Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 188: Kita Pasti Menang!!



Sebenarnya author bukanlah seorang yang membandingkan agama. Karena itulah author tidak pernah memberi bonus update, baik ketika hari raya Idul Fitri, Natal, Imlek dll.


Author lebih memberi bonus hanya ketika New Year atau bulan lahir author saja. Hal ini agar tidak terjadi konflik yang tidak diperlukan.


Seperti:


-Mentang-mentang author nya muslim, dia cuma kasih bonus update kalo Lebaran.


-Apa salahnya kasih bonus update di hari Natal?


-Dll sebagai nya.


Oleh karena itu Mohon para reader memaklumi. Sekian terimakasih!!


......................


"Hahahahaha!!! Lucu sekali, jangan berharap terlalu tinggi karena aku tidak bisa membantu mu untuk mewujudkan nya! " Ujar Wei Tianzi dengan tawa menggelegar, Shuwan melirik sekilas ke arah Xiao Guang yang menundukkan kepala.


"Bawa gadis ini ke ruangan itu!! " Segera setelah nya Xiao Guang dengan seorang seorang wanita yang sedang berdiri tadi menancapkan sebuah jarum di tengkuk Shuwan.


.....................


Sementara itu di sisi lain, lebih tepat nya di salah satu ruangan kediaman Hao, Junsi dan Yixuan terlihat berlari dengan tergesa-gesa memakai tudung dan mengambil pedang masing-masing membuat Li Yue bingung.


"Ada apa dengan kalian? " Tanya Li Yue yang membuat kedua nya tersadar bahwa ada orang lain dari mereka.


"Ada hal penting yang membuat kami harus kembali, apa kau yakin ingin mengikuti kami? " Tanya Yixuan mengangkat suara karena Junsi bungkam.


"Tentu saja, aku sudah memutuskan nya" Balas Li Yue dengan riang seraya tersenyum dengan indah nya.


"Kalau begitu cepat bersiap" Setelah mengatakan itu, Junsi pergi keluar ruangan begitu saja meninggalkan Li Yue yang bingung dengan sikap nya, sedang kan Yixuan hanya menggelengkan kepala nya pelan.


"Sebenar nya ada apa? " Tanya Li Yue pada Yixuan dengan kesal.


"Kekaisaran di serang, peperangan kembali pecah. Kami harus kembali, aku sudah mengirim pesan pada adik ku" Jelas Yixuan singkat kemudian ikut meninggalkan ruangan, segera Li Yue memakai jubah dan tudung nya.


Setelah itu dia segera menyusul Yixuan dan Junsi yang berada di luar, terlihat berbincang singkat. Lalu Yixuan melambaikan tangan pada Li Yue.


"Kita harus mencari tempat sepi" Ucap Yixuan singkat, Sedang kan Junsi hanya mengangguk kan kepala nya.


"Kenapa? " Karena tidak tahu apa pun, secara alami Li Yue akan bertanya.


"Karena kita akan menggunakan Aray Teleportasi" Bukan Yixuan yang menjawab melainkan Junsi.


Setelah itu mereka pun melesat melompat dahan pepohonan untuk memasuki Hutan Lindung Keluarga Hao.


Melompat dan terus melompat mereka lakukan hingga akhir nya sampai pada area lapang yang gelap dan hanya di sinari cahaya rembulan.


Bahkan lentera dari kediaman Hao pun sudah tidak terlihat. Li Yue mencoba tenang dan memahami keadaan.


"Teknik Dimensi-Aray Teleportasi! " Ucap Yixuan seraya mengulurkan tangan kanan nya ke depan, hingga muncul cahaya keunguan.


Di hadapan nya muncul semacam portal bundar yang berwarna ungu dengan gradasi kehitaman di bagian tengah nya.


Li Yue yang melihat itu pun berbinar dengan kagum, sementara Junsi terlihat biasa saja karena sudah pernah melihat hal seperti ini.


"Ayo pergi! Kita tidak memiliki banyak waktu" Ucap Yixuan mengulurkan tangan nya pada Junsi agar tidak berteleport dengan terpisah.


"Ayo" Junsi mengulurkan tangan kepada Li Yue membuat gadis itu bingung. Karena tidak mengerti, Li Yue pun bertanya....


"Kenapa? "


"Ck! Cepat lah! "Ucap Junsi dengan kesal karena respon Li Yue. Terdengar Yixuan yang terkikik pelan melihat percakapan yang sudah biasa dia dengar.


" Maaf, Aku kan tidak tahu " Ucap Li Yue dengan suara rendah seraya menyambut uluran tangan Junsi.


