Time Travel The Secret Agent

Time Travel The Secret Agent
T3SA Eps. 249: Kristal Bulan Dan Matahari Kedinginan



" Memang nya apa yang akan kau lakukan untuk membantu masalah ku? Memberi ku kekuatan, lagi? "Tanya Li Chen seraya melipat kedua tangan nya di depan dada, menatap Shèng Juan dengan mata memicing.


"Tidak! Aku hanya membantu sedikit karena bukan aku yang akan memberi mu kekuatan! " Ucap Shèng Juan membuat Li Chen terkejut dan mulai menatap Shèng Juan dengan serius.


"Tapi..... Dia! "


......................


Swooshh


Tepat di hadapan Li Chen, air perlahan naik dan membentuk sesuatu. Lebih tepat nya sesosok.


"Kau!? " Ujar Li Chen spontan saat melihat sosok yang kini menatap nya dengan dalam.


"Kita tidak memiliki banyak waktu! Sebaik nya selesai kan ini dengan cepat" Ucap sosok itu dengan wajah datar nya, dia adalah Xiao Guang.


"Apa maksud mu? Apa yang ingin kau lakukan Shèng Juan? " Tanya Li Chen beralih menatap Shèng Juan yang menatap nya dengan tatapan malas.


"Kau seharusnya ingat kalau Ibu mu memiliki Qi aliran gelap bukan? " Tanya Shèng Juan yang di balas anggukan kepala oleh Li Chen.


"Dengan kekuatan mu yang dominan Cerah itu.... Tidak akan menjadi masalah jika Qi milik mu dengan milik Iblis ini bercampur. Elemen Kristal mu dan Elemen cahaya kegelapan milik nya akan menciptakan kombinasi yang sangat menakjubkan! " Ujar Shèng Juan membuat Li Chen mengernyitkan dahi nya.


"Jadi.... "


"Aku akan memberikan seluruh kekuatan ku pada mu, juga bersedia menjadi tungku untuk menyalurkan Energi yang di berikan Raja Iblis hitam kepada mu. " Kali ini Xiao Guang lah yang menjawab.


"Tapi... Kenapa? Bukan kah jika kau bersedia menjadi tungku itu berarti kau-"


"Benar! " Xiao Guang memotong ucapan Li Chen dengan wajah tegas.


"Menjadi tungku itu berarti bersedia mati, dan aku tidak ragu untuk itu! Kemenangan untuk perdamaian dari peperangan kali ini jauh lebih penting dari nyawa ku" Ucapan Xiao Guang sedikit menundukkan kepala nya.


"Tidak mungkin! Pasti ada alasan lain kau bersedia melakukan ini! " Bantah Li Chen membuat Xiao Guang tersenyum sendu.


"Semakin sedikit yang kau tahu, semakin baik! " Ucap Xiao Guang kemudian diam.


Dan Li Chen pun juga memilih untuk memperhatikan Xiao Guang dalam diam.


Sementara itu Shèng Juan hanya memperhatikan interaksi mereka dalam keheningan.


Dia masih memperkirakan segala kemungkinan yang mungkin akan terjadi saat dia memilih salah satu pilihan.


"Jadi bagaimana? " Tanya Xiao Guang membuat Shèng Juan menatap nya.


"Kita tetap lakukan itu! " Ucap Shèng Juan yang justru semakin memperbesar kebingungan Li Chen.


"Sesuai dengan ramalan yang di tulus Bai Yuliang dulu..... Dimana Kristal Bulan akan memantulkan Cahaya Malam untuk mengalahkan Bintang bersama dengan Matahari Kedinginan" Ucap Shèng Juan yang membuat kernyitan di dahi Li Chen semakin dalam.


"Apa maksud mu? " Tanya Li Chen dengan kebingungan nya.


"Sosok dalam ramalan sudah saat nya menyelamatkan kehidupan dengan seluruh kekuatan nya!! "Ucap Shèng Juan dan Li Chen pun terdiam karena mulai paham.


" Kau seharusnya tahu siapa Matahari Kedinginan itu kan? "Tanya Shèng Juan seraya tersenyum miring.


Li Chen diam sejenak, menutup mata, menarik nafas, dan membuang nya secara perlahan-lahan. Lantas.... Dia pun menjawab....


" Fu Shuwan! Aku benar bukan? "


***


"Sesuai ramalan... Kau pasti tahu siapa Kristal Bulan itu kan? " Tanya seseorang dengan wujud Iblis yang sangat murni.


"Hmmm.... Li Chen? " Ucap Shuwan dengan sebelah alis terangkat.


'Ternyata memang sudah di takdir kan sejak awal ya? 'Gumam Shuwan dalam hati saat melihat Iblis murni di hadapan nya itu terdiam.


"Sebenarnya Iya....! " Ucap Daji membuat Shuwan mengernyitkan dahi.


