
"Ya! Saat Wen menyegel dunia iblis, dan mereka melepaskan segel nya tepat saat istri ku akan melahirkan dulu" Ucap Kaisar Fu seraya menerawang masa lalu.
...[~Flashback~]...
...............................
"Kakak ayo kejar aku! Kau lambat hahaha! " Teriak Xuan seraya terus berlari menjauhi Yixuan yang berjalan santai tanpa mengindahkan Xuan.
"Xu'er jangan lari lari nanti jatuh! " Ucap Wen saat melihat Xuan terus berlarian.
"Biarkan saja, jika jatuh pun dia yang kesakitan" Ucap Yixuan ketus karena waktu santai nya di ganggu oleh Xuan.
Brukkhh
Dan benar saja, Xuan terjatuh karena kaki nya terkena batu. Untung lah Xuan tidak menangis, hanya saja ia meringis saat menyentuh luka nya.
"Shhh " Ringis Xuan, melihat Xuan jatuh Yixuan segera menghampiri.
"Kan sudah di bilang! Apa kau baik-baik saja? " Ucap Yixuan Sedikit khawatir, Xuan pun hanya tersenyum memperlihatkan deret gigi putih nya seraya menggeleng.
"Hanya luka kecil" Ucap Xuan kepada kakak nya, segera Yixuan melihat kaki Xuan yang lecet.
"Lain kali hati-hati dan jangan ceroboh! " Yixuan terus memarahi Xuan yang ceroboh, sedangkan yang di marahi hanya diam dan mengangguk tanpa mendengarkan.
Wen yang melihat keakraban anak-anak nya pun tersenyum, tanpa ia sadari sepasang mata terus memperhatikan nya seraya tersenyum.
Greepp
"Astaga! " Pekik Wen terkejut saat tiba-tiba tangan kokoh melingkar di perut nya yang mulai membuncit.
Cup
"Kenapa hem? " Haifeng mengecup singkat kening Wen dan terkekeh melihat reaksi Wen yang memekik terkejut.
"Kau ini mengagetkan saja! "Ucap Wen seraya mengerucut kan bibir nya dan meencubit lengan kokoh sang suami.
Mereka pun terus mengobrol dan bercanda tawa, begitu pun dengan Yixuan dan Xuan yang terus bermain bersama. Sungguh tampak harmonis, siapa yang menyangka bahwa itu yang terakhir untuk mereka.
Jdaaarr
Wooossshhh
Tiba-tiba petir menggelegar dan saling bersahutan, langit yang semula terang menjadi gelap tertutup awan hitam. Angin berhembus sangat kencang, Xuan segera berlari ke arah orang tua nya di ikuti Yixuan.
" Ayo sebaik nya kita masuk! Seperti nya akan terjadi badai"Ucap Haifeng sambil mengangkat Xuan ke gendongan nya.
Para pelayan dan penjaga panik dengan situasi, mereka berlarian kesana kemari. Haifeng pun membawa anak istri nya berlindung ke dalam tapi...
Degg
"Aura ini?! " Gumam Wen dan Haifeng kala merasakan aura familiar, mereka saling berpandangan dengan mata membola.
"Iblis!!! " Ucap Wen dan Haifeng bersamaan. Mereka pun panik karena seingat mereka dunia neraka sudah di segel.
Segera mereka membawa anak-anak mereka ke dalam untuk berlindung. Mereka masuk ke ruangan yang sedikit sempit dan tersembunyi, setelah nya Haifeng langsung pergi melihat keadaan di luar.
"Kalian diam dan berlindung, apapun yang terjadi tetap lah hidup! Mengerti? " Ucap Haifeng yang tidak di jawab oleh istri dan anak.
Xuan sudah menangis ketakutan, dan kini tubuh Yixuan pun bergetar hebat merasakan firasat buruk.
"Hati-hati" Lirih Wen melihat Haifeng pergi, ia pun turut merasakan firasat buruk. Segera Wen memasang formasi aray pelindung.
***
Haifeng kini dapat melihat istana nya yang terbakar akibat di sambar petir. Dia menyipitkan mata nya saat melihat sebuah makhluk.
Iblis! Mahkluk itu keluar dari portal yang ada di langit, jumlah nya pun ribuan mungkin jutaan.
"Salam yang mulia! Pasukan iblis menyerang Kekaisaran dari berbagai sisi, apa yang harus kita lakukan? " Ucap Jendral Hang segera setelah melihat yang mulia nya.
"Siapkan pasukan! Pertahankan Kekaisaran dan lindungi rakyat! Habisi mereka semua! " Teriak Haifeng lalu ia segera menarik pedang nya dan melesat.
