Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 136: Kakak Dari Kang De An



Bahkan Chen tak menyadari keberadaan sosok itu, seperti nya kekuatan sosok itu tidak bisa di pandang rendah.


'Mata itu...! 'Batin Shuwan sedikit mengernyit kan dahi nya samar.


......................


Sosok dengan manik. mata hijau dan iris yang unik seperti kucing itu tersenyum menyeringai. Shuwan memang sedikit bergeser dari tempat nya sehingga Chen dapat melihat dengan jelas sosok itu.


"Kau! " Ucap Chen sedikit terkejut dengan sosok yang menjadi penyebab diri nya terkena Racun Es.


"Oh? Bagaimana kabar mu Li Chen? Seperti nya baik" Ucap sosok itu, sosok yang sama dengan sosok yang berbincang dengan Kang De An beberapa waktu lalu. ( Pada T3SA Eps. 129: Ini Gila!!)


Kemudian tatapan Sosok itu beralih pada Shuwan yang mematung dengan raut wajah datar, namun terdapat kerutan samar di dahi Shuwan.


"Ahh jadi gadis ini yang sedang dekat dengan mu Chen? Selera mu lumayan! " Puji sosok itu tersenyum sinis, Chen mengubah raut wajah nya kembali dingin.


"Lama tidak berjumpa, Kang De Lu! " Ucap Chen datar, sosok bernama Kang De Lu itu tersenyum sinis.


"Apa kau merindukan pukulan ku kawan!? " Tanya De Lu dengan tersenyum lebar, namun menatap Chen dengan tajam.


"Aku merindukan mu? Mimpi saja sana! " Balas Chen dengan nada datar.


"Mulut mu itu tidak berubah ya? "


"Wajah menjijikkan mu juga tidak berubah! "Ucap Chen dengan Sarkastis kemudian melanjutkan, menyela De Lu yang sudah membuka mulut ingin bicara.


" Tidak perlu berbasa-basi lagi... Apa tujuan mu ke sini? "Mendengar hal ini De Lu tertawa terbahak-bahak.


Seperti biasa, Chen selalu bisa menangkap maksud dari lawan bicara!


Sedang kan Shuwan yang tidak tahu permasalahan dan tidak peduli, segera bergerak menyingkir dan melirik sekilas Chen.


"Selesai kan masalah mu dulu! " Ucap Shuwan dengan nada dingin menusuk kemudian menghilang menyisa-kan terpaan angin lembut di sekitar.


Chen menghela nafas karena sebenar nya masih ada yang ingin ia bicarakan dengan Shuwan. Namun saat ini dia tidak berdaya.


Melihat kemampuan Shuwan yang mengguna-kan Teleportasi, De Lu termenung mengingat se-seorang dan sosok Shuwan ini menurut nya sangat mirip.


'Seperti nya aku pernah bertemu dengan gadis itu? Tapi kapan? Dan dimana aku bertemu dengan nya?' Batin De Lu dengan tatapan kosong, pikiran nya berkelana jauh melihat ke belakang.


"Ku harap kedatangan mu tidak membuang waktu ku! " Seruan datar dari Chen membuat lamunan De Lu buyar. Kemudian De Lu berkata dengan senyum sinis....


"Yah seperti nya kedatangan ku mengganggu kalian ya? Tapi ada sesuatu yang harus aku kata kan saat ini..... "


***


Menembus dingin


Takk


Langkah nya begitu ringan mendarat di atap kediaman. Dapat Shuwan rasa kan, aura orang yang dia cari tidak ada di tempat.


Mengernyit kan dahi nya samar, kemudian melompat dan mendarat di belakang jendela sama seperti yang ia lakukan di kediaman pangeran mahkota.


Sreettt


Kemudian dengan lihai dan tanpa suara, Shuwan membuka jendela itu dan masuk begitu saja tanpa ada yang menyadari.


'Penjagaan yang buruk! 'Ucap Shuwan dalam hati karena dia dapat dengan mudah menyusup di kediaman seorang Pangeran.


Tanpa banyak bicara, Shuwan mengambil sesuatu dari lengan baju nya kemudian di letakkan pada atas meja dekat peraduan.


Setelah itu dia pun menghilang dari sana, entah kemana karena tak ada yang tahu. Hanya satu orang yang tahu, Chen!


***


Shuwan tiba-tiba muncul di dalam kamar Qiu. Tampak terdiam sejenak kemudian kembali santai berjalan mendekati meja.


Sreettt


Shuwan pun melakukan hal yang seperti saat berada di kediaman Shen. Dia meletakkan surat..


