wajah nya.


"Ya" Jawab Junsi singkat tanpa membuka mata nya.


"Kau yakin untuk terus membantu Kekaisaran Fu dan Shuwan? " Tanya Yixuan dengan wajah tanpa ekspresi, dia sebenarnya ragu alasan Junsi selalu ingin terlibat.


"Tentu saja! " Junsi membuka mata nya kemudian menatap serius Yixuan.


"Sejak aku mengakui nya sebagai adik ku, maka saat itu pula aku akan membantu masalah yang dia miliki semampu ku" Jelas Junsi dengan mantap membuat Yixuan tersenyum tipis.


"Meski begitu kau tidak bisa mengabaikan diri ku sendiri kawan! Kau juga harus dekat dengan perempuan lain selain adik ku, atau kau akan di sebut penyuka sesama jenis" Ejek Yixuan dengan ekspresi yang menurut Junsi sangat menyebalkan.


Bughh


"Kau gila!? Tentu saja aku masih normal, jangan berpikir terlalu jauh!! " Pekik Junsi dengan cepat meniju bahu kiri Yixuan dengan cukup kencang.


"Ukh! Kau ini kasar sekali, aku prihatin dengan istri mu di masa depan" Sarkas Yixuan seraya mengusap bahu nya meski tidak terasa sakit.


Mereka pun saling terkekeh pelan hingga tiba-tiba Yixuan terdiam kaku saat telinga nya berdengung. Keterdiaman Yixuan membuat Junsi bingung.


***


Saat Chen mendarat tepat di hadapan Shuwan dan menghentikan langkah Shuwan dengan cekalan tangan.


Chen dapat merasakan tangan Shuwan yang begitu dingin, bahkan bibir Shuwan tampak membiru dan hal ini tentu saja membuat Chen semakin khawatir.


"Apa kamu baik-baik saja? Apa yang terjadi pada mu? " Tanya Chen seraya menangkup wajah Shuwan, dan menatap dalam mata Shuwan yang terlihat kosong.


Hingga...


Degg...!!!


Mata Shuwan terpejam dan kembali terbuka, saat itu pula tatapan kosong nya terganti dengan tatapan tajam menusuk.


Sreettt


Shuwan segera melepaskan tangan Chen yang berada di kedua pipi nya. Hal itu bertepatan dengan Feiye yang tiba-tiba berada di sisi Chen.


"Aku... baik-baik saja! " Jawab Shuwan singkat lalu mengalihkan pandangan nya pada arah menuju desa Shenhua.


"Apa yang terjadi dengan desa itu? " Tanya Feiye membuat tatapan Chen dan Shuwan teralih pada nya, lalu Shuwan berkata dengan singkat...


"Kau tak perlu tahu"


Mendengar hal ini tanda tanya dalam benak dua laki-laki itu semakin besar. Kedua nya serempak menatap Shuwan dengan tatapan bertanya.


"Ah sebaik nya kita segera pergi dari tempat ini" Menyadari Shuwan yang enggan berterus-terang, Chen segera mengalihkan pembicaraan dan mengajak untuk segera pergi.


"Hmm kalau begitu kita harus segera keluar dari hutan ini sebelum matahari kembali terbenam" Sambung Feiye menyadari Chen yang mengalihkan pembicaraan.


"..... " Shuwan hanya mengangguk lalu mereka pun melesat pergi ke arah berlawanan dengan arah menuju desa Shenhua.


Shuwan melesat dengan kecepatan yang sedikit lambat sehingga dia berada di belakang Chen dan Feiye.


Mata Shuwan terus melirik ke arah punggung Chen lalu kembali fokus ke depan. Sejenak Shuwan memejamkan mata nya saat mengingat kejadian tadi.


...[~Flashback~]...


Melihat Chen dan Feiye yang sudah menghilang dari sana. Shuwan segera membuat segel tangan lalu menggumamkan mantra....


Lalu suhu ruangan turun secara drastis, dingin terasa sangat menusuk hingga ke tulang. Bahkan terasa seperti membekukan darah sedikit demi sedikit.


Lalu lantai pun berubah menjadi Es membuat orang-orang itu panik dan berlari. Namun karena licin, mereka hampir saja tergelincir.


Perlahan mereka mulai tidak bisa menggerakkan tubuh, lalu kaki mereka mulai berubah menjadi Es yang biru.


Sementara Shuwan di sudut ruangan tampak tidak terpengaruh suhu udara. Namun tatapan nya tiba-tiba kosong seolah tidak memiliki jiwa yang hidup.


Orang-orang desa tadi seketika berubah menjadi patung Es. Shuwan pun berjalan keluar dari ruangan dengan menapaki tangga satu persatu.


Hingga berada di lantai bawah penginapan yang ia pesan bersama Chen. Dapat terlihat bahwa seluruh penginapan itu berubah menjadi Es.


Shuwan sendiri tidak peduli! Dia terus berjalan keluar dan pemandangan Desa pun tidak kalah mengerikan nya.


Seluruh Desa terlihat seperti hamparan Es yang biru. Sangat dingin namun Shuwan benar-benar tidak terpengaruh dengan dingin nya.


Shuwan pun berjalan pelan melewati gerbang Desa, lalu berbalik menatap Desa Shenhua dengan tatapan yang penuh makna.


Melihat bagaimana Desa Shenhua sekarang sudah menjadi Es dan hanya menyisakan nama kejayaan nya saja.


Lalu setelah nya Shuwan pun berbalik dan melesat pergi meninggalkan Desa itu masih dengan Tatapan kosong tanpa jiwa.


Notes: Selebihnya kalian pasti tahu bukan?


...[~Flashback Off~]...


Shuwan membuka mata nya lalu menoleh sedikit ke belakang dengan tatapan rumit. Setelah nya dia kembali menatap ke depan dan sedikit mempercepat laju langkah nya guna mengimbangi langkah Chen dan Feiye.


......................


Author mau promosi sebentar.....


Jangan lupa mampir di karya author yang lain, salah satu karya terbaru author adalah


-WEST FRONTIER-CUAN XING VILLAGE



Pada jaman Dinasti, dua orang ini sama-sama menjadi orang yang selalu mengikuti perang. Kedua nya memiliki gelar masing-masing, sang wanita mendapat gelar jendral Wanita pertama. Maka sang pria memiliki Gelar sebagai Raja.


Awal nya sang pria yang memiliki Gelar Raja Li mulai mendekati jendral wanita itu karena memiliki tujuan tersembunyi.


Sedangkan jenderal wanita yang bernama Huang Di Fei itu tidak tertarik sama sekali. Hingga perlahan waktu mulai membawa perubahan.


Kedua nya mulai menyadari perasaan saat sedang menjalankan tugas Di Perbatasan Barat-Desa Cuan Xing.


Namun suatu tragedi terjadi dan merenggut segala nya.


Pemeran Pria- Qin Li Zhen/Raja Li


Pemeran Wanita- Huang Di Fei/Jendral Muda Huang


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!