
"Putri Xia Qiuliu, kau ingin bermain-main dengan Kekaisaran Zhao? Jangan bermimpi terlalu tinggi! " Ucap Shen seraya tersenyum miring dan menyeringai.
......................
Sreettt
Greepp
Sosok berjubah hitam itu segera mengangkat Shuwan layak nya sekarung beras. Namun tepat saat ia akan pergi, tiba-tiba....
Swooossshh
Brukkkkkhhh
Sosok lain dengan jubah putih nya segera mengayunkan kaki nya dari atas kepala sosok berjubah hitam seperti palu besar.
"Siapa kau? Kenapa kau menculik gadis itu!?" Tanya sosok berjubah putih itu ketika serangan nya dapat di hindari dengan mudah oleh sosok berjubah hitam.
"Jangan Ikut Campur! "Ujar sosok dengan jubah hitam dengan nada dingin dan sinis.
Sosok berjubah putih itu memberikan serangan fisik yang ringan. Namun sosok berjubah hitam dengan gesit memutar tubuh nya seraya sesekali melempar tubuh Shuwan agar tidak mengganggu.
Kemudian sosok berjubah hitam itu berputar dan mundur ke belakang dengan gerakan yang sangat cepat.
" Cih! "Sosok berjubah putih mengeluarkan senjata nya yang berupa cakram lontar.
Swooossshh
Swooossshh
Sosok berjubah putih itu melemparkan cakram nya ke arah sosok berjubah hitam dengan mengaitkan Benang Qi berwarna kuning milik nya.
Dengan segera sosok berjubah hitam itu melompat dan menghindar dengan gerakan yang sangat cepat.
Syuuuttt
Tiba-tiba benang Qi berwarna kuning itu berubah menjadi tali yang dengan cepat mengikat sosok berjubah hitam.
'Teknik ini mirip seperti milik Tuan' Batin sosok berjubah hitam itu dengan dahi mengernyit.
Sringg
Slaasshhh
Sosok berjubah hitam yang ternyata adalah Xiao Guang itu segera memotong tali yang melilit nya menggunakan pedang yang telah di aliri Qi.
Xiao Guang melempar tubuh Shuwan ke atas ketika Sosok berjubah putih tadi menendang nya dengan gerakan yang sedikit agresif.
Dengan cepat sosok berjubah putih itu sedikit mundur dan hendak melompat untuk menangkap tubuh Shuwan namun di halangi oleh Xiao Guang.
Sreettt
Happp
Kemudian dengan segera Xiao Guang kembali melompat dan menangkap tubuh Shuwan lagi. Sosok berjubah putih itu memutar Cakram nya dengan tali Qi kuning milik nya.
Sreettt
Bruukksss
Cakram milik sosok berjubah putih itu menusuk pohon, saat sosok berjubah putih itu ingin menarik nya kembali, cakram itu tersangkut.
"Si*l! " Maki sosok berjubah putih itu seraya mendengus kasar.
Kemudian Xiao Guang melompat dan berputar ketika sosok berjubah putih itu hendak menyerang nya namun...
"Tapak Serigala Angin! " Ucap sosok berjubah putih itu kemudian...
Brukkhh
Siku kanan Xiao Guang terkena serangan sosok berjubah itu sehingga Shuwan yang berada di gendongan nya terjatuh.
Greepp
Syuuuttt
Xiao Guang menggeram marah saat sosok berjubah putih itu menangkap tubuh Shuwan dan segera menghilang dengan teleportasi.
"Aku tidak akan berhenti, tunggu saja kau! " Gumam Xiao Guang dengan tangan mengepal kemudian menghilang dari sana.
***
Chen menghentikan langkah nya di tepi danau dan terdiam dengan cukup lama. Tampal wajah nya memperhatikan sekitar yang terlihat sedikit berantakan.
"Apa yang telah aku lewat kan!? " Ucap Chen lebih kepada diri nya sendiri setelah melihat beberapa bekas goresan senjata tajam.
'Siapa yang bertarung di sini? 'Batin nya mengernyit bingung, tentu karena ia merasakan aura Shuwan yang menghilang di sini.
Rasa khawatir dan cemas menyeruak di dada kala pikiran-pikiran buruk menyapa nya. Kemudian dengan langkah tergesa-gesa, Chen meninggalkan tempat itu dan berniat mencari keberadaan Shuwan.
"Apa kah maksud dari kata 'Terserah' yang dia ucap kan itu artinya.... Tidak? " Gumam nya berspekulasi buruk.
***
Yixuan berjalan menyusuri sungai bersama dengan Junsi dan Li Yue di belakang nya. Sesekali mereka berhenti untuk sekedar duduk dan berbincang.
