
"Bukan urusan mu" Jawab Mu Lin/Shuwan datar dan kembali menatap lurus ke depan. Merasa adik nya tak mau lagi bicara, Luan pun memilih diam dan mengantarkan Adik nya sampai kamar kosong di kediaman nya. Sesampai nya di kamar, Mu Lin/Shuwan langsung membersihkan diri dan tidur.
......................
Keesokan hari nya ia sudah di bangun kan oleh Xiaomi pagi-pagi sekali, segera ia membersihkan diri dan bersiap pergi sarapan di ruang makan. Semalam Hua Zeying, Junsi dan Jinsu pulang ke penginapan karena tak ingin berada di istana lama-lama.
Mu Lin/Shuwan sekarang sudah berjalan menuju ruang makan dengan santai, beberapa pelayan dan penjaga menunduk saat berpapasan dengan nya karena aura milik nya yang dingin. Sedangkan Xiaomi merasa sudah terbiasa dengan aura Mu Lin/Shuwan. Sesampai nya di sana, kedatangan nya segera di umumkan oleh kasim.
Pintu terbuka menampilkan sosok gadis cantik dengan pakaian cream dengan di lapis pakaian berwarna ungu cerah, rambut nya yang hanya di kepang satu menambahkan kesan manis untuk nya. Melangkah kan kaki secara perlahan ia nampak sangat anggun, seluruh anggota keluarga kerajaan yang sudah duduk nampak memperhatikan setiap langkah nya.
"Salam kepada Yang mulia kaisar, Permaisuri, Ibu Suri, Kaisar Qin Zhiqian, Pangeran dan Putri" Sapa Mu Lin/Shuwan seraya menundukkan kepala nya sedikit, namun nada dan wajah nya tetap datar.
"Duduk lah" Ucap Kaisar, yang lain nya hanya diam ada juga yang mengangguk. Mu Lin/Shuwan pun duduk berhadapan dengan Luan yang tersenyum tipis pada nya.
Suasana makan begitu hening dan sedikit canggung, Bailin sering melemparkan tatapan tajam pada Mu Lin/Shuwan. Sarapan pun selesai, kaisar memerintahkan semua nya untuk bergegas dan berangkat dengan kereta kuda. Mu Lin/Shuwan bersama Bailin dan Lizan, Luan bersama Ruan dan Zain. Sedangkan Putra Mahkota menaiki kuda bersama kaisar dan yang lain nya.
Sesampai nya di sana, arena sudah ramai, kereta kuda milik Keluarga Hua juga sudah sampai. Di kereta kuda, Bailin tersenyum miring seraya menatap Lizan dan tentu saja mereka saling melempar senyuman miring.
Putri Lizan keluar lebih dahulu, di ikuti Putri Bailin dan terakhir Mu Lin/Shuwan. Mu Lin/Shuwan turun dengan anggun nya, banyak yang menatap nya karena kecantikan nya sungguh luar biasa. Bahkan banyak yang saling bergosip ria hanya untuk membicarakan nya.
"Yang mulia kaisar Qin dan keluarga telah tiba!! "Seru Kasim kala melihat keluarga kekaisaran Qin tiba. Mereka pun melangkah menuju singgasana masing-masing, dapat di lihat Hua Zeying, Junsi, dan Jinsu tak mengalihkan pandangan nya dari wajah Mu Lin/Shuwan.
"Kalau begitu mari kita mulai acara nya!! "
Gongg
Gongg
Gongg
Setelah pidato singkat dari kaisar Qin, gong pun di pukul dan acara di mulai. Seperti peraturan awal yang sudah di tentukan bahwa babak ke dua adalah babang tantangan, peserta dari kelompok satu dapat menantang peserta lain dari kelompok dua begitu pun sebalik nya. Pertandingan pun terus berlanjut namun tak ada yang menarik di mata Mu Lin/Shuwan, sedari tadi ia hanya duduk dan memejamkan mata nya yang lelah hingga....
"Aku ingin menantang Putri ke tiga Shuwan!! " Teriak seorang gadis dengan mahkota ber angka satu yang tak lain dan tak bukan ialah Putri Lizan. Putri Lizan adalah pengguna elemen Es. Ia juga seorang Sumaoner atau orang yang memiliki kontrak dengan hewan spiritual.
Teriakan Lizan membuat semua peserta maupun penonton menjadi ricuh, sontak membuat Mu Lin/Shuwan membuka mata nya namun tetap tenang dengan wajah datar. Mata nya bergerak menatap Lizan dengan tatapan datar, yang tentu di balas dengan tatapan sinis nya. Sedikit menyunggingkan senyum, Mu Lin/Shuwan bangkit dan melompat turun ke arema yang di sambut teriakan dan tepukan tangan para penonton dan peserta.
