
...Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi yang melaksanakan!!...
"Ingin kemana? " Tanya Yixuan seraya menarik turun kan alis nya.
"Itu... " Piaoliang gugup karena tertangkap basah ingin kabur dari kamar nya sendiri.
"Ayo lanjutkan yang tertunda tadi!! " Ajak Yixuan tersenyum menyeringai membuat Piaoliang membeku dan menegang di tempat.
..........................
Shuwan berdiri tepat di luar jendela kamar pribadi Piaoliang. Tersenyum licik melihat kakak nya yang menggoda Piaoliang.
Dia pun berbalik hendak pergi karena tidak ingin mata nya di kotor kan oleh tindakan Yixuan yang begitu berani.
Namun dia menghentikan langkah nya ketika kembali merasakan energi yang familiar, sontak dia kembali berbalik dan melompat ke arah yang berbeda.
Shuwan melompati atap tanpa di ketahui seorang pun, Hanfu hitam nya berkibar ketika melawan arah angin.
Lalu Shuwan mendarat tepat di atas dahan pohon yang berada di sisi Kolam Teratai obat milik Keluarga Hao.
Bibir Shuwan melengkung tipis melihat pemandangan yang cukup menyenangkan untuk di pandang.
Kali ini dia memilih untuk memperhatikan, tidak mengganggu seperti yang dia lakukan pada Yixuan.
Lagi pula pemandangan yang dia lihat masih wajar di banding kan pemandangan yang Yixuan dan Piaoliang suguhkan tadi.
Dia melihat seorang gadis yang berdiri di tepi kolam seraya memegang bahu nya sendiri. Gadis itu cukup cantik dengan Hanfu kuning gelap.
Lalu di belakang gadis itu berdiri seorang pemuda yang memakai Hanfu berwarna biru dan jubah putih yang berbulu.
'Seperti nya aku akan memiliki Dua Kakak Ipar sekali gus, lihat lah Kak Junsi yang begitu kaku saja menjadi terlihat aneh' Gumam Shuwan dalam hati seraya mengulas senyum yang jarang di perlihatkan.
Seorang pemuda yang ternyata adalah Junsi tersebut melepas Jubah yang dia pakai kemudian Menyelinut kan nya pada gadis itu.
"Malam begitu dingin, kenapa berdiri di sini? " Tanya Junsi dengan nada suara yang tidak terlalu datar.
Gadis yang adalah Li Yue itu tentu saja tersentak, namun karena mengenal suara Junsi, dia pun menerima nya.
"Malam ini cukup berbintang, sayang jika di lewat kan" Balas Li Yue seraya menengadah.
Lalu Junsi berjalan kemudian mensejajarkan langkah nya dengan Li Yue. Dia berdiri tepat di samping Li Yue yang menutup mata nya.
"Kau benar.... " Lirih Junsi ikut memejamkan mata nya, menikmati semilir angin yang menerpa wajah putih nya.
"Apa kau tidak merindukan keluarga mu? " Tanya Li Yue membuat Junsi membuka mata nya yang terpejam.
"Kenapa? Kau merindukan keluarga mu? " Alih-alih menjawab, Junsi justru melemparkan pertanyaan yang sama kembali pada Li Yue.
"Tidak juga... " Li Yue menjeda ucapan nya sejenak, kemudian melanjutkan...
"Aku suka seperti ini... Bebas! Tidak terkekang dan tidak terikat aturan mana pun" Lanjut Li Yue mengulas senyum manis di bibir tipis nya yang merah alami.
"Jujur saja! Aku adalah pewaris sebuah Keluarga Besar, aku sebenar nya tidak terlalu menyukai hal itu. Hanya saja.... Aku tidak bisa lari dari tanggung jawab yang orang tua ku berikan" Ucap Junsi seraya menghela nafas lelah.
"Kamu!? Seorang penerus keluarga? Emmm.... " Li Yue menjeda ucapan nya dan menatap Junsi dengan tidak enak.
"Apa kau berasal dari dunia lain? " Tangan Li Yue membuat Junsi terdiam sejenak.