'Tanpa tahu ramalan pun aku pasti melawan Leluhur Iblis bersama Li Chen' Batin Shuwan dalam hati dengan wajah malas.


"Jadi bagaimana cara untuk keluar dari tempat ini? " Tanya Shuwan seraya memejamkan mata nya.


"Enn bagaimana ya..? " Daji menggaruk kepala nya dengan ekspresi canggung.


"Kalau aku tahu cara nya keluar.... Mungkin aku sudah tidak berada di sini sejak ribuan tahun lalu" Lanjut Daji yang membuat Shuwan membuka mata nya dengan sedikit terbelalak.


"Yang benar saja!? " Pekik Shuwan menatap kesal Daji.


"Harus kau tahu kalau aku sudah terkurung di tempat ini dan tidak tahu cara keluar. Jadi kamu hanya bisa menunggu bantuan dari orang di luar tempat ini untuk menarik mu keluar. "Ucap Daji lagi membuat bahu Shuwan sedikit turun.


"Aku kira... Karena kau adalah Iblis ciptaan Leluhur Iblis, maka kau akan tahu banyak hal. Nyatanya kau malah tidak begitu berguna" Ucap Shuwan dengan datar namun membuat Daji tersedak.


"Err aku sudah di segel di tempat ini ketika usia ku belum genap Seribu Tahun, jadi aku hanya memiliki sedikit informasi" Ucap Daji membalas ucapan Shuwan, namun justru membuat Shuwan memutar bola mata nya malas.


"Seperti nya waktu yang kau gunakan saat di dunia luar hanya lah bermalas-malasan dan membuat kekacauan" Balas Shuwan dengan kedua tangan terlipat di dada.


"Ekhem! Tenang saja! Aku merasakan Energi seseorang yang menerobos masuk dengan kekuatan yang besar" Ucap Daji setelah berdehem karena keburukkan nya dapat di tebak oleh gadis kecil di hadapan nya.


"Seseorang? Siapa? " Tanya Shuwan, sementara Daji terlihat memejamkan mata nya mencoba mencari tahu.


"Em aku tidak tahu tepat nya... Tapi seperti nya dia memiliki Qi gelap" Ucap Daji membuat Shuwan mengernyitkan dahi.


"Aku tidak merasa memiliki teman dengan Qi gelap" Gumam Shuwan pelan mencoba mengingat-ingat.


Tess


Tess


Tess


Suara tetesan air menghiasi keheningan yang sempat melanda kala itu, Shuwan mau pun Daji sama-sama diam dengan wajah dingin.


"Jadi kau sama sekali tidak merasa memiliki rekan dengan Qi gelap? " Tanya Daji membuat ekspresi sedingin mungkin.


"Tidak! " Jawab Shuwan sama dingin nya.


"Ini tidak bisa di biarkan!! Rencana yang sudah ku susun sempurna akan hancur jika jiwa ku tidak bisa kembali ke dunia nyata" Ucap Shuwan dengan ekspresi serius nya.


"Kau benar!!! Segala perbuatan ku akan menjadi percuma, sia-sia aku menjadi Pengkhianat dari bangsa Iblis kalau kau gagal" Balas Daji yang entah mengapa justru membuat Shuwan sedikit kesal.


"Yang benar saja? Lagi pula siapa yang menyuruh mu melakukan ini? " Tanya Shuwan sedikit kesal.


"Mau bagaimana lagi? Jika seluruh kekuatan Dunia hanya bertumpu pada satu orang, maka orang itu akan di serang rasa Sombong dan keserakahan. Itu lah yang terjadi pada Leluhur Iblis! " Ujar Daji sementara Shuwan menarik nafas dan membuang nyawa kasar. Mendengus!


Lalu tiba-tiba baik Shuwan mau pun Daji sama-sama terhenyak ketika merasakan kehadiran Jiwa dengan energi Gelap yang pekat.


"Kau sudah cukup banyak beristirahat Shuwan! Sudah saat nya kembali ke dunia nyata dan menyelesaikan semua ini! "


Secara alami Shuwan berbalik ke arah samping dengan ekspresi rumit. Hingga wajah nya sedikit menegang karena terkejut.


"Kau masih hidup!? " Tanya Shuwan secara spontan.


...-----------...


Author benar-benar minta maaf karena gak update beberapa hari ini. Belakangan ini tugas sekolah author makin menumpuk, terlebih tugas hafalan yang harus cepat-cepat setor. Belum di tambah tugas praktek yang udah di tagih, kepala author mumet 😤


Tapi hasil dari nyuri waktu beberapa menit setiap senggang, akhirnya author berhasil ciptain chapter yang gak terlalu penting. Hehe...


Tenang aja! Author gak bakal kecewain kalian kok di eps berikut nya. Nantikan kelanjutan cerita nya ya😄😄