Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 172: Seulas Senyum Misterius



...Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi yang melaksanakan!!...


......................


"Yah! Kita lihat seberapa lama kau mampu bertahan" Ejek Shuwan seraya memberi senyuman miring.


"Lihat saja! Aku Zhao Li Chen akan berhasil meluluhkan hati seorang Shuwan. Tidak peduli bahkan jika itu harus menghabiskan seumur hidup ku! " Ujar Chen dengan mantap membuat seulas senyum terlukis di wajah Shuwan.


......................


Keesokan hari nya, Chen, Shuwan dan Feiye berangkat menuju Kekaisaran Zhao. Entah mengapa Feiye meminta untuk mengikuti mereka.


Saat ini mereka berada di ibu kota Kekaisaran Zhao. Hanya tinggal berjalan mengikuti jalanan untuk sampai di istana Zhao.


Shuwan memakai Hanfu hitam dengan tudung kepala yang juga berwarna hitam. Di pinggang kanan nya tergantung Pedang panjang.


Sementara itu Chen memakai Hanfu putih dengan tudung kepala berwarna putih. Chen memakai Zhapshan berwarna putih. Pedang panjang tergantung di pinggang kiri nya.


Tak jauh berbeda dengan Chen, Feiye pun memakai Hanfu berwarna Abu-abu. Sejak awal bertemu, Feiye selalu memakai Hanfu Abu-abu dan tudung kepala dengan warna serupa.


Kehadiran ketiga nya begitu menarik perhatian warga, mereka bertiga menjadi pusat perhatian. Namun siapa yang peduli?


"Untuk apa kita kembali ke sini? " Tanya Chen bingung karena sejak kemarin dia tidak mendapat jawaban.


"Kalau aku tidak salah menebak, maka ini adalah Rapat kedua antar Kekaisaran untuk membahas masalah hilang nya para pemuda" Jawab Shuwan dengan santai menatap lurus ke depan, tidak ada lagi nada datar di sana.


"Oh? Apa kasus itu masih belum terselesaikan? " Kali ini Feiye lah yang bertanya, tentu saja dia mengetahui kasus yang melanda tiga dunia saat ini.


"Seperti nya belum " Balas Shuwan singkat seraya melirik ke arah Feiye di sebelah kiri nya.


"Nona Shuwan... Apakah kita pernah bertemu? " Tanya Feiye dengan suara rendah namun terdengar oleh kedua nya.


Chen melirik ke arah Shuwan yang terdiam. Kemudian melihat Shuwan yang mengangkat sebelah sudut bibir nya.


"Kau benar-benar sudah melupakan ku? " Alih-alih menjawab, Shuwan justru melemparkan pertanyaan dengan nada misterius membuat Feiye semakin penasaran.


"Jangan berbasa-basi dengan ku Nona Shu!! " Shuwan kembali memberikan senyum miring, Chen terus memperhatikan interaksi kedua nya.


"Bagaimana kabar Paman Zeyang?" Tanya Shuwan membuat Feiye terkejut.


"Bagaimana bisa kau mengetahui nama ayah ku? " Tanya Feiye seraya mengeluarkan aura membunuh nya.


"Hanya dalam waktu Tiga tahun kau telah melupakan ku dasar Harimau Sembah! " Pekik Shuwan menghentikan langkah nya kemudian menendang pelan tulang kering Feiye.


"Ka-kau!? " Feiye merasa tidak percaya ketika mendengar nama panggilan yang Shuwan sebut.


Mengabaikan rasa ngilu di tulang kering nya, Feiye mengingat ingat kejadian yang telah ia lupakan.


"Hua Mu Lin? " Lirih Feiye membuat ekspresi Shuwan kembali mendingin, nama itu bagi nya telah menjadi masa lalu.


"Kau mengingat nya? Bagus lah, tapi sekarang aku adalah Shuwan bukan Mu Lin!! " Ucap Shuwan melas namun dalam akhir kalimat nya menggunakan penekanan.


'Hua Mu Lin? Mereka bersaudara? 'Gumam Chen dalam hati ketika mendengar lirihan Feiye.


"Bagaimana bisa kau berada di tempat ini Lin Lin? Apa yang terjadi dengan mu? Kenapa ka-"


"Tunggu! " Segera Chen memotong ucapan Feiye membuat perhatian kedua orang itu teralih pada nya.