Sedangkan jendral Hang segera mengumpulkan pasukan dan membuat formasi. Pertarungan pun tak terelakkan, para wanita dan rakyat pun sudah berlindung.
Namun tentu prajurit wanita harus ikut mempertahankan Kekaisaran. Begitu pun dengan Jendral Ping Mei Lin atau lebih tepat nya istri dari Jendral Hang dan Ibu dari Jendral Lee.
Haifeng kini sedang melawan para Jendral iblis yang jumlah nya sekitar 50(lima puluh) orang. Ia di bantu dengan Jendral Hang dan Istri nya, mereka ber tiga terus menghabisi para iblis.
Swooshh
Swooshh
Splaash
Splaash
Trangg
Istana Kekaisaran Fu pun sudah rata dengan tanah, Wen dan anak-anak nya masih dalam formasi dan berlindung di reruntuhan yang ada. Wen terus memeluk Xuan yang masih menangis ketakutan, sedangkan Yixuan diam saja dengan tubuh yang gemetar.
Serangan demi serangan meluncur ke arah mereka namun hancur karena ada nya formasi pelindung. Namun tiba-tiba....
Swooooosshhh
Slaapp
Druaaaakhhh
"Aarrgghh"
"Ibundaaaa!!! "
"Kakakkk!! " Sebuah pusaran muncul di hadapan formasi dan meluncurkan sebuah serangan besar besaran. Alhasil Wen dan anak-anak nya terlempar dan terpisah, untung nya Xuan masih dalam pelukan nya.
Beruntung juga Jendral Mei Lin segera menyelamatkan Wen agar tidak terjatuh, namun Yixuan terlempar cukup jauh dan terluka cukup parah.
"Uhuks" Seteguk darah segar keluar dari mulut Yixuan, sedangkan Xuan semakin menangis kencang dalam pelukan Wen.
"Tetap lah dalam formasi Yang mulia! " Ucap Jendral Lin kepada Wen, ia membuat sebuah aray dan memperkokoh nya dengan dinding tanah dan membuat perisai air untuk melindungi Wen dan Xuan.
"Tolong anak ku Yixuan! " Ucap Wen berteriak kepada Jendral Lin.
"Hamba harus melindungi anda yang mulia! Berdoa saja agar pangeran pertama baik-baik saja" Ucap Jendral Lin sendu, setelah nya ia pun melesat ke arah iblis bertanduk yang baru saja keluar dari portal.
"Hahaha! Selama aku hidup, tak akan ku biarkan kau ataupun keturunan mu hidup tenang!! " Ujar Sosok iblis menyeramkan yang tak lain dan tak bukan ialah Xiu Min.
"Hentikan semua ini Xiu Min!!! " Teriak Haifeng yang saat ini sudah ada di sisi Yixuan.
"Hentikan? Dalam mimpi mu! Sudah sampai sini kenapa harus di hentikan? Hahahaha" Xiu Min terus tertawa seraya membunuh semua yang menyerang nya.
"Bertahan lah nak" ucap Haifeng yang kini sedang menyelamatkan Yixuan dengan elemen cahaya nya.
"A-Ayah? " Lirih Yixuan karena pandangan nya kabur.
"Sttsh jangan bicara dulu! Berjanji lah untuk tetap hidup"
"Xuan... " Yixuan terus menyebut nama Xuan adik nya, ia malah mengkhawatirkan Adik nya di bandingkan diri nya sendiri.
"Xuan baik-baik saja! Karena itu kau harus hidup" Haifeng terus mengobati Yixuan yang terluka parah.
Sedangkan Jendral Hang dan Jendral Lin terus mengulur waktu dengan memperlambat Xiu Min. Xiu Min sendiri sama sekali tak kewalahan, justru ia senang di lawan dua orang kuat.
"Jendral Lin! Mundur dan bawa Yixuan ke tempat yang aman! Berikan sisa nya pada ku" Ucap Haifeng lalu melesat menyerang Xiu Min, Jendral Lin pun segera memasang kan aray pelindung untuk Yixuan dan kembali melesat menyerang Xiu Min.
Secara tiba-tiba Haifeng berada di sisi Xiu Minta, segera Haifeng mengarahkan pedang nya dan...
Trangg
"Hahaha terlalu lambat! " Ucap Xiu Min sarkas.
Trangg
Crass
Pedang beradu, kekuatan mereka yang berbeda tentu membuat Haifeng terlihat lemah.
...----------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author *****orangnya***** care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan b
blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6289670108559 (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. :')