"Hei! Apakah putri Shuwan dapat menang? "
"Cuih! Tentu saja putri Lizan yang menang, bukan kah putri Shuwan itu seorang sampah! "
"Hahaha, kau benar. Putri Lizan seperti nya sengaja menantang sampah"
"Lagi pula putri Shuwan menerima, bukankah itu mempermalukan diri sendiri"
"Hei kalian! Bukti nya saja putri Shuwan bisa mengalahkan Rong Shia, tentu nya dia bukan sampah"
"Hah kau ada benar nya juga"
Dan masih banyak lagi yang berbisik bisik ria, namun sayang nya mereka hanya membuang energi dengan sia-sia. Putri Lizan tampak tersenyum miring mendengar gosipan tak berfaedah dari penonton dan peserta, sedangkan Mu Lin/Shuwan masih setia dengan wajah datar nya yang tanpa emosi dan ekspresi.
"Heh! Kau akan kalah dan aku akan merusak wajah sombong mu itu" Ucap Lizan tersenyum remeh.
"Ku tunggu" Tantang Mu Lin/Shuwan dengan nada datar nya. Mendengar itu Lizan semakin geram karena di jawab dengan seperti itu. Seperti apa? Seperti Lizan yang bagaikan anjing yang menggonggong, sedangkan Mu Lin/Shuwan bagaikan serigala yang tenang.
Setelah wasit memulai pertandingan, Lizan segera menarik pedang nya dan melesat cepat ke arah Mu Lin. Terlihat Mu Lin yang sama sekali tidak beranjak atau pun bergerak, semua orang menyangka Mu Lin sangat takut hingga tak bisa mengelak. Sedangkan Luan dan Xuan menatap cemas ke arah adik mereka, yah walau pun Xuan tak se cemas Luan karena Xuan sudah tahu kemampuan Mu Lin.
Sriiingg
Satu tebasan pedang Lizan yang hanya di tangkis dengan pergelangan tangan kanan milik Mu Lin, segera Mu Lin melompat dan berada di belakang Lizan.
Bughhh
Brakk
Satu tendangan dari Mu Lin tepat di bagian punggung sukses membuat Lizan jatuh tersungkur dan meringis. Segera Lizan bangkit dan kembali mengangkat pedang nya, Mu Lin pun mengangkat tangan nya dan muncul lah pedang Es pemberian Shan Lan.
Sraanggg
Pedang mereka Saling bergesekan, Wajah Lizan memerah sedangkan Mu Lin hanya datar tanpa ekspresi. Tapi Seringaian kecil tercetak di bibir mungil milik nya dan...
Srakkk
"Aaakhh!!" Mu Lin melompat tepat di belakang Lizan dan satu tebasan mengenai punggung mulus Lizan. Sontak saja membuat Lizan berteriak karena gesekan mata pedang Mu Lin pada punggung nya membuat darah dalam tubuh nya membeku sejenak. Gerakan Mu Lin yang cepat dan halus membuat penonton dan peserta itu terkejut sekaligus kagum.
Traangg
Kini serangan pedang mereka saling berbenturan, Mu Lin terus menyerang dan menghindar, begitu pun dengan Lizan yang terus menyerang dan menghindar. Kini pipi kanan dan leher Lizan terdapat luka yang tak terlalu dalam, sedangkan Mu Lin masih bersih bahkan pakaian nya pun sama sekali tak terkena cipratan darah sedikit pun.
"Lengdong Qiu" ucap Lizan, lalu tiba-tiba banyak sekali bola es yang mengarah ke Mu Lin. Dengan lincah ia bet salto kesana dan ke sini untuk menghindari bola es tersebut, bahkan beberapa kali bola es itu di buat hancur karena bertabrakan dengan bola es lain nya. Tiba-tiba...
"Yue Liangjian Xie Xian! " Ucap Mu Lin yang tiba-tiba berada di samping Lizan dan menebas nya dengan teknik pedang yang di aliri Qi.
Sranggg
Brukk
"Aakhh" Beruntung masih bisa di elak oleh Lizan, namun Teknik yang di gunakan Mu Lin adalah teknik pedang bulan yang membuat gerakan Mu Lin dalam menebas sangat cepat dan sukar di tebak. Bahkan luka yang di dapat Lizan sangat banyak sekarang. Terdapat luka tebasan pada perut Lizan di bagian kiri, tentu Sakit dan membuat Lizan terus meringis seraya memegangi luka nya.