Slaasshh


Takk


Tiba-tiba satu belati melayang terlempar ke arah kepala Shuwan. Namun sayang nya Shuwan sudah tahu dan hanya memiringkan kepala nya sedikit.


"Siapa kau!? " Tanya sosok pelempar belati itu yang ternyata adalah Qiu.


'Dia bisa menghindari belati terbang ku? Dia pasti sangat hebat!'Batin Qiu menatap tajam punggung Shuwan.


"Jawab!! " Ucap Qiu dengan penekanan pada nada nya karena Shuwan hanya diam tidak bergeming.


Sreettt


Shuwan menggeser sedikit tubuh nya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun membuat Qiu geram.


Syuuttt


Qiu mengarahkan belati nya dari kanan atas pada kiri bawah. Lalu di geser ke berbalik arah, dan memberikan tendangan nya.


"Berhenti Menghindar!! " Ujar Qiu yang Mar karena Shuwan terus menghindar dan melompat dengan gerakan yang cepat.


Qiu mengayunkan Belati nya dari arah kanan ke kiri, dengan segera Shuwan melakukan gerakan Kayang ke belakang.


'Gerakan yang hebat! 'Puji Qiu dalam hati tanpa menghentikan serangan nya.


Kemudian Qiu menggeram marah dan melemparkan beberapa barang di sekitar nya ke arah Shuwan.


'Merepotkan! 'Ucap Shuwan dalam hati tanpa ingin mengatakan secara langsung.


"Cepat katakan, siapa kau!? " Ucap Qiu lagi seraya melompat dan menerjang dengan belati nya yang kini mulai di aliri Qi.


'Rupa nya bukan seorang Rakyat biasa' Batin Shuwan menyeringai tipis, kini dia tahu alasan Qiu memiliki Sopan Santun yang baik.


"Ck! Kau ini benar-benar!!! " Qiu menggertak kan gigi nya hingga bergemeletuk, dia menggenggam belati nya dengan erat.


Sreettt


Qiu mengayunkan belati nya menyamping, namun Shuwan memundurkan sedikit tubuh nya. Lalu Qiu dengan cepat mengangkat kaki nya hendak menendang Shuwan, Namun...


Happ


Kedua tangan Shuwan mencengkram kaki Qiu seraya menyeringai tanpa Qiu sadari. Tentu hal ini membuat Qiu melompat-lompat berusaha melepas cengkraman Shuwan.


Sreettt


Brukkhh


Kreekk


Belum sempat Qiu berpikir dan mencari cara untuk lepas, Shuwan mengangkat tubuh Qiu dan membanting nya ke lantai dengan ringan sehingga hanya menimbulkan suara kecil.


Siapa yang menayangka kalau Shuwan ternyata memasang Aray agar tidak ada yang mendengar keributan.


Shuwan menekan kaki Qiu dengan lutut nya, dan juga Shuwan menahan tengkuk Qiu ke bawah sehingga Qiu merasa seperti di hantam batu yang berat.


"Siapa kau sebenar nya Qiu? " Suara dingin dari mulut Shuwan langsung menyapa rungu membuat Qiu tersentak pelan.


'Suara ini... Seperti nya aku kenal, tapi siapa? 'Batin Qiu bingung dan semakin bingung dengan pertanyaan Shuwan.


"Kau b*doh! Seharus nya aku lah yang bertanya, siapa kau!? " Ucap Qiu kehabisan kesabaran nya.


".... " Tanpa berkata apa pun, Shuwan bangkit dengan acuh.


Dengan segera Qiu ikut bangkit dengan menahan rasa sakit nya, kemudian berbalik menatap tajam Shuwan.


Sreettt


Dengan ringan tanpa suara, Shuwan mengangkat tudung nya menampilkan wajah cantik yang terlihat datar.


Qiu tersentak melihat sosok yang ternyata adalah Shuwan. Beberapa pertanyaan berputar di kepala nya.


"Shuwan? Apa yang kau lakukan di sini? " Tanya Qiu bingung dan tidak lagi memasang sikap waspada.


"Selamat tinggal! " Ucap Shuwan dengan nada dingin kemudian menghilang begitu saja meninggalkan Qiu yang masih terkejut dengan menyentuh kaki nya yang sedikit terkilir oleh Shuwan.


...----------------...


Hai....!


Apa kabar?


Harus baik dong ya!!!


Jangan lupa LIKE!!


WA: +6282123981798


IG: @lrnrrhmnia1412


Email: rahmanialiranur@gmail.com


Selalu dukung author!!!