Junsi hanya memutar bola mata nya malas, hal serupa terjadi pada Yixuan. Lalu mereka pun melangkah bersamaan memasuki portal dengan tangan yang saling bertautan.


Swooossshh


***


Di satu sisi Chen terlihat memakai baju besi nya yang berwarna perak, duduk tegak di atas punggung kuda putih yang terlihat gagah, berada tepat di depan ribuan prajurit pada salah satu barisan yang terpisah.


Di barisan lain nya, Shen yang juga duduk di kuda hitam nya dengan gagah memakai baju besi berwarna serupa dengan baju Chen. Berada di hadapan ribuan prajurit dengan baju besi berwarna merah.


Di antara ribuan prajurit itu, terlihat satu prajurit yang memiliki tubuh lebih kecil dari yang lain nya. Memegang tombak dengan sedikit gemetar.


Memang hanya Shen yang mengetahui kalau Qiu mengikuti peperangan dengan menyamar sebagai salah satu prajurit.


Terdapat barisan terdepan di hadapan seluruh barisan yang berjumlah Delapan. Di barisan terdepan itu hanya berada beberapa puluh orang dengan baju besi berwarna biru saja.


Beberapa orang itu hanya lah para Jendral dan Mentri serta bangsawan. Termasuk dari keluarga jauh kaisar dan permaisuri Zhao.


Mereka semua menatap ke atas sebuah menara, di sana Terdapat Kaisar Zhao yang juga memakai baju Besi nya yang berwarna Kuning keemasan. Memegang Pedang besar di tangan kanan.


"Peperangan kali ini.... Adalah yang terbesar sejak Jutaan Tahun lalu" Ujar Kaisar memulai kalimat nya.


"Kalah atu pun Menang.... Kehancuran akan tetap terjadi. Namun dengan kemenangan, setidak nya kita semua membawa pulang kedamaian" Lanjut Kaisar seraya mengangkat kedua tangan nya ke atas sedikit ke depan.


"Peperangan kali ini.... Kita menyatukan diri dengan kedua Dunia lain nya. Kekaisaran Langit dan Bumi akan mengirim bala bantuan kepada Kekaisaran kita. Dan Kekaisaran Alam Baka kita harus mengirim pasukan menuju Padang Abadi" Kaisar kembali berucap, kali ini membuat beberapa ratus prajurit memiliki ketakutan dalam diri.


Siapa yang tidak mengenal Padang Abadi? Menara Penghubung Tiga Dunia? Tempat batas peperangan jutaan tahun lalu, dan hanya menyisakan Padang Bebatuan yang gersang tidak memiliki mata air.


Tempat di mana hanya ada bebatuan sejauh mata memandang. Mengadakan perang di dimensi itu hanya lah mengantarkan kematian.


Mereka pasti akan mati kehausan atau mati kelaparan di banding kan gugur dalam peperangan.


"Para Tabib dan Alchemist juga akan di kirim untuk memudahkan peperangan. Setiap pasukan akan mendapatkan pasokan makanan tiap Tiga Hari. Kita tidak perlu terlalu Khawatir, yang terpenting kita harus berjuang demi rakyat dan demi seluruh Dunia" Ujar Kaisar Zhao lagi setidak nya mengurangi sedikit rasa takut yang mereka miliki.


"Kita harus memberantas para Iblis dan yakin bahwa kita Pasti Menang!!! " Tepat setelah Kaisar selesai mengucapkan itu, para prajurit dan lain nya menyuarakan kata yang serupa.


"Kita Pasti Menang!! "


"Kita Pasti Menang!! "


"Kita Pasti Menang!! "


...----------------...


T3SA Glossary: Tahapan Qi--


-Dou Zhi Qi Tahap 1-9


-Dou Practioner Tahap 1-9


-Dou Shi Tahap 1-9


-Da Dou Shi Tahap 1-9


-Dou Ling Tahap 1-9


-Dou Zhe Tahap 1-9


-Dou Wang Tahap 1-9


-Dou Huang Tahap 1-9


-Dou Emperor Tahap 1-9


-Dou Ancestor Tahap 1-9


-Dou Zun Tahap 1-9


-Dou Sheng Tahap 1-9


-Dou Di Tahap 1-5


-Dou Saint Tahap 1-3


...............................


Author bingung nih sama kelanjutan nya...


Ada yang bisa ngasih masukan ga? Misal nya ide saat peperangan gitu?


Author lagi ga ada inspirasi tentang peperangan, jadi gimana dong? Masa berhenti di tengah jalan? Nanti ketabrak!!


Ayo dong komen dan Like!! Karena Like itu Gratis!!!!


LIKE!!!!! VOTE!!!!! RATE!!!!! KOMEN!!!!!!!