"Cih! Mari kita akhiri saja! Shandian Yaobai!!" Ucap Mu Lin Dan tiba-tiba pedang nya bercahaya dan nampak di selimut petir berwarna biru. Semua orang tentu terkejut, bahkan Zeying, Junsi dan Jinsu pun tak kalah terkejut. Kenapa? Tentu saja karena hanya kultivar berbakat yang memiliki lebih dari satu elemen. Bahkan Putri Lizan saja hanya memiliki satu elemen, begitu pula dengan putri Bailin. Namun, orang yang mereka sebut sampah memiliki labih dari Satu? Oh! Mereka pasti lebih buruk dari pada sampah.
"Sombong sekali kau, mari akhiri!! Bingdong Xie Xian! " Tak ingin kalah, Lizan pun mengalir kan energi Qi pada pedang nya sehingga kini pedang nya lebih biru dan tampak ber embun. Bahkan lantai arena yang sedikit dekat dengan pedang nya pun nampak membeku karena dingin nya. Melihat itu bukan nya takut Mu Lin malah tersenyum tipis, walau pun udara sekitar sudah semakin dingin sekarang.
Trapp
Trapp
Trapp
Trapp
Sraanggg
Jdeerrr
Kraakk
Bruukkhh
Braaakkhh
"Uhuk" Tepat saat ayunan pedang Mu Lin menyentuh pedang milik Lizan, petir mwnyambar dari mata pedang dan mematahkan pedang Lizan. Akibat dari itu mnciptakan ledakan dan membuat Lizan terhempas dan membentur dinding hingga dinding itu runtuh.
Prokk
Prokk
Prokk
Prokk
"Wuooow Putri Shuwan sungguh hebat! "
"Kau benar! Menakjubkan! "
"Serangan yang berbahaya"
"keren"
Semua orang sungguh terpukau dengan serangan Mu Lin yang menakjubkan, sementara Lizan sudah tak sadarkan diri dan segera di bawa ke ruang medis. Mu Lin segera melangkahkan kaki nya kembali ke tempat duduk setelah wasit mengumumkan kemenangan nya. Bahkan Luan dan Xuan pun takjub di buat nya, tentu saja serangan tadi tidak dapat di lakukan tanpa Qi spiritual yang banyak. Tanpa mereka sadari, sedari awal pertandingan mereka telah di awasi oleh seorang pemuda dengan rambut panjang di kuncir kuda, di sertai mata merah semerah darah dan seringaian halus tercetak di bibir nya.
"Nikmati kesenangan mu! Tunggu sebentar lagi hingga hari itu tiba" Gumam nya sambil terus menatap lekat Mu Lin, mata nya terus bergerak mengawasi gerak gerik Mu Lin. Merasa di perhatikan, Mu Lin mengedarkan pandangan nya mencari sosok yang memperhatikan nya dengan hawa membunuh yang terpancar. Melihat itu pemuda tadi terkekeh karena Mu Lin merasakan tatapan nya meski tak tahu keberadaan nya.
"Hihihi~Kau memang hebat gadis kecil! Seperti nya kau sangat penasaran dengan ku, baiklah aku tak akan membiarkan mu menunggu lebih lama lagi" Ucap nya pelan lalu perlahan bola mata nya berubah warna menjadi coklat, tingkat kultivasi nya pun ia tekan hingga tahap tertentu dan ia pun menghilang dari tempat ia bersembunyi.
***
Author kasih sedikit cast Visual deh...
Maaf kalo ga sesuai khayalan Reader..
Sumber: Pinterest
Mu Lin/Putri Shuwan
Putri Qin Lizan
Pemuda asing yang mengawasi Mu Lin (Akan muncul dalam beberapa chapter selanjut nya) Anggap saja mata nya merah.
Hua Jinsu
Hua Junsi
Pedang yang di gunakan Putri Lizan
Pedang yang di gunakan Putri Shuwan
...----------------...
Jangan lupa dukung author melalui...
Like
Vote
Rate
Favorit
Ada yang ingin berteman lebih jauh dengan author? Yuk hubungi author....
Author orang care kok, ga mudah tersinggung, bisa cepat akrab dan b
blak-blakan.
IG: @lrnrrhmnia1412 (Follow yak, Author follback kok)
WA: +6289670108559 (Untuk para wibu pecinta anime, author punya group yang selalu share file video anime baik movie ataupun the movie, Seperti Naruto, One Pick Man, Black Clover, Battle Trough Heaven dll. Silahkan hubungi admin yang juga author sendiri untuk yang tertarik. Kalau mau berteman dengan author juga ga masalah sih~hihihi)
FB: Nurrahmania Art(Terima pesanan gambar sketsa wajah buatan author sendiri. Bagi yang berminat silakan hubungi. )