"Sebenar nya siapa kau Wan Wan? " Tanya Chen dengan nada serius namun Shuwan hanya menyunggingkan senyum misterius nya.


"Saat kau benar-benar mencintai ku, maka waktu akan menjawab semua pertanyaan mu" Jawab Shuwan tanpa menghilang kan kesan misterius nya kemudian berjalan cepat meninggalkan dua pemuda yang masih terpaku.


Di aula Kekaisaran Zhao, para kaisar dunia bawah beserta rombongan nya sudah duduk di tempat masing-masing.


Kebanyakan dari mereka membawa Satu Jenderal, Satu Kasim pribadi serta pangeran mahkota kerajaan.


"Ini sudah kedua kali kita berkumpul, namun masih belum menemukan solusi" Ucap Kaisar Xia seraya memijat pelipis nya.


"Itu karena kita masih belum mendapatkan informasi penyebab masalah hilang nya para pemuda" Timpal Kaisar Kang dengan raut wajah datar.


"Orang-orang yang ku suruh menyelidiki kasus ini pun belum kembali" Lanjut Kaisar Kang menatap Kaisar Zhao yang memimpin Rapat pertemuan.


"Di Kekaisaran Xia bahkan beberapa desa sudah tidak memiliki pemuda, dan kami masih belum menemukan kemana para pemuda itu menghilang" Timpal Kaisar Xia dengan dahi mengernyit.


"Yang Mulia, apa kah ini ada hubungan nya dengan bencana Bulan Merah Darah? " Tanya Kaisar Kang kepada Kaisar Zhao.


"Maksud anda, Bencana penyerangan yang hanya terjadi setiap beberapa ribu purnama? " Tanya Kaisar Zhao dengan sedikit nada cemas membuat yang lain ikut cemas.


"Beberapa ribu purnama lalu, Bencana Bulan Merah Darah hampir memuaskan Ras Manusia karena menguncar Esensi Dunia yang berada di Tujuh Dantian surgawi. Mungkin kah masalah kali ini adalah karena bencana yang akan terulang kembali? " Jelas Kaisar Kang dengan raut wajah penuh ketenangan dan menatap Kaisar Zhao dengan pandangan bertanya.


"Jika itu memang akan terjadi, maka kita harus menemukan pemilik Esensi Dunia dan Tujuh Dantian Surgawi. Jika tidak... Maka Kaisar ini tidak dapat memprediksi kehancuran yang akan terjadi" Kaisar Zhao menutup mata nya dengan lelah kemudian menghela nafas lelah.


"Yang Mulia...! Mungkin kah ini adalah para Ras kegelapan? " Tiba-tiba suara dari Kaisar Qiao menyita perhatian semua orang yang berada di aula.


"Ras kegelapan? " Tanya Kaisar Xia mengulang perkataan Kaisar Qiao.


"Maksud anda adalah Ras Iblis? " Mereka semua seketika menoleh ke arah pintu aula, melihat tiga orang bertudung yang berdiri melihat ke arah mereka.


"Siapa kalian? Berani nya mengganggu Pertemuan Kaisar!!! " Teriak Jendral Kekaisaran Zhao seraya memegang gagang pedang nya dengan sikap waspada.


"Maaf mengganggu! " Kemudian seseorang bertudung putih itu membuka tudung nya.


"Chen'er? " Tanya Kaisar Zhao ketika melihat seseorang bertudung itu.


Tentu nya mereka adalah Shuwan, Chen, dan Feiye. Mereka melewati gerbang istana dengan mudah dengan teleportasi karena enggan berlama-lama.


"Yang di kata kan oleh Kaisar Qiao memang benar, menghilang nya para pemuda adalah karena Ras Iblis" Ucap Shuwan seraya melepas tudung hitam nya.


"Gadis kecil, bagaimana kau tahu? " Tanya Kaisar Xia dengan penasaran menatap lekat Shuwan.


"Pada akhir nya, Awan akan menutupi Matahari. Langit yang terang..... akan terselimut kegelapan. Namun Rahasia dunia...... akan tetap terjaga karena, Gunung akan tetap memiliki Tanah" Ucap Shuwan dengan senyum misterius nya membuat para Kaisar dan yang lain bertanya-tanya dalam hati.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798(Dua grup yang mengirim Film setiap minggu nya)


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!