"Ya.... " Jawab Junsi sedikit ragu.
"Dari mana kau tahu? " Tanya Junsi dengan tatapan menelisik.
"Emm Aku adalah Nona muda keluarga bangsawan yang wajib menghafal lebih dari Seratus wajah para penerus keluarga di Dunia Bawah. Dan aku sama sekali tidak merasa pernah melihat wajah mu" Jelas Li Yue seraya menepuk dada nya dengan sombong.
"Cih" Junsi hanya berdecih namun tanpa sadar sudut bibir nya tertarik mengulas senyuman.
"Aku kira kau adalah mayat hidup yang tidak bisa tersenyum!! Rupa nya kau manusia normal, wahh!! " Ujar Li Yue lagi seraya melepaskan pegangan nya pada bahu Junsi lalu melompat seraya bertepuk tangan.
"Tentu saja! Kakak ku itu manusia normal yang bisa tersenyum! Siapa yang bilang kakak ku adalah mayat hidup? "
Serentak Junsi dan Li Yue melihat ke arah pohon yang tidak jauh dari tempat mereka berada. Mereka terkejut dengan suara itu.
'Suara ini? Terasa familiar' Batin Junsi mengernyitkan dahi nya.
'Siapa itu? Aku sama sekali tidak merasakan aura kehidupan seseorang di sana!? 'Gumam Li Yue dengan alis menukik tajam.
Swooossshh
Lalu Shuwan melompat turun dari dahan pohon dan berdiri bersedekap dada di hadapan Junsi. Senyum miring terluas di bibir nya.
"Lin Lin!? " Junsi terkejut dan segera bergerak memeluk Shuwan kemudian melepaskan nya lagi.
"Yo! Apa kabar kakak? " Sapa Shuwan menyodorkan kepalan tangan.
"Aku baik! Kemana saja kau!? Membuat orang khawatir saja! " Membalas kepalan tangan Shuwan, Junsi bertanya seraya berkacak pinggang.
'Dia kan.... Shuwan, adik mereka berdua! Kenapa Si-si memanggil nya Lin Lin? Ah sudah lah, mungkin itu adalah nama kesayangan 'Ucap Li Yue dalam hati.
"Aku tidak sengaja berada di tempat ini, jadi hanya pergi menikmati yang sudah terjadi" Ucap Shuwan mengangkat bahu nya acuh namun mengulas senyum miring ketika melihat Li Yue di belakang Junsi.
"Hmm siapa dia? " Tanya Shuwan seraya menghampiri Li Yue, sontak hal itu membuat Junsi berbalik.
"Ha-hai! Nama ku Han Li Yue" Sapa Li Yue seraya mengepalkan kedua tangan di depan dada.
"Kau memberi nya Jubah ini? Bukan kah jubah ini adalah pemberian mendiang kakek mu? " Shuwan tidak menjawab, dia memperhatikan dengan rinci pola pada jubah yang Li Yue kenakan.
"Ah itu.... " Junsi menggaruk tengkuk nya merasa aneh dengan diri nya sendiri, lalu Shuwan berbalik menatap Junsi.
"Apa dia adalah calon kakak ipar ku? " Tanya Shuwan dengan tatapan datar seraya mengangkat sebelah alis nya.
"..... " Junsi diam tak menjawab, dia mengangkat sebelah alis nya merasa bingung.
"Eh itu, aku bukan-"
"Aku mengerti" Ucap Shuwan dengan datar memotong ucapan Li Yue yang akan mengelak.
"Aku sudah bertemu dengan Kak Yi, malam semakin larut... Aku pergi dulu"
Swooossshh
Tanpa menunggu balasan dari Junsi dan Li Yue, Shuwan menghilang begitu saja membuat Li Yue kagum dengan kekuatan Shuwan. Sementara Junsi masih terdiam.
...----------------...
Hai....!
Apa kabar?
Harus baik dong ya!!!
Jangan lupa LIKE!!
WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)
IG: @lrnrrhmnia1412
Email: rahmanialiranur@gmail.com
Selalu dukung author!!!