"Huft! Sebenar nya tujuan kita saat ini akan kemana? " Tanya Li Yue seraya menyentuh pinggang nya yang terasa sakit.
Sringg
"Tujuan kita saat ini..... " Yixuan menarik pedang nya kemudian di arah kan ke depan dengan tatapan tajam. Lalu melanjutkan kata-kata nya....
"Hanya mengikuti kemana arah mata pedang ku" Ucap Yixuan seraya kembali menyarung kan pedang nya.
"Bercanda? Arah mata pedang pun dapat di arahkan oleh pemilik nya! " Ucap Li Yue seraya menggaruk kepala nya dan mendengus.
"He-he-he itu kau tahu! " Yixuan terkekeh seraya menutup mulut nya seperti nona muda bangsawan.
"Huh! Banyak bicara! " Ucap Junsi seraya mendengus kesal.
Melihat hal ini Yixuan sedikit mendekat ke arah Junsi dan mendekatkan kepala nya ke arah telinga Junsi.
"Kenapa kau terlihat tidak suka? hm? " Goda Yixuan kemudian terkikik kecil sedang kan Junsi hanya mendengus.
'Seperti nya aku mulai hafal dengan sikap mereka, Junsi ini memiliki sifat yang dingin sedang kan Yi memiliki sifat yang apa ada nya. Dia lebih sedikit hangat, namun saat serius dia melebihi dingin nya Junsi' Batin Li Yue seraya menerawang jauh ke depan.
"Kau terlalu kaku Junsi! Seharus nya kau bisa bersikap sedikit lebih lembut pada seorang wanita! " Tutur Yixuan seraya tersenyum kecil, Junsi sendiri hanya terdiam tanpa mampu mengucapkan kata-kata apa pun.
"Diam kau! Memang nya kau sendiri sudah memiliki Wanita? " Junsi tersenyum miring mengejek Yixuan yang saat ini terdiam.
Namun tak lama kemudian Yixuan tampak tersenyum dengan mata menerawang. Entah apa yang sedang di pikir kan?
"Apa yang membuat mu tersenyum? Apa kau sudah gila? " Sarkas Junsi dengan tatapan sinis, ucapan Junsi menyentak Yixuan dari lamunan.
"Ah tidak! Aku hanya teringat dengan seorang wanita yang cantik! " Ucap Yixuan dengan senyum misterius yang penuh teka-teki.
"Oh? Jadi kau sudah jatuh cinta? Apa lah dapat di percaya? " Ejek Junsi dengan senyum menyeringai.
"Jika kau tidak percaya, maka terserah saja! " Yixuan mendengus kesal, namun ketika kembali mengingat wanita itu dia kembali tersenyum tipis.
'Aku pasti sudah gila! 'Gumam Yixuan dalam hati namun tak melunturkan senyum tipis nya.
"Kalian ini aneh sekali! " Ucap Li Yue tiba-tiba membuat kedua nya segera menatap Li Yue membuat sang empu gugup.
"A-ah i-tu kenapa kalian menatap ku seperti itu? " Tanya Li Yue gugup seraya mengalihkan pandangan nya ke segala arah.
"Apa menurut mu kami ini aneh? " Junsi mendekat ke arah Li Yue kemudian mendekatkan wajah nya ke wajah Li Yue.
"A-apa yang kau ingin kan? " Sontak Li Yue memundurkan wajah nya menghindari tatapan tajam Junsi.
'Firasat ku tidak pernah salah' Batin Yixuan tersenyum kecil, dia sudah menduga perasaan Junsi melalui tatapan Junsi kepada Li Yue.
"Kau mengatakan kami ini aneh hemm? Lantas kenapa kau tetap bersama orang-orang aneh ini? " Junsi kembali pada posisi awal nya dan menjauh dari Li Yue saat merasa jantung nya bertindak tidak sesuai keinginan.
"Kau! Ah sudah lupakan saja! Anggap aku tidak pernah bicara apa pun! " Ucap Li Yue seraya mengerucut kan bibir nya karena lagi-lagi kalah berdebat dengan patung Es.
...👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇...
Info:
Sebelum nya author mau minta maaf karena besok dan lusa author tidak bisa update. Menurut perkiraan author, kalau tidak salah author akan kembali update pada tanggal 13 Maret. Mohon maklum karena saat ini author belum mendapat ide cerita yang baru.
Jangan lupa Like dan selalu luangkan waktu untuk membaca Time Travel The Secret Agent (T3SA)
...----------------...
Hai....!
Apa kabar?
Harus baik dong ya!!!
Jangan lupa LIKE!!
WA: +6282123981798
IG: @lrnrrhmnia1412
Email: rahmanialiranur@gmail.com
Selalu dukung author!!!